Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | FAWAIDUL FAWAID

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kajian Islam il di TV dan radio kita harus selalu meningkatkan kualitas iman dan tauhid di hati kita dengan selalu berdoa kepada Allah subhanahu wa taala meminta agar kebaikan-kebaikan agama kita disempurnakan dijadikannya Salu bertah danak saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja Roja TV saluran Tv bismillahirrahmanir alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhhat islamakum alhamdulillahbilam Hamdan Kiban muban fuhib wasatu wasalam asilursal wa alihi wa Ajum biqam ba Isam allahuakum para pemerhati R pendengar rja di mana pun Antum berada di kesempatan pagi hari ini Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kepada kita keberkahan di pagi hari ini hingga menjelang sore nanti Danum pada kesempatan pagi hari ini kembali kami hadirkan di ruang dengar anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah dari pembahasan kita fawaidul Fawaid buah karya dari Ibnu qayyim aljziyah rimullahu dan sebagaimana biasanya sampikan dan dipaparkan bersama guru kita Al Ustaz Abdullah Taslim Ma hafullahu taala sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini kami sampaikan kepada Anda semuanya setelah kajian disampaikan oleh Beliau kami membuka sesi interaktif dan bagi Anda yang bertanya secara langsung bisa menghubungi kami di 0218236543 ataupun Anda pertanya boleh chat wa di 0819896543 kita simak bersama dan kepada Ustaz kami persilakan barakallahikum alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuuagfirillahi Anah uh abahqantum musl Yaum Alhamdulillah musliminw akwahimakumullah kaum muslimin para pemerhati ro TV dan radio ro di manaun Antum berada Alhamdulillah kita memuji Allah subhanahu wa taala kitayukuripahan nikmatnya di pagi hari ini kita pertemukan kembali di dalam majelis ilmu ya Meskipun secara online di dalam lanjutan pembahasan kajian kitab yang sangat bermanfaat kitab alfawaid buah karya dari Al Imam Syamsuddin Abu abdillahb Ibnu qayyim Al jauzi rahimahullahu taala Alhamdulillah kita masih melanjutkan pembahasan di masalah akidah dan tauhid saat ini kita melanjutkan pembahasan tentang H tawulah hakikat tawakal kepada Allah subhanahu wa taala jemah sekalian rahimakumullah tawakal kepada Allah yang disebutkan definisinya oleh sebagian dari para ulama kita seperti penjelasan Imam Ibnu Rajab alhali rahimahullah taalaarnya penyandaran hati kepada Allah dalam upaya untuk mendatangkan kebaikan-kebaikan dan menolak menolak keburukan-keburukan tawakal kepada Allah ya merupakan sebab kecukupan yang Allah berikan kepada hambnya dan ini adalah keutamaan yang paling besar karena Allah subhanahu wa taala yang menjanjikan bagi hambanya bahwa dia sendiri yang mencukupi hamba-hambanya yang bertawakal dengan benar kepadanya Allah subhanahu wa taala berfirman azubillahasyaitanirrajim W yatawakalallahi fahua hasbuh Barang siapa yang bertawakal dengan benar kepada Allah maka Allah sendiri yang akan mencukupinya juga Allah subhanahu wa taala Sebutkan di dalam al-qur’an tentang tawakal yang kedudukannya sangat tinggi sampai dijadikan tawakal ini sebagai simbol tauhid tauhid yang benar menghambakan diri yang benar beribadah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata dan tidak ada sekutu baginya Allah subhanahu wa taala berfirman di surat almuzammil rbul masyriqi Wal magribi la ilahailla Hua fattakidhu wakila dialah Allah Rabb Yang Maha menguasai wilayah timur dan wilayah barat yakni menguasai semua yang ada di alam semesta ini laahailla Hua tidak ada sembahan yang benar selain Diau maka jadikanlah dia sebagai tempat bersandarmu jadikanlah dia sebagai tempat kamu bertawakal bertawakal kepadanya sem barakah fikum dalam pembahasan kita kali ini kita akan membahas tentang hakikat tawakal kepada Allah sebaga yang dijelaskan oleh Imam Ibnu qayim rahimahullah taala dalam pembahasan Ini kata beliau ahirahual Abdi m ya Barang siapa yang meninggalkan pilihan dari dirinya pengaturan Dari Dirinya untuk mengharapkan bertambahnya hal yang diinginkan tahu karena dia takut berkurangnya kebaikan pada dirinya atau ketika dia mengharapkan kesehatan atau ingin menjauhi penyakit dan dengan dia mengetahui Bahwasanya Allah subhanahu wa taala Maha Kuasa atas segala sesuatu dan bahwasanya dialah satu-satunya yang Maha Kuasa untuk menentukan pilihan dan mengatur urusan hamb-nya dan bahwasanya pengaturan Allah bagi hambanya lebih baik daripada pengaturan hamba itu untuk dirinya sendiri dan Bahwasanya Allah subhanahu wa taala lebih mengetahui kemaslahatan hamba dibandingkan hamba itu sendiri dan lebih lebih Maha Kuasa lebih berkuasa untuk mendatangkan kebaikan-kebaikan dibandingkan hamba itu sendiri dan lebih baik nasatnya kebaik kebaikannya kebaikan yang dicurahkannya kepada hamba dibandingkan hamba itu sendiri dia lebih sayang kepada hamba-hambanya dibandingkan hamba itu terhadap dirinya sendiri lebih baik lebih banyak limpahan kebaikan dibandingkan hamba itu sendiri dan hamba itu mengetahui bersamaan dengan semua itu bahwa dia tidak mampu untuk mendahului di hadapan pengaturan Allah subhanahu wa taala satu langkah pun sebagaimana dia tidak bisa mengakhirkan dirinya dari pengaturan Allah satu langkah pun maka tidak ada yang bisa mendahului di hadapan Ketentuan dan takdirnya tidak ada juga yang bisa menunda atau meluputkan dirinya sehingga dengan itu hamba ini akan menyerahkan dirinya dengan pasra di hadapan Allah menyerahkan semua urusan kepadanya ya dan dia menyerahkan diri di hadapan Allah seperti seorang hamba budak yang lemah di hadapan seorang raja yang perkasa dan kuat yang raja ini memiliki tasaruf kemampuan berbuat pada diri hamba ini dengan semua yang dikehendakinya sedangkan hamba ini tidak punya kemampuan untuk berbuat apapun dari semua segi Barang siapa yang memiliki sikap seperti ini ya maka dia akan beristirahat ketika itu dari segala kegelisahan kegundahan dari segala penyesalan dari segala kekalutan pikiran yakni ketika seorang hamba mengetahui sifat-sifat Allah ya Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang kehendaknyaalah yang mesti terjadi yang Pilihannya yang terbaik pengaturannya yang terbaik bersamaan dengan itu pengaturannya pasti mendahului apapun yang diatur oleh seorang hamba dan pengaturannya pasti lebih baik daripada apa yang diatur oleh hamba kemaslahatan dan kebaikan-kebaikan yang Allah limpahkan lebih baik daripada apa yang diinginkan oleh hamba itu untuk dirinya sendiri kalau dia meyakini hal ini kemudian dia pasrahkan urusannya kepada Allah maka dia akan beristirahat hatinya akan lapang dan lega jauh dari segala kegundahan dan kekalutan Kenapa dia tidak perlu memikir panjang-panjang karena dia sudah menyerahkan urusannya kepada zat yang maha sempurna sifat-sifatnya y dalam kehidupan dunia saat ini saja kalau kita menyerahkan satu urusan kita kepada orang yang kita anggap ahli kita rasa tenang kita bisa melakukan pekerjaan yang lain padahal ahli bisa salah manusia tidak luput dari kesalahan ahli bisa keliru sebaik Apun ahliannya tidak lepas tidak luput dari sifatnya sebagai manusia sekarang kita menyerahkan Semua urusan kita kepada Allah yang tidak mungkin salah Yang Maha Sempurna pengaturannya sempurna kebaikan-kebaikannya Bukankah ini pastinya menjadikan kita lebih tenang lebih lega perasaan kita lebih jauh dari memikirkan kemungkinan nanti kalau begini bagaimana kalau nanti dapat akibat buruk Bagaimana kalau ini kurang Bagaimana kalau ini salah hilang Tidak ada semua kemungkinan tersebut Bukankah ini ketenangan yang Hakiki k kelapangan jiwa yang sesungguhnya inilah tawakal yang benar dan begini hasilnya orang yang bertawakal dengan benar kepada Allah subhanahu wa taala wammala kullahu Wa hawaijahu waaliihahu man la yubali bihamliha w yiluhu wa yaktaritu biha kemudian dia Serahkan semua itu kepada Allah dengan segala kebutuhan-kebutuhan dan kemaslahatan-kemaslahatan yang diinginnya dia serahkan yang diinginkannya diserahkannya kepada Allah Yang ya tidak merasa berat dan susah tidak merasa sulit untuk membawa semua itu Karena Dia Maha Kuat dan maha perkasa bahkan semua itu sangat mudah baginya fwunahu waufahu wauahmahu wasanahu fiha maka Allah subhanahu wa taala kemudian yang menanggungnya dan Allah perliatkan H ini kembnya kebaiknyaahan rahmatnya kebaikanbaikannya dalam pemenuhan hajatnya ini tanp Peru ada kesusahan kepayahan dari hamba tanp Peru ada kenaikian karena dia telah perhatiannya semua kepada Allah taala dan menjadikan Allah subhanahu wa taala satu-satunya Puncak keinginannya ya maka Allah subhanahu wa taala palingkan darinya dari hamba ini segala beban pikiran tentang bagaimana memenuhi hajat dan kebutuhannya bagaimana untuk mengusahakan maslahat-maslahat dalam urusan dunianya Allah subhanahu wa taala hilang itu Dar Haya dari pikirannya maka orang seperti ini alangkah indah hidupnya alangkah nikmatasa di Haya alangkah bes kegembaan kebahagiaan yangasaknyaoba kita perhatikan tawakal yang benar kepada Allah akan membuahkan ketenangan hati sesungguhnya ya yang bertawakal dengan benar kepada Allah maka Allah akan mencukupinya ini janji kalau kita kenal sifat-sifat kesempurnaan Allah tidak ada janji yang lebih menenangkan dibandingkan janji ini karena tadi sudah kita katakan kalau makhluk saja orang yang terkenal kita anggap ahli kita tenang padahal mungkin salah ya sekarang rumah-rumah sebagian kompleks-kompleks Perumahan ketika dijaga sama satpam dari berbagai arah dari berbagai pintu masuk tujuannya supaya penghuni Kompleks tersebut bisa tenang tidurnya tenang beristirahat tenang barang-barang mereka harta mereka terjaga dan itu kenyataan mereka rasakan katanya ketenangan Tapi sekarang kalau kita lihat kemungkinan Sekuat apapun penjaga atau Satpam yang menjaga Sepandai apapun siasat mereka dalam mengatur Bagaimana cara menjaga supaya tenang penghuni Kompleks tersebut atau Perumahan tersebut seketat apapun alatnya secanggih Apun sekarang kalau manusia mereka bisa atasi Bagaimana kalau Jin yang tidak terlihat yang masuk dan pastinya banyak jin berkeliharan di tempat-tempat ya yang lapang seperti itu kecuali tempat-tempat yang tentu saja dijaga oleh Allah subhanahu wa taala yang sering didengarkan kumandangan azan orang berzikir orang maca Alquran dan seterusnya Jin tidak nampak itu kemungkinan yang pertama yang kedua manusia datang dengan kekuatan yang lebih dibandingkan pam tbut bisa mengalahkannya atau mungkin manusia biasa tapi apa kerja sama kong kalikong dengan satpamnya sehingga mereka bisa masuk segala kemungkinan bisa terjadi ya ini saja kita bisa merasa tenang semua kemungkinan ini tidak mungkin ada pada Allah subhanahu wa taala yang maha sempurna penjagaannya yang maha sempurna kemahuatan dan kemaherkasaannya sehingga tidak ada yang bisa mengalahkannya Yang Maha sempa pengawasan dan penglihatannya sementara manusia pasti terbatas bisa saja ada yang lolos nah bagaimana orang seperti ini tidak akan merasakan kedamaian yang sangat dalam hatinya ketenangan hilang semua kegundahannya maka dikatakan oleh Beliau di sini maka alangkah nikmatnya hidup orang yang seperti ini ya alangkah gembiranya hatinya alangkah besarnya kesenangan dan kebahagiaan yang dirasakan dalam jiwanya jadi tawakal sampai seperti ini pengaruhnya dalam memberikan ketenangan hidup bagi manusia ketika dia benar-benar Bersandar kepada Allah subhanahu wa taala maka tidak ada yang perlu dipikirkannya karena setiap urusannya ketika diserahkan kepada Allah maka Allah subhanahu wa taala akan memberikan penyelesaian yang terbaik Allah subhanahu wa taala akan memberikan apa ini kemaslahatan yang sesuai dengan kemaslahatan yang sesungguhnya bahkan di luar dari Apa yang dipikirkan oleh hamba ya mungkin sekarang seorang hamba menginginkan seperti ini dia menginginkan hasil yang seperti ini menginginkan dia dapatkan seperti ini sesuai dengan keinginannya yang bersumber dari pikirannya yang terbatas Allah lebih tahu bahwasanya hal ini kalau diberikan kepada hamba nan aknya beriknya akan maka sudah Diab ini lebih daripada apa yang diberikan oleh hamba itu sendiri Masyaallah orang yang seperti ini alangkah indah hidupnya alangkah besarnya kebahagiaan dan kesenangan yang dirasakan dalam hatinyab w absi wuaha wahu wauuabu wful baliuli tapi kalau hamba itu enggan kecuali dia menginginkan dia sendiri yang mengatur untuk dirinya dia sendiri yang memilih untuk dirinya ya tetap dia ingin memberikan perhatian untuk mendapatkan bagian dari keinginan nafsunya tanpa memikirkan hak Allah subhanahu wa taala baginya maka Allah biarkan dia dengan apa yang dipilihnya taala Arahkan dia kepada ke arah mana dikuasainya maka ketika ikut itu dia akan diliputi kegundahan kegelisahan kesusahan rasa takut disertai dengan kepayahan ya kemudian susahnya perasaan dalam hatinya serta keadaan yang sangat buruk dirasakannya Kenapa karena dia harus memikirkan Bagaimana kalau ternyata saya tidak dapatkan Bagaimana kalau ternyata tidak sesuai keinginu Bagaimana kalau begini bagaimana kalau gagal Bagaimana kalau seperti ini kalau seperti itu maka dia akan memikirkan danot dengan pemikiran seperti ini karena dia tidak bisa menamersamaan dengan itu apa yang dipilihnya pun juga tidak akan bisa diberlakukannya karena semua harus tunduk dengan apa yang Allah subhanahu wa taala Tentukan ya W tasyauna illa ayasya Allahu rabbul alamin tidaklah kalian menghendaki sesuatu wahai manusia kecuali sesuai dengan apa yang Allah subhanahu wa taala yang kehendaki Jadi apa yang Allah kehendaki itulah yang akan terjadi manusia ini sudah capai menyusun memilih memperkirakan Ternyata semua yang berlaku juga adalah takdir Allah bukan kehendak manusia itu sendiri jadi dia sudah capek banyak dipikirkan pusing kalut dan seterusnya ternyata ujung-ujungnya juga yang Allah berlakukan adalah apa yang Allah pilih bukan yang dipilih oleh manusia ini w w am maka hamba yang seperti ini Haya pun juga tidak menjadi Suci ya tidak hilang dari kekalutan-kekalutan amalnya pun tidak menjadi baik apa yang diangan-angannya pun tidak tercapai apa yang diangan-angan angankannya pun tidak tercapai tidak juga hatinya atau jiwanya merasakan istirahat merasakan tenang tidak juga kelezatan bisa dicapainya bahkan sungguh dia terhalangi sungguh telah dihalangi antara dirinya dengan kesenangan-kesenangan dan kegembiraan n w Win maka orang seperti ini berpayah-payah di dunia seperti berpayah-payahnya binatang-binatang buas hewan-hewan liar itu pun juga dia tidak bisa meraih apa yang diangan-angankannya dan tidak bisa mendapatkan bekal untuk hari akhiratnya ini jemah sekalian rahimakumullah menjelaskan kita kepada kita dalam urusannya dia selalu mengepankan apa yang diinginkan apa yang ada dalam pikirannya apa yang diinginkan ole Hawa nasunya kita Ingatkan Allah subhanahu wa taala ketika berfirman di dalam Alquran menyebutkan satu kaidah penting bagaimana sebad wirakum wumahantumam diwajibkan bagi kalian berperang di jalan Allah padahal padahal hal itu sangat kalian benci wahai manusia boleh Jadi kalian membenci sesuatu padahal dari situlah arah kebaikan bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal dari arah situlah keburukan bagimu Allah Maha Mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui ini kaidah penting yang paling tahu tentang kebaikan adalah Allah kita mungkin memikirkan sesuatu kita anggap baik ya mungkin berdasarkan hawa nafsu atau berdasarkan kita melihat orang berdasarkan kesimpulan kita hanya dengan ilmu yang terbatas Bagaimanapun kita tidak mengetahui masa yang akan datang karena ini perkara gaib cuma Allah yang mengetahuinya makanya tidak pantas kalau Keinginan kita kita dahulukan dari apa yang Allah pilihkan dan itu yang terbaik untuk kita makanya orang yang bertawakal dalam pengertian ini dialah yang paling nikmat hidupnya karena ketika dia menyerahkan kepada Allah dia menyerahkan kepada zat yang maha mengetahui apa yang terbaik untuk hamba ini saat ini maupun di masa-masa yang akan datang ya untuk saat ini yang terbaik dan juga nanti akibatnya juga akan baik Allah subhanahu wa taala sewaktu memerintahkan kepada kita dalam al-qur’an di surat Annisa untuk selalu mengembalikan urusan kita kepada Allah dan rasulnyaumiuduhuallahi warasuli intumuna Billahi Wal Yaumil akhir kalau kalian berselisih pendapat dalam satu urusan ya maka Kembalikanlah kepada Allah subhanahu wa taala dan rasulnya Kembalikanlah kepada al-qur’an dan hadis-hadis yang sahih jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir apa jaminan kebaikannya dengan sikap iniikairun itu adalah yang terbaik wa ahsanu takwil dan nanti kesudahannya akibatnya berikutnya juga yang paling baik ini jaminan dari Allah karena dia Maha Mengetahui yang akan datang Adapun kita tidak mengetahuinya Nah di sinilah dengan sikap ketika sikapnya Benar Allah subhanahu wa taala jadikan kebaikan selalu menyertainya ketika dia memasrahkan urusannya kepada Allah dan inilah tawakal yang sesungguhnya Allah jadikan sebagaimana yang Allah jaminkan tadi Allah cukupkan dia dari segala kekalutan kesusahan Kalaupun dia mendapatkan beda dengan keinginannya Allah akan tolong di dia untuk Rida untuk bersabar untuk diberikan Hikmah di balik semua itu dengan kebaikan-kebaikan yang lainnya yang ini sebelumnya sangat tidak terpikir oleh hamba tersebut daripada nanti ketika dia memilih dengan pilihannya sendiri kemudian Allah jadikan Ya Hamba itu mendapatkan pilihannya atau tidak tetap dia akan diliputi dengan kegundahan kegelisahan dia sudah berpayah-payah Tapi juga tidak mendapatkan keinginannya tersebut tidak mendapatkan angan-angannya sekaligus juga dia tidak menyiapkan bekalnya untuk akhirat karena dia tidak tidak Rida dengan ketentuan Allah tidak Bersabar ya akibat dari Allah subhanahu wa taala berpaling darinya dan tidak memberikan Taufik kepada hamba ini ketika mendapati hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginannya Masyaallah tawakal saja sudah sampai seperti ini keutamaan dan pengaruh besarnya baik Allah Subhanahu amuahu Allah subahu wa taahkan kepada hamba dengan perintahnyawakaluh hanyaa kepada Allah kepada ketika menghadapi cobaan ini perintah-perintah dalam agama kemudian Allah menyebutkan Danan jaminan bagi yang melaksanakan perintahnya maka jika hamba itu menegakkan perintah Allah dengan nush dengan ikhlas dengan niat yang benar dengan jujur dengan ikhlas dengan kesungguhan maka Allah subhanahu wa taala ya akan memberikan baginya apa yang Allah jaminkan tadi berupa apa rezeki kecukupan pertolongan darinya yakni bagi yang bertawakal kepada Allah dan selalu minta pertolongannya Allah juga janjikan dan akan berikan kifayah kecukupan bagi orang yang menjadikan Allah puncak dari keinginan dan cita-citanya Allah berikan pengampunan bagi orang yang meminta pengampunan Allah memenuhi hajat-hajat dan kebutuhan hamba itu kebutuhan hamba bagi orang yang jujur dalam meminta hajatnya dan percaya kepada Allah serta kuat keyakinan dan keinginannya untuk mendapatkan karunia dan kebaikan-kebaikan di sisinya jadi hamba diperintahkan melaksanakan perintah Allah yang berikan jaminanu alu inamaahu biamrii waqtih wftihi maka orang yang cerdas dan berakal pintar Hanyalah Dia akan perhatian bagaimana untuk melaksanakan perintah Allah bagaimana untuk menegakkannya menyempurnakannya tidak usah pikirkan janjinya janjinya pasti akan diberikan ya janji tanggungan yang akan ditanggungnya pasti akan ditunaikanahul Wafiq karena Allah subhanahu wa taala alwafi yang maha menunaikan janjinya yang maha benarallah allah Sebutkan dalam Alquran Siapakah yang lebih benar lebih menunaikan janjinya dibandingkan Allah subhanahu wa taala Jadi urusan kita laksanakan perintahnya tunaikan apa wajibkan jaminan itu Allah akan berikan sesuai dengan bagaimana kita menegakkan perintahnya tersebut sesuai dengan perbaikan yang kita lakukan dalam menjalankan perintah Allah subhanahu wa taala dalam agamanya Amah maka termasuk tanda-tanda orang yang kebahagiaan adalah orang yang mencurahkan perhatiannya untuk menunaikan perintah Allah dengan sebaik-baiknya dan dia tidak perlu banyak memikirkan tanggungan yang Allah janjikan ya tidak perlu memikirkan tanggungan yang Allah janjikan laksanakan perintah kalau kita yakin pasti Allah akan berikan apa yang dijanjikannya tersebut dan termasuk tanda tanda orang yangman terhalangi mendapatkan kebaikan dari Allah justru hatinya kosong tidak ada perhatian untuk melaksanakan perintah Allah untuk mencintai Allah untuk takut kepadanya nya diisi dengan Perhatian untuk mendapatkan jaminan yang telah dijanjikannya wallahul mustaan jadi orang-orang yang selalu mencari mempertanyakan Kenapa janji Allah begini Kenapa saya tidak didapatkan saya kenapa Allah menjanjikan Begini saya tidak dapat ini adalah orang-orang yang justru akan terhalangi dari kebaikan karena janji Allah itu pasti terpenuhi tapi tidak seperti yang kita tidak seperti yang kita inginkan Allah subhanahu wa taala lebih tahu kemaslahatan kita Allah maha tahu kalau hamba ini diberikan keinginannya akan celaka bagi dia maka cukup dengan dia bersangka baik kepada Allah dan bertawakal kepada Allah Allah akan berikan kebaikan yang sesuai dengan kemaslahatannya kebaikan pada saat ini dan juga nanti akibat akibatnya pun akan baik sebagaimana yang tadi kita Jelaskan nah qa bisir Ibnu harit ya Imam bisir Ibnu Haris alhafi rahimahullah taala berkata Ahlul akirtiunun orang-orang yang ahli akhirat yang selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir akhirat ada tiga golonganidunahidun goongan ahli ibadah ahli zuhud dan ahliidq orang-orang yang sid maka ahli ibadah orang yang beribadah adalah orang yang beribadah kepada Allah beserta dengan alq keterikatanketerikatan yang masih ada di hatinya beribadah kepada Allah meninggalkan keterikatanketerikatan di hatinya ya kalau yang ahli ibadah Tadi dia masih mengharapkan apa yang Allah janjikan Masih memikirkan hal tersebut yang kedua zuhud ini dia sudah meninggalkan tidak lagi memikirkan hal-hal tersebut sedangkanid orang-orang yang sangat kuat kejujurannya dia beribadah kepada Allah sesuai dengan kan dan apa saja yang sesuai dengan apa yang Allah cintaiain Aru akun Jika Allah Perlihatkan kepadanya dia mengambil Dunia ini maka dia mengambilnya karena dia yakin apa yang Allah berikan maka Allah akan Tolong dia ketika memegang urusan dunia aruahaokaha jika Allah Perlihatkan kepadanya dia meninggalkan urusan dunia maka dia meninggalkannya Jadi maksudnya hamba yang ketiga ini yang terbaik ketika dia berbuat dia selalu mengikuti keridaan Allah ketika Allah subhanahu wa taala memilihkan dia jalan untuk jadi orang yang kekurangan maka dia ambil jalan tersebut dan selalu memohon kepada Allah agar dijadikan bersabar tetap bersangka baik kepada Allah dalam kekurangan-kekurangannya kalau Allah berikan dia kelebihan dia mengambil kelebihan tersebut tetap dengan minta pertolongan kepada Allah agar tidak dilalaikan dengan kelebihan yang dimilikinya tidak Jadikan Dia lupa bersyukur tidak jadikan itu sebagai Sebab Dia terfitnah sehingga lalai dari mengingat Allah subhanahu wa taala dan mencintai dunia secara berlebihan inilah hamba Allah subhanahu wa taala yang terbaik tentu di antara tiga golongan yang dikatakan sebagai ahli akhirat orang-orang yang perhatian terhadap negeri akhirat tersebut Barakallah fikum Alhamdulillah sampai di sini ya Cukup sampai di sini penjelasan yang dibawakan oleh Imam Ibnu Qayyum rahimahullahu taala semoga kajian kita yang kami bawakan di kesempatan pagi menjelang siang hari ini bermanfaat dan menjadi bekal ilmu untuk menambah ketakwaan kita menambah keimanan kita menguatkan tauhid kita kepada Allah subhanahu wa taala kemudian kita berikan kesempatan bagi Antum yang ingin menyampaikan pertanyaan-pertanyaan barakallahikumahu was Nab muhammadiamdulillah atas materi yang telah Antum sampaikan Ustaz satu materi yang sangat banyak faedah yang dapat kita ambil tentang tawakal kepada Allah merupakan satu pembahasan yang patut untuk kita simak bersama dan kita amalkan ikhatani Allahu wyakum untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif soal jawab dan bagi Anda yang bertanya secara langsung Anda dapat mengomung kami di 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya melalu chat wa di 0819896543 ya kita angkat yang pertama mau telepon terlebih dahulu Ya silakan Ya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana E dengan Pak Mul di Medan ini Ustaz Oh I silakan Pak Mul izin bertanya Ustaz ayat Allah mengatakan ya bagaimana kita memaknai ayat ini Ustaz sementara kita eh bekerja Ust Jadi kalau beribadah saja kita Kita diciptakan Allah untuk beribadahapi kita beribadahja gak kerja ini bagaimana kita baik bapak bu Terima kasih mohon pencerahan semoga kami dapat ilmu yang bermanfaatamualikum warahmatah wabarakikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kepada persakjawab silakan Ustaz ya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik sekali dari Pak Mul yang ada di Medan Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan Taufik kebaikan dan penjagaannya bagi beliau serta untuk keluarganya dan untuk kita semua barakallahikum ya firman Allah di surat azzariat tadi ayat ke56 yalah aku dan kecuali untuk beribadah kepadaku yakni mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dalam beribadah jadi di awalnya tidak ada ya ayuhalladina amanu Pak ya Nah makna dari ayat ini menjelaskan tentang tujuan kita diciptakan oleh Allah untuk beribad kepadanya semata-mata dan tidak menyekutukannya Bagaimana dengan kenyataan kita bekerja kita berinteraksi dengan kehidupan kita Kita bergaul dengan orang-orang di sekitar kita ya kita juga mencari nafkah dan seterusnya tidak ada bertentangan karena waktu kita bergaul dengan orang-orang di sekitar kita kita bekerja kan tidak kita melakukan perbuatan Syirik kita berusaha mencari nafkah yang halal kita tidak melakukan menghalalkan segala cara karena kita ingin menegakkan ketaatan kepada Allah dan Allah memerintahkan kepada kita untuk mencari nafkah yang halal untuk melakukan pergaulan yang baik dengan orang-orang yang di sekitar kita bahkan kita diperintahkan meskipun dalam pergaulan dalam urusan sehari-hari kita berusaha menampakkan akhlak yang baik sesuai dengan apa yang Allah perintahkan kemudian berusaha mengajak manusia untuk kembali ke jalan Allah subhanahu wa taala jadiad kan tidak ada pertentangan waktu kita mencari rezeki tetap kita tidak dilalaikan dari mengingat Allah ketika azan dikumandangkan kita hentikan kita melaksanakan salat ketika ada orang yang melakukan kesalahan kita tegur dengan cara yang baik waktu kita mencari nafkah kita tidak menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan syariat Allah dalam kehidupan sehari-hari pun kita tetapel LS anakan nilai ibadah ini waktu kita menjalankan urusan-urusan kita tetap dengan bimbingan Allah subhanahu wa taala tetap dengan mengikuti ketentuan Allah dan tidak melanggar Apa yang diperintahkan atau dihalalkan di dalam agamanya na Barakallah Fik Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan atas jawaban telah Antum sampaikan Ustaz demikian jawaban Pak Mul di Medan mudah-mudahan dapat dipahami dengan baik dan benar kita angkat pertanya berikutnya di 02182365436 silakan baik terputus Kami tunggu kembali bagi Anda semuanya ikhwat Islam mazani Allahu waakum yang ingin bertanya di kesempatan kali ini kami buka sesi interaktif soal jawab dalam rangka memperdalam materi yang telah disampaikan oleh Beliau ataupun pembahasan yang telah beliauelaskan kepada kita semu silakan kepada Anda semuanya KH Islam baik terputus kembali baik Kami tunggu kembali pada Anda semuanya ingin bertanya Dilon 0218236543 kami persilakan bagi Anda yang bertanya ya silakan Halo Halo asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Ibu dan berada di mana dengan Umu Abdurrahman di Tangerang Ustaz iya silakan Um Abdurrahman ini Ustaz batasan waktu salat Isya itu nampai jam berapa ya Kata teman saya si A jam 12,00 tapi kata teman saya SIB menjelang subuh yang benar yang mana ya Ustaz mohon penjelasannya ya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh baik Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dan kepada Ustaz kamiam silakan Ustaz oh kurang jelas pertanyaannya tolong diulang kurang jelas baik eh pertanyaan tentang baik Ustaz tentang batasan akhir salat Isya Ustaz Apakah di pertengahan malam atau menjelang subuh fikum yang disebutkan Di Dalam Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam Sahih Muslim Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam langsung menegaskan tentang bat is wtu Isya waktu salat Isya itu sampai pertengahan malam sampai di tengah malam yang paling pertengahan yakni kita hitung antara magrib sama subuh ya Di tengah-tengahnya itu kalau sekarang tah kita anggap magrib itu jam . misalnya ya kemudian waktu salat subuh itu Taruhlah jam 30 misalnya kita jumlahkan sekitar berapa kedua-duanya itu mungkin sekitar ee 11 jam eh sekitar antara jam .00 sampai jam .30 berarti Berapa 10 set ya Iya kurang dari 11 jam kayaknya ya Berarti sekitar 5 jam 5 jam lebih sedikit ditambahkan dari jam . ya sekitar jam 11,30an mungkin itulah terakhirnya tentu saja kalau dalam kondisi-kondisi darurat misalnya orang sakit ketiduran atau orang perjalanan sampai tengah malam dia ketiduran atau uzur yang lain ya tetap dia bisa laksanakan salat meskipun sudah lewat tapi asalnya adalah yang tidak boleh kita lalaikan dan kita lewatkan dengan sengaja adalah sampai pertengahan malam ya dan pertengahan malam dihitung antara di tengah-tengah antara waktu salat magrib sampai terbitnya yaitu waktu salat subuh itulah waktu yang benar dari akhir dari salat Isya sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Dalam Hadis Sahih Muslim tadi Nam namam Ustaz jazakumullah Khairan Barakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan Ustaz demikian jawaban untuk Umu Abdurrahman mudah-mudahan dapat dipahami tentang batasan akhir salat Isya yang ditanyakan kita akan kembali tanyakan kepada kami angkat pertanyaan dari Anda semuanya silakan asalamaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana saya hamb Allah yunaldi di Lebu Basung kabupaten Agam Sumatera Barat baik yunaldi silakan Pak yunaldi yang jadi pertanyaan Eh ini pertama bahwa Bagaimana umat muslim di Palestina dan sekitarnya tuh e mati ee dijempur oleh orang kafir musyrik Yahudi pada Allah berjanji jika bertawakal umat muslim di suatu daerah akan Allah beri keberkahan dari langit dan dari bumi ah Apakah belum Mengapa belum datang Pertolongan Allah Apakah sayat muslim di situ bahwa masih banyak melakukan kesyirikan tahyul bah apat dan perbuatan riba atauajnya perzinaan apakahah sampaikang belum datang Pertolongan Allah pertanyaan saya sementara Pak ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhahir baik jazakah Kiran Pak yaldi atas pertanyaannya dan kepada Ustaz kami persilakan UN menjawab silakan Ustaz I Barakallah Fik pertanyaan sangat baik se dari bapak yang bertanya tadi kemudian juga sebelumnya tadi Umu Abdurrahman ya semoga Allah subhanahu wa taala melimpahkan kebaikan bagi keduanya melimpahkan keberkahan dan Taufik kebaikan bagi keduanya dan juga bagi kita semua kita yakin apa yang Allah janjikan seperti ayat yang tadi kita bacawal Barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka Allah pasti akan mencukupinya Allah menjanjikan Wahai orang-orang yang beriman jika kamu benar-benar menolong agama Allah pasti Allah akan menolongmu dan akan meneguhkan kedudukanmu kita Yakin janji Allah ini pasti benar bagi orang yang benar-benar melaksanakan syaratkan jadi pertolongan dari allah turun kalau kita benar-benar menegakkan agamanya karena maknanya menolong agama Allah adalah melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya menegakkan agamanya sehingga kalau janji ini tidak ditepati atau belum diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala berarti syarat itu belum dipenuhi oleh kaum muslimin ya cuman dalam hal ini ya Bapak dan EE kaum muslimin sekalian rahimakumullah tentu saja untuk saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah yang penting saat ini yang kita usahakan adalah banyak mendoakan kebaikan bagi mereka banyak berusaha untuk membantu mereka semampu yang kita bisa lakukan dan alhamdulillah saat ini kaum muslimin berusaha untuk menyampaikan bantuan kepada mereka untuk berdoa dengan doa-doa kebaikan dan selalu berdoa memohon kepada Allah subhanahu wa taala agar menolong kaum muslimin dan menghancurkan musuh-musuh yang telah menzalimi kaum muslimin ya Kita yakin apa yang Allah janjikan akan terwujud kalau benar-benar kaum muslimin menegakkan apa yang disyariatkan oleh Allah disyaratkan oleh Allah di dalam ayat-ayat tersebut dan tentu saja melihat kondisi kaum muslimin atau saudara-saudara kita ini menjadi ikan kita semakin ya banyak bertobat kepada Allah subhanahu wa taala banyak mengoreksi diri memperbaiki kesalahan-kesalahan kita agar apa yang menimpa mereka-mereka tidak sampai menimpa kita dengan tentu kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala agar Allah subhanahu wa taala segera mengangkat penderitaan mereka dan menyembuhkan yang terluka di antara mereka menerima dan meridai mengampuni dosa-dosa orang yang telah wafat di kalangan mereka dan semoga Allah subhanahu wa taala memberikan balasan yang setimpal bagi musuh-musuh yang menzalimi menzalimi mereka Nam barakallahfikq Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan Ustaz atas jawaban yang telah Antum berikan Ustaz baik kita angkat satu pertanyaan terakhir di perjumpaan kita pagi hari ini Meli telepon di 0218236543 Nam silakan kami persilakan kepada anda para pemirsa dan pendengar rja di mana pun Antum berada Ya silakan Ya silakan gak saya hah yunaldi kembali Saran saya Pak ustaz eh hendaknya umat muslim seluruh dunia tidak hanya mengirimkan bantuan sosial juga mengirimkan bantuan tentara seluruh negara muslim di dunia untuk memberantas e kejahatan Yahudi Israel Ya dan sekutu-sekutunya ini Saran saya hendaknya ya kalau memang umat muslim kita di baikak ya mungkin S BAP nanti bisa didengar oleh seluruh pemimpin negara Pak ya mudah-mudahan bisa didengar dan bisa diaplikasikan jazakahir Barakallah Fik atas sasarannya pak baik sama azan ya allahyakum kami angkat kembali satu pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini untuk Anda semuanya baik terputus Kami tunggu kembali bagi Anda yang ingin bertanya Dian telepon 021823654 ttig tentang tawakal kepada Allah subhanahu wa taala Nam Ya silakan Asalamualaikum Waalaikumsalam Ibu dan berada di mana dengan ibu Sukma di Pasar Minggu ya silakan Ibu Sukma eh begini Pak ustaz ada tetangga mengadakan e akikahan e bayi perempuan he terus dia motong e kambing dua ekor Heeh ee dia paham sudah paham Alhamdulillah paham kalau untuk bayi perempuan kambingnya satu tapi yang satu lagi ini niatnya atau keinginannya untuk ee biar ee apa tuh saudara atau tetangga bisa lebih banyaklah ke bagian ee buat sedekah kali ibu ya Iya nah ini bagaimana menurut syariat Islam niat yang begitu paksanaan begitu I begitu Pak ustaz terima Asalamualaikum warah ya Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuhir dan kepada Ustaz kami persilakan UN menjawab silakan Ustaz ya barakallahik pertanya sangat baik dari ibu yang bertanya tadi Semoga melimpahkan kebaikan dan penjagaan bagi beliau dan juga untuk kita semua jawabannya untuk yang seperti tadi Ya memang kewajibannyaalah menyelih seekor kambing untuk akik dari bayi perempuan tapi kalau dia in jadikan sebagai sedekah lebih dari satu tidak mengapa diperbolehkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menyembelih di waktu Idul Adha beliau menyembelih bahkan sangat banyak ya padahal kewajiban satu saja bagi orang yang mampu tapi kalau dia lebihkan untuk yang lain untuk sedekah untuk memberikan makan kepada orang miskin tetangganya dan seterusnya maka itu diperbolehkan diperbolehkan karena itu sifatnya anjuran dan merupakan keutamaan meskipun yang wajib adalah satu tapi selebihnya Itu adalah untuk ee dapatkan pahala tambahan dan keutamaan di sisi allah subhanahu wa taala nah ba barakallahu fikum ini merupakan Jawaban dari pertanyaan yang terakhir di perjumpaan kita di kesempatan pagi menjelang siang hari ini Semoga apa yang kita bahas dan kita kaji dan pertanyaan-pertanyaan yang kita jawab bisa menjadi sebab untuk memberatkan amal timbangan kebaikan kita pada hari kiamat nanti sewaktu kita menghadap Allah subhanahu wa taala demikianlah mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita akhiri Sallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammad wa ala alihi wa ashabihi wasamikum warahmatullah wabarakatuhikumalam warahmatullahi wabarakatuh Kami mengucapkan terima kasih banyak kepadaust Alfad abdahu yangiai ini serta jawaban-jawaban yang telah beliau sampaikan untuk kita semuanya semoga Allah subhanahu wa taala membalas kebaikan beliau dengan balasan yang banyak jazakumullah Khairan Barakallah fikum dan semoga Allah subhanahu wa taala menjaga beliau di sana dan meluaskan ke Beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil bersama beliau di setiap perjumpaan Insyaallah allahum Amin tak lupa pula kami ucapkan terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami koroja celengsi dan kroroja celengsi Maaf koroja Kendari atas kerj samanya dan pertolongan dari allah subhanahu wa taala acara ini dapat berjalan dengan lancar kami ucapkan jazakumullah Khairan Barakallah fikum untuk semua rekan-rekan kami dan untuk Anda semuanya ikhwat Al Islam Azani Allah wayakum yang telah bersama kami dari awal hingga akhir kami ucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan anda jazakumullah Khairan Barakallah fikum akhir kalam kami sampaikan kepada Anda semuanya nantikan kembali kajian beliau Insyaallah Pada hari Kamis yang akan datang untuk kita ikuti kelanjutan pembahasan dari di Kitab fawaidul Fawaid buah karya dari Ibnu qayyim aljauziyah rahimahullahu taala dan untuk Anda semuanya tetap menjaga kehatan Barakallah fikum Semoga Allah memudahkan kita mengamalkan ilmu yang telah kita dapatkan Billahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi Roja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam Isam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *