Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Ensiklopedi Larangan

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

asadu allaahaillallah wahdahu laarikalah waadu Anna Muhammad abduhu ya auhinaahq w Wir had had Muhammadin shallallallahu Alaihi Wasallam Um MDA wa m bidah W bidah waatin finar para jemaah yang dirahmati Allah subhanahu wa taala kita bersyukur kepada Allah atas segala limpahan rahmatnya ya dan Insyaallah kita akan bahas ya terkait dengan tema yang baru yaitu poin yang ke-93 larangan mengangkat atau mengangkat pandangan ya ke atas ketika berdoa di dalam salat ya ketika berdoa di dalam salat alias mengangkat pandangan kita ya kemudian di sini dalam kitab yang sedang kita bahas ya yaitu dibawa hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Abi Hurairah radhiallahu taala Anhu ya Di mana Nabi bersabda AB Abu muslim ya nomor 429 lah hendaklah benar-benar satu kaum itu berhenti ya mengangkat pandangan mereka ketika berdoa dalam salat ke atas langit atau benar-benar akan dicabut ya pandangan mereka ini hadis Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu yang di di riwayat Imam muslim pada nomor 429 ya yang ada di kitab tersebut kita perhatikan di sini ya hadis tersebut menjelaskan kepada kita bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan peringatan yang keras ya lantahwamun ya benar-benar Berhentilah satu kaum mengangkat pandangan mereka ketika berdoa dalam salatama ke langit berarti di sini ada peringatan set ada peringatan ada ancaman apa ancamannya yaitu atau akan diangkat ya pandangan mereka yang dimaksud diangkat pandangan mereka di sini adalah disebutkan di dalam sahih Bukhari ya yaitu di halangi cahaya matanya dari turunnya malaikat ya nanti Insyaallah saya sampaikan kemudian hadis ini para jemah sekalian ada beberapa sahabat yang meriwayatkan kalau dalam Sahih Muslim ada dua sahabat ya yang pertama yang dibawa dalam kitab ini adalah hadis Abi Hurairah ya adapun yang lain adalah hadis ee Jabir bin samurah Ya kalau di dalam hadis Jabir bin samuro disebut secara mutlak dalam hadis Abu Hurairah disebut secara ya mutlaknya di sini dalam salat Nom 428endaklah berhenti ya kaum kaum mereka mengangkat pandangan mata mereka ke langit dalam salat yaitu ke atas atau pandangan mereka tidak akan pernah kembali kepada mereka dicabut pandangan mereka kalau dalam hadis Abu Hurairah tadi disebutkan secara muqayyat ya Secara muqayyat maksudnya disebut ketika berdoa dalam salat ada f salat meskipun kalau kita perhatikan salat itu sendiri juga apa adda ya sementara di dalam hadis sahih Bukhari ya ada hadis Anas bin Malik 750 hadis Anas bin Malik nomor 750 dan juga kurang lebih bunyinya sama namun ini menunjukkan bahwa ya hadis tersebut banyak Syahid hadis tersebut banyak syahidnya entar saya pada nomor 700 ya yang berbunyi ya dari Anas si Malik tadi Sahih Muslim hadis siapa Abu Hurairah yang kedua hadis Jabir bin Sam semua muslim yang ketiga hadis Anas bin Malik riwayat Imam bukhi pada nomor 750 yaahu Alaihi wasam ABS bagaimana mereka manusia kaum-kaum itu mereka mengangkat pandangan mereka ke arah langit ya ketika mereka salat kata Anas bin Malik sungguh sangat keras perkataan beliau dalam masalah ini KTA beliau hingga Beliau mengatakan hendaklah berhenti dari hal tersebut atau dicabut mata mereka ya dicabut pandangan pandangan mereka ya dan hadis ini ee dikeluarkan oleh banyak aimah ya Selain Bukhari dan Muslim ya juga para imam imam yang lain ya yang meriwayatkan hadis tersebut Imam Ahmad Imam Bukhari imam muslim Abu Daud nasai ya dan juga Ibnu Ibnu Majah ya Bahkan tidak hanya dari Anas bin Malik Jabir bin samurah Abu Hurairah di dalam Fathul Bari Imam Ibnu Hajar al-asqalani menyebutkan hadis juga dari Abi Said alhudri ya dan juga dari kaab bin Malik bahkan beliauu Ibnu Hajar alqolani membawa riwayatnya Ibnu Majah kemudian di dalam lafat Ibnu manj tersebut ada kalimat atau lafazas uaihi was di dalam riwayat IB ya Ibnu Hajar Alani membawa lafaz Rasulullah wasam salat suu hari bersama para sahabat ketika selesai salat bel membalik badan menghadap wajah beliau kepada para sahabat lalu menyebut hadis itu nah Berarti hadis ini ya dibawa oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Kapan setelah setelah salat ya setelah salat ya allahuam bawab apakah EE hal ini menunjukkan bahwa beliau melihat ya makmum salat kemudian wajahnya melihat ke ke langis ke atas ya Saya ulang Saya ulang bahwa hadis ini ada beberapa Syahid yang dibawa tadi dalam kitab yang kita bahas ya yaitu hadis Abi Hurairah yang diiwayat imam muslim ya dan juga ada hadis Jabir bin samaro Ya ada hadis Anas bin Malik bahkan Ibnu Hajar menyebut hadis ee Abu Said al-kudri dan juga ka bin Malik ya kemudian menyebut hadis riwayat Ibnu Majah bahwa beliau mengucapkan hal itu mengucapan apa Sungguh benar-benar layantahian hendaklah berhenti kaum satu kaum itu berhenti benar-benar berhenti ya untuk apa melihat pandangannya ke atas ketika salat kalau hadis Abu Hurairah ketika doa dalam salat muqayyad ketika doa saja ya tapi dalam hadis yang lain Anas bin Malik mutlak Ya tentu saja yang selamat adalah tidak melihat ke atas ya tapi melihat ke mana ketika salat ke tempat sujud dan hadis ini disampaikan Nabi dalam riwayat Ibnu Majah ketika beliau selesai salat balik badan menghadap para sahabat dan disampaikan memang tidak disebut allahuam bawab Apakah beliau melihat ada sahabat yang apa salat melihat ke atas ketika salat ya Karena nabi meskipun menghadapi buat beliau diberi mukjizat bisa melihat makmum ya sebagaimana had Imam musl rasah rullah suatu hari salat bersama para sahabat kemudian Seles salat Beliau mengatakan Hei Fulan Kenapa engkau tidak memperbaiki salatmu Tidakkah orang yang salat melihat ketika dia salat Bagaimana salatnya dia sesungguhnya dia salat untuk dirinya dan sesungguhnya demi Allah aku melihat orang-orang yang ada di belakangku itu bagaimana aku melihat orang-orang yang ada di depanku paham di sini had seb imam muslim dari Abu Hurairah ya jadi Rasulullah tahu makmum belakang seperti apa dan ini disampaikan oleh nabi ketika beliau sudah salat ya ketika beliau sudah sudah salat ini para jemaah ya Nah Oleh karena itu perhatikan ee di sini terkait dengan ee adab dalam salat ya adab dalam salat bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan juga dibawa oleh hadis tersebut oleh eh Syekh Albani dalam sifat salat Nabi ya bahwa nabi meskipun berada di dalam Ka’bah ya beliau salat menghadap ke tempat sujud ya ini saya bawakan hadisnya yaitu hadis Aisyah radallahua anha ya yang di Imam alhakim difat bahwa Aisyah mengatakan Sungguh mengherankan mengherankan seorang muslim ketika masuk Ka’bah hingga melihat ke atap ya Ka’bah dan dia tinggalkan hal itu dalam rangka untuk mengagungkan dan memuliakan Allah Rasulullah S wasallam masuk Ka’bah dan pandangannya tidak pernah menyelisihi tempat sujudnya sampai beliau keluar dari Ka’bah sehingga meskipun salat di dalam Ka’bah tetap melihat ke tempat sujud Ada pendapat memang ketika di depan Ka’bah ketika takbir saja melihat ka’bahnya tapi kan pendapat di sini menunjukkan bahwa Rasul wasallam jangankan di luar Ka’bah tetap di depan kiblat di dalam Ka’bah sendiri nah beliau tetap melihat di tempat sujud ya tempat sujud ini para jemaah dirahmati Allah nah di dalam pembahasan kita dalam masalah ini ya Ee kita bahas beberapa poin ya pertama sudah saya sampaikan tadi pertama kumpulan riwayat hadis ya yang terkait dengan melihat ke atas ketika salat ya Tadi ada hadis yang dibawah hadis Abu Hurairah kemudian ada hadis Jabir bin samurah keduanya riwayat Imam muslim kemudian ada hadis Anas bin Malik Imam Bukhari bahkan Ibnu Hajar menyebut hadis AB aludri hadis kaab bin Malik ya kemudian tadi dalam riwayat Ibnu Majah ya Ada lafaz bahwa Rasulullah sahu alaii Wasallam salat suatu hari bersama para sahabat setelah RAM beliau menghadap para sahabat dengan wajahnya dan mengatakan hadis tersebut ya Imam Ahmad Bukhari Muslim Abu Daud nasai Ibnu Majah nah kemudian yang kedua ada riwayat yang bersifat mutlak ya yang dibawa oleh imam muslim hadis Jabir bin samuro di situ disebutkan ya secara mutlak yaitu ketika salat ya tidak ada ketika berdoa dalam salat tapi mutlak secara mutlak ketika salat mutlak ketika salat adapun yang sedang kita baca adalah ya Ee hadis Abu Hurairah ya Adapun hadis jabirendlah berhenti kaum-kaum itu mengangkat pandangannya ke langit ketika mereka salat ini ya ada tidak kembali pandangannya dalam hadis Abu Hurairah ketika berdoa kemudian dengan qarinah yang lain bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meskipun di dalam Ka’bah ketika salat beliau belik ke mana Ke tempat sujud ya tadi sudah saya sampikan hadis Aisyah radhiallahu taala anha kemudian ada hadis ya disebut rjulun minahabah tidak disebut nama namanya riway Imam asai nomor 1193 di Albani ya Meskipun tidak disebut nama sahabat tidak mempengaruhi terhadap kedudukan sahihnya Hadis karena apa Hah apa kaidahnya jahalatus sahabah la tadur tidak diketahuinya siapa R Sahabat tidak apa tidak mempengaruhi terhadap kesesuaian hadis tersebut apa bunyinya tidak ya apabila seorangan salat jangan mengangkat pandangnya ke atas pandangannya ke langit ke atas ya ya atau pandangannya akan dicabut ini Allah dengan demikian ya ketika kita salat maka hendaklah melihat ke tempat sujud ya melihat ke tempat sujud ini para Jem pandangan Kita Harus melihat ke tempat sujud Apakah itu wajib ya atau bagaimana kalau tadi larangan melihat ke atas larangan Adapun melihat ke tempat sujud ulama mengatakan bukan hal yang wajib ya seingga mungkin sesekali melihat arah depannya namun sampai di dalam Ka’bah pun sampai nabi keluar itu tidak perlu lepas ketika salat apa melihat ke tempat sujud beliau ketika salat ya Nah Hal ini terkait dengan apa dengan masalah kekhusyukan ya khusyuk dalam salat khusyuk di dalam salat para Jem dirahmati Allah memang ee hadisnya diperselisihkan terhadap terkait dengan apa namanya kesahihannya ya mun tetap saja ya bahwa ee apa namanya ketika kita salat itu ya melihat ke tempat sujud ada yang mengatakan Mursal ya Ada alhakim mengatakan seandainya tidak ada khilaf di dalam tentang Muhammad ya ituu apa namun Albani sahih ya ab hur Rasulullah wasam hadnyaih bahwa Rasul dulu ketika salat beliau melihat pandangnya ke langit lalu turun surat ya yaitu surat almukminun ya ya Sur yaitu orang-orang Yang Salatnya khusyuk maka beliauahahu Kemudian beliau menundukkan pandangannya melihat ke tempat sujud ya Mulan kita massud berarti apa di sini yang menjadi alasan yang menjadi Illah agar melihat sujud dan hukumnya yang R adalah haram ada yang mengatakan makruh tapi yang yang RJ haram kenapa ya pert larangan itu hukum asalnya apa haram yang kedua ada ancaman apa ancamannya dicabut pandangannya yang kedua yang pertama yang kedua apa ancamannya tidak dikembalikan lagi dalam hadis ya samurah Jabir bin samur dan hadis AB H itu ancamannya berarti menunjukkan kalau melihat ke atas hukumnya apa itu yang ya haram hukumnya jangan Antum ada alasan dari cicak lihat atas ada burung lihat atas ada lampu baru lihat ke atas ya haram Ya tentu ini bagi yang tahu Alhamdulillah kita sekarang ngaji kita tahu dan kita belum pernah melakukan kalau pernah melakukan belum tahu Insyaallah dimaafkan ya W mubta na Rasul Kami tidak akan mengadab sampai kami mengutus rasul kalau belum tahu Insyaallah dimaafkan tapi kalau sudah tahu dosa Nah sekarang sudah tahu dan kita tidak pernah melakukan selama kita tidak pernah melakukan karena kita tahu selama itu kita dapat Apa pahala karena definisi haram sudah pernah saya sampaikan di dalam majelis ini apa haram ya apaahq failuhu yabu t imalan wasah alqah tu ya Eh failuhu mendapat pahala bagi yang melakukan e bagi yang meninggalkannya karena Allah dan mendapatkan ancaman dosa bagi yang melakukannya berarti ketika kita meninggalkan yang haram selama itu kita dapat pahala pertama dapat pahala melihat sujud yang kedua mendapat pahala tidak melihat ke atas karena sudah tahu Jadi begitu kita cara cara pandangnya ya kalau belum tahu ya enggak dosa enggak dapat pahala kalau belum tahu seandainya melanggar juga enggak dosa karena tidak tahu dosanya apa tidak mau mencari tahu apalagi tidak mau tahu atau pura-pura tidak tahu nah itu bedanya qulaina yamina la yamun apakah sama orang yang tahu dengan orang yang tidak tahu itu pertanyaan namanya alistifham alinkkari pertanyaan retorik yang tidak memerlukan jawaban ya Nah kembali lagi bahwa ketika kita tahu kita tinggalkan kita dapat pahala dan hikmahnyaahnya bisa ah bisa hikmah bisa sebab tapi masing-masing makna beda ya tapi terkadang sama tapi di sini hikmah lebih kepada hikmah Insyaallah ya atau jugaah karena mansus di sini ada Nas Ketika Nabi langi turun ayat ketika turun ayat ya orang-orang yang khusyuk dalam salatnya ternyata melihat ke tempat sujud itu membantu kita untuk meraih di antaranya membantu kita meraih salat khusyuk ya nanti Bagaimana hukumnya orang menoleh yang ketika salat Bagaimana hukumnya orang yang mungkin sibuk dengan bajunya ya kemudian juga orang salat ada yang apa di depannya ada makanan ya sedang ada makanan hadir makanan Lalu tiba-tiba ada atat Bagaimana hukumnya atau orang salat menahan al-ahbasan Ya baik buang angin maupun buang air itu nanti Insyaallah kita intinya di sini adalah bagaimana meraih salat khusyuk kemudian ada larangan ya untuk apa untuk lihat ke atas karena sebagaimana Ibnu Hajar ini juga membawa riwayat Ibnu Abi syaibah dari hisam bin Han dari Muhammad binin mengatakan membawa riwayat Ibnu syaibah dari Bin Hasan dari Muhammad bin Sirin Dulu mereka kalau salat saling toleh-menoleh sampai turun ayatlahal Sungguh beruntung orang yang orang beriman siapa ketika salat mereka ya lalu mereka menghadap dengan salat mereka dan melihat ke depan mereka ya Dan mereka ingin tidak mereka suka ya Setelah turun ayat itu tidak melewati pandangan mereka dari tempat sujudnya ini kan Muhammad bin Sirin tabiin ya ya berarti di sini apa namanya terputus Mursal tapi disambung oleh alhakim dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya marfuk kepada nabi dan di akhirnya mengatakan nabi menundukkan kepalanya ya berarti ini marfu ya kata ee apa Ibnu Hajar alasqalani alhakim memarfukkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti di sini para jemaah sekalian ya turunnya ayat Surah almukminun ya Asbabun nuzulnya apa ketika salat to toat toh atau juga m ke langitah itu ada iltifat ada yang melihat ke langit tadi ya setelah itu baru tundukkan pandangah berarti di sini harus diingat dan dicatat dengan baik bahwa salat melihat tempat sujud dengan Nas yang sudah kita baca tadi kita dengarkan Insyaallah jadi sebab datangnya Pertolongan Allah berupa apa Al Al khusyuk ya ya khusyuk ya dan khusyuk ini adalah pertama kali yang dicabut dari umat ini ya itu pertama kali awalufa Umah ya pertama kali yang diangkat dari umat ini adalah alkusyuk ya aail umah alusyuk paraahti Allah ini saya bacakan hadisnya nabi bersabda Sallallahu Wasallam yaiwayah ilmu pertama kali diangkat dari manusia adalah khusuk hingga hampir kamu masuk masjid dalam Jah tidak melihat orang yang khusuk dinya dari dikatak Diang dar ini tidak melihat ya kekhusyukan pada umat ini ya alkhusyuk apa al-khusyuk itu Ya alkauf ada alkauf apa asakinah ketenangan rasa takut kepada Allah itu khusyuk yang terkait dengan masalah hati ya dan juga juga fisik khusyuk dan hudu ada mengatakan khusyuk itu terkait dengan hati ada juga mengatakan dengan fisik ini para Ya seperti tadi main-main ketika salat ada juga di zaman Nabi ada di zaman sahabat main-main ketika salat dengan kerikil ya main-main dengan batu kerikil jadi ketika salat main-main dengan batu kerikil ya itu Ali Bin Abdurrahman AB Umar katain abdahman melihat aku ya sedang bermain-main dengan batu kerikil ketikaat ketika sesai beliau melarang melarang saya dan mengatakan lakukan sebagaimana Rasulullah melakukannya lalu aku bertanya bagaimana R rasulah melakukannya berbuat kalau beliau duduk dalam salat meletakkan telapak tangan kanan di atas Taha kanan dan menggenggam semua jarinya ya semuanya dan berisyarat dengan dari telunjuknya ya ke kiblat bukan ke tanah ya banyak antum ke ke sini ke kiblat Ilal kiblah saya masih lihat ya kalau sebang kan begini atau salat begini nih kayak ragu-ragu begini ya Ada juga yang sampai kencang ke atas kiblat kiblat Sinu Kalau tempat sujud Maudi as sujud ada begini ya Ada juga begini ke sini ya itu kiblah kiblah kan banyak hadis ini dan melempar pandangannya ke arah tangan ini Nah kalau ketika ini arah tangannya ya ke arah tangan ya demikian Insyaallah masih ada yang kita akan bahas Ya intinya di sini Bagaimana kita bisa meraih salat khusyuk karena salat itu luar biasa para jemah ya karena itu nabi menyampaikan ubisa ada orang selesai pagi salat namun tidak ditulis pahalanya kecuali ada yang dapat 1/0 1/ 1/8 1/7 1/6 1/5 1/4 1/ setengahnya artinya tidak sama ya ar tidak sama karena itu Mari kita tambah ilmu kita tentu denganemta pertolongan kepada Allah salat sehari ada lima kali Li waktu jumlah total rakaatnya 17 belum sama dengan yang sunah ya Nanti salat Isya ini coba Bisakah kita dapat khusyuk dari awal sampai akhir terkadang kita mau khusyuk baru Allahu akbar Sudah ingat yang lain Tapi mudah-mudahan dikembalikan lagi ingat di tengah-tengah suratul Fatihah Alhamdulillah nya sudah hilang ya ingat nanti mau beli nasi uduk di surat masih dapat surat hilang di rukuk Masih Ada Kesempatan di sujud Masih Ada Kesempatan di rakaat kedua Masih Ada Kesempatan kalau hilangnya kekhusyukan kita membuat salatnya tidak batal eh apa tidak sah maka Salat kita enggak usah semua Ya nah tapi ingat bukan berarti tidak mempengaruhi kepada kualitas salat in mungkar salat itu bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar maka perbuatan keji dan mungkar yang bisa kita hindarkan bergantung kepada apa tingkat kualitas salat semakin meningkat kualitas kadar kualitas Salat kita Insyaallah semakin meningkat pula bisa mencegah perbuatan kejid dan kalau masih melakukannya kita lihat Bagaimana kualitas Salat kita di antara yang sedang kita bahas demikian wasallallahu ala Nabina Muhammad wa ala alihi wasohbihi wasallam kita azan nanti kita lanjutkan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *