Ustadz Mahfudz Umri, Lc | Ensiklopedi Larangan

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

[Musik] setiap yang memiliki taring ya dari hewan-hewan buas maka haram hukumnya dimakan saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhhamdulillah nahmaduhuuhuagfiruhillahi anustiahdiillah Fala mah W ylil Fala hadialah asaduaahaillallah wahdahuarikah wau Muham aii was sekalianahti Allah Para pendengar dan juga pemirsa ro TV Semoga Allah Taala senantiasa memberikan perlindungan kepada kita penjagaan dan juga Menunjukkan kita di atas Hidayah Yang hak di dalam kita mengarung hidup dan kehidupan ini ya sehingga kita tidak salah di hadapan Allah subhanahu wa taala termasuk tema baru yang akan kita angkat yaitu poin ke94 dari almuharamat perkara-perkara yang diharamkan yaitu atafakuru Bil ahsabi Wal anab ya berbangga-bangga larangan berbangga-bangga dengan eh kemuliaan leluhur ya dan nasab al-ahsab al-ahsab itu adalah alhisal allati nalaha alaba ya kebaikan-kebaikan yang pernah diraih oleh nenek moyang ya Nah di sini para jemah dirahmati Allah larangan untuk berbangga-bangga ya karena berbangga di sini bukan bersyukur berbangga-bangga di sini ya dalam pengertian dia menyombongkan diri di depan orang lain dengan kebanggaan tersebut di dalam pembahasan kitab ini ya Ee dibawakan dua hadis yang pertama hadis Abi Malik al-asy’ari ya yang Diat imam muslim nomor 463 dan Abu Malik al-asyari ini yang meriwayatkan juga hadis Apa hadis tentang larangan alatul lahwi alat-alat musik ya yang kedua yaitu hadis ya Abu Hurairah yang diriwayaatkan oleh Imam at-tirmidzi nanti nanti kita bahas satu-satu dan perkara yang terkait dengan hal tersebut ya perkara yang terkait dengan hal tersebut yang tercantum di dalam layar ya apa saja yang terkait hal tersebut sebelum kita bahas satu persatu Mari kita dengarkan hadis yang di imam muslim dari sahabat Abi Malik alasari radallahu a anu ya kata Abu salam dia mengatakan bahwa Abu Malik telah menyampaikan atau telah berbicara kepadaku nabiahu Alaihi Wasallam ya di sini Imam muslimihikarahbi was ya [Musik] [Musik] ahu muslim yang lafaz akhir tidak disebutkan dalam kitab tersebut yang artinya bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda empat perkara yang terdapat dalam umatku atau pada umatku dari perkara jahiliah empat perkara yang terdapat pada umatku dari perkara-perkara jahiliah yang tidak mereka tinggalkan ya yang pertama berbangga-bangga dengan prestasi leluhur jadi alfab di sini bisa kita terjemahkan dengan berbangga dengan prestasi ya seperti apa asyajaah Keberanian alfasohah ya itu dia kalamnya fasih ya dan lain sebagainya harta kedudukan jabatan ya yang kedua adalah mencela nasab nah mencela nasab yang menela nasab ini bisa mencela nasabnya orang lain dengan menafikan nasab atau bisa menasabkan kepada yang bukan bapaknya nanti kita dengarkan hadis-hadis yang terkait dengan perkara tersebut ya yang ketiga adalah minta hujan dengan bintang keyakinan m bwa hujan itu turun karena bintang dan yang keempat adalah anniahah yaitu meratap meratap dan berkata Abu Malik alasy’ari orang yang meratap apabila belum bertobat sebelum meninggal maka pada hari kiamat ya dia akan diberi pakaian dari Tir dan juga dari apa jarab yaitu penyakit kulit ya hadis Diat muslim namun tidak disebut akhir hadis ini Di dalam kitab tersebut yang kita sedang bahas ya kemudian hadis yang kedua hadis Abi Hurairah radhiallahu taala Anhu yang diriwayatkan oleh Imam at-tirmidzi pada nomor 3 955 di mana Nabi bersabda Sallallahu Alaihi Wasallam ya J [Musik] turab raahu timidzi Dari Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu yang artinya adalah [Musik] hendaklah kaum-kaum atau orangor-orang itu berhenti untuk berbangga-bangga dengan nenek moyang mereka yang sudah mati karenanya sesungguhnya mereka itu merupakan bahan bakar neraka jahanam ini maksudnya maksudnya apa Nenek Moyang mereka yang meninggalnya dalam keadaan kufur ya hendaklah ya kaum-kaum itu berhenti berbangga-bangga dengan nenek moyang mereka yang telah mati sesungguhnya mereka merupakan bahan bakar neraka jahanam ini maksudnya ayah-ayahnya yang meninggal dalam dan kufur ya kemudian anak-anaknya masuk Islam kemudian berbangga-bangga dengan prestasi Nik moyang dahulu yang di mana mereka meninggalnya dalam keadaan kufurah ya atau sungguh benar-benar ya mereka ini akan dihinakan oleh Allah lebih hina dibandingkan dengan aljual aljal itu hewan-hewan kecil ya yang kotor yang menjijikan Seperti apa namanya itu yang HAM gede itu yang berada di kotoran hewan apa namanya itufa ya akangumbang ya yang membolak-balik kotoran ya ya dengan hidungnya ada matakan kot-kot manusia ada kot hewan-hewan ya Sesungguhnya Allah telah menghapus dari kalian ya yaitu apa ubayahbiahahah ya yaitu apaanat fanatik atau keburukan jahiliah dan berbangga-bangga dengan nenek moyang nah sesungguhnya dia mukmin yang bertakwa atau orang fajir yang celaka Semua manusia adalah anak Adam dan Adam diciptakan dari tanah luar biasa faedah yang bisa kita ambil dari dua hadis tersebut ya kemudian Kus mengatakan falahzar lah hati-hati orang-orang yang berbangga-bangga dengan nasab mereka dan merendahkan orang lain orang-orang yang tidak dikenal nasab dan keturunannya kemudian orang yang membangga-bang membangga-banggakan nasabnya dan meremehkan orang lain lalu membagi saudara mereka dengan dua tingkatan dua tobokok itu pertama apa Qui yang kedua Quba sebas menjelaskan yabaili itu adalah sekelompok manusia yang dikenal dari Sisi kabilahnya ini kabilah tim ini kabilahohon alqoht atimi kalau yangiri tidak dikenal karena orang Arab juga ada yangakak dikenal nasabnya dari mana dia ya oh dibang banggakan ya yang lain diremehkan ya ini hati-hati mereka ya agar apa tidak menjadi ahwanah orang lebih H di hadapan allahal ya dengan jual jual itu di sini hewan kayak hewan-hewan kumbang yang memangudah dibolak-balik kotoran ya kita tahu ya kalau ada hewan yang biasanya dikotoran apa ya Ada lalat ini kalau yang aljal sini ya alunfasa yaitu kayak kumbang yang biasanya bolak-balik makanannya atau menciumnya barang-barang yang kotor ya wakirik tanfa mukminin berikan peringatan karena peringatan itu sangat bermanfaat bagi manusia para jemaah sekalian dirahmati Allah yang tadi mencoba untuk menyusun beberapa poin yang barangkali bisa menjadi pembahasan lebih kurangnya nanti ya sesuai dengan kemampuan Ee kita untuk membahasnya ya yaitu larangan bangga atau berbangga dengan nasab dengan keturunan ya pertama tercelanya perkara jahiliah ya di dalam al-qur’an di beberapa ayat disebutkan oleh Allah subhanahu wa taala tentang apa tentang tercelanya perkara jahiliah coba di lihatkan di dalam al-qur’an ya pertama di dalam surah alimran 154 ya bahwa ada orang berbangga-benga dengan perkara jahiliah atau tercelanya jahiliah di situ para jemaah terkait dengan apa di sini yaitu terkait dengan persangkaan jahiliah yang tidak benar ya anzalaikum ba’il amanatan nuifat mum kemudian Allah Taala menurunkan kepada kalian setelah itu algham itu Awan ya supaya kalian bisa tenang tidur karena perang ini ya yang bisa meliputi sekelompok dari kalian ya Ah anah jahiliah sementara yang lain orang kafir ya telah menunjukkan persangkaan mereka kepada Allah dengan persangkaan yang tidak benar yaitu persangkaan jahiliah mereka mengatakan ya Bapak kita tidak bisa berkuasa apa-apa ya ini para jemaah ini satu ya bahwa perkara jahiliah itu tercela kedua dalam surah Almaidah 50 apa maka hukum jahiliah yang mereka inginkan k ketiga surat al-ahzab ayat 33 W Fi buyutikunna W tabarjna tabarujal jahilitil Ula Almaidah 50 tadi ya cela tercelanya hukum jahiliah karena pertanyaan enggak perlu dijawab ya Apakah Mereka menginginkan hukum jahiliah band allahagi orang yang yang yak yang ke tentang wanhumah hendaklah kaum wanita itu berada di rumahnya danangan dia berdandan berhias Ya tabar seperti tabarnya jahiliah ini semua apa celaan apa pujianjian celaan ya apalagi yang Sur ayat6 hamiata hamiyatal jahiliah ya yang membuat orang-orang kafir hati mereka itu ada hamiah ya hamiah itu apa fanatik ya untuk menjaga apa di situ kesombongan ya jahiliah fanatik artinya semua perkara jahiliah ini tercela ya tercela dan di dalam hadis yang sedang kita bahas yang pertama hadis apa tadi hadis apa Abi Malik Al al-as’ari riwayat Imam muslim ya hadis Abi Malik al-asy’ari yang diriwayat oleh imam muslim Ya gimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyebut empat perkara yang masih bercokol pada umatku dari perkara-perkara jahiliah di mana mereka tidak meninggalkannya artinya di sini tentu saja pada sebagian orang ya Ini nah ini berarti menunjukkan apa perkara jahiliah itu tercela saudara ya tercela tercela ya fanatik perlindungan karena perlindungan atas kefanatikan kelompok bukan atas nama agama itu semua tercela Ya Termasuk yang disebutkan Nabi di sini Sallallahu Alaihi Wasallam Nah di sini termasuk Yang muharamat kenapa dimasukkan bagian yang dilarang haram hukumnya dan masuk kategori besar eh dosa besar besar ya Di mananya di sini disebutkan karena disebut dengan Amrul jahiliah dan Nabi Sallallahu Sallallahu Alaihi Wasallam diutus untuk apa untuk menghapus perkara jahiliah adapun yang ditetapkan oleh agama Islam maka itu sebagai syariat Islam seperti ikramud duyuf menghormati memuliakan tamu ya gu jadi empat perkara ini di mana letak dosa besarnya Di mana letak keharamannya di mana disebut dengan Amrul jahiliah perkara jahiliah n tadi ada empat ayat ya terkait dengan perkara jahiliah amiyatul jahiliah tabarj aljahiliah hukmul jahiliah apa yang pertama alfakru fil ahsab berbangga-bangga dengan ahsab karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau menyebutkan di dalam hadis tersebut pada umatku berarti di sini umat apa di sini umat dakwah atau ijabah umatul ijabah itu umat Islam karena umat Nabi ada dua Um umat dakwah dan umat ijabah umat dakwah Nasrani Yahudi itu umat umat dakwah yang didakwahi ya Yang didakwahi ini Nah kita umatul ijabah di masudat ijabah dengan demikian ketika disebutkan pada kita dan itu termasuk perkara bagian dari jahiliah kemudian nabi nyebut lauk mereka tidak meninggalkannya Maksudnya di sini susah untuk meninggalkan yang kemungkinan besar masih ada ya tentu kalau kita tidak ada Alhamdulillah ya berarti itu masih ada pertama alfakru fil ahsab apa alahsab yaitu prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh leluhur Bapak saya kakek saya dulu pahlawan kakek saya kakek saya nenek moyang saya ayah saya ya tentu Prestasi apa saja ya alias nostalgia masa masa lalu tapi di sini bangga alfakhr alfakhr yang mengarahkan kepada alkibr kesombongan ya lah kalau kita senang karena itu nikmat ya boleh wama binikmatibika fahaddis Adapun dengan nikmat Tuhanmu silakan bicarakan enggak apa-apa Tapi di sini alfakr ya adalah berbangga-bangga yang menyebabkan kepada kesombong sementara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya pernah beliau ee mengatakan ya hadisnya sahih ya anaiduam hadis Abu Said alkudri IBN Majah nomor 3496 aku merupakan penghulu manusia wala fakr bukan dalam rangka untuk fakr kebanggaan ya dalam rangka untuk kesombongan padahal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memang penghulu yang mulia tidak perlu diragukan lagi Ana sayidu ini juga jadi pel gak boleh bilang Sayid sama nabi-nabi ngomong Sayid boleh baca di luar salat ya bukan ibadah boleh Muhammad Muhammad boleh masalah ya Nah ini ya ini bangga bu tapi ulama mengatakan bisa juga bangga denganinya ini adalah prestasi nenek moyang prestasi ke atas bapak ke atas ya ini nanti akan pembahasannya akan terkait hubungannya dengan Apa amal yang dibawa anak-anak Apakah punya pengaruh kepada bapak-bapaknya Termasuk amal saleh bapak-bapaknya ada pengaruh enggak kepada anak-anaknya Insyaallah kita bahas ini panjang Insyaallah ya ya dan Masyaallah ya Allah memberikan kita membuka hati kita Insyaallah sebagai Hidayah ya Sehingga mendudukkan antara kita sebagai hamba Bagaimana beriman bertakwa P Allah begitu pula dengan prestasi orang tua kita ya ini yang pertama Ya makanya di sini disebut dengan Abu jahiliah nah sehingga di sini disebut sebagai dosa dosa besar hukumnya haram Karena berbangga-bangga untuk kes kesombongan ya untuk kesombongan kalau senang bahagia Senang bolehbleh saja apalagi kalau sampai senang dipuji dengan perbuatan yang tidak dilakukan yaamalu bukan prestasi bapaknya diakui prestasi bapaknya bukan prestasi dia dia itu prestasi dia ya sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala yaamalu surat Al Imran 188 ya laahsabinaah jangan kamu menganggap orang-orang yang bangga ya senang dengan apa yang mereka dapat ya Dan mereka suka dipuji dengan apa yang tidak diperbuatah [Musik] jangan kalian menganggap mereka selamat dari adab Ya bagi mereka yang Ped ya Jadi berbangga-bangga yang menuju kepada kesombongan memang betulek moyangnya punya prestasi itu termasuk perkara jahiliah yang dilarang bagaim berbang-ang tidak di kerjakan dengan prestasi yang tidak dikerjakan Oh itu saya saya saya kalau bukan saya ya padahal bukan padahal bukan seadanya Iya kalauabil fakr boleh tidak dalam rangka untuk bangga kesombongan tidak boleh para jemaah ya [Musik] albr sombong itu adalah ki menolak kebenaran dan meremehkan sesama manusia ya yang kedua ini yang pertama di sini kalau memang ya kita punya nenek moyang memiliki prestasi Ya doakan semoga menjadi Apa amal amal [Musik] saleh ya Kita sebagai anaknya sebagai keturunannya jangan sampai ya merusak amal tersebut Apakah bisa merusak amal tersebut ya ya dalam ayat apa dalamyaahieng kitaend sendiri ya seseorang tidak bisa memikul dosa orang lain ya tapi kita sendiri yang kena Justru malah harus sebaliknya sebagaimana nabi bersabda inallah jahaka Rah Muslim bahwa Allah mengangkat derajat hamba di surga lalu hamba itu merasa heran kenapa dia mendapatkan derajat begitu tinggi padahal bagi dia tidak sesuai dengan amal yang saya lakukan Ternyata apa ketika ditanya Ya Allah ini untuk saya dari mana ini dijawab bisfari Wadika laka ya ini termasuk permohonan ampun yang dimintakan anakmu untukmu Wah ini dari bawah ke atas memberikan manfaat dengan amal dari atas ke bawah Contohnya apa dalam surah alkahfi yaal jidaruana Mad wahuahuma Wana abuhuma shih ya alkahfi ayat 82 ya Wa amal ya salah tadi bukanana W ini Seharusnya sebagai anak dan sebagai Bapak jangan seperti hadis yang sedang kita bahas apa artinya ya sebelumnya Yayat sebelumnya 82 Adapun dinding yang mau roboh itu milik kedua anak yatim di kota tersebut Kalau dibiarkan roboh di situ ada harta simpanannya ya ditolong oleh Allah melalui tangan Nabi Musa dan Nabi Khidir dibangun ya karena ada harta simpanan Apa alasannya bapaknya orang Saleh ini bapak yang ketujuh nenek moyang dalam tafsir m katir ya dalam tafsir albagawi dijelaskan oleh Beliau itu bapak ketujuh kebaikan mereka berkeparuh kepada anak anak cucu mungkin tidak pada anak langsung cucu mungkin engak cucu cicit artinya investasi amal saleh kita sekarang Insyaallah bermanfaat untuk anakan depan itu sehingga jangan remehkan nah Oleh karena itu sebagai ayah lihat surah alkahfi sebagai anak lihat tadi hadis R imam muslim bahwa orang tua kita diangkat derajatnya ya dengan sebab apa istigfar kita jangan apa jangan alfahil ahsab bangga-bangga dengan prestasi moyang biasa yang begitu kita sendiri tidak punya prestasi ya Nah meskipun di dalam hadis Abu Hurairah tadi kita dengarkan bahwa ya mereka itu inum fahmu jahanam mereka itu bahan bakar jahanam karena bapak nenek moyangnya itu meninggalnya bukan Islam sebab kalau meninggalnya di atas kekufuran di atas kesyirikan tidak akan ada manfaat ama Kalau engkau ya menyekutukan Allah gugur semua amalmu dan kau termasuk yang rugi inallah Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni orang yang mati dalam keadaan Syirik dan mengampuni dosa di bawah itu atau itu bagi siapa yangelakukan lag Ya Allah berfirmanq W ak Barang siapa yang mengingkari keimanan kufur kepada keimanan gugur amalnya dan dia termasuk orang yang rugi ya Nah di sini memang betul disebut dalam hadis Abu Hurairah yaitu orang tuanya meninggal dalam keadaan kufur kalau di sini ya mutlak yang di hadis Abi Malik alas’ari ya dan menjadi syahidnya adalah alfakrnya yaitu apa kebaggaan yang mengarah kepada kesombongan mengangkat dirinya ini l Bapak saya ini l orang tua saya ini l kakek buyut saya sementara di engak ada apa-apanya seandainya juga ada apa-apanya ketika dia berbangga lalu apa kamu gak ada apa-apanya Itulah namanya apa makanya nabi ketika mengatakan anaid Adam Wah bukan dalam rangka kesombongan Beliau mengatakan begitu ya bahwa aku ini Penghulunya manusia W Fah ya hadis abudri riwayat Ibnu Majah ya juga dan juga yang lainnya paham di sini para Ikhwan ya jemaah nah Bagaimana kita menyikapi atas kita banyak Istigfar untuk untuk beliau Bagaimana kita menyikapi bawa kita lihat surat alkahfi tadi ya banyak beramal saleh Insyaallah amal saleh bermanfaat untuk anak keturunan kita dampak kesalehan orang tua terhadap anak Apakah anak langsung cucu cicit itu investasi Kita saudara ya ya investasi itu ya Oleh karena itu ee Islam juga menjaga yang namanya annasel keturunan bukan berarti tidak dijaga yang tidak dibenarkan ketika penyalahgunaan Ya seperti sekarang penyalahgunaan keturunan ini keturunan itu wad sudah ribut sendiri keturunan ini keturunan ya Ya sudah masuk waktu isya kita Azan dulu nanti kita Insyaallah kita akan lanjutkan wasallallahu ala Nabina Muhammadin waa alihi wasbihi Wasallam [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *