Allah berfirman dalam surah al-qamar 49 Inna k khahuqarin Sesungguhnya kami telah menciptakan seluruh makhluk dengan takdir takir saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manaun anda berada Mas bersama dengan kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan hadirkan sebuah kajian ilmiah yang kami pancarlaskan dari Masjid Agung alukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidallahu taala dan kembali di kesempatan sore hari ini kita mengkaji kitab mukhtasar maarijul Qabul dengan pembahasan peristiwa Isra Mikraj saudaraku seiman dan seakidah anda dapat menyimak kajian ini kurang Lebi lebih 90 menit ke depan dan anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui line telepon di nomor 0218236543 Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan sambungkan anda dengan kajian dari Masjid Agung al-ukhuwah Kota Bandung Jawa Barat bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu Taala kepada Ustaz falyatafadol bmillahirahmanirahamualikum Alhamdulillah [Musik] [Musik] wa asadu Alla ilahaillallahikul haqulbin wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluhul wdil Amin wasalatu wasalama asrofilya wal mursalin waa alihi wa ashabi ajmain waman tabiahum biihsanin yaumiddin w hadirin jemaah Masjid Agung Al ukhwah Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio tarbiah sunah Bandung radio Roja di beberapa kota dan Radi radioan yang ikut gabung serta pemirsa proj TV dan beberapa TV lain kita kembali berjumpa untuk melanjutkan bahasan kab mukhtasar ul kemarin kita sudah menjelaskan tentang turunnya perintah salat ketika Mikraj israraj dialami oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam keadaan sadar bukan mimpi dan ini ditunjukkan dengan banyak hadis yang sahih dan dengan roh dan jasad bukan hanya roh semata-mata hal ini tidaklah bertolak belakang dengan beberapa riwayat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menceritakan Isra Mikraj beliau Memulai Dengan ucapan Baina Ana Naim ketika aku tidur lalu menceritakan peristiwa Isra Mikraj memang awalnya beliau tidur didatangi oleh malaikat Jibril dan Mikail tapi ter Kemudian beliau bangun tidak terus-terusan tidur ini juga tidak ak belakang dengan riwayat dari su yang menyatakanq Wu Masjidil Haram lalu nabi bangun tiba-tiba beliau sudah berada di Masjidil [Musik] Haram hadis ini riwayat Imam Bukhari tapi isinya kalau dipahami rwayat surah Mikraj hanya mimpi bertolak belakang dengan riwayat jumhur dari Anas di banyak hadis lebih dari 10 hadis dan ayat menjelaskan secara gambang subhanalladzi Asro biabdihi maha suci Allah yang telah mengisrakan hambanya hamba ini sebutan bagi sosok roh dan jasad demikian juga dalam surah annajm ayat yang ke13 dan 14 Allah berfirman wquk sidratul muntaha sungguh nabi Alaihi salatu Wasalam telah melihatnya di kali yang lain di masa yang lain lihat malaikat Jibril di sidratul muntaha maka penglihatan beliau kepada Malaikat Jibril di sidatul [Musik] muntaha itu adalah penglihatan yang langsung dengan mata kepala sendiri bukan dalam keadaan tidur tapi dalam keadaan terjaga selain itu Kalau Mikraj Hanya Mimpi saja maka tidaklah menjadi mukjizat besar bagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena setiap orang bisa mimpi melebihi itu juga tidak mungkin akan didustakan oleh kaum Quraisy ketika orang-orang Quraisy menyatakan bahwa mereka bisa menempuh perjalanan ke Baitul Maqdis sebulan ketika berangkat Dan sebulan Ketika pulang 2 bulan pulang pergi tapi Muhammad sallall S wasam mengklaim hanya dalam satu malam Oleh karena itu mustahil peristiwa Mikraj nabi menjadi bahan olok-olok kaum Quraisy kalau hanya sekedar mimpi oleh karena itulah maka dari sini kita mengetahui didustakannya beliau mengadakan perjalanan ke Ul mariis se hanya semalam padahal orang biasanya 2 bulan perjalanan PP menunjukkan bahwa peristiwa ini adalah peristiwa yang nyata dialami roh dan jasad bukan sekedar mimpi dan bukan sekedar hanya rohnya semata-mata Apakah Nabi Sallallahu Al Wasallam melihat Allah ketika di langit di sidratul muntaha Imam Bukhari dan imam muslim meriwayatkan satu Hadis Dar masr rahimahullah Dia seorang tabiin berkatarisah [Musik] kata aku bertanya kepada Aisyah wahai ibunda Apakah Muhammad sallallahu wasam melihat Allah ketika mraj maka berkata Aisyah [Musik] kata Aisyah sungguh aku merinding mendengar apa yang engkau tanyakan Bagaimana sikapmu tentang tiga hal ini siapa yang menyampaikan tiga hal ini kepada kamu maka dia telah berdusta tiga hal tersebut adalah pertama aka muhammadanq Siapa yang memberitahukan kepadamu bahwa Muhammad sallu wasam telah melihat Allah ketika Mikraj sungguh dia telah berdusta kemudian Aisyah membacakan ayat yang terdapat dalam surah alanam 103 AB abir Allah itu tidak bisa dijangkau oleh pandangan tapi dia menjangkau seluruh pandangan dan dia maha mengetahui secara rinci jadi ketika hidup di dunia sebelum kiamat Allah tidak bisa dilihat oleh manusia kecuali nanti di surga orang-orang Mukmin Ahli Surga Iya bisa melihat Allah karena kondisinya beda hukum yang Allah tetapkan di dunia dengan di akhirat jauh berbeda di akhirat pandangan kita pajang bisa melihat bangsa malaikat bangsa jin dan seterusnya dan di surga Allah terlihat nanti di akhirat ada wajah-wajah yang sumring karena mereka bisa melihat kepada wajah Allah di surga kalau di neraka Engak enggak bisa [Musik] kata Allah tidak sekali tidak mereka para ahli neraka terhijab terhalang pada hari kiamat dari melihat Allah engak bisa melihat Allah para ahli neraka kata Imam Syafii rahimahullah kalau ayat ini menyatakan orang kafir di neraka tidak bisa melihat Allah maka ini menjadi dalil para ahli Surga Di Surga bisa melihat Allah Adapun di dunia ketika kiamat belum terjadi termasuk nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Mikraj tidak melihat Allah kata Aisyah Siapa yang menyampaikan kepadamu bahwa nabi alaihiatu wasalamat Allah sug dia telah berdusta Ini pertama [Musik] keduaakq siapa yang memberitakan kepadamu bahwa Muhammad sallallahu alaii wasallam mengetahui hari esok apa yang terjadi akan terjadi hari esok dia telah berdusta lalu Aisyah membaca al-qur’an dalam Surah Luqman Ayat 34 ayat terakhirsss jiwa mana pun tidak akan tahu apa yang akan dia usahakan besok apa yang akan dilakukan besok apa masih hidup apa sudah mati engak ada yang tahu planning rencana Mungkin kita bisa susun sekarang tapi apakah yang terjadi esok pasti sesuai dengan rencana kita enggak tahu siapa yang memberitahukan kepadamu bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengetahui hari esok dia dusta ini yang kedua ketiga wanakaahu Siapa orang yang memberitahukan kepadamu bahwa nabi S was menyembunyikanayat sepotong ayat sebagian kecil dari S makaustisah membacakan ayat Surah Almaidah 67 Allah berfirman [Musik] Hai Rasul sampaikan kepadamu apa yang diturunkan kepadaMu dari [Musik] rabmu Nah jadi kata Aisyah tiga hal ini siapa yang memberitahukan tiga hal ini dia dusta pertama yang menyatakan bahwa nabi Sai Wasallam melihat Allah dia dusta kedua nabi S wasam tahu hari esok dia juga dusta ketiga kalau Nabi Sallallahu Alaihi wasam menyembunyikan sebagian kecil risalah atau ayat dia juga dusta tapi yang benar adalah was melihat sosok Malaikat Jibril rupanya yang asli dua kali ini hadis riwayat Imam Bukhari dan imam muslim di dalam lafaz muslim sedikit berbeda kata [Musik] [Musik] Aku sedang bersandar di dekat Aisyah lalu Aisyah berkata Wahai Abu Ais abis itu k bagi masr ada tiga hal Siapa orang yang mengatakan salah satu saja di antara tiga hal ini berarti dia sudah mengada-adakan kedustaan yang sangat besar atas nama Allahu Azza waalla maka kata masruk wuntu muttaqian fajalastu saat itu aku sedang bersandar narand gitu lalu aku duduk Tegak aku bertanya ya ummal Mukminin wahai Umul mukminin Nanti dulu jangan tergesa-gesaang tiga hal yang tadi disebutkan yang salah satu di antaranyaah nabi su wasallam tidak melihat Allah [Musik] kataah Bukankah Allah berfirman dalam al-qur’an wqahu biluil sungguhin sungguh nabi Sallahu alh wasallam telah melihatnya di ufuk yang nyata juga dalam surah annajm wqahu nazlatan ukh sungguh nabi sallai wasallam telah [Musik] melihatnya di saat yang lain di Sinya disebutkan telah melihatnya ini siapa masruk menyangka melihat Allah maka berkata Aisyah radhiallahu anha anak Aal umahika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Akulah orang yang pertama dari umat ini yang bertanya kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tentang dua ayat tadi beliau melihatnya maknanya kata beliau in Jibril lam arutiq [Musik] alaiha [Musik] minamaal kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu adalah Jibril di dalam ayat tadi aku telah melihatnya dia telah melihatnya maksud melihat Jibril Aku tidak pernah melihat Jil dalam rupa yang asli kecuali di dua Mumin tadi dua waktu tadi dia turun dari langit kemudian ukuran tubuhnya itu menutupi antara langit dan bumi jadi yang maksud hu atauah di dalam ayat tadi bukan Allah tapi Jibril alaihalam kemudian berkata lagi [Musik] aisyahmaah AB abir Tidakkah kamu pernah dengar Allah berfirman Allah itu tidak bisa terjangkau oleh mata tapi dia menjangkau seluruh mata juga Tidakkah kamu mendengar Allah berfirman dalam al-qur’an surah Asyura ayat 51 wanabasyarinukimahullahu illa wahyan [Musik] hijabursila rasulan inahu aliun Hakim tidaklah layak bagi seorang manusia untuk diajak bicara oleh Allah kecuali pertama melalui Wahyu yang kedua dari balik hijab yang ketiga atau diutus seorang rasul seorang utusan Rasul di sini Malaikat Jibril lalu diberi Wahyu dengan izin Allah sekehendak Allah Sesungguhnya Dia Maha Tinggi dan maha Hakim jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak melihat Allah ketika peristiwa Mikraj inilah poin yang pertama kedua Kapan waktu Isra Mikraj yang rajih ulama ikhtilaf tapi yang rajih yang lebih kuat adalah antara tahun ke-10 dari kenabian sebelum hijrah ke Madinah berdasarkan keterangan B Khadijah radhiallahu anha masih menjumpai mengalami kewajiban salat yang lima waktu sedangkan Mikraj pada tahun ke-10 Hijriah atau sebelumnya wallahuam karena di tahun itu wafatlah Khadijah dan juga Abu Thalib di tahun yang sama maka tahun tersebut adalah tahun kesedihan disebut Amul hazn wallahuam inilah peristiwa Isra Mikraj nabi alaihialatu wasalam Adapun peristiwa besar kedua dalam kehidup nabi sallah wasallam adalah peristiwa ketika bel hijrah dari Mekah ke Madinah Kenapa ini peris besar dan Agung Sebab di dalamnya terdapat pengorbanan perjuangan yang dahsyat luar biasa pertama harus meninggalkan semua kekayaan yang dimiliki oleh kaum muslimin enggak boleh bawa kekayaan rumah nya ditinggal tanahnya ditinggal perkebunannya ditinggal usaha perdagangannya ditinggal tidak boleh mengambil apapun kecuali yang bisa dibawa sedikit ke Madinah ka perjalanan jauh 500 km Mekah ke Madinah setara dengan mungkin dari Bandung ke Jogja gitu kalau di kita enak Teduh banyak pepohonan banyak sungai banyak kalau zaman sekarang banyak warte kalau zaman dahulu perang pasir enggak ada pohon enggak ada bangunan enggak ada air panas kemudian lautan padang pasir memungkinkan orang tersesat salah arah jalan engak jangankan di padang pasir di kita aja banyak orang Bandung aja mencari alamat itu bisa tersesat apalagi di padang pasir perjalanannya jauh Medannya sangat berat ya butuh fisik dan mental terutama iman yang luar biasa dan akan datang ke sebuah tempat yang enggak tahu kayak gimana penerimaannya apa di sana memudahkan mencari rezeki atau tidak hanya untuk melaksanakan perintah Allah dan rasulnya mereka siap berkorban berjuang sehebat itu makanya pistiwa hijrah bukanlah peristiwa yang ringan yang enteng kalau bukan enggak akan orang mau melakukannya Adapun peristiwa Mikraj eh peristiwa hijrahnya adalah 3 tahun setelah peristiwa israi araj dan ada juga yang menyatakan 5 tahun setelah peristiwa Isra Mikraj ada lagi yang menyatakan lebih dari itu masalah Kapan Waktu hijrah bukanlah masalah akidah dalam bab ini yang menjadi masalah akidahnya peristiwa hijrahnya itu ya Isra Mikraj ditetapkan berdasarkan al-qur’an Sunah dan ijma Kapan pistiwa terjadi Isra Mikraj secara pasti bukan masalah akidah tapiyakini peristiwa Isra Mikraj masalah akidah Kapan peristiwa ee hijrah itu bukan masalah akidah aspek waktunya dalam sahih Bukhari riwayat dari Ibnu Abbas radallahu Dia berkata Rasulullah uhi wasahiul aalahih bukhi I Abbas nabi S wasam diutus menjadi Rasul pada usia 40 tahun Lal beliau di tinggal di Makkah selama 13 tahun diberi wahyu di di sana kemudian setelah 13 tahun diberi Wahyu di Makkah beliau diperintahkan untuk hijrah ke Madinah lalu hijrah dan tinggal di sana selama 10 tahun dan beliau meninggal pada usia 63 tahun 40 tahun diangkat menjadi nabi atau Rasul 13 tahun tinggal di Makkah menerima wahyu laluah ke Madinah dan hidup lagi 10 tahun 40 + 13 53 tambah lagi 10 63 setelah 63 beliau wafat dan kedatangan beliau ke Madinah pada hari Senin bulan Rabiul Aal sebagaimana dijelaskan dalam kitab sahih Bukhari inilah wa hijrahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika di Makkah sudah diperintahkan jihad oleh Allah melawan orang-orang kafir tapi jihad di Makkah bukan angkat senjata bukan dalam bentuk perang jihadnya itu dalam bentukatulu penjelasan dakwah itu jihad makanya Imam Ibnu qayyim rahimahullah dalam kitab zad Ma Fi had Khairil Ibad menjelaskan tahapan-tahapan jihad sejak mulai lemah ketika di Makkah sudah turun perintah jihad dari Allah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi jihadnya dengan menyampaikan wahyu dakwah untuk Nabi sallallahuaii wasallam untuk kaum muslimin jihadnya belajar ini jihad ketika tidak ada perang atau tidak atau belum memungkinkan perang wajib jihad jihadnya apa jihadnya adalah dengan belajar Imam IB kemudian menjelaskan ada empat tingkatan jihad ketika belajar pertama adalah jihad ketika mempelajari ilmu tanpa jihad orang malas belajar tanpa jihad orang berat untuk belajar ngjar dunia terus ngjar kesenangan terus ininnya berleha-leha terus padahal agamanya harus benar dan satu-satu cara agar agamanya benar agama itu ya mungkin agama seseorang bisa benar kalau dia buruh tentang hal itu maka untuk mau belajar perlu jihad ini tingkatan yang pertama kedua jihad ketika mengamalkan ilmu setelah paham diamalkan putus jihad kalau enggak ada jihad enggak bisa beramal tahu ilmunya Malas mengerjakan ketiga jihad dalam hal mendakwahkan mengajarkan ilmu yang keempat jihad dalam hal bersabar dalam menerima seluruh gangguan godaan hasutan atau cacian Makian buan akibat mendakwahkan ilmu keempat tingkatan jihad ini adalah empat tingkatan Jihad melawan diri sendiri ada empat musuh kita pertama diri sendiri yang kedua setan laknatullahi alaih yang ketiga orang kafir yang keempat orang munafik empat tapi wajib di Dar Jihad melawan diri sendiri terlebih dahulu tuh dengan empat tingkatan tadi jihad ketika belajar ilmu jihad ketika mengamalkan ilmu mengamalkan ini ibadah seluruh pengamalan ilmu dalam bentuk ibadah baik yang wajib ataupun yang sunah termasuk menjauhi maksiat menjauhi semua yang dilarang ini termasuk jihad mengamalkan Il ketika jihad menyampaikan ilmu keempat jihat dalam bersabar menerima buan permusuhan orang k setelah menyampaikan Nah setelah menang melawan diri sendiri baru yang kedua Man setan jangan dulu berangan-angan berkayal bisa menolak godaan setan sebelum menang melaan diri sendiri d terus begitu setelah DII tertaklukkan enteng dalam melakukan Jihad melawan diri S di empat hal tadi terus setan juga ditaklukkan tidak tergoda oleh gangguan setan baru bisa Jihad melawan orang kafir jangan dulu mimpi kalau diri sendiri saja masih belum bisa ditaklukkan masih kalah oleh Hawa Nafsi masih malas belar masih malas beramal masih enggak mau dakwah takut dengan resisikonya masih enggak bisa bersabar lalu Jihad melawan orang kafir ahah enggak akan mampu melihat pasukan orang kafir yang begitu Dahsyat juga sudahudah gemut terlutut tanpa iman bisa lari dari medan perang bisa menjadi pengkhianat asal selamat diri untung diri walaupun pun merugikan kaum muslimin bisa begitu nanti ya nah jadi jihad di Makkah dengan dakwah dengan belajar ilmu kemudian mendakwah mengamalkan ilmu mendakwahkan dan sabar 13 tahun tuh Jihad melawan diri sendiri dan setan oleh karena itulah maka berkata Mualif w dikah dengan car memberikan penjelasan bacakan ayat Alquran kepada mereka itu Jih Adun jihad yang mata dalam arti perang dengan mengangkat senjata diperintahkan di Makkah yang diperintahkan di Makkah itu memberi maaf yang bering dari orangorang B Jadilah kamu pemaafahkan orang berbuat kebaikan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh bersabar atas gangguan mereka Tegar dalam menghadapi penderitaan dalam kondisi seperti itu oleh karena itu para ulama ahli tasir menyatakan ayat-ayat paling dari orang bodoh berpaling dari orang musyrik itu ketika di Makkah ketika di Madinah maka dimansuklah ayat itu dengan pedang dengan jihad maka ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah maka menguatlah kekuatan kaum muslimin di sana ukhuwah terjalin hebatikut tambah lebih banyak ekonomi juga menguat sehingga Allah Azza wa mengizinkan kepada mereka untuk berjihad pertama mengizinkan karena apa Karena dizalimi [Musik] telah diizinkan bagi orang-orang yang diperang untuk berperang mawan karena mereka di dan Allah Maha Kuasa menolong mereka Mere orang-orang yang dius negerieri mereka Tana alasan yang Ben kecuali hanya mengatakan Rabb kami Allah itu diusir Jadi pertama diizinkan Lalu setelah itu setelah kuat setelah punya pengalaman setelah mentalnya terangkat di peperangan pertama Karena meraih kemenangan baru diperintahkan Allah Azza wajalla berfirman dalam beberapa ayat seperti dalam surah Albaqarah 190 [Musik] waahum berangai di jalan Allah orang-orang yang memeringikan tapi jangan berlebh-lebihan lagi itu ada perintah awalnya dilarang dulu karena belum memungkinkan setelah agak memungkinkan diizinkan setelah memungkinkan banget diperintahkan dalam surah al-anfal ayat 39 Allah menyatakan waqtiluhum Hatta la takuna fitnatunuillah berik mereka sampai tidak lagi fitnah di muka bumi ini dan semua agamanya ini hanya milik Allah Azza waalla danak lagi ayat lain bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam disuruh memberikan semangat yang menggelora kepada kaum mukminin untuk berperang dalam surah alanfal Allah mengatakan ya Ayuh [Musik] [Musik] nabi gakkan semangat kaumukminin untuk berperang kalau ada 20 orang di antara mereka yang sabar itu bisa mengalahkan 200 orang kalau ada 100 orang bisa mengalahkan 1000 orang banding 10 tuh ketika Perang Badar kaum muslimin cuma 313 orang atas pertongan Allah mnya mereka bisa mengalahkan 10 kali 3000 Orang cuma 1 [Musik] Pang Karena itulah maka kaum mukminin itu sangat Ant sias ketika ada seruan jihad berkata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Um Yu allaahaillallah aku diperintahkan untuk merangi manusia sampai mereka bersaksi Lailahaillallah dengan tahapan t saja Bukankah itu namanya pemaksaan ada ini secara global secara umum paksaan dalam agama kalau orang engak Islam engak boleh dipaksa tapi Taklukan Dulu mereka tawarkan Islam kalau menerima sukarela Alhamdulillah kalau tidak engak bolehaksa tapi mereka berhak memperoleh perlindungan keamanan dari pemerintah kaum muslimin karena hidup di bawah kekuasaan kaum muslimin setelah diteralukan untuk perlindungan itu ada biaya namanya apa jaziahana besarnya tergantung kesepakatan sesuai dengan kemampuan tidak zalim tidak dipaksa melebihi dari kemampuannya tidak dan mainkan mereka beribadah dengan agamanya masing-masing di tanah yang dikuasai oleh kaum muslimin tidak dilarang tidak diintimidasi Adapun Jiz ya karena mereka Diah perlindungan kalau ada yang macam-macam orang luar menggangu ini berhadapannya dengan pemerintah kaum muslimin adilkan dan jihad itu merupakan puncak Kemuliaan Islam dan Islam tidak mungkin tegak tanpa adanya jihad kalau syariat tidak mungkin tegak tanpa al-qur’an dan asunah maka penerapan al-qur’an dan asunah mustahil tegak tanpa adanya jihad Karena itulah antara kitab sunah dengan senjata oleh Allah disambingkan ketika menjelaskan dua hal ini seperti yang Allah terangkan dalam surah alhadid ayat yang ke-25 Allah menyatakan [Musik] sungguh kami telah utus para rasul dengan membawa apa dua pertama memberikan penjelasan kami turunkan kitab dan lizan agar manusia menembang dengan adil ini yang pertama para nabi para rasul diutus dengan membawa Kitab Wahyu alquranul Karim yang diperjelas dengan Sunah [Musik] lalu kami turunkan juga besi besi itu mengandung kekuatan yang dahsyat dan manfaat bagi manusia ketika menerangkan ayat ini berkata Muif Kitab Alquran yang diturunkan kepada nabi dan Kitab yang kepada nabiab untuk menjelaskan kebenaran dan menunjuki manusia kepada dukung manusia membela yang hak ini dalam bentuk senjata berikin senjata dari senjata yang dibikin inilah lahir beragam kebutuhan yang berkaitan dengan senjata lahir skill kemampuan memainkan senjata senjata juga macam-macam kan ada pedang ada panah ada tombak ada Trisula ada macam-macam tuh ada tamnya dan tidak hanya bikin tentu saja kan Bagaimana cara menggunakan juga kan harus belajarak secara individu skill individu dilatih ada yang berlatih dengan pedang ada yang berlatih dengan tombak ada yang berlatih dengan panah berlatih juga menggunakan pamengnya Peris dan seterusnya gitu kan juga bisa jadi senjata selain untuk itu secara individu plus lahir kampuan kolektif menyusun strategi perang individu dilatih strategi berjemah juga dilatih pasukan panah berbeda dengan pasukan pedang dengan pasukan tombak pasukan pejalan kaki dengan penunggang kuda juga berbeda posisinya diatur sedemikian rupa dari sini pasukan kecil tak mustahil mampu mengalahkan pasukan besar oleh karena itulah maka doa ini disandingkan oleh Allah penyebutannya ya al-qur’an kitab al-qur’an dan sunah dan juga besi sebagai senjata untuk jihad jadi jihad disyariatkan setelah berhijrah maka setelah hijrah Allahu Azza Wa Jalla menurunkan kewajiban-kewajiban yang lain yang sebelumnya tidak diwajibkan kalau jihad diwajibkan di tahun yang pertama kemudian diperintahkan juga salat sempurna di tahun pertama pula awalnya semua salat dua rakaat dua rakaat kecuali magrib tetap t zuhur dua rakaat asar dua rakaat Isya dua rakaat subuh dua rakaat kecuali magrib aja ketika hijrah ke Madinah di tahun pertama itu juga Lalu disyariatkanlah Salat empat rakaat untuk zuhur asar dan Isya subuh tetap dua rakaat magrib tetap tiga rakaat turun juga syariat azan syariat saum zakat dan peralihan kiblat tadinya ke Baitul Maqdis ke Masjidil Aqsa di Palestina diubah ke kiblat yang ada di Makkah dan itu semuanya diturunkan di tahun ke-2 Hijriah turun syariat tayamum di tahun ke-6 Hijriah plus salat khauf di tahun 9 Hijriah turun perintah haji di tahun 6 bukan Hijriah setelah ke setelah hijrah karena saat itu belum ditetapkan tahun hijah Hijriah ya tahun Hijriah setelah nabi wafat ditetapkan oleh Umar Bin Khattab tapi awal tahunnya dihitung di tahun hijrahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menurut satu pendapat Haji diturunkan di tahun 6 Hijriah menurut pendapat lain di tahun 9 Hijriah pokoknya yang ketiga ada lagi tahun 10 Hijriah di hari ter akhir keberadaan beliau di Madinah sebelum wafatnya di tahun itulah nabi melakukan haji Wada Haji perpisahan ketika wukuf di Arafah pada hari Jumat turunlah ayat Alya akmalakumakumikum nak is Bagaimana diterangkan dalam sahih Bukhari dan Sahih Muslim maka sempurnalah agama ini setelah agama sempurna tidak akan ada lagi Wahyu yang turun kalau Wahyu tidak akan turun lagi karena sempurna agama sudah sempurna berarti tugas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah selesai sehingga turunnya ayat terakhir ini menjadi tanda sebentar lagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan diwafatkan kalau sudah selesai tugasnya Ya sudah akan dicabut diangkat dari kehidupan dunia ini makanya ketika ayat ini turun semua sahabat gembira agama kita sudah sempurna agama kita sempurna kecuali satu yang sedih menangis siapa Abu Bakar asiddiq radhiallahu anu beliau bisa menangkap makna yang tidak tertangkap oleh orang lain para sahabat kaget kenapa engkau bersedih Bukankah agama kita sudah sempurna Iya bukankah kita harusnya gembira Iya kenapa kamu menangis beliau menjelaskan apa penjelasannya kalau agama ini sudah sempurna berarti tidak ada lagi Wahyu yang turun berarti selesai tugas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau tugasnya sudah selesai ini tanda sebentar lagi Allah akan mengambil beliau akan diwafatkan ini tertangkap oleh Abu Bakar tidak tertangkap oleh sahabat lain setelah diberitahukan baru mereka pun bersedih sudah waswas Waja sebentar lagi nabi wafat dan betul hanya 81 hari setelah ayat ini turun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dipanggil oleh Allahu Azza waalla beliau diangkat ke yang namanya arrafiqul A’la iliin yang paling tinggi ketika di akhir hayatnya beliau menyatakan Allahumma arfiqal ala Itu jawaban beliau ketika ditawari kamu mau hidup beberapa lama lagi atau kamu sudah wafat sampai dan diangkat ke arrafiqul a beliau menyatakan Allahumma Ari Ya Allah saya memilih Ari a wafat dan arfiul Aa ini belum pernah terlihat dimasuki oleh Nabi Sallallahu wasallam Beliau pernah melihat surga melihat neraka tapi ariul Aa belum kita pernah menjelaskan tentang hadis yang menjelaskan azab dan nikmat Kubur nabi sallallahu alaihi wasallam bermimpi dibawa oleh malaikat Jibril dan Mikail melihat empat jenis azab kubur ada yang ditusuk serahang sampai ketengkuk para Pendusta ada yang terlentang kemudian di Timpa batu besar sampai kepalanya pecah mereka yang belajar ilmu tapi tak mengamalkan dan seterusnya empat ngeri melihat setelah itu beliau dibawa ke sebuah taman ada orang tua dan anak-anak itu adalah Ibrahim dan anak-anak yang wafat sebelum balik setelah itu di naik ke atas pohon di dalamnya ada satu taman yang indah itulah Taman para mukminin yang Saleh di alam kuburnya masuk lagi ke tingkat yang lebihil jauh lebih indah daripada sebelumnya itulah tempatnya para syuhada setelah itu tidak ada lagi yang lebih tinggi kata Jibril Irfa rasak Coba angkat kepalamu ke atas dilihat ada segumpal awan yang menyala Apa itu kata Jibril h manziluka itulah nanti tempatmu setelah kamu wafat kata nabi Sallahu alaii wasallam Biarkan Aku Melihat tempatku itu enggak Baqi laka umrun lam tastakmilha kamu masih punya Berapa tahun umur yang kamu belum selesaikan faastakmalta kalau kamu sudah selesai kehidupanmu dunia baru kamu masuk ke sana itulah arrafiqul alam nabi sendi belum masuk belum melihat tidak diizinkan Nah setelah wafat beliau memilih arrafiqul Aa setelah sakit keras di akhir kehidupannya beliau memilih arrafiqul Aa beliau wafat di bulan rabilul Aal di siang hari hari Senin setelah haji w’dah kira-kira 80 hari setelah turunnya ayat alyaum akmaltuakumakum beliau wafat Allahu Azza waalla menyatakan kepastian wafat Rasul sallallahui wasallam bahwa beliau pasti akan wafat Jauh sebelum beliau wafat ketika beliau masih hidup Allahu Azza waalla menurunkan beberapa ayat pertama surah Ali Imran 144 Allah menyatakan W Muhammadun illa rasulun Q khat minqablihir Rasul afaim mata qutilqabtum alqabikum Muhammad ini bukanlah siapa-siapa kecuali seorang rasul telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul Apakah kalau dia mati atau terbunuh kalian akan mundur lagi ke belakang akan murtad lagi dalam surah azzumar 30 Allah pun menyatakan inakaitunahum inahumitun kamu pasti akan mati Hai Muhammad mereka juga orang-orang kafir juga semuanya akan mati Ketika Nabi Sallallahu wasallamu wafat beliau memberikan tiga wasiat sebagaimana dalam kitab sahih Bukhari dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma kata beliau akrijul musyrikin Min jaziratil Arab wa ajizul wafat bin nahwi Ma kuntu ujizuhum wasakataalit aqal fasituha kata Ibnu Abbas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berpesan keluarkan orang-orang musyrik dari jazirah Arab dan kirim beberapa utusan ke beberapa negara yang dulu aku pernah mengutus ke mereka dan beliau Ibnu Abbas diam dari yang ketiga dalam riwayattin aku lupa yang ketiganya dalam sahih Bukhari dari Aisyah radhiallahu anha berkata Aisyah mata waruhuaina wq beliau itu meninggal di pangkuanku antara dua pahaku dan gaduku dalam riwayat lain wainadaahha Maun adaita di hadapan Aisyah di hadapan Nabi sallah wasam waktu itu ada wadah yang berisi air lalu Beliau memasukkan tangannya lalu Beliau mengusap wajahnya kemudian mengatakan Lailahaillallah sesungguhnya mati itu ada sakaratnya beliau menegakkan tangannya kemudian berkata firil AA Ya Allah aku memilih Ari a kemudian tangannya turun lunglei Allah telah memanggilnya shelawatullahi Alaihi wasalamu sampai di sini kajian kita Insyaallah poin berikutnya akan kita teruskan pertemuan yang akan datang kita masih punya sisa waktu untuk bertanya jawab seperti biasa setiap hari Jumat ini pertanyaan hanya khusus untuk pendengar dan pemirsa radio dan TV roa kepada Abu Luqman di studio radio Roja Cilengsi dipersilakan untuk memandu tanya jawab wasallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wa asabi Wasallam jazakallah San kepada abuahu yang telah membimbing kita di kajian sore hari ini langsung dari Masjid Agung alukhuwah di kota Bandung Jawa Barat dan berikutnya kita memasuki sesi tanya jawab Anda sahabat Roja di manapun Anda berada bisa berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui pessapp diom01643 atau Mel telepon di nomor [Musik] 0218236543 Baiklah Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp terlebih dahulu dari Ahmad Yusuf di putteran Tasikmalaya Ustaz mohon bertanya tentang Isra Mikraj Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengan Nabi Musa alaihalam pertanyaannya Ustaz Apakah sebenarnya para rasul ketika meninggal langsung diangkat ke langit atau masih di alam kubur Ustaz mohon penjelasannya syukran tafadol Ustaz baik barakallahu Fik secara umum para rasul berada di alam kubur di sebuah tempat yang tadi disebut arrafiqul A’la dan itu tempat terbaik di alam kubur dikhususkan bagi para nabi dan para rasul secara umum manusia ada lima golongan di lima tempat di alam kubur pertama para nabi dan para rasul di arfiqul ala kedua negerinya para syuhada di bawah arrafi tapi sangat-sangat indah ketiga negerinya kaum mukminin yang Saleh juga indah ya termasuk orang anak-anak kecil yang mati sebelum baligh diasuh oleh Nabi Ibrahim alaihialatu wasalam itulah empat tempat terindah di alam kubur arrafil A’la negeri paraas Negeri orang-orang mukmin yang saleh dan negerinya anak-anak yang mati sebelum balig diasuh oleh Nabi Ibrahim alaihiatu wasalam dua kelompok lagi adalah orang-orang mukmin ahli maksiat mereka di alam kubur terkena azab kedahsyatan azabnya tergantung kadara maksiat yang mereka miliki Dan Yang Terakhir negerinya orang-orang kafir di alam kubur mereka mempah azab yang jauh lebih dahsyat Adapun peristiwa Isra Mikraj yang kemarin kita sudah Terangkan bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengan beberapa Nabi di beberapa langit kata dengan Nabi Yusuf ketemu dengan nabi ee Idris ketemu dengan juga dengan Nabi Musa dan ketika ketemu dengan Nabi Musa itu Nabi Musa apa menyarankan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk meminta keringanan bagi umatnya untuk menunaikan salat sehingga yang tadinya 50 kali dalam sehari semalam berubah menjadi berapa lima kali sampai sekarang Nah termasuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah kita Terangkan berjumpa juga dengan nabi Ibrahim alaihialatu wasalam sebagaimana sudah diterangkan di langit yang pertama beliau berjumpa dengan Nabi Yusuf alaihiatu wasalam Terus yang kedua berjumpa juga dengan Nabi Idris terus Beliau juga berjumpa dengan Nabi Isa dan dami Yahya Kemudian beliau juga berjumpa dengan Nabi Musa Nabi Harun kemudian berjumpa juga dengan Nabi Musa dan seterusnya dan terakhir beliau berjumpa juga dengan nabi Ibrahim di langit yang ketujuh disebutkanma ujabina ilamaabiah fastaftaha Jibril Kemudian kami naik ke langit ketujuh Jibril minta dibukakan pintu ditanya oleh penjaga ini siapa Jibril Siapa yang bersamamu Muhammad Apa dia sudah diutus sudah maka di bukakan maka tiba-tiba berjumpa dengan nabi Ibrahim beliau menyandarkan punggungnya ke Baitul Makmur jadi beliau berjumpa dengan nabi Ibrahim di sana dan hadis ini sahih Sedangkan di dalam hadis albarra bin azib tentang mimpi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tadi beliau bermimpi ketemu kakek-kakek bersandar di pohon mengasuh anak-anak dan itu adalah nabi Ibrahim alaihialatu wasalam Apakah Ini berarti para nabi itu berada di mana Di Langit atau di arrafiqul aa asalnya yang benarlah berada di arrafiqul ala semua nabi semua Rasul termasuk nabi-nabi yang tadi disebutkan Nabi Ibrahim Nabi Musa Nabi Harun Nabi Isa Nabi Yusuf Nabi Yahya itu ada di arrafiqul ala wallahuam bisab khusus ketika peristiwa Mikraj nabi berjum dengan nabi-nabi tersebut di langit kekuasaan Allah Allah angkat terlebih dahulu mereka ke sana untuk suatu hikmah tertentu berdasarkan hal itulah maka yang benar sekarang para nabi ada di mana di arfiqul Aa ya wallahuam baawab silakan lagi jazakallahu Kiran Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya kita angkat pertanyaan Mai la telepon kami persilakan iya silakan mohon maaf terputus silakan Anda dapat memutar nomor telepon interaktif kami di 0218236543 dan mencari tempat yang baik agar tersambungnya suara anda dengan studio kami baik kita sudah masuk kembali kita angkat kembali silakan Halo asalamualaikum mull wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu dengan Umu Zah di Riau baik silakan ya Ustaz ketika kita mempelajari kan para nabi dan orang-orang berilmu para nabi ituah bagi mereka surga dan ketika kita melihat kebanyakan dari orang Ber itu mengetahui mereka akan e meningal begitu lapangnya kelihatan hati mereka dan pikiran mereka menghadapi satesatu maut dan bagaimanakah dengan kita yang ber keinginan seperti itu akan tetapi eh saya pribadi eh kurang dalam ilmu akan tetapi ketakutan untuk menghadapi seakatul maut itu terbayang setiap hari dan setiap malam dan ketika akan tidur berpasrah diri kepada Allah Bagaimanakah kita selalu ingat selalu berpasah diri kepada Allah itu dalam menghadapi sat maut mohon pencerannya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol ustazik ibu di Riau Kalau enggak salah pertanyaannya Bagaimana cara menghadapi sakaratul maut gitu Ya intinya Ya baik eh yang harus kita lebih perhatikan adalah bukan menghindari sakaratul maut atau bukan agar dientengkan diringankan dari sakaratul maut tapi diwafatkan dalam keadaan Husnul Khatimah karena sakaratul maut itu pasti w sakratul maut bilika Ma kunta minhu Tahid datanglah sakaratul maut itulah momen yang selalu kalian hindarkan J sakaratul maut itu S sesuatu yang pasti nabi salluaii wasallam mengatakan Lailahaillallah annail mauti sakarat Lailahaillallah maut itu ternyata ada sakarat apa sakaratul maut sakarat itu penderita secara bahasa sakarat itu mabuk mabuk itu maknanya hilangnya kontrol akal pada ucapan dan tindakan dan mabuk itu bisa beragam penyebabnya tidak hanya karena pengaruh minuman keras orang yang sangat bucin jadi budak cinta bisa ng gitu ya omongan yang lantur maka disebut mabuk asmara kan gitu atau orang yang ngantuk suka ngigau juga ya atau termasuk orang yang menahan sakit yang tak tertahankan dia bisa juga ucapan dan perilakunya tidak terkontrol mencerit-cerit loncat-loncat guling-guling seperti itu sakaratul maut adalah mabuk diakibatkan karena sakit yang tak tertahankan menjelang kematian dan ini bukan tanda durhaka atau salehnya seseorang Kadang orang yang Saleh Sakaratul mautnya hebat seperti Nabi Sallallahu alaii wasallam mengalami sakaratul maut yang dahsyat seperti para ulama Amr Bin as radhiallahu mengalami sakaratul maut yang hebat Imam Ahmad bin hal mengalami sakaratul maut yang hebat dan banyak kisah-kisah orang-orang Saleh diceritakan oleh Imam alqurtubi dalam kitab atazkir tentang peristiwa sakaratul maut orang Saleh pun mengalami Apa hikmahnya hikmahnya penderitaan itu ketika sakaratul maut menghapus dosa yang tersisa Makin hebat penderitanya makin banyak dosa-dosa yang terhapus Makanya kalau ada seorang mukmin yang saleh ya mau mati tapi ada dosa yang tersisa yang mungkin akan terbawa setelah kematiannya dan Allah tidak menginginkan Demikian maka Allah hapus dosanya dengan diberi penderitaan menjelang kematiannya pada saat sakaratul maut maka pendiri an yang dia alami sampai membuat dia mengerang kejang sampai mengeluarkan keringat seperti mandi keringat di keningnya Makanya kalau ada orang mati berkeringat itu tanda Husnul Khatimah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan mautul mukminil jabin kematian seorang mukmin itu dengan bercucuran keringat nahan sakit Imam alqurtubi menyatakan nahan sakit yang luar biasa sakit itu menghapus dosa yang tersisa sehingga dia menghadap kepada Allah dalam keadaan bersih dari dosa dosanya sudah terhapus oleh penderitaannya menjelang sakaratul maut kalau orang itu orang yang tidak berdosa tapi mengalami sakaratul maut yang hebat seperti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau bayi yang baru lahir sebelum mati mengalami kejang menjerit-jerit ada kan bayi yang kayak gitu lalu mati penderitaan bukan menghapus dosa karena dia belum punya dosa tapi mengangkat derajatnya derajat dia di surga nanti lebih tinggi daripada bayi yang matinya enak begitu saja ya kadang orang kafir ketika matinya enak lancar kelihatan tenang bukan karena hnulah tapi mungkin orang kafir ini melakukan banyak kebaikan ketika hidupnya Allah membalas kebaikannya dengan kesenangan dunia dengan harta pangkat jabatan popularitas atau kesenangan lain pas akan mati Ada kebaikan yang belum dibalas maka Allah entengkan k matiannya tidak dibuat menderita dan itu balasan atas kebaikannya yang tersisa sehingga dia mati menghadap Allah tanpa membawa kebaikan yang harus dibalas lagi di akhirat tinggal dosa-dosanya babak Pur aja makanya ketika kematiannya kelihatan tenang ditulis aja di nisannya R IP rest inace istirahat dalam damai disangkanya di sana Istirahat W babak belur diazab di alam kuburnya ya Jadi sakarat biarlah terjadi secara alam enggak perlu kita berdoa allahummaakut ya Allah entengkan kami ketika sakaratul maut itu doa bukan dari Rasul Sallahu wasallam nah tapi yang penting Ya Allah wafatkan aku dalam Allah ya Allah rezekikan kepada kami Husnul Khatimah walaupun matinya menderita karena sakarat yang sangat dahsyat enggak masalah itu penderitaan akhir sebelum kematian yang menguras semua dosa yang tersisa biarkan setelah itu akan berakh ir bahagia di alam kuburnya jadi yang lebih penting bagi kita bukan menghindari sakarat atau diringankan sakaratnya tapi berusaha untuk wafat dalam keadaan Husnul Khatimah Istiqamah di atas kebenaran jangan sampai belok kiri kanan apalagi waladubillah murtad ya coba sering-sering bacabanaana baitana wblana ahmah inaka Antal allahum yaibalubbi Allah ya allahsiwha An An sering berikan Apa doa yang bagus yang kita harus baca di dalam sujud-sujud kita allahumzna husnhatimah walna birahmatika Min ahlil Jannah ya allahuam bawab kita bermohon kepada Allah ini hari Jumat Menjelang magrib doa kita apa didengar makbul oleh Allah Azza waalla allahumzna Hus allahum ajna minar allahum Aar Allah airnaar allahna ahlil Jannah allahumzna husn Khatimah wajalna birahmatika Min ahl Jannah allahummazuqna Husnul Khatimah wajalna birahmatika Min ahl Jannah Ya Allah selamatkan kami dari api neraka Ya Allah selamatkan kami dari api neraka Ya Allah selamatkan kami dari api neraka rezekikan kepada kami wafat dalam keadaan Husnul Khatimah dan Jadikan kami dengan rahmat-mu sebagai para penghuni surga ya amin ya rabbal alamin Semoga semua yang ada di sini terkena doa ini juga pendengar pemirsa di manaun melui radio manaun TV manapun akun mensos manapun semoga semuanya diselamatkan dari api neraka dan diwafatkan dalam keadaan Rul Khatimah dan dijadikan penghuni surga atas rahmat Allahu Azza waalla ya Cukup sampai di sini wasallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wasbihi wasallam wasalamuaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah warakatuh jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan sore hari ini dalam mengkaji kitab mukhtasar mariijul Qabul dan semoga Allah jadikan ilmu yang kita pelajari di kesempatan sore hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh yang bisa menyelamatkan kita dari siksa neraka dan memasukkan kita ke dalam surga dengan wafat Husnul Khatimah kami mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga Allah pertemukan kita kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh foreign
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply