(81) [LIVE] Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtashar Shahih Muslim – YouTube
Transcript:
(00:00) Yeah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah.
(01:15) Inalhamdalillah nahmaduhu wastainuhu wastagfiruh wa naud nauzubillahi min syururi anfusina wamati amalina man yadihillah fala mudillalah waman yudlil fala hadiyaalah wa ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh amma ba’ad kita lanjutkan saudiman Bab fiulihi taala yalmizunal mutawiin.
(01:55) Bab tentang firman Allah Taala. Mereka suka mengejek orang-orang yang berbuat kebaikan. An Abi Mas’udin radhiallahu anhu qal, umirna bisodqah. Q kunna nuhamil q fatasqo abu aqil binisf q faja insanun bisin aksar minhu waq munafiquun innallahaniyunodqati hadza wama fa’ala hadal ak illa riya fanazalat alladzina yalmizunal mutwi Sakirallahu minhum. Dari Abu Mas’ud semoga Allah meridainya.
(03:00) Ia berkata, “Kami diperintahkan untuk bersedekah.” Ucapan seorang sahabat kami diperintahkan. itu maksudnya itu Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam yang memerintahkannya. Ini dihukumi marfu ya. Maka kami pun nuhamil. Nuhamil sudah kita pernah jelaskan yaitu apa namanya? Pergi ke pasar untuk jadi kuli dengan diupah.
(03:42) Fatasodqo Abu Aqilin binisfi lalu Abu Aqil bersedekah dengan setengah sh dan datang seseorang yang lain dengan yang lebih banyak dari itu. Disebutkan dalam riwayat yaitu Abdurrahman bin Auf. Maka orang-orang munafik berkata, “Allah tidak butuh kepada sedekah yang sedikit.” Ini maksudnya Abu Aqil yang sedekah cuma setengah sok dan kemudian mengomentari orang yang bersedekah dengan sedekah yang lebih banyak. Wama fa’al ak illa riya.
(04:28) Ah, itu orang ri itu pengin dipuji aja. Maka turulah firman Allah tentang mereka orang munafik itu. Alladzina yalmizunal mutawiina minal mukminina fodqat. Itu orang-orang yang suka mengejek, orang-orang yang berbuat kebaikan dari kalangan kaum mukminin dalam sedekah. Walladzina la yajiduna illa juhdahum.
(05:00) dan mengejek orang-orang yang tidak mendapatkan apa-apa kecuali sesuai kemampuan mereka. Fayasharuna minhum. Lalu mereka pun memperolok orang-orang yang bersedekah itu. Sakhirallahu minhum. Dan Allah pun memperolok mereka. Artinya Allah membalas perolokan mereka. Walahum adzabun alim. Dan bagi mereka azab yang pedih. Hadis ini kita ambil faedah akhi yaitu imtitsalus sahabah wa musaratuhum limtalil amrin amrin nabi sallallahu alaihi wasallam bahwa para sahabat itu Pak kalau sudah diperintah itu langsung dipraktikkan Ya, ketika mereka disuruh sedekah langsung dipraktikkan.
(06:02) Sampai-sampai di antara mereka yang enggak punya fulus ya pergi ke pasar buat apa? Jadi kuli. Jadi kuli. Kemudian hasil upahnya disedekahkan. Subhanallah. Demikian seharusnya kita, saudaraku seiman dalam melaksanakan perintah Allah itu ya segera lakukan. Jangan pernah kita ketika disuruh itu nanya-nanya tuh kenapa gitu, kenapa gini nanti ajalah kalau saya sudah siap.
(06:39) Banyak orang seperti itu. Kalau para sahabat, masyaallah ketika Allah turunkan ayat hijab, para wanita itu ketika mendengar ayat hijab langsung menarik gorden-gorden mereka, Pak. Langsung mereka pakai. Coba zaman sekarang antum tawarkan jilbab ke perempuan yang enggak pakai jilbab muslimah. Iya, Mbak. Pakai dong.
(07:06) Mana mau? Kenapa, Pak? Ya itu akidahnya. Kalau para sahabat sudah ditempa akidahnya oleh Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam. 13 tahun Rasul alaihi wasallam berdakwah kepada akidah, tauhid, akidah, tauhid, akidah. Dan hasilnya luar biasa. Masyaallah. Makanya kata Aisyah, kana awalu manaj minal Quran adalah yang pertama kali turun dari Al-Qur’an.
(07:39) tentang surga dan neraka. Kalaulah yang pertama kali turun dari Al-Qur’an jangan mencuri, kami tidak akan meninggalkan pencurian. Kalau yang pertama kali turun, jangan berzina, kami tidak akan meninggalkan perzinaan. Kenapa? Belum siap akidahnya, Pak. Makanya kan kita berdakwah kepada manusia itu kuatkan dulu akidahnya. Jadikan mereka takut kepada Allah.
(08:06) Jadikan mereka cinta kepada Allah. Jadikan mereka berharap kepada kehidupan akhirat. Kalau tiga ini sudah tumbuh di hati seseorang, maka jiwa sam’na wa atnanya pun akan muncul. Taslimnya pun akan tumbuh di hatinya. Saudaraku seiman rahimani warahimakumullah jam. Hadis ini kita ambil faedah ya akhal Islam. Hirsus sahabah al shodqah.
(08:39) Semangat para sahabat untuk bersedekah. Sampai-sampai di antara mereka yang tidak punya ya yang susah pun berusaha sekuat tenaga agar agar bisa sedekah, Pak. Nanti akan disebutkan hadis tentang orang-orang apa namanya yang fakir miskin enggak bisa sedekah. Ngaduk ke Rasulullah sallallahu alaihi wasallam karena enggak bisa sedekah saking mereka ingin bisa sedekahnya.
(09:12) Maka dari itu ya akhi kita pun demikian berusaha untuk semangat dalam bersedekah. Faedah selanjutnya ya akhal Islam ana min sifatil munafikin lamzul mutawiin. Di antara sifat orang-orang munafik itu, Pak suka ngejek orang yang berbuat kebaikan, Pak. Ya, ada orang yang rajin ke masjid dibilang, “Ah, sok cuci.” Ada perempuan yang pakai jilbab.
(09:50) Sebutnya apa? Ah, jangan-jangan kepalanya pitak itu. Iya. Ada orang yang pakai berjenggot ah kayak kambing. Ini sifat orang munafik ya, Akhi. Mengejek orang yang berat kebaikan yang ingin melaksanakan dan mempraktikkan perintah Allah dan Rasul-Nya malah diejek. Masyaallah. Ada orang yang ingin mempraktikkan perintah Rasul untuk memakai kain di atas mata kaki. Diejek banjir ya, Pak.
(10:27) Sementara yang pakai celana cuma cuma sepaha enggak disebut banjir, Pak. Padahal banjirnya lebih dalam itu. Subhanallah, saudaraku seiman. Nah, ini akhi. Faedah selanjutnya ya akhal Islam itu asabru alal anjuran kita sabar menghadapi ejekan ketika ada orang yang mengejek kita saat kita hendak berbuat kebaikan kalau kita berbuat kebaikan pasti ada orang yang ngejek udah cuekin aja Pak kita tidak akan pernah bisa lepas dari ejekan orang Pak Ya, kewajiban kita apa? Udah kalau kita tahu ini di atas kebaikan, bismillah
(11:16) jangan pernah mendengar apa kata orang. Jangan pernah mendengar apa komentar orang. Enggak penting mendengarkan komentar orang itu. Ikhwat Islam Zus iman rahimani warahimakumullah jamian. Faedah selanjutnya anamzul mutawiin min kabairunub. W mengejek orang yang berbuat kebaikan tuh termasuk dosa besar dan pelakunya fasik.
(11:52) Akhl islamaku seiman. Faedah e bab selanjutnya bab man jamaodqah wa a’malal bir. Bab orang yang mengumpulkan sedekah dan amalan-amalan kebaikan. An Abi Hurairah radhiallahu anhu qala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Man asbaha minkumul yauma shiman. Q Abu Bakar anaabiumulum janazatan Abu Bakar anaumul miskinan q Abu Bakar ana qaman minkumul yaum maridon q Abu Bakar waqala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam majtama Dari Abu Hurairah semoga Allah meridainya. Ia berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda,
(13:02) “Siapa di yang di pagi hari ini sudah sedang berpuasa?” Abu Bakar ngacung, “Pak, aku, siapa yang hari ini sudah mengikuti jenazah?” Abu Bakar ngacung lagi. Aku wahai Rasulullah, siapa yang hari ini memberi makan fakir miskin? Abu Bakar lagi yang ngacung. Aku wahai Rasulullah.
(13:34) Siapa yang hari ini menjenguk orang sakit? Abu Bakar lagi ngacung. Aku Rasulullah, siapa yang hari ini ya ee kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, “Tidaklah terkumpul amalan-amalan tadi dalam satu hari pada seseorang kecuali ia akan masuk surga.” Sebagian ulama mengatakan artinya masuk surga tanpa hisab. Ikhwat Islam, saudaraku seiman warahimani warahimakumullah jamian.
(14:07) Dan hadis ini ya, akhi kita ambil faedah. Faedah yang pertama bahwa jawaban aku ya itu tidak tercela. Yang tercela itu kalau seseorang ngomong aku, saya dalam rangka berbangga-bangga, Pak. Adapun Abu Bakar di sini dalam rangka apa? Menjawab pertanyaan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Ya, bukan dalam rangka berbangga-bangga.
(14:47) Adapun mengatakan saya, saya saya dalam rangka wah saya punya kelebihan nih, saya punya kehebatan. Lalu kita ujub atau sombong maka ini yang haram. Seperti iblis yang mengatakan ana khairum min. Aku yang lebih baik dari dia. Iya. Fa selanjutnya ya. Akhal Islam. Hadis ini menunjukkan fadlu Abi Bakar, keutamaan Abu Bakar wa musaroatuh lil khairat.
(15:25) di mana Abu Bakar itu masyaallah, Pak ya, orangnya selalu semangat kepada kebaikan, selalu ya bersegera kepada berbagai macam amalan-amalan yang baik. Maka kita pun juga demikian. Berusahalah ya, akhi ya, setiap kita untuk apa? Semangat kepada kebaikan. Akal Islam ada kebaikan jangan ditunda-tunda. Segera kita lakukan. Allah berfirman, “Wasariu ila magfiratim mirbikum.
(15:58) ” Bersegeralah kepada ampunan dari Rabb kalian. Allah berfirman, “Fastabiqul khairat.” Berlomba-lombalah kepada kebaikan. Allah berfirman, “Wafialika falyatanafasil mutanafisun.” Untuk itulah orang-orang berlomba itu hendaknya berlomba lomba. Jangan sampai kita lomba-lomba lari semangat ya. Lomba-lomba dunia semangat tapi lomba kepada kebaikan malas. Malah ini jangan sampai terjadi pada diri kita saudaraku seiman.
(16:33) Faah selanjutnya ya akhal Islam. Hadis ini menunjukkan fadlus sodqah keutamaan sedqah wa’amul masakin dan memberi makan fakir miskin. Di mana sedekah sebagaimana sudah kita sebutkan dalam beberapa hadis yang telah berlalu. Keutamaannya agung saudaraku seiman. Iya. Kata Rasulullah, asodqah tutfiul khtiah kama yutfiul maunar.
(17:07) Sodqah itu memadamkan dosa. Apa maksudnya memadamkan dosa? Syekh Abdul Syekh Abdus Salam Asywair memberikan faedah. Beliau mengatakan bahwa lidzunub tabiat. Dosa itu, Pak, biasanya menimbulkan kesialan. Dosa itu suka menimbulkan apa? Kesialan. Dan kesialan itu terkadang baru kita rasakan setelah beberapa tahun dari dosa itu.
(17:42) Iya. Nah, ketika kita bersedekah maka memadamkan dosa sehingga kesialan-kesialan akibat daripada dosa pun tidak akan ada lagi karena sudah padam seperti apa? Air yang memadamkan apa? Api. Api kalau sudah padam selesai sudah tidak akan merembet lagi. Demikian pula ini menunjukkan akan apa? Luar biasanya sedekah ya akhi.
(18:16) Makanya kebiasaan salafus saleh terdahulu kalau mereka jatuh kepada dosa mereka langsung sedekah. Setiap kali jatuh kepada dosa selain tobat segera sedekah. Supaya apa tadi Pak? untuk memadamkan daripada apa dosa itu supaya kesialan-kesialan akibat dosa ini pun juga ikut padam. Hadis ini menunjukkan fadlus siam keutamaan puasa dan disebutkan dalam hadis Rasul bersabda, “Alaika bisam fainnahu laalah.
(18:55) ” Hendaklah kamu berpuasa karena puasa itu enggak ada tandingannya, Pak. I hadisnya menunjukkan juga fadlut tibail janaaiz keutamaan mengikuti jenazah seorang muslim. Hadis ini juga menunjukkan fadlu iadatil marid, keutamaan menjenguk orang sakit dan menjenguk orang sakit itu dalam hadis didoakan 70.000 malaikat.
(19:34) Kalau kita pengin didoakan oleh 70.000 malaikat cenguk orang sakit. Bahkan ketika kita menjenguk kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, fi khirfah min kir khifil jannah. Kita berada di sebuah taman buahnya surga. Selama kita menjenguk kita berada di taman buahnya surga. Allahu Akbar. Iya.
(20:03) Hadis ini menunjukkan saudaraku seiman anna majmuat hadil khal ya takunu fi rajulin adim bahwa kalau amalan-amalan kebaikan tersebut terkumpul pada seseorang di suatu hari ini menunjukkan ini orang hebat Pak orang yang luar biasa. Karena Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengatakan, “Tidaklah amalan-amalan kebaikan tersebut terkumpul pada seseorang di suatu hari kecuali pasti masuk surga.” Masyaallah.
(20:43) Saudiman rahimani warahimakumullah jamian. Baah selanjutnya ya akhal Islam syaraful amal shihah. Muamalan saleh itu mulia Pak di sisi Allah. Makanya balasannya apa? Balasannya jannah surga. Amalan saleh itu mulia. Makanya naib banget ya kalau kita beramal saleh. Tujuan utama dari amal salehnya hanya dunia, Pak.
(21:16) Ada salat orang, ada orang yang salat duha. Tujuan utamanya biar rezekinya lancar. Ada orang yang ya salat malam biar cepat naik jabatan. Ya, akhi. Dunia di sisi Allah itu hina. Rasulullah mengumpamakan dunia itu seperti apa? seperti tinja, seperti kotoran yang keluar dari perut kita. Dalam hadis yang sahih begitu.
(21:52) Innama khja minni ahadikum qodid dunya matala. Sesungguhnya kotoran yang keluar dari perut seseorang dari kalian tuh itulah perumpamaan dunia. Sementara amal saleh itu mulia, Pak. Balasannya surga. Ternyata diinginkan darinya kotoran. La haula wala quwwata illa billah. Makanya Allah mengatakan, “Mana yuridulad dunya.” Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, kami akan berikan apa yang dia inginkan tersebut tanpa dikurangi.
(22:39) Tapi mereka di akhirat tidak mendapat apapun kecuali api neraka. Kata Allah batal amalnya, sia-sia usahanya. Iya. Makanya, Akhi, yang harus kita harapkan ketika beramal saleh yang paling besar rida Allah. mengharapkan surga Allah Subhanahu wa taala saja. Hadis berikutnya an Abi Hurairah anna Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam qal man anfaqo zaujaini fibilillah nudiya fil jannah ya Abdallah had khair paman kana min ahlah duya min babi shah waman min ahlil jihad min ahliam babi rayan
(23:45) q Abu Bakarin asiddiq ya Rasulullah maa ahadin yud minqal abwab minurah fahal yud ahadun minqal abwabi kulliha qasulullah sallallahu alaihi wasallam naam Dari Abu Hurairah semoga Allah meridainya. Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang menginfakkan zaujain?” zain dua pasang sepasang zajain itu satu pasang ya di jalan Allah apa maksudnya Pak siapa yang menginfakkan sepasang di jalan Allah sebagian ulama mengatakan maksudnya kalau kita menginfakkan misalnya antum berinfak apa menginfakkan HP H ya. Maka infakkan dua buah sepasang.
(25:00) Menginfak mobil, infak dua mobil. Menginfakkan apa? Motor. Infak dua motor. Sepasang. Iya. Sebagian ulama mengatakan demikian. Sebagian lagi mengatakan bahwa masuk juga semua kebaikan. Perkata Ibnu Hajar, mur infaq fahili bwiqi infumin Mungkin kata beliau maksud daripada infak ini ya itu yang berhubungan dengan wasilah untuk menghasilkan alat-alatnya
(26:06) seperti salat ya. Maka wasilahnya untuk salat adalah berwudu. Iya. Demikian pula sucinya badan kita dan baju kita serta tempat kita. Demikian pula menginfak, berinfak ya ketika sedang berpuasa sehingga kita menggabungkan antara puasa dengan infak, sedekah disertai dengan keikhlasan niat. Ya.
(26:44) Nah, ini dan ketika kita berinfak bukan hanya infak apa namanya ee harta tapi juga disertai dengan infak berupa tasbih, berzikir itu juga termasuk sedekah ya. Wallahuam. Ini ada demikian penafsiran sebagian ulama ya. Ya, sebagian mengatakan bahwa kalau kita berinfak yang bagus ya sepasang ya. Menginfakkan sendal ya zaujain menginfakkan apa baju ya zaujain dua.
(27:22) Ya begitu ikhwat Islam saudaraku sean. Kata Rasul Sallahu Alaih Wasam, “Siapa yang menginfakkan sepasang di jalan Allah akan dipanggil di surga.” Hai Abdullah, ini kebaikan. Siapa yang termasuk ahli salat? Dan ini menguatkan tafsir Ibnu Hajar tadi bahwa ini tidak terbatas pada berinfak dengan harta, tapi masuk padanya semua kebaikan.
(28:00) Siapa yang termasuk ahli salat? Apa maksudnya ahli salat, Pak? Kata Imam Arqurtubi, muktirina minat tahawu. Maksud ahli salat di sini yaitu dia bukan hanya salat wajib, tapi juga memperbanyak salat apa? Tatawu sunah. Dan ini termasuk zaujain. Zaujain memasangkan yang wajib dengan yang sunah. Ya, ikhwat Islam saudarakus iman.
(28:36) Apabila dia termasuk ahli salat maka dia akan dipanggil dari pintu salat. Berarti surga ada berapa pintu, Pak? Hah? Surga ada berapa pintu? Delapan. Di antara pintu delapan pintu surga itu ada namanya pintu rayan. Ada namanya pintu salat. Nanti akan disebutkan juga dalam hadis ini. Siapa yang termasuk ahli jihad, maka dia akan dipanggil dari pintu jihad.
(29:16) Siapa yang termasuk ahli sedekah, maka ia akan dipanggil dari pintu sedekah. Siapa yang termasuk ahli puasa yaitu ya puasa yang wajib maupun yang yang sunah maka ia akan dipanggil dari pintu rayan. I baru disebutkan berapa pintu nih, Pak? Pintu salat, pintu jihad, pintu sodqah, pintu puasa, yaitu rayan baru empat. empat lagi ya.
(29:53) Dalam sebuah riwayat disebutkan orang-orang yang masuk surga tanpa hisab dan azab ada pintu khusus juga, Pak. Namanya albabul aiman. Bab aiman. Nah, di dari pintu inilah mereka akan masuk orang-orang yang akan masuk surga tanpa hisab dan azab. Iya. Ikhwat Islam saudaraku sean. Kita lanjutkan. L Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, adakah orang yang dip Rasulullah?” Kata Rasulullah, “Iya ada. Aku berharap kamu orangnya.” Subhanallah.
(30:42) Ikhwat Islam, saudaraku seiman, kita lanjut e kita ambil faedah dari hadis ini, Pak. Hadis ini kita ambil faedah dalilun alat tanawialil birr. Dalil agar kita beramal saleh itu hendaknya bukan satu macam, tapi beberapa macam. Dan kita pasang-pasangkan, Pak, yang wajib dengan yang sunah. Puasa wajib dengan puasa sunah kita lakukan.
(31:18) Demikian pula salat wajib dengan salat sunah kita pasangkan. Ketika kita berinfak di jalan Allah pun juga kita pasangkan antara infak yang wajib dengan infak yang apa? Yang sunah. Ikhwat Islam, saudaraku seiman rahimani warahimakumullah jamian. Faedah selanjutnya akhi analda qah yaftahillahu alai qftahullahu alaihi baban min abwabil khair wal ibadah.
(31:55) Terkadang seorang hamba itu dibuka oleh Allah salah salah satu pintu kebaikan. Maka kalau antum diberi dibukakan kepada antum salah satu pintu kebaikan, jangan disia-siakan ya akhi. Contoh misalnya Allah buka kepada antum kemudahan untuk berpuasa sunah. Antum suka puasa Senin, Senin Kamis, Senin Kamis, ayyamul bid, ya jangan ditinggalkan, Pak.
(32:30) Wallah ini pemberian dari Allah yang luar biasa. Pemberian dari Allah yang luar biasa nih, Pak. Melebihi pemberian mobil, rumah, harta, kekayaan kecil itu semua. Kalau Allah bukakan kepada kita, misalnya antum senang baca Quran sampai setiap hari baca Quran 2 juz atau 3 juz, terus, Pak, istikamah sampai meninggal dunia. Pelihara terus.
(32:58) Mudah-mudahan kita dipanggil dari pintu itu. Ikhwat Islam saudaraku sean rahimani warahimakumullah jamian. Faidah selanjutnya ya akhal islam. Hadis ini menunjukkan bahwa setiap pintu surga itu ada delapan dan masing-masing pintu itu sesuai dengan amal. Lalu bagaimana dengan hadis, Pak? Siapa yang setelah wudu mengucapkan asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh akan dibukakan kepadanya delapan pintu surga.
(33:48) Dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia mau. Berarti orang yang seperti ini dipanggil dari semua pintu dong. Ya. Apa tidak bertabrakan dengan hadis ini bahwa orang ahli salat dipanggil dari bab salat? Kata Ibnu Hajar tidak bertabrakan. Karena orang ini akan dipanggil dari delapan pintu surga, tapi tetap masuknya pasti salah satu pintu sesuai dengan kelebihan ibadah yang dia miliki.
(34:23) Ikhwatlah Islam, saudaraku seiman. Faedah selanjutnya ya, akhal Islam hadis ini menunjukkan fadilatu wa manqibatu Abi Bakar. Keutamaan Abu Bakar Assiddiq radhiallahu anhu. Di mana Abu Bakar bertanya, “Hai Rasulullah, adakah orang yang dipanggil dari semua pintu?” “Hai Rasulullah?” Kata Rasulullah, “Ada. Aku berharap kamu orangnya.” Subhanallah, saudaraku Siman.
(35:01) Hadis berikutnya bab kullu ma’rufin shodqah. an Hudzaifah an Nabi sallallahu alaihi wasallam qlu ma’rufin shodqah setiap perbuatan yang makruf itu adalah sedqah apa itu makruf Pakruf artinya sesuatu yang baik ya kebaikan-kebaikan yang kita lakukan itu semua sedekah Zikir sodqah.
(35:43) Antum tersenyum sama teman antum sedekah. Attabassum fi waj akhika shodqah. Antum minjamin pulpen. Teman antum butuh pulpen. Sodekah ya. Bahkan kita mengucapkan subhanallah alhamdulillah lailahaillallah Allahu Akbar. Sodqah. Ikhwat Islam saudaraku seiman warahimani warahimakumullah jamian. Bab atasbih wat tahlil waalul birri sodqah.
(36:22) Bab bertasbih dan bertahlil serta amalan-amal kebaikan adalah sedekah. An abidarin radhiallahu anhu anasan min ashabin nabi sallallahu alaihi wasallam q lin nabi sallallahu alaihi wasallam. Ya Rasulullah dahaba ahluduri bil ujur. Yusuna kama nusolasumuna kama nasumatasuna bifuduli amwalihim. Qala awaisa qod ja’alallahu lakumasodquun.
(36:53) Inna bikulli tasbihatin shodqoh waulli takbiratin shodqoh waulli tahmidatin shodqoh waulli tahlilatin shodqah. Wa amrun bil ma’rufi shodqoh wahyun munkarin shodqoh wafi ahadikum shodqah qalu ya rasulullah ayati ahaduna syahwatahu wakunu lahu fiha ajro q aroitum la waduaha fi harom akana alaihi fiha wizr fakadzalika id w fil halal kana lahu ajro Abu Dzar radhiallahu anhu berkata bahwa ada beberapa orang dari para sahabat Rasulullahi sallallahu alaihi wasallam bahwa mereka itu fakir miskin, Pak.
(37:44) Orang-orang miskin. Mereka berkata kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya pergi membawa pahala banyak. Mereka salat sebagaimana kami salat. Mereka puasa sebagaimana kami puasa. Mereka bisa sedekah dengan kelebihan harta mereka. Sementara kami enggak bisa. Apa kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, Pak? Ya, bukankah Allah sudah menjadikan untuk kalian sesuatu untuk dijadikan sedekah? Setiap tasbih sodqah. Tasbih itu subhanallah. Setiap takbir sedekah.
(38:33) Setiap tahmid sodqah. Ya, ucapan alhamdulillah. Waullu tahlilatin shodqah. Setiap tahlil yaitu ucapan lailaha illallah shodqah. Dan menyuruh kepada yang makruf sedekah. melarang dari yang mungkar sedekah. Bahkan pada kemaluan seseorang dari kalian ada sedekah. Lalu mereka berkata, “Hai Rasulullah, apakah salah seorang kalian mendatangi syahwatnya dapat pahala?” Artinya bersetubuh dengan istri dapat pahala.
(39:19) Ya Rasulullah, kata Rasulullah, “Bagaimana pendapat kalian? Kalau ia meletakkan kemaluannya di tempat yang haram, dosa tidak. Demikian pula kalau ia tempatkan kemaluannya di tempat yang halal, maka itu pahala di sisi Allah. Di sini, akhi menunjukkan akhi jawazul ghibth, bolehnya iri hati dalam kebaikan. Iri hati itu, Pak, ada dua. Miri hati terhadap dunia.
(40:00) Maka ini tercela. Enggak boleh kita iri hati terhadap dunia. Tetangga antum bisa mobil, bisa beli mobil antum enggak bisa. Antum langsung panas hati antum nyari. Enggak boleh. Haram. Allah berfirman, “Wala tatamnau ma fadallahu bihi ba’akum ala ba. Jangan kalian mengharam mengharap-harapkan karunia yang Allah berikan kepada sebagian kalian. Jangan.
(40:35) Tapi kalau kita melihat ada orang bisa hafal Quran, kita iri bagus. Kita melihat ada orang ya bisa hafal apa? Arbain Nawawiyah. Sementara kita enggak hafal lalu kita iri. Bagus. Pak, iri yang seperti ini bagus, Pak. Cuma kita kan terkadang irinya masa gara-gara usur urusan dunia. Tapi kalau kita melihat ada orang yang rajin salat tahajud, enggak iri sama sekali. Malah kita ngelihat kepada orang yang lebih kurang dari kita.
(41:13) Ya, alhamdulillah walaupun saya enggak tahajud, mendingan sayalah pada dia. Enggak pernah salat. Ya, kalau urusan dunia lihat kepada yang lebih susah dari kita biar bersyukur. Tapi kalau urusan akhirat jangan melihat kepada yang lebih rendah. Lihat kepada yang lebih apa? Hebat daripada kita ya. Supaya muncul apa? Perlombaan dalam kebaikan.
(41:41) Iya. Nah, orang-orang fakir miskin iri kepada orang kaya bukan karena kekayaan mereka. di zaman Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu, Pak. Tapi karena orang kaya bisa sedekah, mereka enggak. Itu hebatnya ya masyarakat di zaman Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang sudah ditempak dengan keimanan itu, Pak. IRnya bukan karena orang kayak punya duit.
(42:09) Enggak ya. Para sahabat itu, Pak, orang-orang yang betul-betul mengharapkan akhirat. Ya, mungkin antum pernah dengar kisah Said bin Amir yang ditugaskan oleh Umar bin Khattab untuk menjadi gubernur di kota Holmes. Ya, pergilah Said bin Amir ke kota Holmes untuk menjadi gubernur di sana. Setelah beberapa tahun, datanglah rombongan dari kota Holmes kepada Umar bin Khattab.
(42:44) Lalu Umar berkata, “Coba tulis nama nama-nama orang-orang fakir miskin kalian tuh.” Ditulis yang pertama kali ditulis siapa? Said bin Amir. Umar bingung. Siapa Said bin Amir? Gubernur kami. Ya, gubernur kalian miskin. Iya. Masyaallah. Dikirim oleh Umar sekitar 1.000 dinar.
(43:15) Ketika telah sampai kepada Said bin Amir, dibuka kantongnya isinya dinar, Pak. Apa kata Said? Innalillah wa inna ilaihi rojiun. Uh, coba kalau kita, Pak. Iya. Apa kata istrinya? Musibah apa ini? Dakolat alad dunya litusid akhirati. Ada dunia yang masuk untuk merusak akhiratku. Masyaallah. Para sahabat itu enggak tertarik dengan hal-hal seperti itu.
(43:47) Cuma mereka melihat orang kaya bisa sedekah, kita enggak bisa. Itu yang diirikannya di sininya. Karena para sahabat tuh masyarakat yang berlomba-lomba dalam kebaikan. Akhal Islam ya. Orang kalau berlomba-lomba dalam kebaikan tuh masyaallah luar biasa ya akhi. Maka kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, Pak, memberikan apa, Pak? Bimbingan.
(44:11) Nah, ini faedah buat kita. Kalau kita tidak mampu melakukan suatu amalan yang dilakukan orang lain, cari amalan lain yang kita mampu lakukan dan tidak kalah pahalanya. Antum ngelihat teman antum senang umrah, duitnya banyak, antum harus berpikir gimana mengalahkan dia. Cari amalan lain yang bisa mengalahkan amalan dia yang bisa kita lakukan. Begitu, Pak.
(44:46) Jangan udah enggak bisa umrah melempem pula. Gak ada jiwa untuk apa? Berlomba-lomba dalam kebaikan. Jangan seperti itu, saudaraku seiman. Maka apa kata Rasulullah? Bukankah Allah sudah menjadikan untuk kalian sesuatu untuk disedekahkan? Sudah masuk Isya. No. Ikhwatan Islam untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya.
(45:41) Allahu Akbar. Allahu Akbar.
Leave a Reply