Roja TV bagi anda para pemirsa Roja TV Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi warakatuh Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nastainu ala umurid Dunya waddin wasallallahu ala nabiina wa Sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain Amma ba’d kita panjatkan puja danji syukur keehadirat Allah subhanahu wa taala pada kesempatan pagi menjelang siang yang berbahagia kali ini tanggal 2 jumadal Ula Hijriah atau yang bertepatan dengan tanggal 4 November 2024 kita kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari allahalla wa sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin Senin pagi di masjid Manarul Ilmi di komplek pondok pesantren Tunas Ilmu di desa Kedung wuluh Purbalingga ini kita berharap semoga Allah subhanahu wa taala berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah Jalla waala Allahumma Amin selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya dan umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga di akhir nanti bapak-bapak ibu-ibu para hadirin dan para hadirat rahimani warahimakumullah Alhamdulillah kembali kita mengkaji serial fikih doa dan zikir kali ini kita memasuki pembahasan nomor 223 mengangkat tema doa antara azan dan iqamah pembahasan tentang waktu yang Mustajab waktu yang Mustajab adalah salah satu pembahasan penting yang dikaji oleh para ulama kita saat mereka membahas tentang masalah doa sebelum kita Jelaskan lebih lanjut Apa artinya waktu yang Mustajab apa Bu artinya Bu waktu peluang dikabulkannya doa lebih besar ya kapa waktu yang Mustajab Bu waktu yang peluang dikabulkannya doa lebih besar Apakah artinya di luar Waktu itu doa tidak berpeluang untuk dikabulkan apa seperti itu Maksudnya tidak seperti itu Jadi kita berdoa boleh enggak kapan aja boleh yang penting bukan pas di dalam kamar kamar mandi jadi 24 jam kita mau berdoa boleh tapi dalil-dalil dari al-qur’an atau hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Itu menjelaskan memang ada waktu waktu-waktu yang spe siial dan waktu yang spesial itu ada yang sifatnya tahunan ada yang sifatnya pekanan dan ada yang sifatnya haian ya tahunan itu maksudnya y terulang sekali dalam setahun gitu maksudnya pekanan itu berarti ya terulang sepekan sekali hari berarti selalu ada setiap hari itu maksudnya contoh waktu yang Mustajab yang sifatnya tahunan ngih setahun sekali contohnya adalah di malam Lailatul Qadar lailatul qadar itu kan cuma ada di bulan opo bulan Ramadan dan dan bulan Ramadan itu setahun cuma sekali contoh yang lain di hari Arafah hari nopo Arafah hari Arafah itu pinten Hah 10 tanggal pinten 9 bulan Zulhijah bulan apao Zulhijah itu jemah haji di hari itu dia punya peluang doa yang sangat Mustajab ini yang sifatnya tahunan ada pekanan seminggu sekali contohnya adalah setiap hari Jumat sore Kapan setiap Jumat sore habis asar sampai magrib ada yang sifatnya harian contoh waktu yang Mustajab yang sifatnya harian adalah ketika sepertiga Malam Terakhir sepertiga Malam Terakhir Sin tungai ke beriwe malam isi mulai malam itu mulai kapan magrib malam itu mulai magrib berakhir subuh Ben gampang ya magrib kan Sekarang jam berapa subuh jam berapa Jam . biar gampang hitungnya ya misal ya magrib jam .00 Ben gampang bae ya nanti bisa maju mundur 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 Berarti berapa jam Hah 11 11 jam Dibagi berapa 3 1/3 terakhir berarti 11 / 3 berapa naik 12 bagi 3 berapa 4 naik 11 berarti Seteng Nggih kira-kira Nggih wukur kira-kira tok iki 3 Seteng Nah kalau kita ambil 2/3 malam berarti 3,5 tamb 3 125 pinten 7 Ayo kita hitung mulainya Jam berapa tadi 6 7 8 berar Oh berarti berapa oh ya 7 8 9 10 11 12 1 Berarti mulai dari jam 1 ke mana ke atas berarti sampai subuh itu berarti waktu yang Mustajab sepertiga Malam Terakhir mulai dari jam . berarti nek jenengan Wah jam sij kurung Ung turu Ung tangi Urung turu jam si aku Ung tangi tangine nembe jam 3 bangunnya baru jam . itu masih Mustajab atau tidak masih rentangnya itu seperti itu dari jam . ya sampai nopo jam jenengan mau ngambil jam -nya boleh jam nya boleh jam 3-nya boleh sebelum subuh juga boleh ini contoh waktu mustajab yang sifatnya ha harian contoh yang lain adalah ketika sujud saat salat berarti Berapa kali itu jenengan sujud berapa kali kisi pada salat apa ora berapa kali rakaat itu berapa Pintan 17 berarti minimal terulang berapa kali 17 kali sehari semalam itu kalau cuma ngitung salat wajib padahal masih ada salat sunah berarti waktu mustajab doa yang sifatnya harian banyak apa sedikit banyak contoh yang lain yang akan kita bahas hari ini nih antara azan dengan iqamah itu juga sifatnya harian sehari terulang berapa kali berapa kali lima karena azan itu kan hanya sebelum salat wajib nah yang akan kita kaji hari ini adalah salah satu momen harian yang saya Sebutkan terakhir tadi yaitu antara azan dengan iqamah apa dalilnya yang dijadikan landasan bahwa waktu itu adalah salah satu waktu yang Mustajab kami bawakan di sini dua hadis yang pertama adalah sebuah hadis yang dituturkan oleh seorang sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam namanya Abdullah bin Amr radhiallahu anhuma Sinten Bu Abdullah b amallahu anhuma bu anhuma artine apa bocah-bocah Quran isisti pada ngerti l jenengan aja kalah jenengan juga santri santri sini ya bocah-bocah cilik-cilik pada ngerti anhum artin apa buat keduanya keduanya niku Sinten keduanya Semoga Allah meridai Keduanya Keduanya niku Sinten Abdullah dan Amr Abdullah itu sahabat bapaknya Abdullah Sinten Amr sahabat makanya yang kita doakan anake apa Bapak dua-duanya radhiallahu Anhu Ma beliau menuturkan Anna rajulan qal Ya Rasulullah Innal muadzinina yafdulunana wahai Rasul ada seorang datang menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ngadu coba perhatikan baik-baik dengarkan isi dari pengaduan para sahabat kepada nabi dengarkan isi keluhan para sahabat kepada nabi Apa isi keluhannya Ya Rasulullah wahai Rasul Innal muadzinina yafdulunana para muadzin ini wahai Rasul mereka lebih utama daripada kami Maksudnya apa pahalanya lebih banyak kenapa karena setiap hari dia azan sedangkan kami tidak azan jemaah masjid 1000 orang yang azan Berapa satu berarti sisanya berapa orang kami ini kalah pahalanya sama muadin kan gak mungkin 999 orang Melu azan kabeh kan G mungkin dengarin loh Bapak Ibu begitu para sahabat isi keluahan mereka kepada nabi kos jenengan Nggih Bu gigih Mas Masyaallah jenengan niku nek ngeluh sih ngeluh apa Bu beras Entong minyak larang Lombok langka k Mbok keluhane sahabat nabi itu mengeluhkan Pa pahala mudah-mudahan setelah pengajian ini saya akan mendengarkan keluhan-keluhan yang berbeda dari jemaah Sekalian ibu-ibu nanti ngeluhkannya Aduh wingi aku ora mangkat ngaji nah kayak gue Bu bapak-bapak Aduh aku wingi ketinggalan ora me masjid gitu jadi jangan yang dikeluhkan urusan dunia nanti kita akan Jelaskan kenapa para sahabat itu sangat memperhatikan urusan akhirat faqala rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Qul Kama yaakulun maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pun memberikan jalan keluar supaya orang-orang yang mendengar muadin yang mendengar azan tidak kalah pahalanya dibandingkan yang azan apa caranya Ucapkanlah seperti yang diucap kan oleh muadzin berarti ketika muadzinnya Allahu Akbar Allahu Akbar apa yang jenengan ucapkan Allahu akbar Allahu akbar sama persis Kecuali Kecuali Hayya alas Shah Hayya Alal Falah saat itu jenengan mengucapkan La haula wala quwwata illa Billah itu solusi yang pertama solusi yang pertama supaya kita enggak kalah pahala dibandingkan muadzin kita menirukan Apa yang diucapkan oleh muadin Terus apaagi kata nabi Su wasallamahal kalau Muazin sudah selesai mengumandangkan azan maka Mintalah pasti kamu akan diberi permintaan Mintalah niku maksudnya Nop Bu berdoalah kepada siapa kepada Allah pasti akan diberi apa yang kamu minta hadis riwayat Abu Dawud dan dinilai sahih oleh Imam Ibnu Hibban dan kata alhafiz Ibnu Hajar al-asqalani hadis ini Hasan sudah ini hadis yang pertama hadis yang kedua adalah sebuah hadis yang dituturkan oleh Anas bin Malik radhiallahu an an dideleng yo radhiallahu an hu kalau hu Berarti pinten satu orang Kenapa kok cuma satu orang kenapa Anas bin Malik radhiallahu Anhu Kenapa Hu karena yang sahabat cuma Anas Malik bukan sahabat Bahkan bukan orang yang beriman makanya yang disebutkan cuma doanya buat siapa Anas tok Anas bin Malik radhiallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah sallall Alaihi wasam bersabdaalani Wal iqamah tidak akan ditolak doa antara azan dan iqomah hadis riwayat Abu Daud dan dinilai Hasan oleh Imam albaghawi dan oleh Imam annawawi perhatikan baik-baik la yurodu tidak akan ditolak kalau tidak ditolak berarti diterima berarti dikabulkan jadi ayo kita kaji satu persatu dari dua hadis ini hadis yang pertama seperti yang tadi saya singgung sedikit ini menggambarkan betapa semangatnya para sahabat untuk mengejar Pa Hala dan semangat mereka mengejar pahala itu lebih tinggi daripada semangat mereka mengejar du du duit kaya jenengan Nggih kaya jenengan mboten Insyaallah enggane Nggih Bu enggane nih di jam ini di jam ini ya ada pembagian duit 1 juta masing-masing orang teng alun-alun engg n tok ya jenengan milih ngendi milih mengalun-alun apa mengene Ustaz pembagiannya pindah ngene Ustaz Masyaallah ya para sahabat itu kalau urusan pahala mereka super semangat Kenapa sih tahu enggak kenapa karena pahala itu awet pahala niku nopo awet kalau duit cepat Entong jenengan itu kalau dikasih duit 100 juta habis enggak habis padahal 100 juta banyak atau sedikit banyak habis malah bisa jadi 100 juta itu habis hanya dalam 1 menit engg Bayar apa entahlah mungkin buat beli tanah atau buat beli rumah habis atau buat bayar hutang tapi pahala itu awet bahkan awetnya itu bisa sampai ke akhirat Jadi bukan hanya di mana bukan hanya di dunia salah satu sarana kita untuk mendapatkan surga ya pahala tersebut yang utama Ya jelas kasih sayang dari Allah jadi ini Rahasianya Kenapa para sahabat urusan pahala mereka sangat semang Al Imam Al Hasan albashri rahimahullah itu pernah menasihatkan kalau ada orang menyaingi kamu dalam urusan dunia maksudnya menyaingi niku mengalahkan kalau ada orang mengalahkanmu dalam urusan dunia maka kalahkanlah dia dalam akhirat apa nasihatnya beliau Kalau engkau melihat orang mengalahkanmu dalam urusan dunia maka kalahkanlah dia dalam urusan akhirat contoh biasanya ibu-ibu kan plirak-plirik Nggih neleng meng pinggire ih gelange Anyar ya gelange anyah maka ibu-ibu enggak usah pulang Nanti bilang sama bapak pak pinggirku mau gelange Anyar Nyong ya naluk ditukokaken jangan Bu kalahkan ibu-ibu yang di sampingi jenengan dalam urusan apao akhirat apa jajal Oh nang pinggire jenengan pas ngaji ora nulis eah jenengan opo nulis Kalahkan dia Kalahkan dia bapak-bapak juga sama ketika keluar dari mana Dari masjid ya liat temannya motore Anyar enggak usah Wah Nyong esuk kudu ngredit ya enggak usah Kalahkan dia dalam urusan akhirat Oh walaupun teman saya ini motornya baru tapi ngajine Kaye lewih akeh Nyong jadi jenengan Kalahkan dia dalam urusan akhirat oke nah ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melihat para sahabat itu sangat semangat dalam mengejar pahala maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kasih mereka solusi solusinya adalah menjawab Sinten muadzin dan tidak cukup sampai di situ tapi nabi Sallahu Alaihi Wasallam juga motivasi kita untuk banyak-banyak berdoa dan memilih waktu yang Mustajab karena saat itu adalah waktu yang sangat potensi untuk dikabulkan sama Allah makanya apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam fasal Mintalah kamu akan dikabulkan di dalam hadis yang satunya la yuradud dua bainal adani Wal iqamah tidak akan ditolak doa antara azan dan iqamah maka saya kata an sangat rugi kalau waktu-waktu istimewa seperti itu seperti itu Maksudnya nopo antara azan dengan iqamah yang cuma terbatas sampai sejam enggak di sebagian masjid malah 5 menit di berapa masjid 15 menit 10 itu waktu yang sebentar sangat rugi kalau di waktu yang sebentar itu kita sia-siakan contohnya Ustaz bengong apa bengung bengong siapa ngelogok ngalamun noo ngalamun itu sayang banget ya atau contoh yang lain ny-yiakan waktu itu ngo ngobrol ya Allah kaya Rana waktu liane ngo ngobrol kayak enggak ada waktu lain untuk ngobrol masa waktu yang begitu mahalnya yang begitu Spesialnya kok kita abaikan begitu saja jenengan sih punya kepinginan atau tidak punya keinginan atau tidak banyak apa sedikit Loh kenapa enggak minta sama Allah minta sama Allah antara azan dengan iqamah Ustaz kalau ibu-ibu di rumah Ustaz kan salatnya di rumah Ustaz itu bisa enggak antara azan dan iqamah berdoa boleh gak Bu boleh sama aja karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam enggak membeda-bedakan antara orang Yang Salatnya di masjid seperti bapak-bapak dengan Yang Salatnya di rumah seperti ibu Ibu pokoknya antara azan dengan iqamah waktu yang Mustajab mau ibu-ibu salatnya di rumah mau bapak-bapak salatnya di masjid pokoknya selama antara azan dan iqamah itu waktu yang Mustajab maka manfaatkan terutama minta untuk urusan a akhirat contoh urusan akhirat noo apa coba urusan akhirat minta surga Apalagi selain minta surga apa lagi dijauhkan dari neraka apagi urusan akhirat minta supaya hisabnya dimudahkan oleh Allah apaagi minta supaya bisa melewati Sirat dengan baik minta supaya dosa-dosa diampuni allahumagfirli terus waliwalidaiya warhamhuma Kama rbayaniiro minta supaya anak dan keturunan kita juga pasangan kita menjadi qurata aun setelah kita minta urusan-urusan akhirat baru kita minta urusan dunia kepada Allah subhanah wa taala jadi rugi antara azan dengan iqamah buat bengong buat ngobrol buat main HP sudahlah kalau sudah masuk ke masjid enggak mendesak banget hp-nya diapain matiin hp-nya dimatiin karena Goa apa goda awalnya enggak pengin buka tahu-tahu hp-ne muni awalnya cuma mau buka wa akhirnya kabean dibuka awalnya cuma mau baca pesan dari istri akhirnya semua grup dibaca ora k dibaca dijawabi siji-siji akhirnya waktunya habis ya Mainan ha ap atau hal-hal yang tidak bermanfaat yang lebih parah dari itu Bapak Ibu yang kami hormati memanfaatkan waktu itu untuk berbuat maksiat nauzubillah minzalik contohnya mererokok y Coba jenengan bayangkan berazan malah wudud Kapan rampunge atat rampung n rampung jadi ketika Allahu Akbar S metu kukuse La haula wala quwwata illa Billah lah wonten Bu kathah ngajung jajal Oh mboten wonten teng mriki Alhamdulillah wis pada tobat sudah ya Maka jangan menyia-nyiakan waktu yang istimewa Ustaz kalau doa antara azan dan iqamah angkat tangan boleh atau tidak nah para ulama seperti Syekh Ibnu Simin rahimahullah Beliau mengatakan bahwa ketika kita teliti hadis-hadis yang menyebutkan tentang doa anjuran doa antara azan dengan iqamah itu tidak ditemukan keterangan dalam hadis itu apakah nabi sall wasallam mengangkat tangan atau tidak mengangkat tangan jadi enggak ada kata keterangan tidak ada apa keterangan secara gamblang nabi angkat tangan saat itu atau nabi tidak angkat tangan Nah kalau kita menghadapi kasus yang seperti ini maka kata beliau kita kembalikan kepada hukum asalnya jadi doa itu hukum asalnya dianjurkan angkat tangan atau tidak in sepi berdoa itu hukum asalnya dianjurkan angkat tangan atau tidak angkat tangan hukum aslinya doa itu dianjurkan sambil angkat tangan dalilnya banyak dalil yang menganjurkan angkat tangan seingat saya ada 100 hadis lebih ada berapa 100 hadis lebih sehingga saya bahkan imam assuyuti rahimahullah Kalau enggak salah Beliau mengatakan hadisnya itu sudah masuk level Mutawatir jadi lebih tinggi daripada hadis sahih jadi dikembalikan ke hukum asalnya hukum asalnya disunahkan apao angkat tangan berarti kalau kita mau berdoa antara azan dengan iqamah angkat tangan boleh boleh bahkan bisa jadi itu menjadi salah satu penyebab doanya semakin berpeluang untuk dikabulkan Wah itu doel-dobel itu waktunya ya nopo waktunya sudah Mustajab kemudian posisinya juga Mustajab karena mengangkat tangan itu menyebabkan doa lebih dikabulkan dalam sebuah hadis dijelaskan Sesungguhnya Allah Azza waalla itu maha pemalu dan maha Dermawan yastahy abdii Allah merasa malu kepada hambanya yang sudah mengangkat kedua tangannya untuk no berdoaarudah lalu tidak memberi apa yang dia minta jadi kalau kita sudah angkat tangan kok Allah tidak kabulkan itu Allah merasa malu berarti kalau kita angkat tangan peluang dikabulkannya tambah besar ya jadi sudah waktunya Mustajab angkat tangan pula Wah dahsyat itu apalagi kalau saat itu turun hujan ditambah lagi musa plus lagi puasa Wah Dahsyat gu temenan loh jadi kan berlipat-lipat itu faktornya sudah antara azan dengan atat faktor pertama terus angkat tangan faktor kedua terus hujan faktor ketiga terus sedang bepergian faktor keempat terus sedang puasa faktor kelima sedang Kepepet faktor keenam itu termasuk waktu yang Mustajab jadi ketika kita lagi Kepepet banget itu juga Mustajab ya Maka jangan mengabaikan waktu-waktu istimewa yang sudah Allah sediakan bagi kita sampai di sini materi kita hari ini semoga bermanfaat bagi kita semuanya kalau ada pertanyaan silakan baik Ustaz Terima kasih jazakumah Kiran kami bacakan pertanyaan pertama izin bertanya Ustaz setelah menjawab azan dilanjutkan dengan berdoa karena seorang wanita afdalnya salat di rumah apakah bila berdoa harus berwudu terlebih dahulu karena Terkadang wanita juga sedang berhalangan Ustaz jazakumullah Khairan Apakah sebelum berdoa disunahkan berwudu iya sebelum berdoa disunahkan apao berwudu supaya berdoanya dalam keadaan suci Apakah wajib jawabannya tidak kan saya katakan tadi nopo Dis sunahkan dinopo Bu sunahkan berarti kalau jenengan enggak berwudu boleh Enggak boleh Tapi sebaiknya berwudu sekalian siap-siap untuk salat kalau wudu buat salat sunah nopo wajib wajib Ustaz kalau lagi berhalangan bagaimana lagi berhalangan memang dalam keadaan tidak su suci Tapi tetap disunahkan untuk berdoa dan berzikir pula ya silakan Baik terima kasih jazakumullahiran pertanyaan berikutnya Ustaz Bagaimana jika mendengar azan dari televisi atau radio apakah juga mengikuti lafal muadin dan juga mendapatkan waktu yang Mustajab Ustaz kalau dengerin azan dari radio atau televisi Apakah disunahkan untuk menjawab kalau jenengan sudah menjawab azan yang dikumandangkan dari masjid ya maka Ya sudah maka Ya sudah tapi kalau misalnya jenengan dalam ee kondisi bepergian tidak mendengarkan azan kecuali hanya dari mana radio misalnya ya mudah-mudahan kalau jenengan jawab juga dapat apao pahala Apakah waktu mustajab juga Iya waktu yang Mustajab Juga misalnya nih jenengan dengar di perjalanan azan isya jenengan belum bisa ber berhenti saat itu masih ada jarak misalnya 2 kilo sampai ketemu noo masjid misalnya ya saat itu itu jenengan berdoa dari jarak du dalam jarak 2 kilo itu termasuk waktu yang Mustajab karena itu termasuk jarak antara azan dengan Apa iqamah ngh baik Ustaz n pertanyaan berikutnya Ustaz Sampai kapan batas akhir waktu salat sunah sebelum subuh Terima kasih atas Jawabannya sampai kapan atas akhir waktu salat sunah sebelum subuh kalau jenengan di masjid ya sampai nopo qat kalau jenengan di masjid berarti sampai nopo qat kalau jenengan di rumah lebih fleksibel lebih nopo fleksibel Tapi sebaiknya y jangan kelamaan khawatirnya nanti terbit keburu waktu subuhnya nopo habis ya keburu waktu subuhnya nya habis semakin disegerakan maka semakin baik karena Allah Azza waalla berfirman fastabiquul Khairat Apa artinya fastabiquul Khairat berlomba-lombalah dalam melakukan kebaikan yang namanya lomba itu berarti di awal apa di akhir ha di awal orang yang juara dalam perlombaan itu yang paling belakang apa yang paling depan yang paling depan ya maka menyegerakan lebih baik ya baik terima kasih Ustaz jazakumullahiran atas Jawabannya pertanyaan berikutnya Ustaz Manakah yang lebih Afdal salat rawatib di rumah tetapi ketinggalan Takbiratul Ihram atau salat sunah rawatib di masjid Ustaz mana yang lebih utama salat sunah rawatib di rumah bapak-bapak ya tapi akibatnya jadi ketinggalan Takbiratul Ihram atau lebih baik salat rawatib di masjid dan tidak ketinggalan Takbiratul Ihram lebih utama Mana lebih utama yang tidak ketinggalan Takbiratul Ihram Kenapa karena Takbiratul Ihram itu bagian dari salat wa wajib sedangkan rawatib adalah bagian dari dari salat sunah lebih diprioritaskan yang wajib atau yang sunah yang wajib kecuali Nah ada pengecualian kecuali kalau seandainya jenengan tahu persis bahwa di masjid yang jenengan akan salat di situ jarak antara azan dan iqamahnya nopo panjang 15 menit 20 menit sehingga jenengan prediksikan walaupun salat rawatibnya di rumah berangkat ke masjid tidak akan apao ketinggalan ahah itu bagus itu kalau seperti itu itu paling bagus ya karena dapat dua-duanya dapat sunahnya salat sunah di rumah dan dapat pahalanya tidak ketinggalan Takbiratul Ihram tapi kalau gara-gara salat rawatib di rumah terus jadi ketinggalan Takbiratul Ihram apalagi sampai masbuk maka tidak dianjurkan untuk melakukan di rumah salat sunah rawatibnya demi untuk mengejar salat yang fardu wallahuam Baik terima kasihzah pertanyaan berikutnya Ustaz Apakah salat Ratib qbliah bisa dilakukan oleh orang yang salatnya terlambat Ustaz dan ini untuk perempuan yang salatnya di rumah jazakullah kir di rumah ya untuk perempuan yang salatnya di rumah gak apa-apa gak apa-apa ya salatnya perempuan di rumah itu lebih fleksibel karena tidak terikat dengan apa iqamahnya masjid ya kecuali kalau misalnya terlambatnya itu sampai tinggal tersiksa tersisa waktu hanya untuk salat fardu tok contoh misal Nggih Isya Sekarang jam berapa Jam berapa kurang 10 7 kur 10 belum salat magrib sampai jam 71 berarti waktu salat magrib tinggal 5 kira-kira kalau jenengan salat sunah dulu dua rakaat baru kemudian salat Magrib waktunya cukup boten moten kalau tinggal sisa 5 menit maka buruan melakukan salat fardu Ya tapi kalau misalnya sisanya masih panjang masih 40 menit ya cuman di masjid sudah iqamah ya salat sunah dulu salat sunah dulu karena waktunya masih noo masih panjang ya baik satu pertanyaan terakhir Ustaz Ustaz Apakah boleh salat di masjid yang bersebelahan dengan pemakaman posisi pemakaman ada di depan Imam tetapi di luar masjid kebetulan pemilik wakaf tanah dan juga pemilik ee ee pemakaman tersebut keluarga Ustaz jazullahiran kalau misalnya pemakaman di depan masjid itu pemakamannya ada temboknya sendiri dan masjid juga ada nopo temboknya sendiri maka mudah-mudahan tidak apa-apa mudah-mudahan apao tidak apa-apa jadi Ini pemakaman ini arah kibrat Nggih misal nih ya di belakang apa ini tembok Katakanlah ini no tembok di belakang tembok ini ada apa pemakaman ini temboknya siapa masjid apa pemakaman pemakaman jadi pemakaman terus ada temboknya tembok pemakaman terus di sini ada kayak jalan yang memisahkan antara masjid dengan opo pemakaman baru kemudian ada masjid di sini maka gak apa-apa insyaallah tidak apa-apa insya allahah tapi kalau misalnya nyambung ya sebaiknya cari masjid yang lain kalau nopo nyambung apalagi kalau kuburannya di dalam masjid gak kalau kuburannya di dalam masjid maka tidak salat di situ kuburannya di tengah-tengah masjid ya Ada ada yang seperti itu maka tidak sangat tidak direkomendasikan untuk salat di masjid yang seperti itu wallahu taala ala waam mudah-mudahan apa yang kita pelajari bermanfaat bagi kita semuanya terima kasih atas perhatiannya men atas segala kururangannya kita akhiri subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu ilaik alalamualaikum wabarakatuh for
Ustadz Abdullah Zaen, M.A. | Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 223
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply