Al hamdulillahm TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi Wan Walah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Amad ikhwat Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerati roj yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di mana pun anda berada Alhamdulillah pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih diberi kenikmatan sehat dan waktu luang oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali bersama di dalam saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam selawat serta salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita seputar menuju negeri abadi Yang Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melalui chat WhatsApp di 0819896543 ikhwat Islam kaum muslimin dan Mari kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala kami persilakankur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuastainuhuagfirillah anus ahdihillah fahual muhtad Wam yudlil falan tajidahu Wali mursyida asadua ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh alladzi nabi ba’d wq Allah subhanahu wa taala ya ayyuhalladina amanutaqulaha haqq tuqatih Wun illaantum muslimun ya auhina amanqulah uqum wijahiahanaum Amma bauqal had kitabullah Wir Hadi Hadi Muhammad shallallallahu Alaihi Wasallam was umur muhd wa muhtin bidah wa bidtin wa kaum muslimin kaum muslimat para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah kembali kita bertemu dalam kajian menuju negeri Abadi bisa membicarakan Negeri Abadi kedua yaitu masalah surga yang lalu kita sudah bahas orang-orang yang pertama masuk surga kemudian juga ee orang-orang miskin Muhajirin yang lebih dahulu masuk surga dibandingkan orang-orang kaya dan juga kita membahas sudah membahas terkait dengan adanya syafaat terhadap orang-orang yang masuk ke dalam neraka untuk dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surganya Allah subhanahu wa taala mereka yang mengucapkan Lailahaillallah dan mereka yang EE yang memiliki keimanan walaupun sebesar biji Zarah maka mereka akan mendapatkan akan dikeluarkan dari api neraka dan akan dibawa ke salah satu daripada ee sungai surga dan mereka pun akan dimandikan oleh penduduk surga artinya penduduk surga akan menyiramkan mereka dengan air surga tersebut dan mereka pun yang tadinya gosong yang tadinya sudah menghitam gosong dan kembali menjadi putih dan kembali menjadi putih bagaikan kecambah yang yang baru tumbuh ya Bahkan kecambah yang baru tumbuh dan mereka yang disebut oleh penduduk surga dengan sebutan aljahanamiyun tapi ikhwah rahimani Allah wyakum ada kelompok yang mengingkari adanya syafaat bagi penduduk neraka kelompok ini yaitu kelompok khawarij dan muktazilah khawarij dan muktazilah ini ikhwah adalah dua kelompok Di mana mereka menyatakan setiap pelaku dosa besar setiap pelaku dosa besar semua pelaku dosa besar di kalangan kaum muslimin maka mereka itu tidak lagi dikatakan seorang muslim Saya ulangi bahwasanya orang-orang khawarij dan orang-orang muktazilah ya orang-orang khawarij dan orang-orang muktazilah meyakini bahwa anya orang-orang muslim kaum muslimin yang melakukan dosa besar maka mereka tidak layak lagi dikatakan sebagai seorang muslim bedanya antara muktazilah dengan ee dengan khawarij orang khawarij dengan tegas mengatakan mereka murtad alias seorang muslim yang melakukan dosa besar maka mereka kafir seperti misalnya mencuri kafir seorang muslim yang mencuri kafir seorang muslim yang berzina kafir berjudi kafir murtad dari Islamnya itu kalauwarij dia tegas mengatakan kafir alias murtad Adapun mtazilah mereka tidak mengatakan tidak mengatakan mereka itu murtad atau kafir tapi mereka mengatakan manzil manzilatain seorang muslim ya seorang muslim yang melakukan dosa besar maka dia sudah keluar dari Islam tapi tidak sampai kufur mereka berada di antara posisi mereka berada di antara Muslim dan kufur demikan ikhwah Jadi kalau ada ada muslim ada Kafir tengah-tengahnya kalau orang khawarij tadi dengan tegas mengatakan dia kafir digolongkan pada yang kafir orang muktazilah mengatakan orang ini tidak dikatakan muslim dan tidak dikatakan kafir jadi almanzilah bainal manzilattin yaitu di antara muslim dan kafir hanya saja kedua-dua kedua kelompok ini tegas mengatakan sepakat bahwasanya artinya muktazilah dan khawarij tegas mengatakan bahwasanya Adapun di akhirat nanti mereka masuk neraka kekal selamanya seperti orang-orang kafir yang lainnya itulah ikhwah eh keyakinan mereka terkait dengan masalah pelaku dosa besarwariju walazilatu bahwasanya asyafaatyafiin Fi ahlil kairina umirhim umirhimari Alla Yula orang-orang khawarij dan orang muktazilah mengingkari adanya syafaat untuk para pelaku-pelaku dosa dan yang mereka sudah diperintahkan untuk masuk neraka dan tidak jadi namun tidak jadi masuk neraka Jadi bagi mereka tidak ada itu ya tidak ada tidak ada yang sudah diperintahkan masuk neraka lantas enggak jadi masuk neraka itu enggak ada kemudian bagi para pelaku dosa besar ya pasti mereka masuk neraka tidak ada syafaat untuk mereka sehingga tidak jadi masuk neraka walladina dakaluha lam yukhriju minha lam yukhju minha adapun yang sudah masuk neraka tidak akan dikeluarkan lagi dari neraka yang sudah masuk neraka tak ak dikeluarkan lagi dari neraka demikian ikhwah mereka yang sudah yang sudah diperintahkan untuk masuk neraka tidak akan bisa lagi ee tidak akan ada orang yang menolong mereka untuk tidak jadi masuk neraka dan mereka yang sudah masuk neraka tidak akan ada seorang pun yang bisa mengeluarkan mereka dari neraka bagi mereka tidak ada yang disebut dengan syafaat Q qurbi rahimahullah berkata Imam alqurtubi rahimahullah wyaaatu alid alulwarijilah syafaat ini adalah syafaat yang diingkari oleh oleh kelompok mubtadiah kelompok mubtadiha dan Milah hal ini mereka mereka tidak bisa menerima syafaat ini konsep syafaat ini dikarenakan dasar landasan pemikiran mereka yang salah wq karena bagi mereka bahwasanya akallah merupakan standarisasi untuk menilai sesuatu itu sesuatu itu baik atau buruk demikian ikhwah Jadi bagi orang-orang khawarij orangang muktazilah Kenapa mereka punya prinsip seperti ini pertama dikarenakan akal mereka dijadikan standar kalau menurut akal mereka buruk buruklah dia kalau menurut akal mereka baik baiklah dia demikian ikhwah bukan syariat ahlusunah Wal Jamaah menjadikan al-qur’an dan Sunah itu sebagai standar penilai baik dan buruk kalau al-qur’an dan Sunah menyatakan sesuatu itu buruk maka kita harus terima itu keburukan baik masuk akal kita atau tak masuk akal kita kalau sudah dikatakan oleh Allah mengatakan Allah dan rasulnya mengatakan itu buruk itu baik maka itu kita katakan baik walaupun menurut kita menurut akal kita belum bisa menerimanya kita harus Sam W kita harus kita harus terima karena itu merupakan ucapan Allah dan ucapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kalau Allah memberikan Wahyu kalau rasulull wasallam Wil Hawa inua illa wahyuuha Rasulullah tidak berbicara dari hawa nafsunya itu itu merupakan Wahyu yang telah diwahyukan Kepada beliau demikian ikhwah jadi ahlusunah Wal Jamaah menjadikan al-qur’an dan Sunah sebagai standarisasi penilaian benar dan salah orang khawaris dan orang-orang muktazilah menjadikan akalnya sebagai standarisasi penilaian baik dan dan buruk dan ikhwah kita ketahui sendiri akal manusia itu bertingkat-tingkat berbeda-beda bisa pengaruhnya dikarenakan pengaruh Latar belakang pendidikan bahkan ikhwah Latar belakang pendidikan yang berbeda juga bisa misalnya yang ini jurusan eksakta yang ini jurusan sosial misalnya cara berpikir mereka juga bisa berbeda ya bisa berbeda itu yang sama-sama berpendidikan apalagi antara yang tak berpendidikan dengan berpendidikan itu masih pendidikan belum lagi akal itu akan berpengaruh terhadap ee akan dipengaruhi dengan culture yaitu kebiasaan setempat budaya setempat belum lagi akal itu juga bisa dipengaruhi oleh keluarga masyarakat budaya bisa berpengaruh ikhwah rahim allahuakum kalau kita lihat misalnya kita lihat suku asmad mereka berpakaian seperti itu sebagaimana yang sudah kita ketahui suku Asman di Irian Jaya itulah bagi mereka sebuah kebaikan dan bagi mereka itu sudah baik bagi kita ya belum baik itu ikhwah ya itulah akal itulah yang namanya akal Oleh karena itu ikw rahimullahakum keliru sekali orang yang menjadikan akal sebagai Star kebaikan ingat makhluk pertama yang yang menampi yang tidak mau yang tidak mau melaksanakan perintah Allah adalah dikarenakan mengutamakan akalnya ketimbang perintah Allah dia adalah iblis ya dia adalah iblis ketika Allah subhanahu wa taala mengatakan berfirman waid qulna Lil malaikatijudu Li Adama fasajadu illa iblis ketika kami berkata kepada malaikat sujudlah kalian kepada adamanya I Eng dia tak dan diaas orang-orang yang kafir termas kafir Allah yang ak mau diajud kepada Adam alaiam dan dia termasuk kelompok jin dan ingkar terhadap perintah Allah subhanahu wa taala ketika dia tidak mau sujud Allah bertanya kepada si i i kapau sujud aku yang perintah k yang menghanghinggaau maujudahal yang suruh apa kata si iblis ana kirum min tidak ya Allah enggak mau kenapa aku lebih baik ketimbang si Adam khqani minar wqahu Min Alasannya kenapa enggak layak aku sujud kepada Adam karena engkau ciptakan aku dari api dan engkau ciptakan si Adam dari tanah menurut logikanya iblis enggak layak yang diciptakan dari api sujud kepada yang diciptakan dari tanah lupa kalau iblis itu bahwasanya itu kan asal muasalnya kalaupun api kalaupun ikhwah kalaupun api lebih lebih lebih tinggi derajatnya ketimbang tanah kalaupun ya kita katakan kalaupun ikwah tapi kan Bu mereka itu bu bukan masih api iblis bu bukan masih apiementara Nabi Adam bukan masih tanah dia sudah berupa manusia Bani Adam sungguh kami telah memuliakan Bani Adam asal mereka kan ikhwah kalau Nabi Adam Oke dari tanah manusia yang lain kan dari sperma tapi apakah kita sekarang bentuknya sperma kan tidak ikhwah sudah berubah menjadi manusia insi ahswi kami ciptakan manusia dengan sebaik-baik baik sebaik-baik ciptaan demikian ikhwah kita tidak lagi sperma sudah ya kalau berupa sperma ya orang jijik dengan kita makanya ini ini logika si iblis engak bisa diterima logika dia pada waktu itulah hujah yang paling kuat sehingga dia berani lancang mengingkari ataupun tidak mau tunduk terhadap perintah Allah subhanahu wa taala sehingga Allah marah Allah usir dia dari surga itu gara-gara apa ikhwah gara-gara mendahulukan akal akal makhluk itu ikhwah terlalu lemah terlalu terbatas sepintar-pintarnya makhluk tetap sangat terbatas akalnya demikian ikhwah ya sepintar-pintarnya tetap tetap akalnya terbatas sangat terbatas dan sangat terbatas makanya tidak bisa akal kita ini dijadikan sebagai standar utama untuk menilai baik dan buruk Oleh karena itu ikhwah di antara sayangnya Allah kepada makhlukNya kepada manusia Allah turunkan Allah sayang dengan kita kasihan Allah dengan manusia ini kalau enggak diturunkan Islam kalau gak diturunkan Alquran engak diutus para nabi dan rasul sesat manusia ini akan sesat dalam sebuah hadissi Allah subhanahu wa taala mengatakan ya wah hamba-hambu semuaalian Ses yang akuday Dun mohon kepadaku mohonlah kepadaku Hidayah ahdikum Aku akan beri kalian hidayah karena akal mereka itu belum cukup untuk menentukan sebagai alat utama untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah mana yang baik dan mana yang buruk Allah turunkanlah al-qur’an Masyaallah Subhanallah Allah sayang pada kita Ikhwan Allah apa namanya Allah utus para nabi dan rasul untuk menunjuki manusia ya untuk menunjuki manusia Rasulullah pernah mengatakan ikhwah permisalan aku dengan dengan masyarakat ini seperti permisalan seorang yang menyediakan makanan yang lezat lantas dia mengajak orang-orang untuk masuk ke dalam rumahnya makan untuk menyantap makanan ini bayangkan Ikh kita kalau diundangor orang untuk makan dengan hidangan yang lezat-lezat saya kira kemungkinan besar kita enggak akan menolak kemungkinan besar kita enggak menolak tapi ternyata Bagaimana Respon orang-orang yang diajak kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sebagian ada yang mau dan Sebagian ada yang enggak mau enggak mau menyantap Allahu akbar diajak untuk makan bukan diajak untuk mengangkat batu diajak untuk makan demikan Ikhwan jadi Rasulullah ketika mengajak manusia kepada Islam kepada Quran kepada sunah Rasulullah su wasallam itu diajak untuk menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat buktinya ketika salat mau salat Allah panggil ha Ayo Agar kalian mendapat kemenangan jadi orang-orang yang kembali pada Quran dan sunah ini sebenarnya dia sedang menguntungkan dirinya sendiri Ik sedang menguntungkan dirinya sendiri Makanya semua peraturan-peraturan yang Allah subhanahu wa taala turunkan ke muka bumi ini itu untuk menguntungkan kita bukan untuk Allah gak peduli sama sekali Allah gak ada untung sama sekali makanya dalam sebuah hadissi mengatakan Allah mengatakan seandainya manusia dan jin Semuanya dari awal sampai terakhir memiliki hati yang paling takwa kita Katakanlah semua hati jin dan manusia ini seperti hatinya Rasulullah wasam tidak akan menambah sedikit pun Kerajaan ya W hambu seandainya manusia dan jin dari awal sampai akhir semua mereka memiliki ee hati yang paling busuk kita katakan saja semuanya macam Firaun manusia jin semua dari awal sampai akhir semuanya Firaun tidak akan mengurangi sedikit pun kerajaanku itu ikhwah jadi Allah menurunkan Islam itu karena kasihan dengan kita jadi kalau kita melaksanakan Islam itu kita untung untuk diri kita sendiri kita sedang mengasihani diri kita sendiri kita sedang menyayangi diri kita sendiri in ahumumikum kalau kalian baik ya kalian baik untuk diri kalian sendiri Bu untuk orangan ikhw rahimullahu jadi Allah turunkan Islam agar kita bisa menilai punya standarisasi punya Barometer mana yang baik dan mana yang buruk mana yang benar dan mana yang salah demikan ikhwah akal tidak bisa dijadikan sebagai standar utama untuk menilai baik dan buruk ikhw rahimallahuakum ya dan orang-orang khawarij orang-orang muktazilah menjadikan menjadikan akal sebagai buruk kalau enggak cocok dengan akalnya ditampi ditolak oleh mereka yang cocok bisa mereka terima ini jelas ikhwah tidak akan tidak akan menyelesaikan masalah ya ini tidak akan bisa seb sebagai solusi karena akal manusia sangat terbatas akal manusia sangat terbatas demikian ikhwah Wil maquulah almudadah li ahadisahihati almutawatirati baroat wasahabatu eh barozat wasahabatu ahyaan ini sudah jelas ini merupakan pemikiran yang jelas-jelas bertentangan dengan hadis-hadis sahih yang Mutawatir yang yang jelas dan wasahabatu Ahya bertentangan dengan eh apa yang di diyakini oleh para sahabat bahkan di saat di saat para sahabat itu masih hidup pun ada yang berpemikiran seperti ini Rawa muslimunih alqir diriwayatkan oleh imam muslim dalam sahihnya dari Yazid alqir Q dia berkatawar Sungguh Aku sangat kagum dengan pemikiran-pemikiran khawarij nuul Haju Al dan kami pun eh berada di satu rombongan yang jumlah cukup banyak menuju Haji rombongan untuk pergi haji dan kami pun mengajak untuk berpikiran berpikir e dengan pemikiran khawarij ini artinya dia mendakwahkan ikw mendakwahkan pemikiran khawar ini ke tengahtengah rombongan berkata dan di situ kami melintas lewat ke Madinah lewat Madinah AB bertepatan ketika itu Jabir bin Abdillah seorang sahabatah Jalil seorang sahabat sedang berbicara di hadapan orang banyak sedang memberikan pelajaran sedang Taklim sedang pengajian Dia sedang mikan natnya Ya sambil bersandar di sebuah tiang hanya memang di sini enggak disebutkan tiang apa ini tiang masjid atau tiang yang jelas dia sedang mengajar masyarakat Ya sambil bersandar di sebuah tiang rasulillah wasallam dan dia bercerita tentang sebuah hadis dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan ternyata ketika kami dengar dia sedang menceritakan tentang Al jahanamiyun ingat jahanami jahanamiyun yaitu yaitu orang-orang yang tadi yang masuk dalam neraka eh qadim tahsu yang mereka sudah menjadi gosong Ya sudah jadi gosong dan akhirnya mereka dikeluarkan ya dari neraka dibawa ke surga dan mereka pun dimandikan oleh penduduk Surga dihirami oleh penduduk surga dan akhirnya mereka pun gosong-gosongnya hilang semua mereka menjadi putih ya dan mereka disebut oleh penduduk surga aljahanamiyun nah ini dia ceritanya ikhwah jadi ee apa namanya bertepatan di saat itu Jabir bin Abdillah radhiallahu Anhu sedang menceritakan hadis tentang aljahanamiyun ini Nah demikian ikhwah kan kita ketahui tadi bahwasanya orang-orang khawarij tidak tidak meyakini menentang adanya syafaat kalau yang sudah masuk neraka Ya sudah mereka kekal selamanya karena bagi mereka yang pelaku-pelaku dosa besar itu murtad keluar dari Islam makanya enggak ak mungkin keluar dari neraka tapi ternyata di sini ada kisah dari Rasulullah sallu Wasallam tentang Al jahanamiun yang orang-orang neraka yang akhirnya keluar dari neraka dan masuk ke dalam surga setelah mendengarahu aku pun berkata kepada Jabir bin Abdillah Maksudnya yang berkata ini adalah Yazid alfqir Yazid alfqir berkata kepada Jabir bin Abdillah yaah rasulah wasam madzi tuhaditun bihi wahai sahabat nabi wahai sahabat Rasulullah Anda ini sedang menceritakan apa hadis Apa yang sedang anda ceritakan Bukankah Allah subhanahu wa taala berfirman inaka innakaililar faqah akitah sesungguhnya Barang siapa yang engkau masukkan ke dalam neraka Sesungguhnya engkau telah menghinakannya dalil dia artinya kalau sudah masuk neraka Ya sudah sudah hina Kenapa dimasukkan ke surga lagi gitu maksudnya jadi Yazid alfqir berdalilkan dengan ayat ini kemudian dia juga membaca ayat yang lainuakuiha setiap kaliuk neraka itu mau keluar dari neraka dikembalikan lagi masuk ke dalam neraka ter Anda bilang apa tadi kok ada yang orang neraka masuk ke dalam orang neraka yang akhirnya dikeluarkan dari api neraka sementara Allah mengatakan yang masuk neraka pasti akan hina selamanya dan orang-orang yang berusaha untuk keluar dari neraka akan dikembalikan ke dalam api nerakaun Terus bagaimana komentar anda dengan ayat ini Masyaallah ternyata orang-orang khawarij juga punya dalil makanya ikhwah kita sebagai seorang muslim harus belajar karena kelompok-kelompok sesat pun mereka punya dalil walaupun dalil mereka itu yang mereka mereka cocok-cocokkan tidak sesuai dengan pemahaman para Salafus Saleh terdahulu mereka ambil dalil ya kira-kira Cocok cocoklah dia demikan dicocok-cocokkan padahal bukan itu maknanya apakah mungkin hadis rasulullah bertentangan hadis rasulullah ataupun ee sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertentangan dengan firman Allah subhanahu wa taala sementara Rasulullah itu merupakan penterjemah dari firman Allah subhanahu wa taala Bagaimana penurut andabir bin Abdah bertanya lagi bertanya balik Apakah kamu membaca Quran k yaqir saya baca Quran kemudian Muhammad alaiham Tidakkah engkau pernah mendengar Bagaimana dalam alquan itu posisi yang akan Allah Allah tempatkan di sana ee ada enggak kamu baca di situ bahwasanya Rasul su wasallam akan ditempatkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam posisi yang paling tinggi qulu Naam kata Yazid alfakir ya aku pernah membaca qala faainnahu maqamu Muhammadin su Al wasallam AL Mahmud itu adalah posisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang sangat terpuji alladzi yukah di mana Dengan itu Allah akan mengeluarkan orang-orang Siapa saja yang Allah ingin keluarkan dari api neraka jadi makam Mahmud yaitu ketika ditempatkan di tempat yang tertinggi dari seraram mutlak dari semua umat manusia dia diberi dia diberi izin untuk memberi syafaat dia diberi izin untuk memberikan syafaat Sebai seperti yang telah kita bacakan di kajian-kajian lalu Q kata Yazid alfqir kemudian Jabir bin Abdillah melanjutkan eh apa namanya kajiannya dan menceritakan tentang e sifat ataupun ciri-ciri ehat yaat dan orang-orang yang melintas di atasat inihw kita sudah bicarakan eh pada kajian ee perjalanan setelah kematian ya tentang terkait dengan masalah Sirat atau sama ya judulnya menuju negeri abadi di mana ee orang-orang yang orang-orang kafir itu sudah dimasukkan ke nerata ya mereka tidak melalui Sirat mereka Langsung masuk neraka Adapun orang-orang munafik orang-orang Mukmin akan terpisah tinggallah orang-orang Mukmin mereka inilah ikhwah orang-orang mukmin yang tak ber yang akan masuk ke dalam surga dengan tanpa hisab mereka yang dihisab dan mereka yang yang akan dimasukkan ke dalam neraka mereka inilah yang akan yang akan melintasi yang akan melintas ee di atas Sirat yang Sirat itu tajam Ya seperti pedang sebagaimana yang dikatakan Rasul sudah yang kita kaji ada yang melintas itu bagaikan kilat sampai ke ke seberang ada yang kencang itu bagaikan angin Hus sampai ke seberang ada yang kencang kecepatan itu bagaikan tunggangan kuda yang tercepat ada yang lari cepat demikian ikhwah ada yang berjalan ada yang merangk ada yang kadang dia tergantung kemudian balik lagi ada yang sudah tergantung-gantung dan akhirnya jatuh begitulah ee Jabir bin Abdullah menceritakan tentang kisah orang-orang yang sedang lewat ke lewat meniti maka berkal aku apa k akua Han sa yangingingat Beliau mengatakan nanti orang-orang ada di neraka itu orang-orang yang sudahukeraka akan dikeluarkan dari api neraka kalau ini aku ingat betul ya kalau yang lain-lain ya masih sama-sama Tapi kalau masalah ini karena bertentangan dengan yang dia yakini sebelumnya tapi kalau untuk satu ini yang tadinya dia si Yazid al-fqir ini kan meyakini yang sudah masuk neraka enggak akan keluar lagi dari neraka karena itu keyakinan dia ketika dia ketika Jabir bin Abdillah menceritakan tentang hadis di mana akan ada syafaat untuk mengeluarkan orang-orang yang dalam neraka untuk masuk ke surga ini betul-betul fokus dia kalau yang ini aku ingat sekali bahwasanya betul bahwasanya Rasulullah mengatakan bahwasanya nanti ada di antara orang-orang yang masuk neraka itu dikeluarkan dari api neraka kalau ini aku ikut betul katanya kata beliau yakniakujuna kaahumidim mereka keluar dari api neraka seperti ee dahan dahan dahan pohon Simsim dahan pohon simsimim mungkin hitam ya tinggal dia menyampakan dengan pohon Simsim lantas Mereka pun e masuk ke salah satu dari sungai-sungai surga dan mereka pun mandi di situ mereka pun keluar dari suai ters seolah mereka mereka itu bagaikan kertas-kertas putih farana maka kami pun rujuk dari pendapat kami Arya kami pun rujuk dari keyakinan kami itu kami tinggalkan pemahaman khawarij kami tidak pakai lagi karena jelas-jelas bertentangan dengan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka kami pun rujuk dan kami tak pakai lagi keyakinan orang-orang khawarij ini Kemudian kulna kami katakan umam Celakalah kalian apakah Menurut kalian Rasulullah eh Jabir bin Abdillah sahabat nabi akan berani berdusta atas nama Rasulullah demikian kan tadi Yazid alfqir ini kan di perjalanan mereka mengajak orang-orang untuk meyakini apa yang diyakini oleh orang khawarij kan kena dia diaatakan di awal bahwasanya Dia sangat taajub dengan pemikiran khawarij di antara pemiliian khawarij yang sudah masuk neraka Ya sudah habis ceritanya tidak akan pernah lagi keluar dari dari dari neraka tapi ternyata ketika dia bertemu dengan Jabir bin Abdillah malah dia menceritakan hadis yang kasusnya persis sebagai jawaban sebagai jawaban atas Rusaknya apa yang mereka yakini lantas Jabir bin Abdillah eh Yazid alfqir ketika mendapatkan hadis ini mereka pun mulai dia pun mulai mendakwahkan ke rombongan apa katanya Menurut kalian apa mungkin Jabir bin Abdillah sahabat nabi berdustaama nabi atau kalian anggap dia berdusta karena bertentangan dengan pemikiran kalianikan ikhw kemudian Fa wallah demi Allah tidak tidak akan mungkin Jabir bin Abdillah berdusta atas nama nabi Ma Wahid maka eh Ma Wahid maka keluarlah e maka semua tobat kecuali hanya satu orang tidak ada yang keluar dari kami kecuali hanya satu orang artinya hanya satu orang yang masih bertahan dengan eh Dengan pemahaman orang-orang khawarij tersebut demikian ikw itulah kisah Yazid alfqir yang tadinya dia khawarij kemudian dia tbat atas pemikiran khawarij terseb tbutahimahwarijiluil masalah ahlairakj minar orang-orang khawarij mazilah mereka berlebihan dalam masalah ini karena mereka meyakini bahwa bahwasanya pelaku-pelaku dosa besar tidak akan keluar dari api neraka Jadi bagi mereka ini dikarenakan yang tadi yang kita sebutkan tadi bagi mereka kalau sudah melakukan dosa besar berarti kafir bagi mereka atau muktazilah engak Berti mengatakan kafir tapi dia katakan Ya enggak muslim lagi gitu kemudian ikhwah W mereka juga mereka meyakini bahwasanya tidak ada manfaat sedikit pun syafaatnya orang memberi syafaatalilqili beda halnya dengan almurjiah mereka malah memiliki pemikiran yang berseberangan dengan mtazilah dan khawarij Di mana mereka meyakini bahwasanya ee belum tentu mereka meyakini bahwasanya para pelaku-pelaku dosa besar tidak akan masuk ke dalam neraka wuna Anna ahl kabairi Jamian Fil jannati minirabin dan mereka meyakini bahwasanya semua para pelaku-pelaku dosa besar akan dimasukkan ke dalam surga dengan tanpa azab sama sekali di satu sisi orang-orang khawarij orang-orang muktazilah mengatakan mereka pelaku dosa besar murtad atau enggak muslim dan di akhirat akan masuk ke dalam neraka selamanya di sisi Seberang ya yang bertentangan dengan khawar dan mtazil mengatakan enggak begitu dia adalah orang-orang murjiah mereka mengatakan orang murjiah mengatakan bahwasanya enggak pelaku-pelaku dosa itu enggak masuk neraka mereka karena mereka sudah beriman ya walaupun mereka walaupun mereka itu melakukan dosa besar tapi mereka tetap masuk maka tetap masuk Sur tidak akan melalui via nerakaikan betul-betul sangat bertentangan bertentangan 180 derajat orang mtazilah orang khid mengatakan kekal selamanya orang murjah mengatakan takkan masuk ke neraka kemudian wakil Wil rasulah wasallam ee kedua kelompok ini jelas menentang sunah rasulullah yang Mutawatir yang jelas yang sahih yang diriwayatkan dari nabi sallallahu alaihi wasallam wahum mukhalifunaijma salfil Umah waijm salafil umah watiim waimtiha dan mereka dengan terang-terangan menentang para ulama IJ para ulama Salaf terdahulu dan dan para imam dan Sesungguhnya Allah dengan karunia Allah Allah telah memberikan Hidayah petunjuk kepada ahl sunah Wal Jamaah ya karena tentang masalah yang merekai Di mana mereka meyakini Ahli Sunah Wal Jamaah meyakini bahwasanya seluruh bahwasanya pelaku-pelaku dosa besar tahtatillah mereka berada di bawah kehendak Allah subhanahu wa taala kalau Allah mau Allah akan ampuni dosa-dosa mereka kalau Allah mau Allah akan ampuni dosa Mereka dikarenakan rahmat Allah Allah berikan untuk mereka kalau Allah mau juga Allah akan azab akibat dosa-dosa yang mereka lakukanah kemudian setelah itu barulah Allah subhanahu wa taala masukkan mereka ke dalam surganya berdasarkan firman Sesungguhnya Allah itu tidak akan mengampuni dosa perbuatan Syirik dan masih mengampuni dosa-dosa yang lain bagi siapa yang dia kehendaki ikw jadi kalau kita lihat ikhwahahahakum jadi di sini ada tiga blok ya blok pertama blok ekstrem dia adalah orang-orang khawaris dan orang-orang mtazilah yang mengatakan pelaku dosa besar enggak muslim bedanya dengan khawarij khawarij mengatakan kafir muktazilah mengatakan Enggak dia enggak kafir tapi enggak muslim itu yang mereka sebut dengan manzilah Baina manzilatain tetapi kedua kelompok ini meyakini pelaku dosa besar nanti di hari kiamat akan masuk ke dalam neraka selamanya tidak ada syafaat karena yang sudah masuk neraka tidak akan keluar dari api neraka di sisi lain ya di blok yang lain yang bertentangan yaitu orang murjiah yang meyakini bahwasanya ee pelaku dosa besar itu ke surga tidak akan masuk ke neraka karena mereka punya mereka memiliki keimanan ya mereka memiliki keimanan mereka tidak akan masuk ke dalam ke neraka walaupun Sebesar apapun dosa besar mereka mereka tetap akan dimasukkan oleh Allah subhanahu wa taala ke dalam surganya demikian ikhwah di Blok Tengah Nah demikian ikhwah di tengah-tengah ini Tengah mengatakan dia adalah ahlus sunah wal jamaah yang Allah katakan walika demikianlah kami jadikan kalian umat pertengahan di tengah-tengah ada ahlusunah Wal Jamaah ahlusunah Wal Jamaah mengatakan apa ikhwah para pelaku dosa ya para pelaku dosa itu semua berada di bawah tahtatillah berada di bawah kehendak kalau Allah mau Allah akan azab mereka kalau Allah mau maka Allah akan ampuni dosa mereka demikan ikhwah itu dia kemudian adapun orang-orang yang masuk ke dalam neraka yang mereka adalah orang-orang muslim yang melakukan dosa besar maka orang ini suatu hari nanti akan Allah subhanahu wa taala ambil dari neraka dan Allah akan masukkan ke surga dengan Syafaat syafaat yang sudah Allah siapkan tapi ingat ikhwah yang memberi syafaat ini orang yang Allah ridai dan yang diberi syafaat juga Allah yang sudah Allah ridai makanya Allah mengatakan Wakin fwati Wal arduman a ba ayallahu liasyaard Berapa banyak para malaikat-malaikat la syafaatuman tidak ada manfaat sama sekali syafaat mereka kecuali setelah Allah kecuali setelah mendapat izin dari allahahya Allah izinkan kepada siapa yang dia kehendaki dari orang-orang yang Allah beri yang Allah izinkan untuk memberi syafaat itu Allah sudah tunjuk orangnyaah dan kepada orang yang dirid jadi orang yang akan memberikan syafaat sudah Allah ridai sudah Allah tunjuk sudah Allah izinkan dan yang diberi akan diberi syafaat juga sudah Allah tunjuk orangnya dan sudah Allah ridai jadi bukan sembarangan Makanya kalau kita minta syafaat Rasulullah S wasallam bukan kepada Rasulullah tapi minta kepada Allah subhanahu wa taala ada dan melakukan amalan-amalan atau amalan-amalan yang dapat yang dijanjikan oleh oleh Allah untuk mendapatkan syafaat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam seperti mengucapkan doa setelah azan dan juga seperti mengucapkan selawat setiap kali disebut disebut ee nama Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam disebut demikian ikhwah rahimallahu wayakum jadi sangat jelas ikhwah konsepnya innallahfirhifirya Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa orang yang berbuat Syirik tapi masih mengampuni dosa-dosa yang bukan Syirik yang selain Syirik liyaa Liman Yasya bagi siapa yang Allah kehendaki jadi ada yang Allah enggak kehendaki akhirnya dia masuk ke neraka Allah ada Allah yang enggak kehendaki akhirnya Allah Allah masukkan dia ke dalam surga karena Allah ampunkan dosanya demikian ikhwah rahimallahu wayakum Lantas apa dalil orang-orang khawarij dan orang muktazilah ini ternyata mereka juga punya dalil mereka punya dalil dari al-qur’an ya beberapa ayat yang mereka pegang dan Insyaallah akan kita bahas dan akan kita bantah ayat yang mereka pegang pemaham mereka keliru tentang ayat tersebut Insyaallah demikian para pemir sekalian Semoga apa yang kita bahas bermanfaatagfirullahakumlimin Inah syukran jazakumullahir wabarakah Fik Ustaz atas penyampaian materi yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang ing bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melaluian telepon di 0218236543 atau melalui pesan Whatsapp di 819896543 pertanyaan pertama akan kita angkat dari layan telepon terlebih dahulu baik nampaknya belum terhubung kita bacakan dari pesan singkat wabarakatuh izin bertanya Ustaz apakah yang termasuk dosa-dosa besar yang dapat diampuni oleh Allah subhanahu wa taala silakan Ustaz ikhwah aahuakum semua dosa besar ada kemungkinan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala Imam azzahabi hanya memang perlu kita ketahui juga ciri-ciri dosa besar yang disebutkan oleh Imam azahabi dalam kitab alkabair di antara ciri-ciri dosa besar itu pertama ada sebutan laknat seperti rasulah mengatakan Allah melanat laki-laki yang menyerupai perempuan perempuan yang menyerupai laki-laki diantaranya Ya Allah melakat Yahudi Nasrani yang telah menjadikan kuburan nabi mereka menjadi masjid di antaranya laknat ada sebutan laknat yang kedua ada sebutan Bari aku berlepas diri seperti ras mengatakan aku berlepas diri dari orang-orang yang tinggal di tengah-tengah pemukiman orang musyrik enggak boleh berarti tidak boleh yang ketiga yaitu ada ancaman hukum had hukum had ini artinya hukum yang ditetapkan sebagai hukuman fisik seperti yang berzina kalau dia masih apa namanya masih perjaka dicambuk 100 kali kalau dia sudah kalau dia sudah berkeluarga maka dirajam sampai mati pencuri potong tangan ini sudah dalam hukuman-hukuman yang sudah ditetapkan Alquran Peru yang mencak yang mencuri maka potong tangannya sebagai hukuman dari Allah subhanahu wa taala hukuman potong tangan hukuman cambuk sauskali hukuman apalagi ikhw hukuman eh rajam hukuman cambuk 40 kali untuk minum HAM dan seterusnya itu menunjukkan ciri-ciri dosa besar yang keempat yaitu adanya ancaman azab khusus ya di akhirat nanti seperti sabda Nabi sahu Alaihi wasam ada tiga orang yang nanti di hari kiamat tidak akan diajak oleh Allah tidak akan diajak bicara oleh Allah dan tidak akan dilihat oleh Allah dan tidak akan disucikan oleh Allah dan untuknya disiapkan azab yang pedih yang pertama yang miskin tapi sombong sudah miskin sombong demikan ikhwah ya kalau orang kaya sombong Kita enggak katakan boleh orang kaya sombong yang dia paling tidak ada modalnyaalah untuk sombong tapi kalau sudah miskin sombong apa yang dianggarkan makanya orang miskin yang sombong lebih besar dosanya ketimbang orang yang orang kaya sombong dan sudah miskin sombong lagi apa yang dilagakkan kita pun dengarnya agak emosi jadinya sudah miskin kok sombong sombong ya udahlah Mang begitulah kemudian apa namanya e syikhul syuz orang tua yang berzina kalau anak muda berzina ya kita gak katakan wajar ya karena dosa besar ya ya dia punya modal kekuatan fisik punya syahwat yang bergelora sampai-sampai Rasulullah ketika didatangi hleh seorang pemuda waktu itu sedang berpuasa ya kata pemuda ini ya rasulullahim Ya Rasulullah Bolehkah saya cium istri saya Saya sedang puasa kata Rasulullah enggak enggak enggak boleh Enggak boleh kamu cium istrimu dalam keadaan puasa Tak lama kemudian datang seorang Syekh Fa syikh datang seorang tua orang tua mengatakan ya rasulullahim Ya Rasulullah pertanyaannya sama pertanyaannya sama dengan anak muda tadi bolehkah saya cium istri saya saya dalam keadaan berpuasa kata boleh maka kami pun saling tengok-tengokan lihat-lihatan gimana tadi gak boleh ini boleh Rasulullah mengetahui situasi majelisnya apa kata beliau orang tua itu lebih mampu untuk mengendalikan syahwat jadi orang tua orang tua kalau dia anak muda yang berz ya dikarenakanan fisik nya yang masih kuat syahwat yang masih berapi-api dan bergelora kalau orang tua Dia berzina dia andalkan apa mata sudah kabur kulit sudah kendur Gigi sudah pada pada gugur sebentar lagi masuk kubur terus masih zina lagi La haula wala quwwata illa Billah ini dosa besar yang besar ini Ik bukan zina sudah dosa besar ini kalau orang a yang berzinaudah gak tahu apa lagiah itu ceritanya yang ketiga yaitu Malikul Kab Raja Pendusta Raja itu kan pemilikilik pemilik negara pemilik kerajaan tidak ada satun ucapan yang boleh dibantah kalau dia katakan matikan itu maka dimatikan orang usir ini maka diusir Kenapa dia punya Raja dia punya dia memiliki kekuasaan dia sang raja Biasanya kan kalau orang yang berdusta itu takut Ken dussa karena takut misalnya kalau seorang anak di uang sekolah dititip ke dia nih ya nak bayar uang sekolah ternyata di dimakan dengan dia dijajanin tentu dia akan rusta gimana nak sudah di sudah dibayarkan uang sekolahnya sudah maah Kenapa dia berdustah karena takut kalau dia katakan enggak ma enggak jadi Sudah sudah saya beli Jajat Oh marahlah mamaknya karena takut marah itulah makanya dia dusta sekarang kalau Raja berdusta apa yang dia takuti sampai dia harus berdusta kalau dia Katakan Sebenarnya saja enggak akan ada yang berani melawan Jadi bagaimana ikhwah tandanya memangatnya sudah sangat buruk ikhwah ya Jadi ada ancaman khusus di akhirat nanti merupakan apa salah satu daripada EMP dari beberapa eh ci-ciri dosa besar yang disebutkan kalau kalau Imam adzahi menyebutkan empat ciri ini oleh karena itu ikhwah yang terpenting bagi kita adalah untuk mengetahui ciri-ciri dosa besar ya kemudian apaalagi ikhwah semua dosa besar semua dosa besar bisa diampuni oleh Allah subhanahu wa taala sebesar Apun dosa besar itu sebesar Apun dosa besar tersebut Tapi kalau sudah masuk pada wilayah Syirik Allah tak akan ampuni Barang siapa yang melakukan dosa besar dan dia tak sempat bertobat dengan dosa dari dosa besar tersebut maka Allah mungkin Allah akan ampuni dan mungkin juga Allah tak akan ampuni Ada kemungkinan dia tapi kalau dia sempat kalau dia sempat bertobat aman ikhwah Sebelum meninggal sempat bertobat dia ada dosa besar kalau tobat ikhwah dari dosa apapun Allah akan ampuni dalam sebuah Hadis Qudsi Allah mengatakan Ya wahai hambaku walaupun dosa-dosamu sepenuhlah langitama sampai sepenuh langit kemudian kalian bertobat Allahu akbar Allah akan Ampuni aku ampuni semua takkan kupedulikan kuampuni semua kata Allah kalau sempat tobat Apun dosa kita akan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala ya tentunya tobat dengan menzalimi orang ya minta ampunlah minta minta minta maaf terhadap orang tersebut tapi Allah ampuni ikw tapi kalau tak sempat bertobat untuk dosa besar ins kalau Allah mau Allah akan azab kalau Allah mau Allah akan ampuni dia Adapun kalau dia dosairik gak sempat dia tobat dari Syirik maka in Allah tak akan mengampuni dosa Syirik Ya Allah tak akan mengampuni dosa perbuatan Syirik sama sekaliuak atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya masih akan kita bacakan dari pesan singkat wabarakatuh izin bertanya Ustaz Saya mempunyai anak angkat yang dari kecil baik perilakunya dan sejak kenal teman menjelang dewasa menjadi buruk perilakunya sehingga sekarang sudah menikah perilakunya tidak salat kesehariannya bertato di badannya punya piaraan anjing dan di rumahnya pertanyaan saya saya besarkan dengan pendidikan Agama sampai besar di rumah saya Pantau agamanya sejak kenal temannya itu menjadi seperti itu Apakah dosa yang diperbuat itu berdampak ke orang tua angkat seperti saya maaf Ustaz doa saya apakah sampai ketika saya mendoakan untuknya dari hamba Allah syukran Ustaz Ustaz jazakumah kir Barakallah Fik ikhwah perlu kita ketahui kaum muslimin sekalian bahwasanya doa yang dipanjatkan seorang muslim untuk muslim yang lain siapun dia ya siapun dia maka doa ini akan sampai ya Bahkan salah satu doa yang Mustajab kita mendoakan saudara kita tanpa dia ketahui kita mendoakannya Mustajab dan Malaikat akan mengatakan Waka Kamli untukmu seperti yang kamu doakan untuk saudaramu yang dia enggak tahu Mustajab jadi kita Doa apa saja yang kita laku kita wanjarkan untuk muslim siapapun sampai Ikhwan dalilnya itu ketika kita salat jenazah isinya kan allahummaflahumhamhu Wai dan seterusnya kan Apakah kita mendoakan itu tunggu nengok dulu lihat dulu bahwasanya jenazahnya kerabat kan gak apa anak kita boleh kita doakan kan tidak semua kita doakan demikian jadi doa untuk muslim dengan muslim yang lain itu sampaiqu dan orang-orang yang datang setelah mereka mereka berdoa ya Allah ampunlah dosa kami Dan dosa orang-orang yang lebih dahulu dari kami yang lebih dahu beriman dari dari kami sampai ya sampai memang ada yang lebih tajam lebih kuat lagi sampainya melesatnya lebih kuat lagi dia adalah doa anak yang Saleh untuk kedua orang tuanya Jadi kalau doa Ayah angkat untuk anak angkat ya doa Ayah angkat untuk anak angkat Insyaallah sampai yang enggak anak angkat pun kalau kita doakan sampai Insyaallah ya semoga diterima oleh Allah subhanahu wa taala kemudian Apakah dosanya bisa berimbas kepada orang tua ikhwah tergantung bisa orang tua tu mengemban dosa anak bisa tidak tergantung apakah yang dosa yang dilakukan si anak itu memang dosa hasil dari ajaran orang tuanya apa tidak kalau memang hasil dari ajaran orang tuanya maka sunatanatan Barang siapa yang mengajarkan menontohkan suatu hal yang buruk maka untuk dia dosa yang dia lakukan dan dosa orang-orang yang mengikuti yang mencontoh dia jadi dosa dia ditambah dengan dosa orang yang mencontoh dia demikian kalau memang dosa itu tato misalnya memang orang tua mengajarkan berato berdosa at tua demikian memang orang tua yang mengajarkan supaya engak salat berdosa orang tua Dia mengajarkan tapi kalau orang tuanya sudah mengajarkan Ya sudah mengajarkan maksimal kemudian ternyata si anak tetap menyimpang menyimpang ikhwah rahimullah wakum maka kita sebagai orang tua harus paham bahwa kita hanya diperintahkan untuk berusaha semaksimal mungkin hasil itu milik Allah subhanahu wa taala bukan milik kita ya Kenapa inakah ahakahahya engkau tidak bisa memberi Hidayah kepada orang yang kau cintai tapi hanya Allah yang bisa memberi Hidayah kepada siapa saja yang dia kehendaki kita hanya dituntut oleh Allah kamu sudah maksimal tak mendidik orang-orang yang berada di bawah tanggung jawabmu maksimal atau tidak kalau dia belum maksimal dia cuek itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah subhanahu wa taala termasuk teman tadi Kalau teman tadi itu kita yang nyuruh nak teman berteman dengan itu kita nyuruh hingga akhirnya dia menyimpang maka kita kena tapi kalau kita sudah wanti-wanti nak cari teman yang baik Misalnya Apalagi kita bacakan Rasul wasam sabda Nabi wasallam aliliil seorang itu agamanya sesuai dengan agama temannya teman dekatnya hati-hati Pilihlah teman teman dekat kita sudah wanti-wanti tapi ternyata Q malah dia lebih senang dengan teman dekat yang buruk tersebut maka ikhwah kita hanya bisa berusaha kita hanya bisa berupaya maksimal upaya kita maksimal itulah yang nanti akan dinilai oleh Allah subhanahu wa taala Benarkah kita sudah maksimal atau belum akan dimintai pertangung jawaban Adapun hasil ikhwah itu urusan Allah Ya itu urusan Allah Nabi Nuh Alaihi Salam enggak maksimal apa dia dengan anaknya sampai anaknya mau meninggal pun ketika itu mau ketika itu sedang berenang ya sedang berjuang untuk memperjuangkan hidup dan mati ih diaj nabi nuhai ikut bersama aahang anaang yanging dari seorang ayah kepada anaknya Wah Anai kita ikutikut naik kapalangan kamu terasuk orang-ang yang kafir aku ak per keak gunung yang akan menamat aku Dar Anjir Mau bilang apa lagi itulah di hasil terakhir ya Tapi ingat jangan kita katakan Oh kalau anak saya engakat wajarlah itu anak Nabi Nuh kafir la w quata illa Billah Anda maksimal tidak mendidik anak anda jangan Samakan anda dengan sama-samakan anda dengan Nabi Nuh alaihi salam Nabi Nuh Alaihi Salam telah mengatakanbi Ya Allah aku mengajakajak kaumku siang dan malam hari tapi malah mereka bertambah larian Ikhwan jadi sekali lagi kita hanya bisa maksimal kerja dan itu yang dituntut dari kita hasil kita serahkan kepada Allah subhanahu wa taala demikianlah para pemira sekalian Semoga apa yang kita bahas tadi bermanfaat ya Lebih dan kurang mohon maafi hagfirullah wakum muslimin innahufahim Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakumullahu Khair atas penyampaian materi dan nasihat-nasihat yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkanukr jazakahir atas kebersamaan anda pada kesempatan Senin pagi hari ini kami segenap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri asamualaikum warahmatullahi
Ustadz Ali Nur – Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply