Wak alhamdulillahbilamin wasatu wasalamu asilyaursal waa alihi wa asihi wan tabisan yaumiddin Amma ba Islam rahimani warahimakumullah memerhati Roja di manaun anda berada Barakallah fikum jazakumullahu Khairan kami ucapkan terima kasih atas kesediaan Antum semuanya untuk bersama kami khususnya di kesempatan Rabu Pagi hari ini UN mengikuti bimbingan dan pelajaran Insyaallah akan kami hadirkan dari lanjutan pembahasan kitab Fathul Majid syarhu kitabit tauhid bersama guru kita Ustaz Ahmad Zainuddin alsi hafidullahu taala secara langsung kami hadirkan dari studio Mini kediaman beliau di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan kami Ingatkan untuk Anda yangin turut serta dalam bersoal jawab bertanya secara langsung berkaitan dengan pembahasan ini silakan di sesi kedua nanti untuk bisa masuk pertanya via telepon di 6543 atau melalui pesan singkat di 0819896543 Baiklah kita langsung menuju ke Banjarmasin Kalimantan Selatan untuk bersama beliau kepada Ustaz kami persilakan fatafadol maskuran ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillahirah irahim inalhamdalillah nahmaduhu wasastainuhu wasagfiruh waubillahiu anusinatialinaahdiillahu Fala millalah waman yudlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ya ya aakumzium wahah wqijah inallahikum raqiba ya ayyuhalladina amanutaqulah waulu quulan sadidalahakum aalakum wagfirlakum dunubakum willaha waasulahu FAQ fauzanima Amma Bana asdaqal hadit kitabullah wasanul had had Muhammadin Sallallahu Alaihi Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu pagi menjelang siang Ul 1446 Hijriah bertepatan dengan ee 6 November 2024 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk duduk bersama mengkaji kembali kitab Fathul Majid syarhu kitab tauhid yang ditulis oleh fadilat Syekh Abdurrahman Bin Hasan alus syikh rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wa al alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifat yang mulia kita berdoa allahum Inna nas’aluka Ilman nafian wa rizqan thaiban wa amalan mutaqabbala Allahumma Amin ahibati fillah haillah wakum kaum muslimin para pemirsa orja TV para pendengar radio orja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di mana pun berada Pada kesempatan kali ini kita membahas kembali kitab Fathul Majid syarhu Kitab Tauhid dan kita sudah sampai kepada bab yang ke-39 penulis Kitab Tauhid Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala berkata babu lillahi taala alaminaahum ayat yang artinya Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang mengira bahwa mereka beriman dengan apa yang diturunkan kepada mereka dan dengan apa yang diturunkan kepada sebelum orang-orang sebelum mereka kita sudah Sebutkan pada ayat ini bahwa ayat ini atau bab ini menjelaskan berhukum kepada selain Allah merusak tauhid karena konsekuensi mentauhidkan Allah adalah wajib mengembalikan segala hukum kepada Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam dan tidak menyerahkan hukum kepada Allah ini adalah perbuatan termasuk Syirik di dalam ketaatan Adapun makna ayat yaitu surah Annisa ayat 60 makna ayat menjelaskan bahwa Allah subhanahu wa taala mengingkari kelakuan perbuatan orang-orang yang mengaku beriman kepada apa yang diturunkan oleh Allah dan rasulnya dan serta rasul-rasul sebelumnya Tapi saat terjadi perselisihan maka mereka ingin mencari hukum kepada selain yang disebutkan dalam al-qur’an dan hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam serta berhukum kepada thaagut yaitu sembahan selain Allah padahal Allah telah memerintahkan para hambanya untuk kufur terhadap tagut akan tetapi setan ingin menyesatkan para hamba itu dengan kesesatan yang nyata dengan cara berhukum atau taat kepada selain Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun hubungan bab dengan Tauhid bahwa bab ini menunjukkan contoh perbuatan yang merusak tauhid dan contoh perbuatan Syirik Akbar itu Syirik di dalam ketaatan kepada selain Allah subhanahu wa taala dan ketaatan kepada selain Allah dibagi menjadi tiga bagian yang pertama yaitu ketaatan kepada selain Allah dengan meyakini hal tersebut adalah boleh maka ini adalah kirikan Akbar meyakini bahwa boleh taat dan berhukum kepada selain hukum Allah maka ini adalah Syirik Akbar yang kedua taat dan berhukum kepada selain Allah karena hanya ingin mencari dunia dia tidak meyakini itu boleh tetapi karena terpepet dunia akhirnya dia membolehkan atau akhirnya dia mengerjakan hukum selain hukum Allah maka ini Syirik asar kemudian yang ketiga ee ketaatan kepada selain Allah dan kepatuhan kepada selain Allah karena dipaksa maka yang seperti ini adalah tidak membahayakan tauhid karena dia dipaksa itulah tiga jenis ketaatan kepada selain Allah subhanahu wa taala dalam berhukum kepada selain hukum Allah subhanahu wa taala kemudian kita sekarang baca dalil yang kedua yang disebutkan oleh penulis yaitu pada ee halaman 568 ya penulis berkata waquluhu waqilau la tufsidu fil u innama nahnu Muslihun yang artinya dan jika dikatakan kepada mereka janganlah kalian merusak di bumi mereka mengucapkan Kami hanyalah yang melakukan perbaikan qala Abul Aliah fil Ayah yakni berkata seorang tabii yaitu Imam Abul Aliah taala janganlah kalian bermaksiat di bumi inahi karena Siapa yang bermaksiat kepada Allah di bumi atau memerintahkan bermaksiat kepada Allah maka sungguh ia telah merusak di bumi karena kesalehan atau kebaikan kemakmuran Bumi dan langit hanya dengan ketaatan kepada wasallam hanya dengan ketaatan kepada ala alihi Wasallam kemudian penulis berkataaiam artinya kemudian penulis membawakan contoh ayat yang menunjukkan bahwa maksiat di atas muka bumi ini adalah pengusak terhadap muka bumi ini yaitu Surat Yusuf ayat 70 maka tatkala mereka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan Yusuf alaihalam memasukkan piala yaitu tempat minum ke dalam karung saudaranya kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan Hai kafilah Sesungguhnya kamu adalah yang orang-orang yang mencuri lalu mereka yaitu saudara-saudaranya Nabi Yusuf Alaihi Salam Berkata sambil menghadap kepada penjuru-penjuru itu barang apakah yang hilang dari kalian kemudian penyeru-penyeru itu berkata kami kehilangan piala raja yait tempat air minum Raja kami kehilangan piala raja kemudian Eh siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh bahan makanan seberat beban unta dan aku menjamin terhadapnya lalu saudara-saudara Yusuf menjawab demi Allah Sesungguhnya kami eh kalian mengetahui bahwa kami datang bukan untuk mencari membuat kerusakan di negeri ini kami datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri ini dan ini dan kami bukanlah para pencuri ayat ini menunjukkan bahwasanya setiap maksiat adalah pengerusakan di atas muka asul dan hubungan ayat dengan bab bahwa berhukum kepada selain Allah dan rasulnyamasuk perbuatan orang-orang munafik dan dia termasuk daripada pengerusakan di atas muka bumi ini dia termasuk daripada pengerusakan di atas muka bumi ini Nam wafil Ayati atanbih ala adamiltirar biqwalil Ahwa ahlil Ahwa di dalam ayat ini juga adalah peringatan untuk tidak terperdaya dengan ucapan pengikut hawa nafsu Meskipun mereka menghiasinyaw dengan pengakuan-pengakuan dan dinya terdapat ee peringatan agar tidak terperdaya dengan pendapat agar tidak terpedaya dengan pendapat maam yakumtiiilun kitabillah W sunnati rasulihi shallallallahu Alaihi Wasallam selama belum tegak atas kebenarannya sebuah bukti dari al-qur’an dan hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam alangkah banyaknya yang membenarkan kedustaan dan mendustakan kebenaran jika telah datang danmas darusak di dan mengekuensikan atasnya kusak atasnya dari kerusakan perkara perkara yang banyak mengeluarkan pelakunya dari kebenaran danasukkannya ke dalam ketilan kami mohon kepada allahafan afiat kemudian keselamatan yang terusmenerus di dalam urusan agama dunia dan akhirat makail makaau akan ti hal tersebut dalam keadaan yang paling banyak dari manusia kecuali orang-orang yang bermaksiat kepada Allah subhanahu wa Wil iman dan eh Afan eh kecuali orang yang dijaga oleh Allah subhanahu wa taala dan orang-orang yang diberikan kekuatan Iman oleh Allah Subhanahu Wa taalaah dan orang-orang yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala akal yang sempurna ketika datangnya syahwat syahwat dan juga penglihatan yang tajam ketika terdapat syubuhat-syubuhat dan itu adalah karunia Allah subhanahu wa taala yang Allah berikan kepada siapa yang dikehendakinya dan Allah memiliki karunia yang besar dan sebelum dalil yang ketiga jadi para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kita review dalil yang kedua tadi bahwa di dalam surat Albaqarah ayat 11 makna dalilnya adalah menjelaskan bahwa Allah subhanahu wa taala ee menjelaskan tentang orang-orang jika dikatakan kepada mereka Janganlah merusak di bumi maka mereka menjawab Kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan ini akibat penyakit hati yang ada di dalam diri mereka itu makna ayat Adapun hubungan ayat ini dengan bab menunjukkan contoh perbuatan yang merusak tauhid dan contoh termasuk dari perbuatan kesyirikan yaitu Syirik di dalam ketaatan dan berhukum kepada selain Allah kenapa demikian karena di dalam ayat tadi disebutkan sifat orang-orang yang munafik yang yaitu berhukum dan taat kepada selain Allah dan sikap ini adalah merusak di bumi dan setiap maksiat adalah pengerusakan di baik sekarang kita masuk kepada dalil yang ketiga penulis mengatak kalian merusak di bumi Setelah kalian meemperbaikinya atau setelah perbaikannya qa Abu Bakar Ibnu ayyas rahimahullah fil Ayah inallaha ba muhammadan Il ahlil ARD wahum Fi fasadin aslahahumullahuuhammadin Sallallahu Alaihi wa ala alihi Wasallam dailfi Ma jahi Muhammadun shallallallahu Alaihi Wasallam fahua minalsid berkata Abu Bakar Ibnu ayyas rahimahullah dan Abu Bakar Bin ayyas para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala adalah seorang yang bernama sy’bah bin ayyasy bin Salim al-asadi ee kuniahnya Abu Bakar dan EE ee namanya sybah Bin ayyasy dan beliau adalah salah seorang ahli baca al-qur’an yang tujuh seorang Imam ahli ilmu kemudian ahli fikih banyak ilmu dan amal se ahli zuhud ahli War para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala beliau seorang ahli ilmu berkata Sufyan bin uyainah Q Abu Bakar I ayyasit dunum ajuzan musyawahatan aku bermimpi dunia di dalam tidurku dia sudah E ajuz ajuz itu artinya eh wanita tua yang buruk wanita tua yang sangat buruk dan beliau wafat pada tahun 193 dan beliau ini termasuk yang panjang umurnya karena dilahirkan umur 95 wafat pada tahun 193 Jadi hampir ee 100usan umurnya baik Abu Bakar Ibin iyasy rahimahullah Beliau berkata pada ayat ini Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala telah mengutus Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ke ee penduduk bumi dan mereka di dalam kerusakan Lalu Allah subhanahu wa taala memperbaiki mereka dengan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa ali wasallam maka siapa yang mengajak kepada penyelisihan Apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Berarti dia ini adalah termasuk orang-orang yang merusak di atas muka iniahimahamahimah berkata berkata Kebanyakan ahli tafsir janganlah kalian merusak di dalam muka bumi dengan maksiat-maksiat dan mengajak kepada ketaatan kepada selain Allah subhanahu setelah perbaikan dari Allah subhanahu wa taala terhadap bumi dengan Allah subhanahu wa taala mengutus para rasul dan dengan penjelasan syariat dan e ajakan untuk taat kepada Allah subhanahu wa taala semata karena beribadah kepada selain Allah dan mengajak untuk beribadah kepada selain Allah dan mensyirikkan Allah subhanahu taala ini adalah ini adalah kerusakan yang paling besar di atas muka bumi bahkan kerusakan di atas muka bumi yang sebenarnya adalah dengan kesyirikan kepada Allah dan menyelisihi perintah-perintah Allah subhanahu wa taala maka kesik dan mengajakakah mengajak kepada selain Allah menegakkan peribadatan kepada selain Allah W Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan taat mengikuti selain Rasulullah Wasallam ini adalah kerusakan yang paling besar di atas muka kesyirikan mengajak kepada beribadah kepada selain Allah kemudian taat kepada selain Rasulullah Sallallahu alhi adalah ini adalah kerusakan yang paling besar di atas muka bumi tidak ada kebaikan untuk bumi dan juga tidak ada untuk penduduknya kecuali dengan Allah taa satu-satunya yang diibadahi dan ditaati dan berdoa untuk kepada Allah bukan untuk selain Allah dan ketaatan Kemudian pengikutan untuk rasulahaihi was tidak kepada kepada siapun wiriru inajibuuasul Shallallahu Alaihi wasam dan bahkan selain Allah semestinya wajib taat kepada Allah subhanahu wa taala Jika Allah memerintahkan untuk taat kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ali wasallam Amar btihi wailf wilafi syariatihi Fala lahu Wah dan jika Umir diperintahkan untuk bermaksiat kepada Allah subhanahu wa taala dan menyelisihi syariat Allah subhanahu wa taala maka tidak boleh taat sama sekali kepada selain Allah Subhanahu Wa taalaar ahwalam wajada uhahib dan barang siapa mentadaburi keadaan alam semesta ini pasti dia mendapati bahwa setiap kebaikan di atas muka bumi ini sebabnya adalah mentauhidkan Allah subhanahu wa taala beribadah kepadanya dan taat kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam was keburukan di atas muka bumi ini dan setiap keadaanadaus oleh musuh dan yang selainnya maka sebabnya adalah menyelisihi Rasulullah Wasallam dan mengajak kepada selain nah wq ayj dan hubungan ayat ini yaitu surah eh Alf ayat uk kepada S Allah dan rasnyam hal yang paling bes merusak di atasuka bumi ini ber maksisukmad kitab alquranul Karim jadikan sebagai sebuah Hakim pemutus keputusan rhi wasam dan Sunah rasulnya Sallallahu Alaihi wasam W dan ia adalah jalannya orang-orang beriman Jah e sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala Barang siapa yang menentang setelah jelas baginya petunjuk dan siapa saja mengikuti selain jalannya orang-orang beriman kami berpaling darinya sebagaimana Ia telah berpaling dan kami bakarkan untuknya neraka jahanam dan neraka jahanam adalah sebaik-baik tempat kembali surah Annisa ayat 115 ayat ini memberikan pelajaran bahwasanya tidak ada kesalehan untuk bumi kecuali dengan berhukum kepada hukum Allah di dalam al-qur’an dan EE hukum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis-hadisnya yang yang sahih nah bab para ikw yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kemudian setelah itu penulis membawakan dalil yang keempat EU waillahi taalaah dan eh Sebelum saya membaca dalil yang keempat kita review dulu dalil yang ketiga tadi e yaitu surat ala’raf ayat 56 yang mana makna dalil ayat ini menjelaskan larangan Allah untuk berbuat kerusakan di muka bumi Adapun hubungan surah al’raf ayat 56 dengan bab menunjukkan contoh perbuatan yang merusak tauhid dan termasuk Syirik dalam ketaatan yaitu karena dalam ayat disebutkan larangan merusak yaitu dengan berhukum dan taat kepada selain Allah dan rasulnya Nah itu adalah eh surah ala’raf ayat 26 sekarang kita masuk kepada dalil yang keempat penulis rahimahullahu taala berkata waullahi taalaukmal jahilitiun waman ahsanu minallahi hukman yuqinun yang artinya Apakah berhukum kepada kaum jahiliah mereka Apakah berhukum kepada hukum jahiliah yang mereka cari siapa yang lebih baik dari Allah hukumnya bagi meyakini I kir rahimahullah Imam Ibnu Katsir berkatamah Allah mengingkari atas siapa saja yang keluar dari hukum Allah yang mengandung setiap kebaikan dan mencegah dari setiap keburukantiijah dan berpaling kepada apa yang selain eh Allah subhanahu wa taala selain hukum Allah subhanahu wa taala itu berupa pendapat hawa nafsu kemudian istilah-istilah yang dibuat oleh orang-orang tanpa ada sandaran dari syariat Allah Subhanahu Wa taalaana Ah jahiliah Jah sebagaimana orang jahiliah mereka berhukum dengannya berupa ke kebodohan kesesatan sebagaimana orang-orang alatar berhukum dengan hukum politik yang diambil dari jengiskan yang diletakkan oleh hukum tersebut dan yang dimaksud dengan alyasi adalah sebuah kitab yang di yang isinya diambil dari eh syariat-syariat yang banyak Minal yahudiah W nasraniah Wal millah Islamiah itu berupa dari ajaran Yahudi atau ajaran Nasrani ataupun ajaran Islam waha Aham dan di dalamnya kebanyakan dari hukum-hukum diambil dari hanya sekedar penglihatannya dan hawa nafsunya sajaat banii syaranimukumitabah maka akhirnya di dalam bangunannya ee sebuah hukum yang ia ia kedepankan daripada hukum dengan Alquran dan Sunah Rasul sallallahuaihi wasamfirah wajib diperangi sampai kembali kepada hukum Allah dan rasulnya dan tidak dihukumi dengan selainnya baik di dalam e sesuatu yang banyak ataupun sesuatu sedikit nah ini para ikhwah yang dirahmati oleh taala itulah dalil yang keempat yang dibawakan oleh penulis yaitu surah al-maidah ayat 50 menjelaskan bahwa Allah subhanahu wa taala mengingkari orang-orang yang berhukum dan taat kepada selain Allah mereka seperti kaum jahiliah yang berhukum dan taat kepada hawa nafsu Adapun hubungan dalil dengan bab menunjukkan contoh perbuatan Syirik dan merusak tauhid yaitu taat kepada selain Allah dan berhukum kepada selain hukum Allah karena di dalam ayat disebutkan yang taat dan berhukum kepada selain Allah seperti kaum jahiliah dan setiap yang disandarkan kepada perkara jahiliah di haramkan dalam syariat berkata Siapakah yang lebih baik dari Allah hukumnya untuk orang-orang yang yakinamk ini siapakah ini adalah bentuk pertanyaan pengingkaranam dan maksudnya adalah peniadaan yaitu tidak ada hukum yang lebih baik daripada hukum Allah subhanahu wa taala ini adalah termasuk dari penggunaan kata komparasi yang di pihak lain tidak ada pembandingnya ah ah maksud dari ayat adalah tidak ada yang lebih bagus dari Allah hukumnya bagi siapa yang eeah bagi siapa yang eh apa namanya ee mengenal syariat Allah subhanahu wa taala memahami syariat Allah subhanahu wa taala beriman dan meyakini bahwa taala Hakim yang paling bijaksana dan Allah subhanahu wa taala paling penyayang terhadap hamba-hambanya daripada ibunda kepada anaknya Allah Subu wa taetu dengan kemaslahatan-kemaslahatan untuk hambanya yang maha kuasa atas segala sesuatu Alim Yang Maha bijaksana baik di dalam ucapannya atupun perbuatannya dan di dalam syariatnya dan kekuasaan kudian mengatakan aah peringatan untuk eh mengikuti hukum jahiliah peringatan untuk mengikuti hukum Jah maksudnya jangan sampai mengikuti hukum kemudianan faala W dan hendaklah dia memilih hukum Allah rasulnya maka Siapa yang melakukan hal tersebut memilih hukum jahiliah selain hukum Allah dan rasulnya maka dia telah berpaling kepada hukum yang paling baik Wah dan ialah kebenaran dan sebuah kebenaran apabila e ditanding maka dia keembalikan dari kebatilan nah ini para ikhwah yang dirahmati Allah subhanahu wa taala apa yang bisa kita pelajari Pada kesempatan kali ini dan EE sebagai review untuk ayat yang keemp tadi sebagaimana sudah saya sebutkan bahwa Allah mengingkari orang-orang yang berhukum dan taat kepada selain Allah dan mereka seperti kaum jahiliah yang mana kaum jahiliah berhukum kepada hawa nafsu nah sedangkan kita di untuk mengikuti kebiasaan kaum jahiliah wallahuam nah silakan Jika ada yang ingin dipertanyakan baik Ustaz Barakallah fikum wazakallahu kir Terima kasih atas bimbingan dan pelajaran telah disampaikan semoga Allah memberikan Taufik dan keberkahan di pertemuan kita agar ilmu ini menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya Selanjutnya kami berikan kesempatan bisa anda menghubungi kami via telepon di layanan t 6543 Sebutkan nama anda dan dari mana anda berasal atau melalui pesan singkat di 0819896543 silakan Halo Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Bapak dengan siapa Di mana Eh Perkenalkan nama saya Marhaban Baha dari Kota Palu Sulawesi Tengah ya silakan baik eh Saya ingin menanyakan bagaimana jika misalkan ya ada seseorang atau seorang muslim yang ee pergi ke suatu tempat mengasingkan diri di tempat yang EE jauh dari keramaian kemudian dia ee apa namanya semacam orang bertapa dan di sana dia zikir-zikir dengan tujuan agar bisa khusyuk dalam zikirnya ya akan tetapi setiap ee apa namanya waktu salat dia pergi dari di tempat itu atau ada pekerjaan dia pergi dari tempat itu dia hanya melakukan hal itu di saat-saat ee waktu luangnya saja Apakah hal itu juga mengikuti eh orang-orang e terdahulu artinya orang-orang jahiliah atau orang-orang yang di luar Islam dan apakah itu termasuk berhukum dengan selain huk Allah syukran alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh silakan Ustaz bismillahamdulillah kalau yang dimaksud dengan dia bertapa adalah ber ee khalwat secara sendirian berzikir kepada Allah subhanahu wa maka tidak Mengapa seseorang orang untuk berzikir secara sebagaimana Salah satu sifat dari tujuh orang yang dinaungi oleh Allah subhanahu taala di hari kiamat yang tidak ada naungan pada hari itu kecuali naungannya yaitu eh rajulun dakarallaha khianat a seseorang yang berzikir kepada Allah subhanahu wa taala secara lalu kedua matanya berlinang air mata maka yang seperti ini tidak mengapa dilakukan dengan catatan tidak menyelisihi syariat tidak menyelisihi syariat Islam seperti Jika dia laki-laki mengerjakan salat Jumat di Masjid salat berjemah di masjid dia mencari nafkah untuk anak istrinya Dia ee mandi junub kalau seandainya dia mandi junub ya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis riwayat Bukhari dari Aisyah radhiallahu anhaai W bahu Fi Wu taudayali dawatilad dicintakan kepada Nabi Muhammad alalaitu menyendiri menyendiri di goa Hira di puncak gunung Nur lalu Beliau bertahanus di sana yaitu beribadah dalam beberapa malam dan para ikhwan yang dirahmati oleh Allah alhafiz Ibnu Hajar mengatakan bahwa yang namanya tahanut di sini maksudnya adalahul Hanafiah Yaitu mengikuti eh apa ajaran yang lurus ajaran Nabi Ibrahim alaih salam maka tidak mengapa seseorang untuk menyendiri di sebuah tempat kemudian dia berzikir kepada Allah e mentadaburi Alqur’an atau hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam asalkan tidak menyalahi syariat Islam tidak melalaikan kewajiban tidak melanggar maksiat dan juga tidak menyerupai dengan orang-orang kafir di dalam ibadahnya seperti halitas maka ini dijauhi karena di dalam syariat Islam tidak mengenal perihal meditasi di jadikan sebagai alat untuk beribadah tapi mengenal dengan berzikir kepada Allah Subhanahu Wa taalaakarallah dia berzikir kepada Allah dengan sendirian lalu kedua air matanya berlinang wallahuam nah bab Ust Barakallah fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas jawaban serta nasihat untuk yang bertanya khususnya serta kita yang menyimak pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya kami bjakan dari pesan sikat yang telah masuk Asalamualaikum Ustaz dari Sida di cimuning apakah termasuk kemunafikan berhukum kepada selain Allah dan rasulnya sukr Ustaz Iya sangat menunjukkan kepada kemunafikan ya berhukum kepada selain Allah dan rasulnya adalah termasuk daripada kemunafikan sebagaimana yang disebutkan Alquran eh jika dikatakan kepada merekazah mereka mengatakan kami beriman dengan apa yang diturunkan kepada kami EE mereka kufur dengan apa yang ada di belakang nah ini menunjukkan bahwa seorang ee semestinya dia tidak ee menjadi orang munafik yaitu berhukum kepada selain hukum Allah subhanahu wa wallahuam baik Ustaz Terima kasih atas jawabannya dan selanjutnya kami bacakan dari Ummu Fathurahman di Bogor Apakah kita boleh mendatangi kajian atau majelis yang dekat dengan tempat tinggal saya Ustaz sedangkan guru yang mengisi kajian tersebut masih melakukan perkara bidah Ana jadi bingung Ustaz sementara kajian sunah di kampung Ana sangat jauh mohon nasihatnya silakan Ustaz Bismillah amdulillahah di seorang muslim wajib belajar ilmu agama Rasul S was bersabda menuntut ilmu adalah kewajiban atas setiap muslim ini baik laki-laki ataupun perempuan itu yang pertama yang kedua seorang muslim saat menuntut ilmu wajib untuk meneliti guru yang dia belajar ilmu agama kepadanya karena rasulahu Alaihi was bersabda yang artinya sesungguhnya Allah subhanahu wa taala tidak me apa mencabut ilmu dari para hati para ulama akan tetapi mencabut ilmu dengan diwafatkannya para ulama sehingga jika tidak tersisa satu orang alim pun maka kaum muslimin atau manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai ahli agama lalu mereka ditanya dan mereka akhirnya menjawab pertanyaan tanpa ilmu dan mereka sesat dan menyesatkan ini isyarat dari Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam agar kita mencari guru yang memang bisa mengajari ilmu yang benar ilmu agama yang benar berdasarkan al-quran hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang dipahami oleh para sahabat Allah juga mengisyaratkan bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kalian tidak mengilmuinya menunjukkan bahwa yang berhak ditanya tentang agama adalah orang yang berilmu sedangkan yang tidak berilmu maka tidak berhak ditanya tentang agama kemudian juga para sahabat nabi rasulullahi Abdullah bin Umar Radiallahu anhuma mengatakan e tentang agar seseorang mengambil ilmu dari yang lurus dan meninggalkan ilmu dari orang yang tidak lurus Beliau mengatakan AG agamamu inukamuk sesungguhnya agamamu itu adalah darah dagingmu Ambillah e perhatikanlah dari siapa Engkau mengambil Ambillah dari yang lurus lurus akidahnya lurus ibadahnya lurus akhlaknya dan jangan engkau ambil dari orang yang menyimpang Jangan engkau ambil dari orang yang menyimpang kemudian juga tabii Muhammad Ibin Sirin rahimahullahu taala Beliau mengatakan sesungguhnya ilmu ini adalah agama maka Perhatikan dengan siapa kalian mengambil ilmu agama kalian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah kalau sudah seperti itu menuntut ilmu wajib memperhatikan guru yang kita Tuntut ilmu darinya itu wajib juga kemudian oleh karena itu tidak boleh kita sembarangan menimba ilmu agama kalau seandainya anggap dia tinggal di sebuah daerah Kemudian daerah tersebut hanya ada masjid dan di dalam masjid itu sering guru-guru agama mengajarkan yang menyimpang dari agama Islam mengajarkan bidah kesyirikan dan seterusnya maka tidak boleh dia berhadir dan dia bisa men menimba ilmu agama untuk zaman sekarang melalui media sosial ataupun dia berjalan keluar sehingga dia mengetahui betul ada majelis-majelis ilmu agama yang benar-benar ustaznya mengajarkan kepada al-qur’an dan sunah dan EE dipahami oleh para Salafus salh wallahuam Ustaz barakallikumallahuir Terima kasih atas nasat dan jawabannya Semoga menjadi tambahan ilmu untuk kita semuanya berikut ini kami bacakan kembali dari pesan singkat yang telah masuk mohon izin bertanya Ustaz Apa hukumnya bagi perempuan tanpa mahram untuk tujuannya Safar menuntut ilmu dalam waktu s sampai du pekan Ana perah deng Ar ada Ustaz yang membolehkan bila darurat nah pertanyaannya sampai manakah batasan darurat yang dimaksud tersebut Ustaz syukran bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi waihi W Amma ba pendapat yang lebih kuat bahwa tidak diperbolehkan atau diharamkan seorang wanita muslimah bersafar tanpa mahram baik itu Safar untuk mengerjakan ketaatan seperti berhaji mengunjungi orang tua ataupun menuntut ilmu atau Safar yang mubah atau Safar mubah seperti misalkan Dalil yang menunjukkan akan hal ini hadis riwayat bukhi seorang wanita tidak boleh bersafar kecuali bersamanya mahramnya kemudian juga hadis riwayat muslim dari abuahah wasamabda tidak halal bagi seorang wanita beriman kepada Allah dan rasulnya untuk bersafar sehari jika e kecuali bersama mahramnya dan para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala eh Oleh karena itu wallahuam tidak diperbolehkan seorang wanita muslim bersafar tanpa mahram baik untuk Safar ketaatan ataupun Safar mubah wallahuam n Barakallah fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas nasihat dan jawabannya kembali kami akan beralih ke penelepon silakan di layanan nomor telepon Halo silakan belum terhubung pertanyaannya adalah yang berikut dari hamba Allah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz saat ini Masyarakat khususnya anak-anak muda yang bergelut dengan duniawi maka patokannya adalah kesuksesan apa yang pernah dia capai apa Posisi apa yang dia raih dalam kehidupan ini kata mereka Tuhan tidak banyak membantu dalam urusan saya ini dan hal tersebut mulai masuk ke pemikiran anak-anak muda sekarang mereka lebih condong percaya dengan kemampuan diri sendiri dan meninggalkan campur tangan Tuhan sebagai Tingkat keberhasilan kehidupan mereka bagaimana menyikapi teman-teman kita yang seperti ini dan menasihatinya silakan Ustaz bismillah walhamdulillah wasalatu wasalam Al rasulillah waa alihi wa asabihi w Amma Sebelumnya saya ingin menyinggung tentang media sosial di zaman sekarang media sosial adalah bukan hanya sebatas seseorang B sosalisasi dengan yang lainnya akan tetapi media sosial sudah menjadi pendidik dan guru bagi orang yang menggunakannya dan juga sebagai kudwah sebagai contoh bagi yang menggunakannya kalau saat andainya dia dari media sosial mendapatkan kebaikan maka dia berarti mendapatkan didikan yang baik pengajaran yang baik dan contoh yang baik tapi kalau media sosial dia gunakan keburukan maka dia akan mendapatkan pendidikan pengajaran dan contoh yang buruk dan itu sangat berpengaruh terhadap sistem berpikir manusia termasuk di dalamnya sekarang isu yang diangkat dari pertanyaan tadi bahwa Allah subhanahu wa taala tidak banyak membantu seseorang di dalam kesuksesan dunianya Sayalah yang memang berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kesuksesan ini maka gaya berpikir seperti ini persis yang dilakukan oleh karun yang menyombongkan dirinya dan akhirnya kufur terhadap nikmat Allah dan kufur terhadap Allah dan akhirnya disiksa di dunia sebelum di akhirat dia mengatakan in sesungguhnya apa yang aku dapati ini adalah karena ilmu yang aku miliki tidak ada andil Allah subhanahu wa taala sama sekali di dalamnya Ini adalah sebuah penyimpangan akidah me menyombongkan diri dengan kekuatan dirinya dan ini termasuk daripada akidah qadariah kemudian meniadakan kuasa Allah terhadap dirinya dan ini adalah kesyirikan Akbar Oleh karena itu harus senantiasa di zaman sekarang ditegakkan pengenalan diri seorang hamba dengan cara mempelajari tauhid bahwa hamba ini adalah budak Allah subhanahu wa taala makhluk Allah subhanahu wa taala Allahlah yang Maha Pencipta Maha pengatur maha berkuasa Bagaimana disebutkan oleh Allah al-qur’an Alhamdulillahi rabbil alamin segala puji bagi Allah Rabb yang mengatur alam semesta Jadi keyakinan yang disebutkan dalam pertanyaan bahwa kesuksesan yang saya didapat dari kesuksesan dunia ini adalah hasil usaha saya Karena Allah tidak banyak menolong saya ini adalah sebuah kesombongan dan ujub dan tidak tahu diri terhadap Allah taala bahwa apa saja yang terjadi pada dirinya itu atas ketetapan Allah subhanahu wa taala dan jika itu meningkat bahwa apa yang terjadi pada dirinya adalah hasil usaha dia maka ini adalah qadariah orang-orang yang meyakini dia mempunyai kuasa sendiri tanpa kuasa Allah subhanahu wa taala dan ini kekufuran dari sisi ee kekuasaan Allah subhanahu wa taala karena tidak ada yang mengatur mencipta berkuasa kecuali Allah subhanahu wa taala dan semua makhluk di bawah kehendak Allah dan ciptaan Allah dan sudah ditetapkan oleh Allah 50,000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi peperangan cara berpikir ini harus tegak di atas muka bumi kita harus mengasihani terutama Para generasi-generasi muda generasi Z generasi Alfa yang hidup yang sangat tergantung dengan media sosial coba Antum perhatikan ada apa-apa mereka cerita di media sosial ada apa-apa mereka cerita di media sosial sangat tergantung dengan media sosial Maka ini adalah salah satu PR berat bagi para pendakwah dan juga terutama bagi para orang tua agar senantiasa meajari akidah yang benar maka saya mengakhiri bahwa permasalahan tersebut salah satu solusinya adalah belajar akidah yang benar sesuai dengan al-qur’an hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dipahami oleh para Salafus saleh dan mendalami tentang Tauhid serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari semoga yang disampaikan bermanfaat kiranya cukup wallahuam shallallallahu Nabina Muhammad walhamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu kir Terima kasih Ustaz atas kesediaan waktunya guna meluangkan waktu dalam menyampaikan bimbingan dan pelajaran dari pembahasan kitab fthul Majid sarhu kitab tauhid ini semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan keberkahan dan kita dapat berjumpa kembali di kajian ilmiah Rabu Pagi yang akan datangti Manun anda berada kami ucapkan terima kasih atas kesabaran Antum semuanya menyimak dari awal hingga akhir pelajaran ini kami mohon maaf apabila ada kekurangan atau kekhilafan dalam menghadirkan program acara ini kami pamit undur diri subhanakallahumma W bihamdika asadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik
Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply