Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

tidak masuk surga orang yang dalam Haya ada setitik debu saksanlah kajian Islam ilmiah di TV dan Radi Roja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam radio r Bogor 100,1 FM radio Roja Majalengka 93,1 FM radio Roja Palu 101,8 FM dan radio Roja Bandung 104,3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya kembali kita akan mengkaji kitab penuh manfaat kitab Riadus shihin Karya Imam annawawi rahimahullahu taala bersama Ustaz Mubarok B muim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kami ajak anda untuk menyimak kajian ini dan juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui lain telepon di 0218236543 Baiklah untuk selanjut ini kita akan simak nasihat dari Al Ustaz mubarim lch hafahullahu Taala kepada ustazad asalamualaikum warahmatullahi inalhamdalillahmadu ahaillallah wahdahuarikalahadu Anna muhammadan abduhuas yaahquml yaumzi muslimin para pemirsa dan para pendengar televisi radio R di manapun Anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah kita panjatkan puja dan puji syukur k Allah Az yang mana dengan rahmatnya karun kekuatannya taufiknya kita bisa kembali bertemu dalam pembahasan kitab riadusihinamidil mursalinallallahu Alaihi Wasallam karya Al Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syar annawawi rahimahullah taala rahmatan wasiah pembahasan Kita Masih pada eh hal-hal berkaitan dengan larangan-larangan di dalam Islam salah satunya adalah yang disebutkan oleh Syekh e oleh annawawi rahimahullah babu tahrimin niahati alalit Alal mayit W KH wasilbi w w bililur bab tentang diharamkannya bab Tahrim bab tentang diharamkannya Anni it yaitu menangisi mayat dengan meratapi ya meratapinya mengeluarkan kalimat-kalimat ucapan-ucapan ya Ini namanya niahah jadi diharamkan seorang ketika ada orang meninggal ya keluarganya saudaranya atau suaminya atau istrinya atau anaknya atau ayahnya Atau ibunya atau orang yang dicintainya dilarang menangis dengan mengeluarkan ucapan-ucapan ya boleh menangis ya tidak dilarang menangisi ya mayat atau karena kematian seorang menangis hal yang wajar hal yang lumrah tetapi tidak boleh ya dengan ucapan-ucapan ya yang Ee tidak sepatutnya ya Jadi cukup dengan menangis dan tanpa ada atau tanpa diiringi dengan suara-suara atau dengan perkataan-perkataan ucapan-ucapan ya terhadap mayat tersebut Demian pula diharamkan latmul khaddi lat menempeleng dirinya sendiri yang memukul karena nangis yang memukul pipinya wasil Jib atau juga menyobek bajunya ya ketika menangis ketika kena musibah kematian atau menc mencabut-cabut rambutnya atau mencukur gundul rambutnya ya atau mend mendoakan kecelakaan ya terhadap dirinya karena kematian tersebut ini hal-hal yang dilarang oleh Islam ya karena Islam adalah agama yang mengajarkan kepada kita tentang bahwa ya manusia tidak lepas dari dua hal nikmat Allah subhanahu wa taala ya maka kita dituntut untuk mensyukuri nikmat tersebut dan nikmat Allah sangat banyak nya ya baik nikmat berkaitan dengan agama Taufik Hidayah iman Islam ataupun nikmat-nikmat duniawi lainnya ya rezeki yang melimpah ya kemudian mata pencaharian yang baik ya makanan yang baik Ini semua adalah di antara nikmat-nikmat duniawi nah seorang mukmin ketika dia diberikan nikmat oleh Allah Azza waalla dan alangkah banyaknya nikmat Allah itu sehingga tidak mungkin kita menghitungnya yang dituntut adalah untuk agar dia ber bersyukur pada Allah Taala agar dia mensyukuri nikmat Allah subhanahu wa taala karena semua nikmat itu datangnya dari Allah w bikum min nikmatininallah nikmat apa saja yang ada pada kalian maka semua itu datangnya dari Allah subhanahu wa taala ya ini yang pertama dan keadaan manusia yang kedua ya keataan kita orang-orang beriman ya adalah ujian ya jadi hidup ini dipenuhi dengan nikmat Allah Taala atau ujian-ujian Allah subhanahu wa taala nah ketika kita diuji oleh Allah Taala ya yaitu kewajiban seorang mukmin adalah bersabar terhadap pujian Allah subhanahu wa taala ya jangan kemudian kita ya tidak sabar kepada ujian Allah tidak ada manusia yang luput dari ujian di dunia ini ya maka kewajiban kita dan tuntutan kepada kita tatkala diuji oleh Allah Taala adalah dengan kita bersabar menerima putusan Allah ya jangan ngom jalan jalan curhat kepada manusia ya curhat pada Allah Taala tempat kita curhat yang maha mendengar Maha Melihat maha kuasa maha pengasih maha penyayang maha kaya itu adalah Allah Taala Maka kalau curhat itu jangan pada manusia orang yang selalu curhat pada manusia itu menunjukkan tauhidnya perlu dipertanyakan ya katanya bertauhid beriman ya tetapi curhatnya kepada manusia ya mana tauhidnya mana akidahnya ya Oleh karena itu hendaknya seorang mukmin ketika dia diuji oleh Allah Taala pertama kita introspeksi diri kita ya karena bisa jadi ujian itu karena sebab dosa-dosa kita kemaksiatan yang kita lakukan kesombongan yang ada pada diri kita kita dan seterusnya ya sehingga kita introspeksi diri kemudian kita serahkan pada Allah Taala kita perbaiki diri kita perbaiki amal kita perbaiki niat-niat kita dalam kita beramal agar niat kita lurus benar-benar untuk Allah Taala ya Nah ketika dapat ujian dan Ujian adalah konsekuensi dari keimanan ya Allah akan menguji hamba-hambanya ya dan ujian dan setiap ujian itu tergantung dari tingginya Iman atau lemahnya Iman tersebut dari seorang hamba semakin kuat imannya semakin tinggi imannya maka ujiannya pun semakin berat demikan sebaliknya semakin lemah imannya semakin lemah agamanya maka ujian itu akan diberikan sesuai dengan apa yang ada pada diri seorang hamba dari keimanan tersebut kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa rahimani warahimakumullah jadi Hidup ini tidak luput dari dua ini dari dua kutub ya kutub nikmat kita wajib mensyukurinya karena Allah Taala berfirman laakartumidakum jika kalian bersyukur niscaya aku akan menambah nikmatku P kalian W kafartum inabiadid namun jika kalian kufur tidak bersyukur akan nikmatku maka sesungguhnya azabku adalah azab yang pedih Kemudian yang kedua adalah ujian Allah menguji hamba-hambanya ya dan ujian-ujian itu agar supaya ada dua Hikmah di balik ujian itu yang pertama adalah untuk Allah mengampuni dosa-dosanya menghapus dosa-dosanya dan ujian tersebut yang kedua adalah untuk Allah mengangkat derajatnya di sisi allah subhanahu wa taala Allah muliakan maka orang yang beriman hidupnya selalu tenang dia diberi nikmat dia bersyukur dan dia diuji dia pun bersa bersabar nah salah satu ujian yang dengannya Allah menguji hamba-hambanya adalah kematian seorang ditinggal mati oleh kekasihnya oleh orang yang dicintainya ya ditinggal mati wblakum Bi wusiarat wiririn ya Ya kami benar-benar kata Allah Taala akan menguji kalian dengan rasa takut dan kelaparan kurangnya buah-buahan ya dengan kurangnya jiwa atau dengan kematian ya dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar orang yang bersabar itu di anara cirinya ketika dia diuji oleh Allah Taala dengan satu ujian dia mengucapkan inillahiaiun sesungguhnya ya kami ini kita ini ah milik Allah Ya wa inna ilaihi rojiun dan sesungguhnya kita ini akan kembali kepada Allah subhanahu wa taala ya jadi antara ujian-ujian itu ad ujian dan kemati kematian seorang ditinggal mati oleh orang yang dicintainya Mak Ini adalah Uji ujian tuntutannya adalah kes kesabaran harus bersabar ya dan ujian tersebut karena ujian itu sudah termaktub di sisi Allah Taala yaah hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala yang pertama adalah hadis Umar IBN Khattab radhiallahu Beliau berkata nabiahu Alaihi wasu seorang orang mayat ya seorang yang meninggal itu diazab di kuburnya Karena sebab tangisan ratapan keluarganya terhadapnya ya Wii riwayatin manha Alaihi maknanya kurang lebih sama seorang salah satu penyebab seorang diazab oleh Allah dalam kuburnya karena tangisan ratapan dari keluar keluarganya meskipun pada hakikatnya azab Allah bagi seorang dalam kubur itu bukan semata-mata karena tangisan dari keluarganya bukan karena semata-mata ratapan dari keluarganya tidak jadi dia mempunya dosa yang maksiat yang dia belum bertobat ya Dan Allah belum mengampuninya ya seingga dia di disiksa dalam kuburnya nah salah satu sebab adalah karena tangisan itu tangisan dari keluar keluarganya J tangisan di sini yang disertai dengan yni rata ratapan dan ucapan-ucapan yang eh keluar terucap dari orang yang meratapi yang menangisi eh orang tersebutat tersebut jadi anniahah itu adalah aluka Al para ulama menyebutkan arti niaha itu adalah menangisi mayat ya dengan suara yang tinggi dan suara yang tinggi wiikri sifatil mayit dan yang menyebutkan sifat-sifat mayat itu mayat tersebut ya terucap dari lisannya ketika dia ee menangisi mayat tersebut ya kemudian eh dia meratapi mayat itu dengan ucapan-ucapan menyebutkan sifat-sifatnya ya Nah ini yang dimaksud dengan an anniaha nah hadis ini tentu ya mengandung larangan larangannya bersifat haram ya karena larangan ada dua ada yang haram ada yang makruh yang dibenci itu pun dilarang sebetulnya hadis ini melarang atau mengharamkan aniaha Alal mayit menangisi mayat dan meratapinya ya dengan ucapan-ucapan mensifati mayat itu atau mengucapkan harapan-harapan ya kepada mayat itu misalnya ya dan seterusnya ya ini termasuk hal yang di dilarang dan diharamkan nah termasuk niaha itu juga adalah dengan ya bentuk perbuatan yang dilakukan oleh orang yang meratapi menangisi mayat itu seperti yang disebut oleh Imam annawawi rahimahullah pada bab tadi Dengan apa mencabik-cabik wajahnya menyobek pakaiannya ya cabut-cabut rambutnya atau apa memotong menggundul kepalanya nah ini semua hal-hal yang dilarang diharamkan oleh Islam dan ini bagian dari niniahah bagian dari ratapan kepada ee orang meninggal itu k sebab kematian ya jadi seorang ketika dia diuji oleh Allah Taala dan kematian orang yang dicintainya ya hendaknya pertama kali yang dia lakukan itu dia menahan dirinya ya dia ingat ya Mengingat bahwa ya hidup dan mati ini adalah ketentuan Allah subhanahu wa taala ya tangisan yang dilakukan oleh seorang terhadap keluarga yang meninggal itu tidak akan mampu membangkitkan kembali keluarganya yang mati itu enggak bisa ya tidak bisa membangkitkan menghidupkan kembali orang yang meninggal itu karena ketentuan kematian itu dari Allah subhanahu wa taala ya masing-masing ada waktunya kita hidup di dunia ini hanya tinggal apa menunggu G giliran ya menunggu giliran saatnya seorang di habis waktunya di dunia ini akan dipanggil oleh Allah Taala jangan meninggalkan dunia ini ya jangan meninggalkan dunia ini oleh karena itu seorang ketika dia diuji oleh Allah Taala dengan ujian kematian Ya silakan sedih ya namanya manusia ya dia meninggalkan diatinggal oleh keluarganya oleh orang yang dicintainya Ya wajarlah seorang itu menangis manusiawi Rasul alaihiatu wasalam ketika Putra beliau Ibrahim meninggal Ibrahim bin Muhammad ya meninggal beliau menangis Tapi beliau tidak kalimat-kalimat ucapan-ucapan ratapan yang itu dilarang oleh agama namun bel menangis air mata mengalir ya karena itu hal-hal yang merupakan hal yang manusia manusiawi tapi seorang mukmin beriman k Allah Taala dan salah satu Rukun Iman terpenting adalah iman kepada alqadar Qada Qada Allah Taala iman kepada takdir Allah iman kepada putusan Allah Taala Ya kita harus yakin Bah Allah apa yang Allah putuskan Allah yang Allah takdirkan itu yang terbaik bagi manusia ya Sama halnya dengan salah satunya adalah kemati kematian ya Oleh karena itu harus dihadapi dengan kesabaran Kapan bersabar itu dimulai ya ketika terkena musibah itu pernah suatu ketika seorang wanita ditinggal mati oleh anaknya oleh bayinya kemudian dia datang di kuburan dia menangisi di kuburan tersebut kuburan anaknya kudian Rasul Alaihi Wasalam melewati wanita itu dan mengatakan kepada kepada wanita itu menyuruh dia bersabar Bersabarlah kamu atas musibah ini wanita ini ya dia tidak tahu bahwa yang mengingatkannya yang menegurnya AD rasahuc tidak pernah kena musibah seperti apa yang menimpa diriku dan dia tidak mengetahui bahwa yang menegurnya adalah yang menyuruhnya dia untuk Sabar adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasul Alaihi Wasallam mengetahui keadaan wanita ini yang ditinggal mati oleh oleh bayinya ya maka rasulahu Al wasallam mengambil sikap diam karena beliau tahu jiwa orang ini dalam arti sedang dalam keadaan sedih sehingga Rasul wasam kemudian pergi meninggalkan wanita tersebut Nah kemudian ada para sebagian sahabat memberitahukan pada wanita itu bahwa yang menegur kamu tadi itu Wasallam maka terkejutlah wanita ini kemudian datanglah dia ke rumah Rasul Alaihi salatu Wasalam ya dia ingin meminta uzur minta maaf atas ucapannya atas sikapnya ketika ditegur oleh Rasul wasam karena dia tidak tahu bahwa itu Wasallam maka Rasul wasallam mengatakan pada wanita itu Yar ya jadi kesabaran itu adalah ketika begitu terkena musibah itu ya langsung seorang berupaya untuk mengendalikan dirinya menguasai dirinya ya segera menguasai dirinya dan dia untuk menekan dirinya agar bersabar terhadap musibah tersebut Nah jadi hadis ini menjelaskan kepada kita tentang dilarangnya diharamkannya an anniahah meratapi mayat menangisi dan ucapan dengan mengeluarkan ucapan-ucapan atau dengan perbuatan Ya seperti yang saya jelaskan tadi menyobek baju mencabik-cabik wajahnya ya atau apa memukul kepalanya di ok kadang-kadang begitu ya dibanting-banting kepalanya di tembok setelah itu baru tahu Setelah memar setelah kejadian itu baru sadar dia perbuatannya ternyata membahayakan dirinya sendiri Ini semua hal-hal yang diharamkan oleh Islam ya dan Islam mengajarkan kita untuk bersabar karena dunia ini tempatnya ujian ya dan ujian Allah itu banyak ya kelaparan ya rasa takut ee kematian dan yang lainnya dari ujian-ujian Allah subhanahu wa taala maka kita dituntut untuk ber bersabarasir muslimin rahimakumullah hadis yang berikutnya W Ibni mas’udin radhiallahu Anhu Q kata Imam annawawi rahimahullah taala dan dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu Beliau berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam eluarkan imam bukhi dan imam muslim rasulullahahuaii was bersabda bukan dari golongan kami yangka Dia memukul-mukul memukul-mukul ee pipinya ya wasal juyub atau dia menyobek pakaiannya ya wadaa bidwal jahiliyah atau dia mengeluarkan ucapan-ucapan seperti di zaman jahili jahiliah dahulu ya itu bukan dari umat Ar Rasul alaihiat wasalam ya bukan dari umat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Nah maka kita melihat firkah-firqah yang sesat yang menyimpang dari Quran dan Sunah ya mereka memukul-mukul diri mereka bahkan dengan pedang ya atas wafatnya Husin bin Ali Bin Abi thaliib Radiallahu ini bukan dari Islam Islam tidak pernah mengajarkan Demikian Ya Islam tidak pernah mengajarkan hal yang demikian itu maka kita tidak boleh melakukannya haram melakukannya ya haram melakukan hal tersebut nah di dalam hadis ini diantara bent bentuk dari anniahah ya bentuk perbuatan yang dilarang ketika ada yang meninggal adaah dengan darbul khudud ya memukul mencabik-cabik wajahnya sendiri ya karena musibah tersebut yang kedua sakl juyub ya menyobek bajunya ya yang ketiga daa bidwal jahili ya mengeluarkan kalimat-kalimat Ya ucapan-ucapan seperti orang-orang jahiliah dahulu terhadap mayat-mayat Mere mereka nah hadis ini dan hadis sebelumnya yang kita baca tadi ini menjelaskan kepada kita kewajiban seorang muslim muslimah Mukmin mukminah untuk menasihati mewasiatkan kepada keluarganya ya apabila dia meninggal mereka tidak boleh melakukan hal tersebut ya tidak boleh melakukan hal tersebut ya ini harus diberikan pesan Wahai istriku anak-anakku atau suamiku atau anak-anakku keluargaku jangan sampai kalian meratapi aku ketika meninggal ya karena ini diharamkan oleh Allah dan diharamkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya menangis wajar-wajarlah manusiawilah kalau menangis itu tap membuat hal-hal yang dilarang oleh agama maka ini kita harus wasiatkan pada mereka bahwa hal tersebut adalah haram ya tidak boleh mereka lakukan ketika ada keluarga kita yang men meninggal kemudian Apa yang semestinya dilakukan seorang ketika seorang diuji oleh Allah Taala dengan kematian ditinggal mati oleh orang yang dicintainya hendaknya dia itu pertama sebagaimana saya sebutkan tadi dia bersabar kembalikan urusan kepada Allah Taala Yakinlah bahwa Allah telah menetapkan semuanya itu dan apa yang Allah tetapkan itulah yang terbaik yang keduaah hendaknya kita dengan musibah itu kita berupaya untuk mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa taala bersabarah menerima musibah itu maka Allah akan memberikan pahala kepada orang yang yang melakukan hal tersebut ya jadi usaha untuk ikhtisad berupaya untuk men menahan diri mengekang diri ya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang ketika ada yang meninggal dan kita mengharapkan pahala di sisi Allah ya dari musibah yang menimpa diri kita kita ber berharap pahala dari Allah subhanahu wa taala kemudian hadis yang berikutnya ya rahimahullahala Abi burah dari Abu Burdah Mus ya ahahu Alaihi was in Rasulullah Sallahu Alaihi wasasulahu was Abu Mus perah ketika Abu Musa alasariadallah Anhu Abdullah binais ya salah seorang sahabat nabi wasam beliau menderita sakit sampai-sampai beliau pingsan karena sakit yang menimpainya itu sampai pingsan ya dan ketika itu kepalanya berada pada pangkuan istrinya atau keluarganya ketika sakit ini ketika pingsan itu maka eh sang istri atau keluarganya wanita tadi yang yang kepala Abu Musa alasari berada di di pangkuannya itu berteriak ya menangis dengan suara yang ya nangis dengan suara yang yang keras yaai Abu Musa alasari itu mendengar apa yang di yang dilakukan oleh istrinya ya tapi dia tidak bisa berbuat sesuatu dia tidak bisa berbuat sesuatu karena dalam keadaan sakit dalam keadaan lemah dalam keadaan seantara sadar dan dan tidak maka setelah Abu Musa al-asyari itu sadar ya sadar maka Beliau berkata Q kata Abu Musa alasyari Ana bariun bariu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam aku berlepas diri dari orang yang mana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berlepas diri darinya ya Kemudian beliau mengatakan ya Abu Musa alasy’ari kata beliau Inna bariun miniqah sesungguhnya Rasulullah dari assaliqah asaliqah itu adalah wanita dia menangisi ya karena satu musibah dan suara yang keras ya bahwa Rasul wasallam berlepas diri dari asqah asqah kata annawawi allatiti yau seorang yang dia meninggikan suaranya ya dengan tangisan ya dia tinggikan suaranya itu berlepas diri dari wanita yang seperti itu ya orang menangis dengan suara keras kemudian Wal demikian pula arasul alaihiatu Wasalam berlepas diri dari alhaliqoh dari orang yang dia mencukur rambutnya menggundulkan kepalanya karena musibah wasam pun berlepas diri dari dari orang seperti itu wasyaqatu dan yang ketiga wasyaqoti dan rasul wasam berlepas diri dari asyaqoh asyaqah itu orang yang menyobek pakaiannya karena musibah yang menimpa yang menimpa dirinya ya hadis ini muttafaun alaih ya jadi seorang dibolehkan nangis tapi tidak boleh berlebihan yang wajar termasuk membanting-banting kakinya ya memukul kepalanya di tembok ya ya mencabut-cabut rambutnya ya mencabut kerudungnya misalnya karena kematian dan yang lainnya halal seperti ini semua dilarang dan diharamkan oleh Islam diamkan oleh oleh Islam Nah jadi hadis ini tentu ya tidak jaab berbeda dengan hadis Umar Bin Khattab radhiallahu taala Anhu tentang larangan meratapi mayat dan perbuatan-perbuatan ter yang disebutkan ya karena Rasul Alaihi Wasalam berlepas diri dari itu semuanya ya kemudian kita melihat dalam hadis ini juga Bagaimana seorang sahabat Ya seperti Abu Musa al-asy’ari radhiallahu taala anhu dalam berpegang kepada sunah Nabi alaihiatu wasalam ya beliau berpegang pada sunah rasul wasallam ya Sehingga Kemudian beliau apa berlepas diri dari orang-orang yang mana berlepas diri dari mereka ya ini menunjukkan betapa beliau ya dan para sahabat pada umumnya semuanya mereka betul-betul berpegang teguh kepada sunah Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada ajaran tuntunan beliau alaihiatu wasalam dan beliau adalah contoh an nabi alaihiatu wasalam adalah contoh teladan ya Kita kadang-kadang terlalu banyak membawa perkataan ulama ya Sehingga kemudian kadang-kadang kita melupakan Rasulullah sahu Wasallam ya padahal beliau adalah contoh teladan Qudwah Hasanah Ya bagi seluruh umat manusia khususnya kaum muslimin an naab alaih wasalam adalah quudwah beliau adalah contoh ya teladan bagi kita semuanya ya maka hendaknya menjadikan beliau sebagai hudwah Hasanah dan ini telah disebutkan oleh alquranul Karim Allah Azza walla berfirmanqakumahiun akirah ya sungguh telah terdapat pada diri Rasulullah bagi kamu sekalian suri teladan yang baik yaah bagi mereka mengharapkan pertemuan mereka dengan Allah akhir dan orang mengharapkan pahala ganjaran di sisi Allah di hari kiamatahtir dan orang yang banyak berzikir mengingat Allah subhanahu wa taala muslimin rahimakumullah hadis berikutnya ibah radallahu anu dari almirah binah radallahu Anhu Beliau berkata itu rasulullah sahu alhi wasam aku mendengar Rasulullah wasam bersabda Barang siapa yang dia diratapi ya J O keluarganya ketika dia meninggal maka dia akan diazab ya karena sebab ratapan tersebut kiamah akan diazab di hari hari kiamat maka kembali pada apa yang saya katakan tadi hendaknya seorang mewasiatkan kepada keluarganya apabila aku meninggal ya jangan sampai aku diratapi ya jangan malas baliknya ya berpesan kalau aku mati tolong ratapi aku ya ini wasiat yang tidak boleh dilakukan wasiat yang haram gak boleh tapi justru harus mewasiatkan mereka agar mereka tetap Bersabar ya mendoakan orang yang meninggal karena orang yang meninggal Dia membutuhkan doa kita berdoa yang masih hidup mendoakan orang yang telah meninggal aadin shihahu Jika dia mempunyya anak-anak yang Saleh anak-anak yang baik Doakan ya orang tuanya itu seorang yang meninggal Dia mengharapkan selain dari amalnya yang dia kerjakan dari amalamal kebaikan tentu doa dari keluarganya Dar anak-anaknya agar mendoakan mendoakannyabah ya radhiallahu anhaat dari Ummu aah namanya adalah nusaibah radallah anu radallahu anha berkata rasulullahallahu Alaihi wasamai kata radhiallahu anha dan beliau salah seorang wanita yang membaiat Rasulullah Sallallahu alaii wasallam ya kata beliau ak Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamal baiah bahwa nabi Rasul Wasallam ketika baiat ya salah satu yang menjadi eh pegangan salah satatu yang yang beliau pesan ya ketika membaiat para wanita itu allanuha agar kami para wanita tidak sampai meratati mayat kalau ada orang meninggal yang sampai meratapi mayat jadi ini salah satu yang menjadi baiat ya salat lima waktu ya dan yang lainnya dari amal amal yang diperintahkan oleh Allah dan rasulnya ya salah satunya adalah ketika baiat kata Ummu Atiyah kami membaiat nabi S wasallam bahwa kami tidak akan ya meratapi mayat atau ada kalau ada orang yang yang meninggal jadi salah satu hal yang di yang menjadi hal yang dibaiat oleh ee para sahabat para sahabat-sahabat wanita kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika mereka membaiat beliau Sallallahu Alaihi Nah jadi hadis ini menjelaskan k kita tentang bolehnya membaiat wanita ya ya dan biat P wanita tidak dengan salaman dan berjabat tangan tidak cukup dan UC ucapan ya karena Rasul Alaihi Wasalam tidak pernah menyentuhkan tangannya ya kepada wanita yang bukan mahramnya Belu tidak pernah sama sekali bersentuhan dengan wanita yang bukan bukan mahramnya Sallallahu Alaihi W wasallam jadi ketika baiat dengan wanita-wanita itu hanya dengan UC ucapan ya tidak dengan meletakkan tangan mereka ya atau meletakkan tangan Beliau di atas tangan-tangan Mereka kemudian juga yang kedua di antara poin dari baiat itu adalah membaiat e dengan biat yang eh untuk meninggalkan hal-hal yang dilarang ya jadi di antara isi baiat itu yni melaksanakan apa yang Allah wajibkan yang Allah perintahkan dan meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala ya kemudian dalam biaiat itu juga tentu ya sama dengan sebelumnya ya bat dalam hal apa bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala AG tetap taat Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi W wasallam kemudian hadis ini menjelaskan pada kita bahwa anniahah meratapi mayat itu adalah termasuk tradisi jahiliah ya peninggalan-peninggalan ya di zaman dari zaman Jahiliyah makanya dilarang oleh Islam dihapus oleh Islam semua hal-hal yang bertentangan ya dengan Islam yang pernah dilakukan oleh orang jahiliyah itu semua dihapus oleh oleh Islam digantikan dengan yang terba yang terbaik ya itulah Islam ya dia ya konsep yang Allah turunkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya untuk ya memperbaiki kehidupan manusia kalau mereka menjalankannya dengan baik maka merekaan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat t kalau mereka tinggalkan maka akan menimpa mereka hal-hal yang menimpa mereka karena meninggalkan mengamalkan Islam ya maka kita bersyukur pada Allah Taala Al nikmatil imanal Islam bersyukur k Allah Taala atas nikmat Allah berupa nikmat iman dan Islam dan nikmat sunah ini juga merupakan nikmat kita mengikuti sunah Nabi sahu wasallam ini Adah nikmat dari antara nikmat-nikmat Allah subhanahu wa taala ya Bahkan nikmat terbesar yang Allah berikan kepada seorang hamba kemudian hadis yang berikutnya wa numan Ibni basyirin radhiallahu anhumq dari anman bin Basyir radhiallahu Anhu Beliau berkata radhiallahu anhuma numan bin Basyir numan sahabat ayahnya juga Basyir sahabat nabi Sallahu wasallamman IB bir radhiallahu anhq dari numan bin Basyir radhiallahu anhuma berkata Abdillah IB raah radhiallahu Anhu pernah suatu ketika Abdullah bin rawaha ini pingsan ya hilang kesadarannya ya ketika melihat Abdullah bin raah dalam keadaan Demikian maka saudaranya saudara perempuan dari Abdullah bin rawahah radhiallahu Anhu perempuannya nangis lihat saudaranya itu sakit sampai hilang ke w w w mengucapkan kalimat-kalimat terhadap ketika melihat Abdullah binah dalam keadaan sakit itu ya keluar ucapan-ucapan dari dan dia berulang-ulang mengucapkan itu maka k Abin ketikau Sar ya Beliau berkata Ya maan maanq antaalika kamu mengatakan tidak mengucapkan sesuatu ya tapi dikatakan pada aku ya bahwa kamu berbuat demikian ini omongan-omongan yang yang ada ini diucapan oleh saudaranya ya maka dia Intinya melarat ya melarang apa yang disebutkan atau yang dilakukan oleh saudara perempuannya jadi di sini ehantialik atauanttaalik Iya Abdullah bin rawaha itu mengingkari perbuatan saudara perempuannya ya nah jadi ini juga e hadis ini masih berkaitan dengan larangan atau diharamkannya anniahah kepada mayat kemudian juga Ee tidak boleh seorang menyebutkan sifat-sifat seseorang yang yang meninggal misalnya dengan sifat-sifat yang tidak ada pada orang itu ya tapi yang dibuat-buat olehnya ya ini tidak dibenarkan ya kemudian yang berikutnya bahwa mayat itu diazab karena ee ratapan dari keluarganya ketika dia meninggal jadi azab karena tatapan keluarganya dan sebagaimana saya katakan tadi bahwa jadi salah satu penyebab orang seorang dizab karena ni niahah karena ratapan tersebut ya walaupun tidak hanya itu mungkin ada dosa-dosa yang lainnya ya sehingga dia diazab oleh Allah subhanahu wa taala kemudian an Ibni an Ibni Umar radhiallah dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma Belu berkataaka Saad bin ubadah radhiallahu Anhu syakwa perah suatu ketika Saad bin ubadah itu mengeluh karena ada satu karena sakitaka ya merintih mengeluh karena sakit tersebut rasulullahahuaii was ya maka datanglahasul alaiam ya untuk menjenguk Saad bin ubadah radallahu Abdurahman bin Auf abahin ikut bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam menjenguk Saad bin ubadah Sebutkan dalam hadis ini ada tiga orang bersama R wasallam ya Abdurrahman bin Auf Saad bin Abi waqqas dan Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhum ajmainalammaaka Alaihi wajadahu Fi gtin ketika Rasul alaihiatu Wasalam masuk menemui Saad bin ubadah maka beliau dapati Saad bin ubadah dalam keadaan antara sadar dan tidak ya ya faqal AQ Ya Rasulullah maka S wasam bertanya karena melihat Saad bin ubadah meng diam aqaba Apakah dia ini telah meninggal orang ini am bertanya kepada yang ada di situ Ya Rasulullah Ya kata para sahabat la bahwa eh AB eh Saad bin ubadah ini ini masih hidup orangnya yaaka Rasulullah sahui Wasallam maka ketika itu rasulahu Ali wasallam menangis ya sahu Alaihi ketika orang-orang berada di di tempat itu melihat Rasulullah Sallallahu alhi wasallam menangis maka semua mereka menangis Al tasmaun kata nabi Alaihi Wasalam kepada mereka ala tasmaun Tidakkah kalian telah mendengar sesguhnya Allah itu tidak mengab Han lantaran seor menangisa air yang itu kaihnyakatinggalti orang ya Akan tetapi penyebab Allah mengazab mayat itu ya BH beliau menunjuk pada lisan beliau ini ucapan-ucapan ketika seorang meninggal ada ucapan-ucapan ratapan-ratapan yarham ya jadi antara dua Allah Taala itu mengazab seorang karena lisannya atau juga Allah merahmati seeorang Karena orang itu menahan lisannya dari ratapan dari ucapan-ucapan yang tidak seyogianya diucapkan terhadap orang yang telah meninggal dalam menangisi orang yang meninggal tersebut nah hadis ini banyak sekali pelajaran yang bisa diambil ya pertama ya bahwa Ar Rasul alaihiat wasalam Qudwah contoh teladan ya ketika sahabat beliau Saad bin ubadah Ya salah seorang di pemimpin kabilah khjr ya itu dalam keadaan sakit ya itu beliau menjenguk maka kita dianjurkan disunahkan menjenguk orang sakit ya dan ini adalah ajaran Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kita mendengar saudara kita sakit ya hendaknya kita menjenguk saudara kita ya Yang sakit itu dan ini dicontohkan oleh anbi alaihiu wasalamian pula Ketika Saad bin Abi waqqas sakitti di di Makkah Rasul sahu alai wasallam menjenguk Saad bin Abi waqqas radhiallahu Anhu Saad bin Malik radhiallahu Anhu ketika sakit dijenguk oleh Rasul S Ali wasallam Ya ini yang pertama yang kedua bahwa ee menjenguk orang sakit itu juga bisa dengan kita mengajak teman ya karena terkadang orang itu lebih kuat ketika dia dengan temannya dalam menjenguk orang sakit tatkala melihat keadaan orang sakit itu ya kalau ada temannya dia agak jiwa besar ya Dan kita melihat para sahabat-sahabat na wasam mereka betul-betul mengikuti beliau menjadikan beliau Sebai contoh ya Abdurrahman bin Auf ya Saad bin Abi waqqas Abdullah Bin Masud mereka ikut ras wasam untuk jenguk saat bin ubadah yang dalam keadaan sakit kemudian bolehnya menangisi ya atau boleh menangis ketika seorang melihat saudaranya sakit dia terharu dia merasa sedih ya kemudian dia ini kemudian mengucurkan air mata ini hal yang dibolehkan ini hal yang yang dibolehkan ya kadang-kadang ada orang yang kuat ada orang yang tidak tidak kuat melihat kondisi orang yang sakit itu ya ada yang kuat ya mungkin dia bisa bertahan ada yang hatinya penuh kasih sayang ya sebagimana ras wasallam maka beliau ketika melihat Saad bin ubadah dalam keadaan sakit beliau menangis jadi boleh menangis itu boleh karena ini hal yang tidak dilarang demikian pula kalau ada yang meninggal dibolehkan menangis tapi dilarang mengucapkan kalimat-kalimat ketika menangis ketika dalam an menangis kemudian bahwa tangisan itu hal yang manusiawi Ya lumrah itu salah satu tanda bahwa seorang itu punya rahmat dalam dirinya dalam hatinya kepada sa saudaranya ya dan tangisan itu tidak menyebabkan Allah mengazab orang yang meninggal karena tangisan ya yang diazab lantaran merata-merata tangisan suara dengan suara keras dan melakukan hal-hal yang dilarang oleh oleh Islam Ya seperti mencabikcabik wajahnya ya mencabut rambutnya ya menyobek bajunya ini yang di diharamkan tapi kalau sekedar menangis Ini adalah hal yang di yang dibolehkan ya kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang ya Lisan Ini ya salah seorang binasa karena lisan nya ya dan seorang selamat juga karena lisannya ya Oleh karena itu hendaknya seorang menjaga lisannya jangan asal ngomong jangan asal bicara jangan asal bunyi ya Jangan asal menuduh jangan asal memfitnah dan ucapan-ucapan naudubillah ya ini akan membahayakan dirinya sendiri ya seorang yang selamat ada orang yang bisa menjaga lisannya ini Pentingnya menjaga lisan l Allah merahmati seorang karena lisannya dan Allah mengazab seorang karena karena lisannya ya maka dari itu hendaknya kita berupaya untuk selalu menjaga lisan-lisan kita kemudian hadis yang berikutnya W Malik alasari Radiallahu anhu dari Abu Malik alasari radhiallahu Anhu Beliau berkata rasulullahahu Alaihi was qqaitir Wun Min jarin ya riwayat Imam muslim dari Abu Malik alasari radhiallahu taala Anhu Beliau berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda anihatu seorang wanita ini kenapa disebut naihatu banyak pada wanita karena pada umumnya yang meratapi mayat itu wanita meskipun ini tidak hanya khusus pada wanita bisa jadi ada laki-laki pun demikian walaupun jarang langka tapi tidak tidak mustahil ada laki-laki yang tapi mayat tapi pada umumnya wanita maka disebut di sini anatu seorang wanita yang dia melakukan niahah yang meratapi mayat kalau dia tidak bertobat P Allah kalau dia tidak bertobat k Allah Taala sebelum matinya ya maka dia ketika di hari kiamat dibangkitkan di hari kiamat itu ya dia akan dibangunkan dengan memakai ya E memakai cairan ya J pakaian cairan panas mendidih di tubuhnya ya Dan Dia kan juga ditimpakan ya dipakaikan ibarat baju perang tapi yang itu menyebabkan gatal pada pada tubuhnya nauzubillah Ya ini orang-orang yang tidak bertobat nah ini menunjukkan bahwa kalaupun ada misalnya seorang wanita yang pernah melakukan meratapi mayat dan ucapan dan perbuatan yang dilarang oleh Allah dan rasulnya ya kalau dia bertobat pada Allah Taala dia minta ampun pada Allah mengakui kesalahannya mengakui dosanya ya maka Allah menerima tobatnya ya tetapi kalau dia tidak bertobat dari perbuatan itu sampai mati dia tidak bertobat maka dia dibangkitkan di hari kiamat dalam keadaan seperti yang disebutkan dalam hadis ini ya tidak akan dikenalkan dengan ibarat pakaian tapi itu adalah eh cairan timah atau cairan yang panas ya cairan hitam yang panas ya dikenai pada pada tubuhnya ketika dibang bangkitkan DII kiamat naudubillah minzalik kemudian dipakai dengan semacam baju yang itu semua penuhan jarab yaitu hal-hal yang ya membuat eh apa namanya merusak kulit waliyadubillah J seorang ee hendaknya bertobat dari semua dosa ya Dan ini menunjukkan bahwa Allah itu menerima tobat hamba-hambanya ya Oleh karena itu orang yang menyimpang orang yang berbuat maksiat orang yang berbuat dosa bertobat pada Allah Taala Ya Termasuk yang menyimpang dari Manhaj Salafus saleh ya kembali pada Allah kembali pada jalan Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam jangan tetap pada kesalahan-kesalahan pada penyimpangan-penyimpangan ada orang mungkin punya pemikiran khawarij Ayo kembali tobat kada Allah Taala kembali kepada jalan yang benar ada orang mungkin punya pemikiran atau akidah muktazilah Tobatlah pada Allah Taala kembali kepada sunah Wal Jamaah ya karena Allah maha pengampun Ken hamba-hamba yang bertobat k Allah subhanahu wa taala ya demikian pula orang yang bermaksiat ya yang bermaksiat k Allah entah itu perbuatan apa Ah zina atau minum khamar atau judi atau yang lain yang diharamkan oleh Allah Taala hendaklah bertobat kembali pada Allah Taala Ya Allah zat yang Maha Penerima tobat hamba-hambanya dan yang memiliki ampunan itu Allah maka dari itu kita tidak boleh menjadi jadikan hamba-hamba Allah ini putus asa Dari rahmat Allah ya rahmat Allah karunia Allah ampunan Allah bukan di tangan kita sebagai manusia itu berada di tangan Allah subhanahu wa taala Allah yang memberikan kepada siapa Allah kehendaki jangan kita menghalangi manusia dari rahmat Allah jangan kita menjadikan manusia putus asa Dari rahmat Allah subhanahu wa taala ya ini yang harus kita ingat Apalagi sebagai seorang Dai seorang mubaligh Jangan membuat manusia putus asa Dari rahmat Allah subhanahu wa taala serulah mereka kembali pada Allah Taala agar bertobat pada Allah Taala Entah dari perbuatan apa perbuatan Syirik perbuatan bidah perbuatan maksiat ya agar kembali kepada jalan yang yang benar Allah maha pengampun Allah yang menerima tobat hamba-hambanya bukan kita ya bukan kita ya maka kita harus posisikan diri kita pada tempatnya jangan kita Letakkan diri kita bukan pada tempatnya ya tugas mubaligh menyampaikan mendakwahi menyeru manusia pada Allah Taala bukan mengusir manusia dari jalan Allah Taala ya hati-hati Anda menjadi hamba-hamba Allah para duat Allah yang menyeru manusia kembali pada Allah Taala bukan mengusir manusia dari jalan Allah subhanahu wa taala ya dan putusan-putusan yang kita ambil sikap-sikap yang kita ambil terhadap orang-orang yang berbuat dosa atau menyimpang dari jalan yang yang benar tapi serulah mereka dengan cara yang baik dan hikmah dan akhlak yang mulia dan perbuatan yang baik maka mereka akan kemb Insyaallah mereka kembali pada jalan yang yang benar masasir muslimin rahimani warahimakumullah eh inilah yang dapat disampaikan pada kesempatan yang baik ini Insyaallah kita lanjutkan ee hadis-hadis yang lain ada beberapa hadis dalam bab ini Insyaallah dilanjutkan pada kesempatan yang akan datang dan Insyaallah masih ada waktu kurang lebih 10 15 menit untuk ee sesi berikutnya yaitu tanya jawab yang ingin bertanya silakan dan kami kembalikan kepada Abu Lukman haah taaakumullahuir wazakumullahu Khairan kami sampaikan kepada Ustaz Mubarok B Mualim lcmh yahfidallahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan pagi hari ini dalam mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala untuk selanjutnya dalam sesi tanya jawab Kami undang anda untuk berpartisipasi sahabat Roja di manapun Anda berada Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau lain telepon di nomor 8236543 baik untuk pertanyaan pertama kita angkat melalui laine telepon kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Ibu ee saya Umu Dimas dari Batam Ustaz baik silakan ee asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahm Ustaz ee Berapa waktu lalulah tuh Ustaz Ya sudah bertahun-tahun yang lalu suami saya meninggal dunia dan alhamdulillah waktu saat eh saya bisa mengucapkan anu innalillahi wa inna ilaihi rjiun dan dengan lapang dada nah sementara anak perempuan saya dia nangis Meraung ya tapi tidak mengucapkan kata-kata yang anu cuma dia menangis saja terus sementara itu Ustaz ya ini setelah beberapa hari baru saya rasakan kehilangan suami saya apakah itu juga rant saya sempat ngomong tapi saya bukan merata Ustaz dia mengadukan semua kesedih duka saya kepada Allah Apakah itu termasuk Larang Ustaz Apakah kita cukup aja mengucapkan kalimat yang seperti saya ucapkan tadi itu Ustaz Terima kasih Ustaz penjelasannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz e baik tentang pertanyaan dari Ummu Dimas ya di Batam ee Insyaallah Apa yang dilakukan itu ya ya tidak mengapa ketika seorang menangis Cuma mungkin Putri atau anak beliau yang meninggal anaknya Ummu Dimas yang wanita mungkin karena yang namanya seorang anak Dia mungkin juga belum punya ilmu tentang masalah ini kemudian dia menangis dengan suara yang keras itu Semoga Allah subhanahu wa taala mengampuni ee dan adapun yang dirasakan setelah karena memang seorang itu biasanya merasakan kehilangan seorang itu kalau sudah beberapa hari ketika pertama dua t itu masih biasa nanti ketika dia sendiri yang ingat pada suaminya atau istrinya yang ditinggal mati itu kemudian muncul berbagai ee hal-hal dalam diri seorang kemudian Mungkin dia menangis atau dia mengadu pada Allah Taala maka Insyaallah itu tidak tidak mengapa ya Insyaallah tidak mengapa dan semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kesabaran ketabahan ya dari musibah yang menimpa ee Umu Dimas dan Insyaallah Apa yang dilakukan semoga Ee tidak mengapa dan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala seorang mengadu pada Allah itu hal yang wajib jangan mengadu pada manus Manusia itu yang gak benar ya mengadulah pada Allah Taala Mintalah pada Allah Taala Ya minta jalan keluar kepada Allah subhanahu wa taala ya Jadi bukan kepada manusia itu amalan terpuji seorang mengadu pada Allah Taala itah amalan yang dicintai disukai oleh Allah subhanahu wa taala wallahu taalaam jazakallahuir Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan untuk berikutnya kita akan angkat pertanyaan melalui ee pesan singkat Ustaz melalui pesan Whatsapp dari Vivi di Jawa Timur Ustaz mau menanyakan Ustaz Bagaimana hukum mengingatkan suami agar berada di jalan Allah namun dengan nada yang tinggi Ustaz karena saya sebagai istri Terkadang ketika dengan nada yang rendah tidak diindahkan oleh suami sebelumnya suami saya adalah seorang nasrani Ustaz dan ibu dari suami pun masih beragama Nasrani mohon nasihatnya Ustaz tafadol e baik tentang masalah yang ditanyakan ini ya Ibu sebagai seorang istri yang suami nya telah masuk Islam Ya dari sebelumnya beragama lain kemudian dapat Hidayah dari Allah Taala masuk Islam maka di sini ya kewajiban ya tetap bagi ibu atau mungkin ada Ustaz di sekeliling situ ya untuk terus mengingatkan kepada suami ya jangan sampai ya dia menyimpang dari agama Allah ya termasuk e dalam hal ini penyimpangan paling besar misalnya kalau misalnya sampai dia murtad Kembali keluar dari Islam maka istri yang muslimah itu tidak halal bagi bagi suami yang murtad itu ya haram hukumnya ya harus firq harus dipisah ya tidak boleh dikumpuli itu kalau sampai mudah-mudahan tidak ya kalau sampai suami kembali kepada agama semula Maka haram lagi dia mengumpuli istrinya ya dan itu istri harus minta supaya di di apa namanya difasahasah itu supaya dipisahkan oleh peradilan e Kantor Urusan Agama ini jadi Tapi selama Suami masih apa namanya Masih tetap dalam Islam maka ini kewajiban kita atauan e Ibu untuk tetap Ingatkan suaminya dengan cara yang baik kadang-kadang ya suami juga kalau cara yang kasar ya Dia mungkin tidak bisa menerima maka dengan cara yang Baiklah lemah lembut ya UN menunjukkan bahwa itulah akhlak Islam it akhlak Islam ya sehingga bisa dapat menarik hatinya kepada kepada agar tetap di atas Islam di atas agama Allah subhanahu wa taala ya ini yang kita harapkan jadi jangan sampai melakukan hal-hal yang membuat suami itu yang mualaf baru masuk Islam akhirnya tidak simpati kepada Islam ya jangan sampai demikian tapi lakukanlah hal yang terbaik Akhlak Yang Mulia peringatan-peringatan yang baik dan Ingatkan bahwa kita hidup di dunia ini hanya sementara suatu saat kita akan mati akan meninggal meninggalkan dunia ini Dan kita dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah subhanahu wa taala mungkin dan peringatan-peringatan seperti itu akan yakni menyadarkan ya dan menjadikan suami istikamah di atas agama Allah subhanahu wa taala wallahu taala Aam jazakallahu Khairan Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan berikutnya Ustaz kembali kita angkat pertanyaan melalui l telepon kami persilakan kembali kita angkat iya silakan baik kami persilakan baik tananya ada sedikit gangguan Ustaz kita coba angkat terlebih dahulu pertanyaan mulai pesan Whatsapp dari saudara kita yang tinggal di Singapura Ustaz pertanyaannya Bagaimana kalau kami sudah berwasiat keluarga agar tidak meratapi kematian Ustaz namun kalau mereka ternyata meratapi juga setelah kematian kita Bolehkah kita berlepas diri dari mereka jazakallahu khairon mohon nasihatnya Ustaz tafadol eh baik tentang pertanyaan ini pertanyaan bagus sekali dari saudara kita di Singapura mah bahwa ketika seorang telah mewasiatkan ya berpesan baik dalam bentuk tulisan ataupun dengan ucapan lisan kepada keluarganya agar tidak meratapi ketika dia meninggal maka Insyaallah itu sudah anda lakukan kewajiban Adapun kalau mereka tetap melakukannya maka mereka itu dosa itu pada pada mereka ya dan Insyaallah Allah tidak mengadap orang yang yang memberi pesan wasiat agar dia tidak ditatapi ketika meninggalnya atau dia menasihati keluarganya untuk jangan merataapi Ketika ada seorang yang meninggal kalau kita sudah sampaikan nasihat peringatan maka Insyaallah kita sudah melakukan satuan ee sudah melaksanakan kewajiban kita Adapun jika masih tidak dilakukan oleh yang lainnya itu urusan mereka dan mereka yang berdosa dan kita boleh berlepas diri dari perbuatan mereka ya bukan bukan berlepas diri dari dari silaturahmi dan mereka tidak tapi berlepas diri dari perbuatan mereka Adapun tetap silaturahm tetap dijaga tetap saling nasihat-menasihati wasiat-mewasiati dalam kebenaran dan kebaik dan kesabaran itu tetap menjadi kewajiban kita jadi berlepas diri boleh ya aku berlepas diri dari perbuatanmu ya Aku tidak tanggung jawab pada engkau ya itu misalnya ucapan seperti itu maka ini hal yang Insyaallah dibolehkan tapi jangan sampai memutus silaturahmi tetap jaga silaturahmi Namun kita berlepas diri dari perbuatan orang-orang yang berbuat yang dilarang oleh Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam tersebut wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya kita angkat kembali pertanyaan melalui lain telepon persilakan silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam di mana Ibu eh dengan eh Um Ummu Sabila di Pekanbaru baik silakan eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz barakallahu Fik izin bertanya Pak ustaz E ini pertanyaannya tuh tentang meratap ini Pak ustaz bentuk apa sepertinya meratap ini ya Pak ustaz Apakah kata-katanya seperti ini bisa dibilang meratap ya Papa misalnya anaknya cepat kali Papa pergi ya Papa kami gini-gini itukah Apakah disebut meratap ya Ustaz baikoh penjelasannya Pak ustaz jazakallah Khair warahmatullahi wabarakatuh silakan ee baik tentang pertanyaan dari Umu Fadilah Ya di Pekanbaru eh ucapan-ucapan seperti itu ketika ada yang meninggal misalnya Ayah kamu kok cepat sekali pergi meninggalkan kami ini termasuk meratapi karena yang menentukan ajal manusia itu Allah subhanahu wa taala apabila ajal telah datang tidak bisa ditunda ya sesaat pun atau dimajukan sesaat pun nah ketika ketika seorang mengucapkan kok cepat sekali Ayah pergi Bapak pergi meninggalkan kami ini termasuk rata ratapan ya jadi kata-kata sejenis ini hindari ya karena kita semua itu ketentuan Allah subhanahu wa taala Allah Yang yang apa menentukan ya kehidupan seorang di di dunia ini ya Jadi bukan karena dia cepat atau tidak cepat tapi memang Allah Taala yang menentu menentukan maka ucapan-ucapan sejenis ini ya ini termasuk hal yang EE harus kita hind kita hindari ya C kita misalnya kembali pada Allah Taala Ya Allah aku serahkan semua ini kepada engkau ya Allah ya Aku pasrah aku sabar menerima ujianmu ini Ya Allah semoga aku termasuk orang-orang yang atau hamba-hamb-mu yang bersabar dalam menerima ujian tersebut Nah itu Insyaallah tidak mengapai Walaupun mungkin dalam dalam hatinya Nah jadi ucapan seperti tadi ya seperti cepat sekali kamu pergi meninggalkan kami ya atau siapa lagi misalnya yang menjadi Harapan kami Ya Termasuk perkataan-perkataan yang tidak tidak dibolehkan ya kalau sudah dilakukan dahulu ya semoga Allah mengampuni ya ini paling tidak sudah dapat ilmunya Maka jangan dilakukan lagi ya untuk kedua kalinya wallahu taala alam ya dari apa yang dari e dari pertanyaan Ibu Ummu Fadilah tersebut jazakallahuir Ustaz untuk berikutnya Ustaz kembali kita akan angkat pertanyaan pesan Whatsapp dari hamba Allah di Cimahi ingin bertanya Ustaz waktu ayah saya meninggal Saya menangis sampai dengan pingsan Ustaz Apakah ini termasuk yang haram Ustaz dan saya belum tahu ketika itu kalau itu adalah haram karena juga belum mengenal sunah Bagaimana tbatnya Ustaz tafadol ee baik tentang pertanyaan ini ya jadi hal masalah-masalah seperti pingsan hilang kesadaran itu bukan artinya bukan bukan Apa hal yang bisa dikendalikan sebetulnya kadang-kadang seorang ya karena dikuasai oleh satu keadaan Suatu kondisi bisa terjadi hal itu ya Dan mungkin dia tidak menghendaki tapi itu yang terjadi maka Insyaallah ini hal yang ya di luar kemampuan kita sebagai manusia untuk menghindarinya ya untuk menghindarinya ya maka ketika karena seorang pingsan itu dia tidak menyadarkan diri tidak tidak sadar mungkin karena beban pikiran mungkin karena keadaan yang sangat mengejutkannya ya sehingga dia tidak menyadarkan diri dan itu Insyaallah karena bukan dari kehendaknya maka Insyaallah tidak tidak mengapa ya Insyaallah tidak mengapa cuma hendaknya seorang dia berupaya ketika terkena musibah ee untuk menguasai di dirinya karena kondisi fisik kondisi jiwa dalam keadaan tertentu itu bisa membuat seorang keliru dalam ucapannya keliru dalam perbuatannya ya tanpa sengaja ya karena keadaan jiwanya itu contohnya yang disebutkan oleh Rasulullah sahuaii Wasallam seorang yang dia bergembira ketika setelah putus asa Dari apa namanya dari Dia kehilangan kendaraannya di tengah padang pasir ya kehilangan kendaraannya untanya makanannya perbekalannya itu dibawa pergi oleh untanya ya sampai dia itu putus asa ketika dia berada di tengah dalam keadaan putus asa itu ya dia bersandar di sebatang pohon sudah dalam keadaan putus asa Subhanallah tiba-tiba muncul kendaraannya itu untanya muncul dan membawa perbekalannya membawa perbekalan-perbekalannya di tengah padang pasir sampai saking gembiranya dia mengucapkan kalimat kufur Allahumma Anta Abdi wauka ya Allah engkau hambaku dan aku Tuhanmu ini ucapan kufur ucapan kufur tapi dia ketika mengucapkan itu dia dalam keadaan tidak tidak sadar Allah mengampuni orang itu karena ucapannya dalam keadaan tidak tidak sadar lain kalau di dalam keadaan sadar Ya mengat Allah engkau adalah hambaku aku Tuhanmu Nah itu berarti kafir keluar dari dari Islam tapi ketika seorang mengucapkan kalimat yang dia tidak menyadarinya karena kondisi jiwa tertentu maka Semoga Allah mengampuninya ya wallahu taala kembali pertanyaan melalui line telepon persilakan iya Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan siapa Di mana ibu arani di Majalengka baik silakan izin bertanya Ustaz eh Bagaimana jika kita mengingat ibu kita yang sudah meninggal Ustaz lalu kita menangis karena terkadang kalau kita mengingat orang tua kita yang sudah meninggal terkadang eh kita menangis Ustaz Apakah itu juga dikatakan orang yang tidak ikhlas atau berdosa Ustaz Terima kasih asalamualaikum Wabarakatuh tafadol eh hal-hal seperti itu ya ituu E kadang memang terjadi pada sebagian orang ya dia ingat orang tuanya kemudian Mungkin dia ingat dia menyesal misalnya karena kurang berbakti kepada orang tuanya atau kepada suaminya atau kepada istrinya sehingga ketika suatu saat dia ingat apa keluarlah air matanya ya tapi tanpa dia bersuara tanpa ini maka Insyaallah itu tidak tidak mengapa namun ya yang perlu dilakukan ketika itu hendaknya dia mohon pada Allah Taala ya ya mohon ampun untuk orang tuanya untuk ibunya atau untuk suaminya atau untuk istrinya ya ketika dia dikuasai oleh perasaan itu ya jadi jangan kemudian membiarkan begitu saja tapi apa yang aku lakukan sekarang ini Ya paling tidak minimal Bend mendoakan ya semoga Allah mengampuni Ibu aku Semoga Allah merahmati beliau ya ya Allah magfirlah jadi hendaknya diiringi dengan dengan doa jadi tidak sekedar hanya ee mengucurkan air mata tapi tidak melakukan sesuatu alangkah baiknya melakukan sesuatu sehingga kita ee tetap berbakti pada orang tua kita walaupun mereka telah meninggal dengan mendoakan Mereka atau kita memberikan sedekah kalau punya rezeki misalnya Beli makanan ya nasi bungkus misalnya 10 bungkus kita bagi pada orang-orang yang membutuhkannya dengan niat ini pahalanya untuk orang tua orang tua kita jadi hendaknya ada tindakan setelah itu entah dengan doa atau dengan sedekah wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas nasihat dan jawabannya dan berikutnya Ustaz pertanyaan terakhir kita di kesempatan pagi hari ini dari hamba Allah di Malang izin bertanya Ustaz Mengapa setelah saya masuk Islam saya diberhentikan dari pekerjaan Sampai Tiga Kali Ustaz Apakah ini uji ian atau azab dan apa yang harus saya perbaiki Ustaz selain salat dan juga saya pernah meratapi ayah saya yang meninggal karena kecelakaan apakah karena dosa ini Ustaz mohon nasihatnya Ustaz tafadol ee baik eh apa yang ditanyakan tadi oleh penanya dari Malang ya ini adalah ujian dari Allah subhanahu wa taala ya ujian dari Allah subhanahu wa taala apa lagi Anda berbuat sesuatu yang luar biasa yaitu dari seorang yang tidak beriman kepada Allah dan rasulnya Anda kemudian memeluk Islam ya maka Fadilah pertama keutamaan pertama ketika seorang kafir atau orang e bukan muslim dia memeluk Islam Fadilah pertama adalah Allah mengampuni dosa-dosanya Allah mengampuni dosanya Allah Taala berfirman katakan Muhammad orang-orang Kafir kalau mereka berhenti dari kekufuran mereka dengan mereka beriman pada Allah maka Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka ya kemudian setelah kita terhapus dosa-dosa dengan memeluk Islam Ya Allah menguji Allah menguji anda dengan pekerjaan ya Nah di sinilah kemudian mungkin terjadi peperangan batin bisa jadi anda akan mengatakan Kok setelah aku masuk Islam aku seperti ini jadi itu setan selalu merongmerong supaya orang ini keluar dari dari Islam ya karena itu yang diinginkan oleh setan maka anda dalam hal ini tetap sabar tetap istiah dalam iman dan Islam dan satu hal yang penting perbanyak berdoa pada Allah Taala terus memohon P Allah subhanahu wa taala ya Allah pasti akanemberikan jalan jalan keluarungguhnya sudah kesulitan pasti ada kemudahan Sesudah kesulitan pasti ada kemudah kemudahan jadi kita jangan khawatir harus yakin pada Allah subhanahu wa taala Jadi anda yang bertanya Anda diuji oleh Allah Taala ya Anda sabar atau tidak dan setan merongrong ya karena alasannya setelah aku masuk Islam aku seperti ini ya jadi seakan-akan ketika aku belum Islam Aku tidak seperti ini nanti hanya yang disalahkan karena masuk masuk Islam ini hati-hati dari pintu ini yang dibuka oleh setan ya hendaknya terus berdoa terus salat terus minta pada Allah subhanahu wa taala Allah zat yang maha mendengar hamba-hamb-anya dan Allah zat yang maha mengabulkan permohonan hamba-hambanya ini ujian dan pasti Sesudah kesulitan akan ada kemudah kemudahan wallahu taalaam Allahu Kiran Ustaz atas nasihatnya dan bimbingannya dalam kajian kita di kesempatan pagi hari ini dan tannya tadi menjadi penutup untuk sesi tanya jawab tafadol ikhtitam dari Antum Ustaz baik kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa Para pendengar televisi radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah semoga apa yang disampaikan tadi bermanfaat bagi kita semuanya dan semoga Allah Taala senantiasa memberikan kepada kita Taufik Hidayah dan inayahnya agar kita dapat selalu ya menambah ilmu yang bermanfaat dan amal yang yang saleh ya dan tidak lupa pula kita berdoa pada Allah Azza waalla karena kita ya kemarin baru apa apa du hari yang lalu ya telah memiliki presiden yang baru kepala negara yang baru dan wakilnya Semoga Allah senantiasa memberikan Taufik pada mereka mberikan Hidayah pada mereka untuk melakukan yang terbaik bagi umat dan bagi bangsa dan rakyat negeri yang kita cintai ini ya ini yang kita harapkan ya semoga Allah Taala selalu memberikan Taufik Hidayah kepada kita semuanya kepada para pemimpin kita dan kepada e tokoh-tokoh masyarakat tokoh-tokoh umat Semoga selalu diberikan Taufik Hidayah oleh Allah Taala dan ditolong oleh Allah Taala dalam perbuatan-perbuatan kebaikan ya yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat kelak demikianahir Terima kasih P semuanya subhanakallah wihamdaah anagah wasalamualaikum warahmatullahi warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakumullahir kepada Ust mu MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan pagi hari ini langsung dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di pagi hari ini membawa kebaikan berupa ilmu yang bermanfaat dan amal-amal yang Saleh mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *