menyebar cahaya sunahamdulillah TV saluran tilawahquran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah nabiina Muhammadin Wa alihibihi w Walah W ikat Islam rahimani warahimakumullah memerhati rja di manapun saat ini anda bisa menyimak siriran kami kita memuji Seraya bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan pada kita semuanya sehingga di kesempatan pagi hari ini Alhamdulillah kita dapat berjumpa kembali dalam keadaan sehat walafiat tak kurang satu apapun guna mengikuti program bimbingan dan pelajaran ilmiah yang akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Dr Muhammad nurhsan m hafidallahu taala kami hadirkan dari studio Mini Al Iman ST Ali Surabaya dari pembahasan lanjutan ammalul qurub Seperti apa dan bagaimana Insyaallah kita akan segera ikuti kurang lebih 1 setengah jam ke depan dan bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti silakan di 0218236543 atau pesan sing di 0819896543 Baiklah selanjutnya para Ustaz kami persilakan fatafadol masuran ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin wasalatu wasalamu ala asrofil iiya wal mursalin nabiina Muhammadin waa alihi wasohbihi AJM wiahum bisan yaumiddin Amma bahwat Iman kaum muslimin dan muslimat para pemirsa dan juga Para pendengar di mana saja Antum berada Semoga senantiasa dalam lindungan Allah tabaraka wa taala dalam keadaan sehat walafiat diberikan kemudahan oleh Allah subhanahu wa taala untuk melakukan ubudiah mempersiapkan bekal menuju akhirat allahum aminum muslimin dan muslimat para rahimakumullah beremuji Allah bersyukur kepadaadanya atas limpahan nikmat dan karunia yang tidak terhitung banyaknya terutama nikat Iman nikmat Islam nikmat kesempatan untuk membekali diri kita dengan ilmu yang merupakan sumber kebaikan bagi kehidupan kita dunia dan akhirat Alhamdulillahi awalan wa akhiran wtin kemudian selawat dan salam kita perbanyak ucapkan terutama di hari yang mulia ini untuk nabi yang mulia alaihiatu wasalam Allahumma shalli wasallim wabarik ala abdika wa rasulika Muhammad wa alihi wasahbihi ajmain Ikhwatul Iman ka muslimin dan muslimat para pendengar rahimakumullah kembali kita melanjutkan pembahasan tentang Amalul Qulub yang kita Sadu dari kitab Imam Ibnu qayyim rahimahullah ringkasan dari kitab madarijus salikin telah dijelaskan sebelumnya tentang sikap atau perangkap setan untuk menyesatkan umat manusia yang disimpulkan dalam tiga atau dalam tujuh poin penting yang harus Kita waspadai yang pertama adalah kekufuran setelah itu bidah kemudian kalau itu dosa besar kemudian dosa kecil kemudian perkara-perkara yang mubah yang menyibukkan dari hal yang atau dari kewajiban kemudian perkara-perkara yang kurang utama atau yang tidak utama dan meninggalkan hal-hal yang lebih utama kemudian setelah itu ya gangguan kejahatan yang disebarkan oleh setan berkolaborasi dengan setan manusia dari jenis manusia untuk mengerongrong untuk menyebarkan provokasi dan juga propaganda Mengganggu ya manusia dan mukmin secara khusus yang istikamah di atas agama Allah subhanahu wa taala itulah tujuh poin penting harus Kita waspadai maka kita harus senantiasa berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk dan mewaspadai berbagai langkah-langkah propaganda-propaganda setan dan juga ya perangkap-perangkap setan yang akan membinasakan orang-orang yang tergumus ke dalamnya Oleh karena itu hendaklah senantiasa kita kembali kepada Allah subhanahu wa taala dan berserah diri kepada Allah tentunya dengan memperbanyak perlindungan memohon perlindungan kepada Allah Berserah diri kepada Allah berlepas diri dari daya dan upaya kita dan memperbanyak Taubat dan istigfar karena kita senantiasa berjerumus dalam kesalahan dosa dan kemaksiatan maka penting bagi kita untuk senantiasa bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala yang tentunya dengan Taubat tersebut kita semakin mulia di sisi Allah dan setan semakin pesimis untuk menghadapi kita selama kita senantiasa kembali kepada Allah setiap terjatuh terjerumus ke dalam dosa maka hendaklah kita bersegera kembali kepada Allah subhanahu wa taala agar Allah senang dengan taubat kita karena sesungguhnya Allah subhanahu wa taala yafrahu bbati abdihi sungguh senang dengan Taubat Seorang Hamba dan tentunya dengan demikian setan semakin hina makin kecewa makin pesimis ya untuk menyesatkan untuk menggoda hamba-hamba Allah yang senantiasa bersegera bertaubat kepada Allah taala Oleh karena itu di antara hal yang harus kita ketahui bahwa bertaubat kepada Allah adalah rutinitas harian kita hal yang tidak terpisah dalam kehidupan kita dan yang demikian itu harus disegerakan Jangan ditunda-tunda karena sesungguhnya kata Imam Ibnu qayyim rahimahullah di antara hukum bertaubat itu adalah bersegera bersegera bertobat kepada Allah subhanahu wa taala menyesali meninggalkan bertekad untuk tidak melakukan lagi dan selalu ya istikamah dalam kondisi yang demikian itu maka kata beliau di antara hukum yang berkaitan dengan tbat adalah bersegera ya bertaubat kepada allahfikum bersegeralah bergagaslah untuk meraih ya keampunan rabmu yang demikian itu tentu dengan bertaubat kepada Allah memperbanyak istigfar bertobat adalah kebaikan dan amal saleh ketaatan kepada Allah dan Allah juga memintahkan kitair berlomba-lomba untuk kebaikan karena sesungguhnya menunda tbat ya menunda-nunda tbat itu merupakan ya Dosa tersendiri yang harus ya pelakunya bertobat lagi untuk ya Dosa menunda-nunda tersebut makanya Imam Ibnu qayyim menjelaskan bahwa barang siapa yang menunda-nunda Taubat itu adalah dosa maka dia membutuhkan pada Taubat yang selanjutnya ya bertaubat dari menunda-nunda Taubat tersebut ini hal yang perlu diperhatikan maka hukum TBA itulah bersegera tidak ditunda-tunda karena seorang tidak mengetahui apa apa yang akan menimpa dirinya Apa yang akan terjadi bagi dirinya dan apabila datang ajal kematian tentu tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat sehingga yang tersisa adalah penyesalan dan kerugian willah para Pa rahimakumullah dan juga Para pendengar di mana saja Antum berada P kesempatan yang mulia ini kita akan menjelaskan ya hakikat dari Taubat yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala itu taubatun nasuh taubatun nasuhah apa hakikatnya kena Allah subhanahu wa taala memerintahkan kita untuk melakukan hal itu Allah subhanahu wa taala menjelaskan dalam surah at-tahrim ayat ke-8zubillahiminasyaitanirim ya Aina amanuallahi tbatan nasuh asukumumumum yang artinya Wahai orang-orang yang beriman bertobatlah kalian kepada Allah dengan taubatan nasuhah mudah-mudahan RAB kalian akan mengampuni kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai kita mengetahui banyak sungai dalam surga Sungai air tawar Sungai madu ya Sungai khamar ya dan yang lain-lainnya ikiman rahimakumullah dalam ayat yang mulia ini Allah Allah subhanahu wa taala menyuruh kita semua hamba-hambanya beriman dengan sifat yang melekat pada diri kita yaitu al-iman beruan dari Allah ar-rahman pada hamba-hambanya ahlil iman dengan sifat Al Iman ya aalladina amanu karena orang-orang yang berimanlah yang akan mendengar yang akan memperhatikan wasiat Allah yang akan mendengar perintah Allah dan larangannya sehingga perintah dilaksanakan larangan ditinggalkan yaadina amanu tubu ilallahi tbatan nasuhah bertaubatlah kalian kepada nasuha bila hal itu kalian lakukan maka Allah subhanahu wa akan mengampuni atau menghapus kesalahankesalahan kalian sayiatikum dan di akhirat akan memasukkan ke dalam surga di dalamnya berbagai kenikmatan di dalamnya terdapat kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan tidak pernah terlihat tidak pernah didengar tidak pernah terbersih dalam benak pikiran kita di antaranya sungai-sungai yang mengalir di bawah ya surga tersebut maka di sini Allah subhanahu wa taala memerintahkan kita untuk bertaubatallah Jan aunakum tuliun dan bertaubatlah kalian Wahai orang-orang yang beriman seluruhnya Allah mudah-mudahan k menjadi orang yang beruntung kemudian Taubat yang diinginkan oleh Allah adalah taubatan nasuh sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat yang mulia ini dalam surah at-tahrim ayat ke-el Iman para rahimakumullah maka cara atau faktor utama untuk menghapus kesalahan Bagaimana dijelaskan dalam ayat yang mulia ini adalah bertaubat kepada Allah dan bukan sembarang taubatu tbatanas tbat yang sesungguhnya tbat yang tulus Suci bersih Nah itu diinginkan oleh Allah subhanahu taubatan Taubat annasuhah dan Apa hakikat dari taubatan nasuh yang balasannya pengampunan terhadap dosa dan dimasukkan ke dalam surga IB qay rahimahullah menukil sebagian perkataan ulama Salaf menjelaskan tentang hakikat Taubat taubatan nasuh seperti yang dikatakan oleh Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu dan uay bin ka’ab radhiallahu Anhu w sahabati ajmain kata merekabah anasas tersebut bertobat dari dosa kemudian tidak kembali melakukannyaim su kembalikan lagi ke tempatnya dan ini adalah penjelasan tentang hakikat taubatan nasuh dalam nukilan yang lain dari Muhammad bin ka’ab al-qurazizi rahimahullah beliau menjelaskan bahwa tbatan nasuh mencakup empat perkara as yang pertama alistigfar bisan perbanyak istigfar dengan lisan yang kedua meninggalkan dosa tersebut dengan anggota badan kemudian yang selanjutnya dan berniat untuk tidak kembali lagi tentunya dengan hati Haya berniat untuk tidak kembali melakukannya ikan dan meninggalkan ya teman-teman yang jelek sahabat-sahabat yang jelek dan ini dijelaskan oleh Muhammad bin kaab al-quradizi yang pertama men istigfar dengan lisan kemudian meninggalkan dengan anggota badan nah melakukannya anggota badan kita tanganah atau matakah telinga atau kaki karena itu yang melakukan berjalan ke tempat yang haram memandang yang haram mendengar yang haram ya Ucapkan yang haram maka ditinggalkan semua hal itu kemudian berniat di hati untuk tidak kembali lagi melakukan perbuatan yang demikian itu kemudian karena di antara sumber dosa tersebut adalah pengaruh dari teman yang jelek maka konsekuensi dari bertaubat agar tidak kembali melakukan kejahatan meninggalkan teman-teman yang tidak baik karena sesungguhnya teman yang tidak baik akan menyeret kepada yang tidak baik sebagaimana teman yang baik akan membawa kepada kebaikan Iman para pemirsa kaum muslimin dan muslimat para pendengar di mana saja Antum berada kemudian Ibnu qayyim rahimahullah menyimpulkan ya dari pernyataan para ulama Salaf di atas atau pernyataan para ulama salf telah disebutkan tadi ya beliau menyimpulkan bahwa hakikat dari taubatan nasuh itu mencakup tiga perkara kata beliau ya nasuhah di dalam bertaubatbatan Nasuha itu mencakup tiga perkara yang pertama ini hakikat yang pertama yaitu Taubat yang mencakup ya seluruh bentuk dan jenis dosa dan tidak menyisakan satuun dari jenis dosa kecuali terkandung di dalam tbat tersebut artinya bertat dari seluruh dosa yang dilakukan yang besar atau yang kecil yang tampak atau tersembunyi yang telah berlalu atau yang akan datang Nah bertaubat dari semua dosa n ini selaras dengan apa yang diucapkan Nabi dalam doanya allahumfirliambi kullahu diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa akhirahu wasirrahu waaniatah Ya Allah ampuni seluruh dosaku yang besar dan yang kecil yang tampak dan yang tersembunyi dan yang ya yang pertama yang terdahulu dan yang akan datang ini yang pertama yang kedua ijmaul Azmi wasidqi bikullitihi alaiha artinya atau Kesimpulannya adalah membulatkan tekad ya kejujuran dengan sepenuhnya dengan sepenuh hati yang tidak ada sedikit pun yang tidak Tersisa sedikit pun taradud keraguan ya dan juga menunggu-nunggu tapi dia bersegera dengan segala Azam yang kuat kejujuran yang sempurna di hatinya ya telah dibulatkan tekadnya di sempurnakan ya kejujuran di dalam hatinya seingga tidak tersisa lagi yang namanya taradud keragu-raguan ya atau menunggu-nunggu bajm alaiha irti akan tetapi kata beliau semua iradahnya keinginannya dan azamnya sungguh telah ya terkonsentrasi dalam satu titik sehingga dia bersegera untuk melakukan Taubat tadi artinya tidak menunda-nunda dan betuletul berazam kuat iradah yang serius untuk bertaubat kemudian yang ketiga hikatbatan nasuh jadi betul-betul membersihkan ya tbat tersebut dari berbagai noda-noda atau hal-hal yang akan ya mencemari ketulusan dia dalam tadi jadi hal-hal yang akan menudai ketulusan taubatnya ya itu harus ditinggalkan atau yang akan menghalang dia dari sifat takut yang tulus semata-mata kepada Allah subhanahu wa taala atau harapan berharap kepadaNya au rasa takut jadi meninggalkan semua hal-hal yang akan mengurangi ketulusan Taubat tersebut ya yang akan menghalangi ketulusan dia ketulusan cintanya kepada Allah kesempurnaan takut kepada Allah Ya itu adalah ibadah ya dari berbagai ya hal-hal yang akan akan membendung dia dari melakukan yang demikian itu seperti ya kekhawatiran dia terhadap mungkin kedudukannya atau hartanya ya atau status sosialnya atau pujian manusia ya rekomendasi manusia reputasinya di hadapan manusia ya atau dengan dia bertobat mungkin ditinggalkan oleh para simpatisannya Nam jadi banyak hal-hal yang akan mengurangi ketulusan Taubat tadi karena dia berpikir kalau saya bertaubat kembali kepada Allah kembali kepada pangkuan sunah mengikuti syariat Allah khawatir dia kedudukannya akan dicopot jabatannya akan dicopot karena orang-orang di sekitarnya adalah orang yang tidak menginginkan demikian itu atau hartanya akan dipermasalahkan atau status sosialnya akan berkurang ya tercemari atau reputasinya akan berkurang popularitasnya juga akan rdup atau pujian manusia akan berkurang dan berbagai ya alasan-alasan yang menghantui dirinya ya yang merusak Pak pikirannya sehingga menjadikan dia orang-orang yang asal-asalan dalam bertaubat tidak serius tidak tulus ini Tentunya bukanlah taubatun nasuah dan perlu kita pahami bahwa janji Allah yang akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan memasukkan kita ke dalam surga dengan bertobat tobatan nasuh atau dengan bertaubat yang demikian itu dikaitkan dengan taubatan nasuh bukan sembarang Taubat bukan asal-asalan dalam bertaubat bukan seperti yang diistilahkan obat ya sambal ladu begitu pedas ditinggalkan begitu hilang rasa pedas kembali lagi begitu seterusnya Iya maka yang demikian itu bukanlah taubatan nasuha Mak kembali dipahami kalauu dipahami bahwa taubatan nasuh mencakup ya tiga kriteria yang dijelaskan Imam Ibnu qayyid yang pertama bahwa Taubat tersebut betul-betul ya mencakup seluruh dosa tidak menyisahkan satupun jenis atau bentuk dari dosa yang kedua betul-betul ya membulatkan tekadnya dan mengkonsentrasikan kejujuran yang sepenuhnya sehingga tidak ada keraguan sedikit pun di dalam hatinya kebimbangan dan menunggu-nunggu untuk melakukan Taubat tersebut Bahkan dia bersegera melakukannya membersihkan tbat tersebut dari seluruh hal-hal perkara yang akan menudai ketulusan Taubat itu ya yang akan ya mengurangi atau yang menjauhkan sifat takut dalam dirinya kepada Allah subhanahu wa taala atau sifat ya berharapharapan kepada Allah subhanahu wa taala dan kecinta can yang ada dalam hatinya kepada Allah Ya kena kekhhaatiran kepada banyak hal yang dia miliki dalam hidup mungkin khawatir kedudukannya akan ya hilang jabatannya dicopot hartanya mungkin akan diambil ya atau reputasinya akan berkurang pritasnya mungkin akan reduk ya kemudian pujian manusia akan hilang bahkan mungkin mereka akan mencelanya mengkritisinya dan seterusnya ini tentu hal-hal yang akan merusak menodai ketulusan Taubat selama Taubat tersebut tidak terpenuhi ketiga perkara yang disampaikan oleh Imam Ibnu qayyim tadi maka belum dinamakan Taubat tersebut taubatan Nam Oleh karena itu kata beliau hal yang juga sangat penting kita pahami dalam kesempatan kali ini seorang yang melakukan dosa ya dan itu tentu akan bermasalah bagi kehidupan di dunia dan di akhirat at penghalang dari masuk surga kecuali bila Allah memaafkan ya dan mengampuni dosanya ya menjadi penghalang dia tidak akan ya dimasukkan langsung ke dalam surga kecuali telah disucikan dari dosa karena surga adalah tempat atau tempat kenikmatan yang suci bersih maka kata beliau orang-orang yang melakukan dosa pasti akan disucikan dari dosanya ya sehingga dia berhak untuk masuk ya ini bila dia ya orang-orang yang beriman nah Adapun mereka yang mati dalam keadaan kafir tidak beriman maka tentunya mereka akan langsung dimasukkan oleh Allah dalam neraka waliazubillah dan tidak ada ya peluang dan kesempatan bagi mereka untuk ya dimasukkan ke dalam surga karena sesungguhnya kekufuran dan kesyirikan tersebut tidak dimaafkan oleh Allah subhanahu wa taala bila pelakunya mati dalam kondisi yang demikian itu adapun orang-orang yang beriman ya atau mereka yang berada dalam kekufuran kemudian Sebelum meninggal Dia bertaubat maka tentunya dia akan Selamat ya dia Akan dibersihkan dari dosa-dosa tersebut maka kata beliau istilah beliau ada tiga sungai besar ya yang akan membersihkan noda-noda dosa tersebut ya ada di dunia dan ada satu di akhirat I Berarti ada empat empat sungai yang akan membersihkan dosa-dosa para pelaku kejahatan atau kejahatan orang-orang yang berbuat dosa dibersihkan Kalau ingin masuk surga di istilah beliau adau anharin W ahliunubu anharinar biid Dunya ada tiga sungai ya besar yang akan mensucikan para pelaku dosa di dunia jika tidak tersucikan di dunia maka dia harus disucikan di akhirat baru berhak masuk ke dalam surga ya sungai yang pertama kata beliau nahrut taubatin nasuhah Sungai taubatun ya Taubat nasuhah J istilah beliau Sungai Air Yang Jernih bersih yang nuda-nuda karena sifat air adalah membersihkan beliau mengumpamakan bahwa Taubat itulah bagikan Sungai air yang akan membersihkan noda-noda yang menempel di jasad kita di badan kita begitu juga Taubat akan membersihkan nuda-nuda dosa yang menempel di hati kita di jiwa kita maka beliau namakan yang pertama nahrut taubatan nasuh Sungai Taubat nasuh taubatan nasuha sebagaimana tadi dijelaskan oleh Allah taala mudah-mudahan Allah yaapuskan kesalahankesalan kalian itu dengan bertatatan yang ked yang ked sungai kebaikan-kebaikan ketaatan-ketaatan mencakup ya yang meliputi seluruh dosa-dosa yang ya ada pada diri yang ya meliputi hamba tadi yang menyeliputi ya yang menyelimuti hamba tadi ya melingkari dia usah-usah dilakukannya maka kata beliau kebaikan tersebut kebaikan yang dilakukan akan menghapusai kebaikan tersebut akan menghapus membersihkan dosa-dosa yang meliputi diri hamba tadi karena Allah mengatakan ya Inal hasanatiat sesungguhnya kebaikan-kebaikan tersebut akan menghilangkan ya dosa-dosa atau kesalahan-kesalahan tersebut membersihkan ini sungai yang kedua dan yang ketiga bel mengistilahkan nahrulilimtil mukir Sungai musibah-musibah ya ujian-ujian yang besar yang Allah turunkan Allah berikan kepada hamba disebabkan dosanya dan ujian-ujian tersebut musibah-musibah tersebut akan menghapuskan mukafirat menghapuskan kesalahan-kesalahannya itu di antara hikmah ujian tersebut n ini tiga sungai di dunia ya maka kata beliau apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba maka Allah subhanahu wa taala akan memasukkannya ke dalam salah satu dari tiga sungai yang telah disebutkan tadi yang pertama taubatan nasuh Dib oleh Allah subhanahu wa taala untuk bertaubat tbatan nasuh yang kedua untuk melakukan kebaikan karena kebaikan menghapus dosa-dosa ya Taubat menghapus dari dosa-dosa besar dan kecil dan kecil secara khusus dihapus oleh kebaikan-kebaikan ketaatan-ketaatan kemudian yang ketiga adalah musibah yang diturunkan oleh Allah musibah-musibah yang besar diturunkan oleh Allah yang menjadi kafarah jadi kafarat itu merupakan rahmat Allah Allah ingin ya membersihkan Hamba dengan ujian dan cobaan tersebut namah kemudian kata beliau sehingga bila Allah telah memasukkan dia ya ke dalam ketiga atau salah satu tiga sungai yang telah disebutkan tadi maka dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan suci bersih sehingga tidak dibutuhkan lagi kepada sungai yang keempat di akhirat dia ada satu sungai di akhirat ini istilah beliau yaan nahrun Apa itu yaitu waliazubillah kita berindung kepada Allah nahril jahim sungainya neraka jahim jadi di akhirat tidak ada tempat untuk membersihkan dosa kecuali hanya satu yang beliau istilahkan nahrul jahim bungai neraka maka orang yang berdosa waliazubillah kita berind kepada Allah ya dari neraka jika di dunia tidak bertaubat tbatan nasuh dia mati dalam keadaan berdosa dosa-dosa besar yang tidak sampai pada kekufuran atau dosa-dosa kecil I karena kalau dosa besar yang mengeluarkan dari Islam seperti Syirik sihir dan yang lainnya ya maka tidak ada peluang untuk dibersihkan tapi mereka yang mati dalam keadaan berbuat dosa yang tidak sampai kekufuran maka dia mendapatkan peluang untuk bisa masuk surga tapi dibersihkan terlebih dahulu bagaimana Allah membersihkan hamba-hamba tersebut dari dosa ya bila Allah subhanahu wa taala menghendaki maka diampuni oleh Allah subhanahu wa taala yaitu karunia dari insyaau apabila Allah menghendaki ya diampuni oleh Allah subhanahu wa taala maka dia selamat tapi bila Allah tidak meng ampuninyaabahu diazab oleh Allah wikalu dan itulah keadilan Allah ya tidak ada yang akan merubah keputusan Allah dan yang tidak ada yang akan membendung kebaikan dan karunia Allah itu akidah Ahli Sunah maka bila tidak dimaafkan maka hanya ada satu tempat at sungai untuk membersihkan dosa-dosa tersebut Apa itu yaitu neraka nah selama di hatinya ada tauhid ada keimanan Kara sebagaimana akidah ahli sunahti Wal Jamaah bahwa tidak ada yang kekal di dalam api neraka orang-orang yang di hatinya ada keimanan tauhid tidak akan kekal dalam api neraka orang-orang yang di hatinya adail keimanan qa Lailahaillallah nafathu ya Minah barang mengucapkan Lailahaillallah maka akan bermanfaat baginya suatu saat di dunia meninggal dalam keadaan Islam di akhirat masukkan ke dalam surga tapi sebagaimana disampaikan tadi bila dalam keadaan berdosa dia meninggal tapi di hatinya ada tauhid ya tidak ada hal-hal yang akan merusak dan membatalkan atau menghancurkan ketauhidannya dan keimanannya ya maka dia harus dibersihkan dari dosa tersebut kemudian setelah bersih dia akan masukkan ke dalam surga dengan syafaatus syafiin syafaat memberikan syafaat ya orang mukmin akan berikan syafaat saudaranya Para Malaikat akan berikan Syafaat para nabi akan berikan syafaat terkhusus nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian bila tidak tersisa lagi dari kalangan hambanya memberikan syafaat maka tersisa rabbul alamin di tangannya P hakikatnya syafaat tersebut milik Allah maka dia akan mengeluarkan dari api neraka hamba-hambanya yang masih ad dalamnya tauhid sampai di antara mereka yang disucikan di dalam Sungai neraka waliyadubillah ada orang-orang yang saking lamanya ya berada di dalam neraka karena dosa dan kesalahannya sampai mereka menjadi gosong menjadi seperti Arang yang dikenal dengan aljahanamiyun dinisbatkan kepada jahanam karena begitu lama ya menetap di neraka untuk dibersihkan dari dosa-dosanya nauzubillahalik hhingga begitu mereka dikeluarkan dalam keadaan hitam seperti arang dicelupkan ke dalam Sungai kehidupan di dalam surga kemudian mereka tumbuh ya hidup bersih suci sehingga berhaklah mereka untuk berada masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa taala ikhwat Iman para pemirsa dan kaum muslimin rahimakumullah Oleh karena itu tidak ada ya alasan bagi kita yang ingin selamat untuk taubat karena menunda taubat adalah dosa yang kita harus bertaubat dari hal itu dan perhatikan apa yang sampaikan Imam Ibnu qayyim karena kita adalah orang yang beriman dan yakin ada pembalasan karena tidak masuk akal Ya diperintahkan di dunia kita untuk beriman beramal saleh bercapek-capek berletih-letih kemudian ternyata di akhirat sama saja posisinya seperti orang yang kafir orang yang tidak beramal orang yang kejahatan dan ini semua tentunya ya maha suci Allah dari penyamaan ya kondisi manusia yang beriman dengan yang tidak beriman sehingga Apa gunanya jika seandainya disamakan ada surga dan ada neraka akidah kita maka pasti ada pembalasan yang baik dibalas dengan kebaikan yang jelek ya diazab Di Neraka jika kejahatan tersebut bentuknya kekufuran dan kemurtadan syirikan yang mengeluarkan dari Islam maka dia kekal dalam neraka selama-lamanya dan bila kejahatan ya Selain Dar kekufuran dan kesyirikan tadi hal-hal yang mengeluarkan dari Islam yang mengkafirkan ya maka tentunya dia masih mendapatkan Harapan untuk masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa taala kemudian Imam Ibnu qayyim rahimahullah memberikan satu catatan yang sangat penting sekali harus kita perhatikan bahwa beliau menyebutkan ya Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala atau Taubat Seorang Hamba penting sekali para pemirsa dan para P rahimakumullah mungkin jarang atau kita enggak peduli atau gak perhati yaisi seperti itu bahwa toubat seorang hamba kepada Allah itu selalu disertai ya dengan Taubat Allah kepadanya sebelum dia bertobat dan toubat Allah kepadaNya setelah dia bertaubat apa maksudnya nya bahwa Allah subhanahu wa taala setelah seorang hamba melakukan kemaksiatan kemudian Allah subhanahu wa taala yang membimbing dia yang memberikan Taufik kepadanya yang memberikan Ilham petunjuk kepadanya untuk bertaubat dan ini adalah bentuk dari Taubat Allah bagi hamb-nya ya karena diik itu siapa yang mengizinkan Siapa yang memudahkan Siapa yang memberikan Taufik dan pertolongan dan bimbingan ya Sehingga hamba tersebut bertaubat kepada Allah ini merupakan toubat Allah artinya apa tbat Allah ituitu menerima membimbing di sini membimbing hamba untuk bertobat inilah karunia dari Allah ini bentuk dari tbatullah ala ibadii yaitu Allah menerima tbat hamba tadi tbat Allah terhadap hamba-hambanya kemudian begitu hamba telah bertbat maka Allah menerima tbat tadi maka semuanya kembali kepada Allah tawaf yang menerima Taubat dan hamba pun tawaf yaitu yang kembali kepada Allah dengan Taubat tadi dalam kedua kondisi tersebut semuanya kembali kepada karunia Allah Allah yang membimbing seorang hamba untuk bertobbat ini bentuk Taubat yang pertama dan Allah subhanahu wa taala yang menerima Taubat hamba apabila hamba Itu kembali kepada Allah ini merupakan Taubat yang kedua para rahimakumullah sehingga Taubat yang pertama adalah artinya adalah bimbingan Allah petunjuk allah untuk hamba agar kembali kepadanya dan Taubat yang kedua Allah menerima taubatnya dan membalas Taubat tersebut yaitu dengan mengampuni dosa dosa dan kesalahannya ya dalam istilah Imam Ibnu qayim ya maka Allah menerima tbatnya menerima tbat yang pertama dengan mengizinkan memberikan Taufik dan Ilham petunjuk kepad maka h bertat bila hambah bertat itu bimbingan dari Allah Allah menerima tbatnya menerima dan memberikan balasan kemudianu menyebutkan firman Allah taala ya dalam surah ataubah a alaih innahu bihimfurahim di sini disebutkan ada dua Taubat yang pertama Ya sungguh telah ya memberikan tbat mengkaruniakan Taubat kepada nabi dan kaum Muhajirin Wal Ansar itu para sahabat yang mengikuti beliau di waktu-waktu ya yang genting yang sulit Iya dalam peperangan yaubum setelah hampir saja hati mereka hati sebagian dari sahabat melenceng begitu ancaman yang begitu berat ya menghadapi musuh dalam peperangan Nam Bagaimana terjadi di waktu Perang Badar waktu Ahzab dan yang lainnya ya di waktu juga bagaimana orang Tabuk kesulitan yang luar biasa ya kemudian Allah bimbing mereka untuk bertaubat kepada Allah dan bimbingan Allah bagibi kaum muhajin Wal anar yang mengikuti rasul dalam kondisi-kondisi sulit dan kondisi-ondisi yang sangat genting sekali begitu mereka kembali kepada Allah maka apa yang terjadiahuaiai kemudian Allah menerima tbat mereka Berarti ada dua tbat di sini tobat yang pertama Allah Bim mereka untuk bertobat tobat yang kedua Allah terimabatnya perhati ikan muslimin dan muslimahakumullah hamba-hamba Allah ada dua Taubat yang j sangan Jangan sampai luput dalam ingatan kita pertama begitu kita bertobat itu ini bimbingan dari Allah adalah bentuk tobat yang pertama ini ya awal dari Taubat ya titik awal dari Taubat Kemudian yang kedua berakhir dengan Allah menerima Taubat kita dan Sesungguhnya Allah sungguh sangat ya sayang dan ya sat sayang dan juga sangat merahmati ya mereka dan menyantuni dan rahmat atau sayang kepada mereka Maka kata beliau alabdu tawaab hamba itu adalah orang yang taab yang selalu bertaubat wallahu tawwab dan juga Allah tawwab yang menerima taubat maka di antara nama Allah atawwababahim tbat seorang hamba adalah kembalinya dia kepada Allah tatkala melakukan setelah melakukan kesalahan Ya danbat Allah artinya allah menerima tbat hamba itu maksudnya ada dua kata beliauun wauf wad toubat yang pertama toubat Allah P hambnya Apa maksud Taubat Allah kepada hambaNya atau tbat Allah bagi hambanya Taubat hamba kepada Allah mungkin ini ungkapan yang lebih pas ya toubat Allah untuk hambanya dan tbat hamba kepada Allah ya nah tbat Allah untuk hambanya ada dua kata beliau yang pertama znun W Taufik Allah izinkan dan Allah bimbing dia untuk kembali kepada Allah ini yang pertama setelah mereka kembali kepada Allah dengan izin dan bimbingan Allah waqulun wadad yaitu Allah menerima dan mengakui kesalah apa Taubat tersebut diterima oleh Allah subhanahu wa taala Subhanallah Nam begitu sayangnya Allah kepada hamb-nya sehingga Allah senang kalau hamba itu bertaubat Ya Allah sangat senang inallahahti Abdi Allah senang sungguh sangat senang dengan Taubat hambanya kata beliau sehingga toubat tersebut ada Bidayah mabdanya ada muntaha ada titik awalnya ada titik akhirnya maka titik awalnya apa tbat tersebutjuallahtil mustqim di dunia kita kembali kepada Allah dengan mengikuti jalan Allah yang lurus yang telah dibentangkan oleh Allah bagi hambanya yang akan mengantarkan mereka kepada Rida Allah sehingga Allah perintahkan kita untuk mengikutinya ini titik awal dari taubat mustqim tjukin kepada jalan yang lurus Allah mengatakan Dan inilah Jalu kata Allah yang lurus ikuti jalan tersebut ini Aal Dar perjalananat kita mengikuti jangan ikuti jalan-jalan yangah ak dan kemaksiatan penyimpangan jalan yang lurus Ini kata Allah ini ikuti initi awal perjalanan Taubat kita mengikutiatal mustaqim ya tinggalkan pemikiran-pemikiran yang sesat akidah-akidah yang menyimpang perbuatan-perbuatan bidah maksiat tinggalkan Ikuti jalan allahatul mustaqim Titi akhir ya dari ya batas akhir dari Taubat tersebut aruju ilaihi F kembali kepada di akhirat nanti ya kita semua akan kembali kepada wasahu Jannah dan kita akan mengikuti melewati jalan atau jembatan yang dibentangkan yang diletakkan oleh Allah di atas neraka yang akan mengantarkan kepada surga maka ada korelasi hubungan Taubat ya yang pertama dengan Taubat yang kedua yaitu awal titik awal dari Taubat dan titik akhir dari taubatan raallah Fi hadidaubah Barang siapa yang kembali kepada Allah di dunia ini dengan bertaubat Barang siapa yang kembali kepada Allah di dunia ini dengan bertaubat bagaimana akhir dari kehidupan dia di akhirat maka dia akan kembali kepada Allah di akhirat k dengan mendapatkan pahala sehingga dia masuk ke dalam Subhanallah ja Wi balasan yang sempurna sesuai dengan amalan maka Bergegaslah kaum mukminin untuk bertobat kepada Allah dosa-dosa apa saja besar dan kecilnya tampak dan yang tersembunyi yang berlalu dan yang akan datang maka hendaklah kita bergegas untuk bertobat kepada Allah dan memahami hakikat tbatan nasuah sehingga demikian Allah akan Maafkan kesalahan kita diampuni dosa kita dan diterima Taubat kita sehingga dimasukkan ke dalam surga di akhirat k allahum Amin demikian mudah-mudahan bermanfaat wasallallahu Nabina Muhammad waihibihi wasallimib Ustaz Barakallah fikum jazakahuir Terima kasih atas kesempatan dan keluangan waktu yang Ustaz berikan untuk menyampaikan bimbingan serta pelajaran bermanfaat pada kami di kesempatan pagi hari ini semoga Allah melimpahkan Taufik dan keberkahan untuk kita semuanya untuk bisa memahami dan mengambil faedah serta manfaat dari penjelasan Ustaz di kesempatan kali ini Selanjutnya kami akan bacakan daraning dariiswanto di Banyumas yang bertanyaamualaikum Ustaz Apakah tobat untuk satu dosa atau tobat itu bisa untuk semua dosa jazakallahu Khairan Ustaz silakan akhi itu ya barakallahu Fik atas pertanyaannya Apakah Taubat tersebut untuk semua dosa atau untuk dosa tertentu dalam hal ini ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan contoh kepada kita untuk bertobat dari seluruh dosa ya Dari semua dosa tanpa terkecuali ya itulah tadi Jelaskan Imam Ibnu qayyim rahimahullah bahwa mencakup semua dosa itu Batan Nasuha semua dosa dan pastilah kita banyak ya atau telah lupa dodosa yang kita kerjakan ya tidak ada seorang pun bisa mengingat mungkin dosa-dosa yang pernah dilakukan begitu banyak yang besar atau yang kecil banyak sekali tampak dan tersembunyi semua itu tidak akan ya luput dari catatan malaikat maka di sini rasulah Sallallahu Alaihi Wasallam ya memberikan contoh berikan tauladan kepada kita sehingga di antara doa yang banyak juga beliau ucapkan di waktu salat terutama di waktu sujudnya beliau memohon keampunan dari semua dosa ya allahumfirli dambi kullah ya begitu Ya Allah ampuni semua dosaku Kemudian beliau menyebutkan dosa apa saja semuanya tidak diuncikan satu persatu dosa semua dosa tersebut ada dosa yang ya yang besar ada yang kecil allahiahu W Diah yang kecil wajillah Naam itu yang besar waalu wa akhir yang terdahulu wa akhir yang akan datang wasahu dan tersembunyi wa dan yang tampak jadi bertobat kepada Allah dari semua dosa yang pernah dilakukan baik yang kita ketahui atau yang telah kita ya atau yang telah lupa atau yang tidak kita ketahui Lupa maka berdoa k Allah agar Allah ya mengampuni dosa-dosa kita secara keseluruhannya tanpa terkecuali n demikian wallahuam Barakallah fikum Terima kasih atas Jawabannya Selanjutnya kami bacakan dari pertanyaan saudara kita Dun Nur almitri yang bertanya Asalamualaikum Ustaz ingin bertanya terkait takdir karena dosa sebelumnya Kalau ada takdir yang kita dapati dan sebelumnya kita berbuat dosa sehingga kita curiga Tak yang menimpa kita itu dikarenakan dosa apakah dengan tbat efek-efek keburukan dari takdir yang kita alami itu bisa hilang mohon pencerahannya Ustaz silakan terima kasih kepada saudara Kalau tidak salah tadi namanya zunnur ya orang yang memiliki cahaya ya Apakah kita bertaubat dosa yang ditakdirkan Itul Adah dikarenakan dosa kita n apakah yang demikian akan ya dihilangkan oleh Allah taala pertama yang harus kita pahami bahwa apa yang menimpa diri seorang hamba dari takdir yang telah ditentukan oleh Allah musibah yang menimpa dirinya itu sesungguhnya ya disebabkan oleh perbuatan mereka sendiri nah Allah tidak akan menzalimi hambanya tapi tatkala mereka menzalimi diri mereka sendiri berbuat dosa maka turun musibah yang menimpa dirinya W asakum musibatinima kasabat aidikum apa saja musibah yang menimpa diri kalian karena disebabkan ya perbuatan kalian Oleh karena itu seorang kembali kepada Allah dan bertaubat menyesali perbuatan dosa sehingga bila dikembali kepada Allah maka Allah subhanahu wa taala akan mengampuni dosa-dosanya bila dia bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala ya Istiqamah maka tentu Allah subhanahu wa taala akan menyelamatkan dia dari musibah-musibah yang akan menimpa dirinya tapi bila dia tidak kembali kepada Allah dan terus berbuat kemaksiatan maka Tentu juga senantiasa musibah tersebut menyertai dirinya dan seorang yang bertaubat maka pasti diterima tbatnya oleh Allah dengan catatan harus taubatan nasu dengan syarat dan kriteria yang telah disebutkan tadi embalah orang yang bertaubat dari dosa maka seperti orang tidak berdosa sebagaimana yang kata Imam Ibnu qayyim tadi Taubat yang diinginkan oleh Allah dari hambanya taubatan nasuh bukan sembarang Taubat bukan Taubat asal-asalan taubatan nasuh karena di situ Allah subhanahu wa taala ya mengkaitkan pengampunan dosa dan dimasukkan ke dalam surga dengan tbatan Nas na maka hal yang perlu digaris bawahi dalam kesempatan ini kita harus ya mengintrospeksi dan memahami hakat tbatan nasuh agar dosa-dosa yang pernah dilakukan diampuni oleh Allah Subhanahu Wa taalaa sebagaimana disampaikan tadi istilah Imam in qayyim tbatanalah sungai yang akan membersihkan dosa kita diri kita dari noda-noda pernah kita lakukan di dunia ini oleh karena itu ya bahwa Allah telah mentakdirkan bila hamba berbuat dosa akan turun musibah menipa dirinya tapi bila dia tidak melakukan tidak terjadi musibah itu semua takdir Allah Subhanahu Wa taalaikianahuam Terima kasih atas nasat dan jawabannya Selanjutnya kami akan bak Dar saudara kita atau Jah yang bertanya Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ustan mau bertanya apakah kalau kita ingin mengerjakan salat tbah dianjurkan mandi tbat terlebih dahulu syukr ya Ustaz silakan saudara atau Saudari yang bertanya seorang yang Taubat ingin melakukan salat Taubah Apakah dianjurkan mandi terlebih dahulu ya tidak tapi dia tentunya bersuci berwudu untuk melakukan salat memohon keampunan kepada Allah taala karena dia tidak dalam keadaan junub Nah karena noda yang menempel di dirinya dalam hatinya adalah noda dusa sementara yang mandi yang wajib tersah nuda yang B dilihat ya yaitan junub jadi nuda di sini dosa nuda maknawiah yang abstrak ya tidak bisa dilihat tapi tampak nyata efek dan pengaruhnya hatinya yang ternudai hati menjadi keras hati tidak khusyuk hati yang gelisah gitu ya itu pertanda ada nudah mendengar nasihat mata tidak sulit untuk menangis dan khusyuk karena ya mata hatinya tertutup tidak bisa khusyuk nah gimana untuk membersihkannya itu ya dengan bertaubat kepada Allah dan bila kita jadikan media untuk bertobat mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan bermunajat dan ibadah yang paling utama untuk kita bermud keadaan salat maka di siniakan ya salat taubat tapi tidak diharuskan mandi Bahkan bukan syaratnya yang jelas berwudu untuk salat kemudian ya kembalik kepada Allah dan bertaubat memperbanyak istigfar waktu sujudnya atau di penghujung salatnya kemudian setelah salat mungkin berdoa untuk memperbanyak ya istigfar bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala Nah demikian wahuam Terima kasih atas nasihat dan jawabannya semoga bermanfaat untuk kita semuanya berikutnya kami angkat Insyaallah ee penelepon yang pertama di kesempatan pagi hari ini silakan Halo ya Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa ini Bapak di mana Mohon maaf hamba Allah di Jakarta Pak silakan pertanyaannya Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam warahmatullah ee inzin bertanya Pak ustaz tadi saya salat subuh berjemaah lalu tiba-tiba kotoran tidak jatuh ke tangan saya Pak ustaz Mazhab Syafi’i mengatakan itu najis ee kajian sunah itu najis ringan mm salat saya batal apa enggak ya Pak ustaz kotoran Apa Pak itu tangan saya jatuh kotoran Cica Oh I he Iya salat saya itu sah apa tidak ya baikbaik Bapak Iya Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan Ustaz baik eh Mungkin bisa diberikan kesimpulan lagi bapakang tangkap dengan jelas Bapak tadi Eh tadi pagi mengerjakan salat subuh Ustaz ketika salat ternyata dia menyadari bahwasanya tangannya terkena atau terjatuhi kotoran cicak menurut ee yang dia ketahui bahwasanya itu najis dan bisa membatalkan salat Tapi menurut sunah itu kajian sunah katanya ini adalah najis kecil nah Bagaimanakah hukum salat subuh saya Ustaz Apakah harus diulang atau sudah sah silakan ya Ee sebagaimana kita Maklumi bahwa di antara salat sahnya salat itu adalah ya bersih dari najis ya besar atau kecil maka dalam hal ini Bila seorang ya meyakini atau mengetahui pada dirinya ada najis atau pakaiannya maka hendaklah dia bersegera Nam bersihkan dan menghilangkan hal itu bila diketahui itu ada najis Ya baik najis yang mungkin besar atau kecil atau yang ringan maka hendaklah dia ya dirinya baik itu mungkin di tempat salat atau pakaiannya atau dirinya dan bila hal itu tidak dibersihkan maka tentunya tidak terpenuhi syarat sahnya salat Oleh karena itu baik itu najis besar atau mungkin berat atau ringan maka hendaklah kita membersihkan diri na membersihkan diri Oleh karena itu ya dalam hal ini salat yang disertai dengan najis tersebut tentu tidak Ma syarat maka hendaklah seorang mengulang salat tersebut karena dia tidak memenuhi syarat untuk terima salat tadi itu dalam keadaan suci n demikian wallahuam baik Ustaz Terima kasih atas jawaban dan kami akan bacakan kembali dari Ummu fthurrahman di Bogor yang bertanya Ustaz izin ingin bertanya Kalau kita melakukan kebidahan kebidahan apakah bisa mengeluarkan kita dari Islam Barakallah Fik Ustaz jazakallahu Khairan Baik terima kasih kepada Um Faturrahman Apakah melakukan bidah bisa mengeluarkan dari Islam jawabannya tidak Di jaukan bahwa Bida itulah dosa tapi tidak semua ya Dosa itu bentuknya bidah karena bidah adalah sesat maka kesesatan itah penyimpangan dalam agama Maka itulah dosa ya Tapi tidak semua perkara ya Dosa itu bidah di antara dosa Syirik tidak bidah durhaka kepada orang tua tidak bidah tapi ada bidah yang sampai mengeluarkan seorang dari Islam bidah yang mengkafirkan artinya mengeluarkan dari Islam ada bidah yang tidak sampai karena bidah tingkatannya juga bermacam-macam bagaimana dosa juga ada dosa besar dosa kecil bidah begitu juga ada bidah yang besar ada bidah yang ringan semuanya sesat semua harus ditinggalkan tidak ada bidah yang baik ya begitu kata nabi k bidatin dolalah maka dilihat Apa bentuk bidah tadi bila bidah yang muncul seperti bidah orang-orang yang mengingkari semua sifat-sifat allah bidah yang mengatakan al-quran makhluk ini jelas mengeluarkan dari Islam ya bidah yang orang-orang yang mengkafirkan para sahabat nabi mengkafirkan para sahabat nabi Almu keluar dari Islam bidah orang-orang yang mengingkari atau takdir Allah Allah tidak mengetahui apa yang terjadi ya dan mengingkari ya penulisan takdir dan ini adalah bidah-bidah yang mengeluarkan dari Islam karena kekufuran bidah yang mengatakan al-quran makhluk kufur ya Adapun bidah-bidah di sisi ya ibadah tidak sampai kepada kekufuran maka ini tentu tidak Mul dari Islam bidak-bidak yang dilakukan Oh sebagian kaum muslimin cara berzikirnya para selawatnya atau ya perbuatan-perbuatan Tidak ada landasannya salat-salat yang tidak ada tuntunannya ya ini semua hal-hal yang tentunya tidak mengeluarkan dari Islam tapi yang perlu diwaspadai dalamah mengetahui bagaimana hukum bidah tadi bidah itu ya Kendati mungkin tidak sampai sebagian bidah tidak sampai mengeluarkan dari Islam tapi Sesungguhnya telah mengeluarkan dari hatinya kecintaan kepada sunah dan ini sangat berbahaya sehingga secara perlahan-lahan bidah akan menyerit dia kekufuran ya menyerit dia kepada kekufuran sehingga dahulu dikatakan alidatuidul kuf bidah itu adalah pos yang akan terus mengantarkan ya pintu akan menjerumuskan atau untuk masuk ke dalam kekufuran ya dan tentunya dengan perbuatan bidah tidak ada lagi di hati itu ada bentuk kecintaan kepada sunah tadi karena telah tertutupi oleh bidah tadi maka oleh karena itu ini sangat berbahaya ini yang sangat disenangi oleh iblis iblis sangat senang dengan pelaku karena ya dia tidak akan terbersih di hatinya untuk bertaubat kalau orang berbuat kebaikan menurut Dia berbuat kebaikan apakah akan pernah ya berpikir untuk bertobbat gak mungkin nah Oleh karena itu hati-hati Apun bentuk bidahnya keyakinanah Amaliah kah tinggalkan kita tidak butuh pada bidah dinamakan bidah has enggak butuh agama telah lengkap kok telah lengkap sudah lengkap apa tak perlu ditambah lagi ya yang lengkap itu yang harus kita amalkan yang telah lengk itu diamalkan enggak perlu ditambah dikurang G cukup mau apa dalam agama ini apa yang kita inginkan mau akidahnya lengkap mau ibadahnya lengkap mau akhlaknya lengkap apalagi enggak ada yang perlu ditambah dan dikurangi enggak perlu mengada-ngada enggak perlu menambah-nambah itu bukan hak Anda bukan hak kelompok anda bukan hak Anda merekayasa berfilsafat Oh ada bidah Hasanah kemudian berdalil dengan sebagian pendapat ulama ada bidah itu terbagi lima dan lainnya itu bukan dalil itu perlu dicarikan dalil kas itu pernyataan yang keliruembagi bidah Hasanah atau ada bidah sayiah Rasul mengatakan bidah Kullu bidatin dolalah sudah jelas semua bidah itu sesat enggak ada yang baik Kalau ada yang baik berarti agama belum sempurna ada yang perlu ditambah ada yang kurang maka pernyataan yang mengatakan bahwa ada bidah yang baik dan kalau kita perhatikan orang-orang yang mengatakan bidah yang baik kita melihat bagaimana amalan mereka beta banyak amal-amalan yang sahih yang sunahnya dari nabi enggak dilakukan amal-amalan yang enggak ada landasannya itu yang lebih digemari dan itu yang lebih ya doyan untuk dilakukan ini penyimpangan yang luar biasa makanya begitu banyak kejelekan penyimpangan dalam diri mereka dan begitu jauhnya mereka dari kebaikan dan keberkahan kenapa ya amalannya asal-asalan enggak diterima oleh Allah maka tidak berubah perilaku mereka polla hidupnya karena kecintaan kepada bidah itu telah mendominasi hatinya menyelimuti hatinya maka tidak ada ruang untuk cinta P sunah pada amal amalan yang dicontohkan nabi ini sangat Berbah ini penyimpangan sehingga dulu Sebagian ulama salahf mengatakan Barang siapa yang menjadikan sunah sebagai pembimbingnya dia akan berbicara dengan benar dan hikmah tapi bila bidah yang mendominasi hidupnya itu yang menggembleng dia membimbing dia menjadi panutannya maka dia akan berbicara dengan kebatilan dan kesatan bahkan akan berbuat perkara-perkara yang sesat dan menyimpang dari agama Allah ya semoga Allah subhanahu wa taala menyelamatkan kita dari berbagai kejahatan Ba Itu kekufuran ya kesirikan bidah maksiat dan yang lainnya dan semoga kita senantiasa dibimbing untuk bertaubat dan semoga Allah menerima Taubat kita ingat Semoga Allah membimbing kita untuk bertobat dan semoga Allah menerima tbat kita allahum amin demikian mudah-mudahan bermanfaat mohon maaf atas segala kekhilapan dan kekurangannya dan mudah-mudahan kita senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wa taala allahum aminallahu wasam Nab Muhammad hakallaham asuaaha antaagfir wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh warahmatullahi wabarakatuh jazakallahu Kiran Ustaz wabarakallah fikum Terima kasih atas kesediaannya guna meluangkan waktu di tengah-tengah kesibukan Ustaz dalam berdakwah untuk menyampaikan bimbingan dan pelajaran berfat di kesempatan pagi hari ini dari pembahasan amalullub Semoga Allah memberikan kemudahan dan taufiknya untuk kita semuanya untuk bisa memahami pelajaran ini dan mengambil banyak manfaat atau faedah dari penjelasan Ustaz kami yang bertugas mengucapkan jazakumullahu Khairan atas kesabaran Antum semuanya menyimak dari awal hingga akhir pelajaran ini kami mohon maaf apabila ada kesalahan dalam menghadirkan dan mengantarkan program acara ini ke ruang dengar anda dan layar kaca Anda kami mohon Pit undur diri subhanakallahumma wabihamdika asadu Alla ilahailla Anta astagfiruka waubu ilaik wabarakatuh
Ustadz Dr Muhammad Nur Ihsan | Amalan Hati
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply