#4 Memahami Sifat Allah Maha Tinggi dan Maha Dekat – Ustadz Abdullah Taslim, MA

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

  • asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh nahmaduhuuhuagfiruh wa naudubillahi minururi anfusina Wamin sayiati a’malina May yahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah wa Asyhadu alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladina amanutaqulaha haqqa tuqatih W tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhanastaqubakumulladzi khalaqokum Min Nafsi Wahidah wakalaq minha zaujaha W minhuma rijalan Katsir waisaa
  • wattaqulahadzi tasaaluna bihi Wal Arham inallahaanaikum ya auhadina amanutqulaha Wa qulan sadida yusliakumalakum wagfirlakum dunubakum wutiillahaasulahu FAQ fauzanima Allahumma shalli wasallim wabarik ala Nabina Muhammadin waa alihi wasohbihi waman tabiahum bianin yaumiddin Amma bau Alhamdulillah maasir ikhwah fiddin rahimakumullah Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala atas semua kebaikan atas limpahan taufiknya yangemptemukan kita di Masjid Nurul Iman ini masjid yang Mubarak dalam rangka mengadakan majelis
  • ilmu yang mulia dalam rangka mengkaji agama Allah subhanahu wa taala utamanya dalam hal-hal yang berhubungan dengan sebab-sebab yang menyempurnakan keimanan kita yang menyempurnakan tauhid kita kepada Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah kita bertemu kembali dengan izin Allah subhanahu wa taala dalam kajian rutin lanjutan pembahasan kitab yang sangat bermanfaat alqidatul wasah karya dari syhul Islam AB Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala Barakallah fikum jemaah sekalian rahimakumullah kita ketahui bersama syekhul Islam Ibnu taimiah
  • rahimahullahu taala di awal-awal kitab al-aqidatul wasitiyah banyak membahas tentang banyak menukil membawakan ayat-ayat yang berhubungan dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala tujuannya tentu saja agar kita mengenal dan menetapkan akidah tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala sesuai dengan Manhaj atau metode pemahaman ahlusunah Wal Jamaah karena ini merupakan perkara yang paling penting dalam urusan agama kita kita ketahui bersama mengenal Allah itu adalah ilmu yang paling Agung di
  • dalam Islam mengenal Allah Itulah yang menumbuhkan dasar-dasar ibadah yang paling besar seperti cinta takut berharap tawakal Rida dan sifat-sifat utama lainnya amalan-amalan hati yang merupakan dasar utama keimanan sehingga Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam al-qur’an innama yaksyallaha Min ibadihi Al ulama sesungguhnya hanyalah yang takut kepada Allah di antara hamba-hamb-anya hanyalah orang-orang yang berilmu yakni berilmu tentang Allah mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah jadi syikhul Islam Ibnu Taimiyah
  • rahimahullah taala ketika memilih ayat-ayat ini banyak beliau bawakan di awal-awal pembahasan al-aqidatul wasitiyah karena mengenal Allah ini benar-benar merupakan sebab atau jalur utama untuk bisa menyempurnakan keimanan kita untuk bisa menghidupkan bahkan iman kita kan kita tahu para ulama menyebutkan kedudukan misalnya cinta kepada Allah subhanahu wa taala ini adalah rohnya Iman Rul Iman roh dari keimanan ini adalah hakikat tauhid inti penghambaan diri kepada Allah yakni Bagaimana mungkin iman itu akan tumbuh akan bisa menjadi sempurna kalau
  • kehidupan saja tidak ada padanya orang yang tidak mengenal Allah bagaimana dia akan bisa mencintai Allah bagaimana dia akan bisa mengagungkan Allah bagaimana dia akan bisa meyakinkan hatinya untuk hanya Bersandar kepada Allah kalau dia tidak meyakini mendalami Bahwasanya Allah subhanahu wa taala maha kuat maha perkasa di tangannyaalah segala perbendaraan langit-langit dan bumi ya kalau keyakinan tentang hal ini lemah maka akan menjadikan penyandaran hati kita kepada Allah juga lemah maka semua perkara-perkara agama ya yang kita
  • lakukan kalau landasannya adalah iman yang lemah kita ketahui hasilnya pun tidak akan baik dalam menjalankan agama Allah Subhan wa taala Oleh karena itu pembahasan tentang masalah ini benar-benar perlu mendapatkan perhatian besar karena inilah landasan utama iman dan inilah sebab yang akan membenarkan tauhid kita kepada Allah subhanahu wa taala Ikhwan ikhwani fiddin rahimakumullah ya kita ketahui bersama ibadah itu disyariatkan untuk diamalkan oleh manusia bukan cuma dengan pengamalan anggota badan saja hatinya harus ikut
  • beramal ketika seorang hamba misalnya melaksanakan dalam salatnya bertakbir mengucapkan Allahu Akbar nanti dia ruku dia sujud dia membaca zikir-zikir membaca doa membaca al-qur’an surah Alfatihah dan yang lainnya dalam salatnya ini adalah amalan anggota badannya yang harus disertai dengan perenungan di dalam hatinya dia mengamalkan semua ini harus dengan cinta harus dengan ketundukan ini yang beberapa kali saya nukilkan pernyataan Imam IBN qay rahimahullah taala waktu menjelaskan hakikat ibadah yang menghimpun Kesempurnaan Cinta dan
  • ketundukan diri yang utuh kepada Allah jadi di hati itu harus ada rasa cinta waktu kita melaksanakan ibadah kepada Allah harus ada perasaan tunduk takut dan berharap ini akan tumbuh dengan kita mengenal kebesaran dan keagungan Allah berarti ibadah kita kalau kita amalkan tanpa mengenal Allah tanpa merasa cinta dan rindu untuk mendekatkan diri kepada Allah ini ibadah yang sangat kurang nilainya Antum tahu bagaimana ibadahnya orang-orang munafik apakah diterima oleh Allah subhanahu wa taala jawabannya tidak karena mereka hanya menampakkan
  • ibadah secara Zahir tapi di hatinya tidak ada kecintaan kepada Allah tidak ada rasa ketundukan rasa butuh kepada Allah subhanahu wa taala seorang hamba yang sejati adalah yang melaksanakan penghambaan diri namanya juga hamba berarti menundukkan diri dia merasa butuh kepada rabnya inilah ibadah yang sempurna oleh karena itulah jemah sekalian rahimakumullah inilah pentingnya Kenapa kita harus membahas ayat-ayat Alquran seperti yang kita bahas di pertemuan yang lalu tentang ayat kursi apalagi sebagai ayatini kitabillah
  • ayat yang paling Agung di dalam al-qur’an kenapa sampai setinggi ini kedudukannya Ternyata isinya apa hanya membahas tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah inilah ayat yang paling Agung di dalam al-qur’an Antum masih ingat hadis yang sahih dalam sahih Bukhari tentang yang menjelaskan tentang keutamaan surah al-ikhlas ketika ada salah seorang sahabat yang diutus memimpin pasukan yang berjihad di jalan Allah yang kemudian sahabat ini Se setiap salat berjamaah setelah membaca Alfatihah membaca surat selalu diakhiri dengan
  • Surah al-ikhlas setiap rakaat yang ketika ditanya apa alasannya sahabat ini mengatakan apa yang hubungannya dengan pembahasan kita karena ayat ini kandungannya sifat-sifat Allah dan aku cinta aku suka membaca ayat yang menjelaskan sifat-sifat Allah Masyaallah ya dia mencintai beginilah cara mencintai Allah yang benar dengan mengenal keindahan nama-namanya kemahatinggian sifat-sifatnya Apa jawaban Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika mendengar alasan ini dalam hadis yang sahih tadi ak sampaikan kepadanya bahwasanya Allah
  • subhanahu wa taala mencintainya karena pasti Allah berikan balasan sesuai dengan apa yang dilakukan manusia dia berusaha merai kecintaan kepada Allah dengan mengenal kemahaahan kemahasempurnaan nama-nama dan sifat-sifatnya maka Allah subhanahu wa taala berikan balasan yang sesuai dan siapa yang tidak menging dicai Allah subhahu wa ta antah ini Punak kemuliaan agama Islam seorang yang dicintai oleh Allah subhanahu wa taala di hadis ini ya memberikan faedah kepada kita bahwa dengan kita mengenal sifat-sifat Allah mengetahui segi-segi
  • kemahainahannya kemahasempurnaannya inilah Sebab utama yang akan menjadikan hati kita semakin mengagungkan Allah subhanahu wa taala semakin mencintai Allah semakin bersandar kepadanya semakin bertawakal semakin Rida dengan segala ketentuannya dan semua keutamaan-keutamaan yang lain ya as Syekh Abdul roazq hafidahullah taala dalam kitab fiqul asmail Husna mengatakan Al ubudiyatu bijamii anwaiha rjiatun Ila muqtatil asmaai wasifat yang namanya ubudiyah penghambaan diri ibadah kepada Allah dalam semua jenisnya ibadah lahir ibadah batin amalan-amalan
  • anggota badan lisan ucapan lisan keyakinan atau amalan-amalan di dalam hati semua kembali kepada kandungan dan pemahaman terhadap makna nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala jadi Oleh karena itu memang pembahasan masalah ini adalah pembahasan yang sang sangat penting kita ingin mengarahkan hati kita untuk ya mencurahkan segala ketergantungannya kecintaannya pengharapannya ketakutannya hanya kepada Allah subhanahu wa taala karena kita tahu kenapa hati itu adalah sumber kebaikan Attaqwa hahuna kata Rasulullah Sallallahu Alaihi
  • Wasallam takwa terletak di sini hadis sahih dalam Sahih Muslim yakni asalnya takwa di sini hati itu adalah jas jas kalau baik semua anggota badan baik kalau rusak semua anggota badan rusak bahkan Imam IBN qayim rahimahullah taala menyebutkan hati itu ya perasaan yang ada di dalam hati keinginan yang ada di dalam hati itu adalah yang menggerakkan semua anggota badan sampaiun dalam buatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari semua motivasinya adalah apa yang ada di dalam hati orang bekerja orang makan keluar sekedar jalan-jalan
  • misalnya membeli sesuatu semua adalah dorongan dari hatinya ya maka bisa dibayangkan kalau hati didominasi dengan kecintaan yang salah kecintaan terhadap dunia yang berlebihan misalnya ya pasti semua urusannya akan mengarah ke situ sampai ibadahnya pun tidak akan bisa diarahkan kepada Allah Karena hati yang menentukan arah dari ya keinginannya pikirannya cita-citanya tujuannya niatnya dari sini kita tahu kenapa Ikhlas itu dikatakan oleh para ulama ahlusunah Wal Jamaah adalah perkara yang paling sulit untuk diusahakan kecuali orang-orang yang
  • ditolong oleh Allah subhanahu wa taala ya Alal ikhlas kata Imam Sufyan atauri aku tidak pernah berusaha memperbaiki diriku dalam sesuatu seperti beratnya memperbaiki ikhlas ya karena ikhlas ini amalan hati dan hati itu tidak ada yang bisa menggerakkan kecuali Allah subhanahu wa taala kan dia yang muqallibal Qulub Maha membolak-balikkan hati kita memaksa hati kita tidak bisa manusia tidak bisa menguasai hatinya Allah subhanahu wa taala berfirman wamu anallahahalbi ketahuilah Sesungguhnya Allah dialah yang membatasi manusia dari
  • hatinya jadi hati ini kalau kita tidak Arahkan kepada yang baik maka dia akan senantiasa dirusak oleh setan dengan kecintaan kepada hal-hal yang malingkan dari cinta kepada Allah Jadilah orang mencintai berlebihan orang seperti ini jangankan amal kehidupannya sehari-hari dia bisa niatkan untuk Allah ibadahnya saja akan berpaling niatnya karena yang yang dominasi di hatinya adalah sesuatu yang salah makanya bisa timbul kesyirikan dari salah menempatkan cinta karena hatinya tidak didominasi dengan cinta kepada Allah akhirnya dia
  • cintai makhluk kalau bukan melebihi cinta kepada Allah paling tidak sama dan ini sudah termasuk kesyirikan ya Antum tahu di dalam al-qur’an ketika Allah subhanahu wa taala menyebutkan tentang pelaku Syirik yang mereka itu mencintai Allah juga tapi sama dengan cinta kepada berhala-berhala dan ini masih termasuk Syirik apalagi kalau menjadikan cinta kepada selain Allah lebih tinggi waminannasi ahanu asadillah dan di antara manusia ada orang-orang yang menjadikan tandingan-tandingan selain Allah pelaku Syirik jelas yang
  • mereka itu mencintai tandingan-tandingan itu seperti mencintai Allah menjadikan cinta kepada makhluk sama dengan cinta kepada Allah ini adalah Syirik belum menyelamatkan orang dari kesyirikan karena apa walladina amanu asyaddu hubbillah sedangkan orang-orang yang beriman paling besar kecintaan mereka kepada Allah jadi bayangkan dalam kehidupan kita sehari-hari hati ini bisa tertarik dengan sesuatu Kalau hari ini dia tertarik dengan satu makhluk besok lagi tertarik dengan ini hari yang yang ketiga tertarik lagi hari ini lagi tertarik
  • lama-kelamaan hati akan dipenuhi dengan apa habis tempat untuk cinta itu untuk makhluk sehingga waktu belajar agama apa yang terjadi tempat untuk cinta kepada Allah sudah kecil karena belajarnya ya hal-hal yang menumbuhkan cinta kepada Allah tidak sering diusahakan lebih banyak akhirnya cinta kepada makhluk nanti juga takut seperti itu berharap juga seperti itu bersandar seperti itu akhirnya apa yang dominan di hati itulah yang nampak Nanti pada amal perbuatan manusia Ya Allah subhanahu wa taala menyebutkan di dalam al-qur’an tentang
  • Tauhid Antum tahu innati wausuki Wa mahyaya waamati lillahi rabbil alamin sesungguhnya salatku nusuk sembelihanku hidupku dan matiku Bagaimana Antum bisa bayangkan ada orang yang hidupnya dan matinya untuk Allah ini hanya akan bisa diwujudkan oleh orang-orang yang benar-benar hatinya di dominasi dengan cinta kepada Allah takut hanya kepada Allah berharap kepada Allah Bersandar kepada Allah bertawakal kepada Allah ini akan tuh Dengan apa Dengan semakin kita mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah Allah subhanahu wa
  • taala makanya sekali lagi pembahasan tentang mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala Kenapa dicantumkan demikian banyak ayat yang dibawakan oleh syaikhul Islam Ibnu taimiyyah rahimahullah taala di awal-awal pembahasan kitab al-akidatul wasifiah Tujuannya adalah untuk membenarkan perkara yang paling penting dalam dalam keimanan kita ini Barakallah fikum tib ikhwani fiddin rahimakumullah sekarang kita lihat kembali kita akan baca ya ayat ayat yang dinukil oleh syyaekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah taala di
  • pembahasan kitab al-aqidatul wasitiyah ini beberapa ayat di antaranya firman Allah subhanahu wa taala di surah al-hadid ayat yang ke-tiga surah al-hadid ayat yang ketiga Allah subhanahu wa taala berfirman hual awwalu wal akhiru wahiru wal batinu wahua bikulliaiin Alim dialah Allah yang Maha awal dan maha akhir mahazahir yakni Maha Tinggi Wal batin Maha dekat dan Dia Maha Kuasa atas segala
  • sesuatu e wahua bikulli Sain Alim dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu surah al-hadid ayat yang ketiga ini ayat yang dibawakan oleh syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah taala yang menjelaskan tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala Tayib tentang keempat nama ini alawwal al-akhir azzahir albatin ditafsirkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis yang sahih dan tentu sebaik-baik yang menafsirkan firman Allah subhanahu wa taala adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang tentu mengucapkan
  • dari Wahyu yang Allah turunkan Kepada beliau Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan di dalam hadis yang sahih yang diriwayatkan oleh imam muslim dari Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berdoa ya Dan kita tahu banyak doa-da Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang berisi tawasul dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan ini termasuk sebaik-baik tawasul dan ini yang dibenarkan di dalam syariat ya di antaranya doa ini Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
  • mengucapkan di dalam doa ini Antal awwalu falaisa qoblaka saiun Ya Allah Engkaulah yang Maha awal tidak ada sesuatu makhluk pun sebelummu karena Allah subhanahu wa taala maha kekal abadi selama-lamanya tidak berpermulaan dan tidak berakhiran tidak seperti makhluk Ya Allah Engkaulah yang Maha awal maka tidak ada satu makhluk pun yang sebelummu wa Antal akhiru falaisa ba’dakaaiun dan Engkaulah yang Maha akhir tidak ada sesuatu pun setelahmu karena Allah subhanahu wa taala kekal abadi selama-lamanya ya maka kedua nama Allah ini
  • digandengkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk memberikan pengertian makna alihatu azzamaniah itu kata para ulama yakni terkandung di dalamnya sifat dari dua nama Allah ini Alu ah Allah meliputi semua waktu yang paling awal sampai akhir makanya ini menjadikan kita Yakin syariat Islam itu selalu sesuai dalam setiap zaman dan semua keadaan Kenapa karena yang menurunkannya adalah yang maha mengetahui semua waktu yang meliputi semua waktu ya dan sebagian dari para ulama menyebutkan dua nama ini adalah termasuk
  • alasma almutalazimah nama yang harus digandengkan ketika disebutkan kan kita tahu termasuk nama yang paling baik untuk kita berikan kepada manusia misalnya kepada anak yang baru lahirkan yang ada penghambaan diri dengan Allah Iya kan Abdullah Abdurrahman Abdul Muhsin Abdul Aziz dan seterusnya sekarang alawwal dan alakhir adalah termasuk nama Allah Bolehkah kita menamakan orang misalnya Abdul awal atau Abdul akhir boleh apa tidak jawabannya boleh karena termasuk nama-nama Allah subhanahu wa taala cuman ini nama yang harus
  • disebutkan dua-duanya menurut pendapat sebagian dari para ulama dan ini juga yang diterangkan oleh Syekh Muhammad binh alutsimin rahimahullah taala dalam kitab syarah alakidatul wasitiah alidat was termasuk nama yang harus digandingkan jadi Abdul awal dan akhir begitu karena kedua nama ini ya pengertiannya ya alihatatuz zamaniah Allah subhanahu wa taala meliputi semua zaman semua waktu yang paling awal sampai akhir dan tentu ini merupakan sifat kesempurnaan bagi Allah subhanahu wa taala tib Adapun azzahir Wal batin
  • zahir sama dengan makna alali Maha Tinggi makanya dalam kelanjutan hadis ini Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyebut dalam doanya ini waantal waantir dan engkau ya Allah mahagi ada un di atasmu karena Allah subhanahu wa taala Maha tinggi di atas semua makhlukNya Allah Maha Tinggi pada zatnya Maha Tinggi pada sifat-sifatnya Maha Tinggi pada kedudukannya keagungannya semua makna kemahatinggian ada pada zat Allah subhanahu wa taala makanya adahir di sini sama dengan makna Al Alul yaahiriah sama dengan makna alulu
  • ya Al almutaali Allah Maha Tinggi karena Allah subhanahu wa taala di atas arsynya dan arsynya Arsy Allah subhanahu wa taala adalah makhluk yang paling tinggi dan paling besar dan Allah subhanahu wa taala maha besar dan maha tinggi di atas semua makhlukNya Tayib albatin kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wa Antal batinu falaisa dunaka Sai dan engkau ya Allah adalah albatin tidak ada sesuatup pun yang lebih dekat yang lebih dekat dibandingkan engkau ya Allah ya Tidak ada yang lebih dekat dibandingkan Allah subhanahu wa taala
  • sehingga sebagian dari para ulama mengatakan albatin ini dekat dengan makna nama Allah alqarib Maha dekat yang ini disebutkan di dalam ayat-ayat al-qur’an sifat Allah nama Allah al-qarib dan kita tahu di sini pengertian Maha dekat di sini bukan dekat dengan zatnya karena Allah subhanahu wa taala zatnya ada di atas arsynya di atas semua makhlukNya tapi karena sempurnanya pengawasan Allah subhanahu wa taala sempurnanya penglihatan Allah Pengetahuan Allah maka dia Maha dekat dengan makhlukNya meskipun dia Maha tinggi di atas
  • arsnya ya makanya disebutkan oleh para ulama Allah subhanahu wa taala Alin fibihi waqibun Fi uluihi Allah itu Maha Tinggi dalam kemahadkatannya dan maha dekat dalam kemahatinggiannya dan ini tidak bertentangan karena Allah subhanahu wa taala Maha Kuasa atas segala sesuatu ya nama Allah alqarib Antum tahu semua disebutkan di dalam al-qur’an seperti di dalam surah Albaqarah Wa saalaka ibadi an fainni qib ujibuwat da dan jika hamba-hambaku bertanya kepadamu wahai Rasulullah tentang aku tentang Allah maka sesungguhnya aku Maha dekat aku
  • akan mengijabahi mengabulkan permohonan orang-orang yang memohon meminta kepadaku ketika dia berdoa ketika dia berdoa kepada Allah subhanahu wa taala pada dalam sebuah perjalanan disebutkan dalam hadis riwayat Imam muslim para sahabat radhiallahu taala anhum ya menyebutkan seruan zikir dengan suara yang ditinggi ketika itu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Musa alasari Radiallahu taa anhu Rasulullah S wasam bersabda kepada para sahabat wahai sekalian manusia pelan-pelan kalian dalam berzikir kepada
  • Allah inum gaiban karena kalian tidak menyeru tidak berdoa tidak menyeru terhadap zat yang tuli dan gaib yang jauh innakum taduna samian qiba kalian menyeru kepada zat yang maha mendengar lagi maha dekat wahua maakum dan dia bersama kalian di sini kita perhatikan ya diterangkan oleh para ulama makna kedekatan Allah subhanahu wa taala tidak mengandung pengertian zat Allah itu dekat dengan makhluk Allah subhanahu wa taala maha suci dari semua ini Allah subhanahu wa taala zatnya Maha tinggi di atas semua makhlukNya Makanya kalau kita pernah
  • mendengarkan pembahasan yang diterangkan oleh para ulama tentang arti maiyatullah kebersamaan Allah ya arti kebersamaan Allah subhanahu wa taala ada kebersamaan yang umum ada yang khusus kebersamaan tidak mengandung arti harus kebersamaan zat ya ini pun juga sudah pernah saya jelaskan Insyaallah dalam kajian yang lalu sekedar kita ulangi saja kebersamaan itu bisa kebersamaan yang bersifat mutlak dalam bahasa Arab kita pahami seperti itu termasuk dalam bahasa Indonesia kadang-kadang orang menyebutkan kebersamaan itu berarti
  • dekat dia pergi ke pasar Eh misalnya Ahmad pergi ke pasar bersama Muhammad berarti mereka jalan dekat berbarengan berdekatan ya aku meminum air panas Bersama Susu yakni dicampur maksudnya ada juga yang berarti kebersamaan yang khusus apa kebersamaan mutlak meskipun berjauhan seperti penyair Arab yang mengatakan mazilna nasiru walqomaru maana kami terus melakukan perjalanan di malam hari sementara rembulan menyertai kami bersama kami yakni sinarnya rembulan yang menyertai mereka karena tidak mungkin rembulannya turun ya ini
  • kebersamaan yang mutlak dan dalam bahasa kita pun kita kenal seperti ini Ya misalnya ibu mengatakan kepada anaknya Pergilah kamu menuntut ilmu doa ibu bersamamu ibunya berdoa di mana Di rumahnya tidak datang ke tempat tersebut jadi ini kebersamaan yang mutlak dan ini dipahami dalam bahasa Arab Oleh karena itu tidak mesti mengandung arti zatnya Allah subhanahu wa taala bersama dengan makhluk sebagaimana yang disalahpahami dan ini merupakan pemahaman yang sangat rusak ya salah dalam memahami firman Allah subhanahu wa
  • taala Wua maakumtum dan Allah subhanahu wa taala bersamamu di mana pun kamu berada maksudnya pengawasan Allah penglihatan Allah dan Pengetahuan Allah selalu bersamamu di mana pun kamu berada tiayb Yang jelas dari firman Allah subhanahu wa taala ini kita mengambil faedah ya empat nama Allah ditambah dengan yang terakhir dan Allah subhanahu wa taala Maha Mengetahui segala sesuatu berarti kalau tadi alawwal dan al-akhir terkandung di dalamnya makna sifat alihatatu azzamaniah Allah meliputi semua Masa semua zaman yang paling pertama sampai
  • paling terakhir karena Allah subhanahu wa taala yang menciptakan makannya dan dia kekal abadi kemudian azzahir dan albatin kedua nama Allah ini terkandung di dalamnya sifat alihatatul makaniah Allah meliputi semua tempat maha mengetahui semua tempat yang paling tinggi sampai yang paling rendah yang ada di muka bumi ini ya Allah subhanahu wa taala maha mengetahui semua Oleh karena itu tidak ada satupun yang tersembunyi dan ini menunjukkan kesempurnaan Pengetahuan Allah subhanahu wa taala ya sedangkan makhluk la Yuh BII Ilma
  • mereka tidak bisa meliputi Allah subhanahu wa taala dengan pengetahuan mereka oleh karena itu ini juga menunjukkan tentang sifat kesempurnaan Allah subhanahu wa taala yang harus kita pahami Dengan pemahaman yang benar w Alim dan Allah subhanahu wa taala Maha Mengetahui segala sesuatu Antum tahu alalim adalah termasuk nama-nama Allah subhanahu wa taala yang maha indah ya alawal termasuk Asmaul Husna alakhir termasuk alasmaul Husna azzahir termasuk alasmaul Husna albatin termasuk alasmaul Husna dan yang kelima di ayat ini
  • alalim yang maha mengetahui Yang Maha berilmu ilmu Allah subhanahu wa taala Maha Mengetahui artinya ilmu Allah itu maha sempurna tidak ada kekurangan padanya makanya Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam Alqur’an sewaktu menyebutkan ucapan Nabi Musa alaihiatu wasalam la yadubi w yansa rabku Allah subhanahu wa taala tidak pernah keliru dan tidak pernah lupa Karen karena ilmunya sempurna ya Oleh karena itu ini yang menunjukkan perbedaan antara sifat Allah dengan sifat makhluk kalau sifat makhluk setinggi apapun
  • ilmunya pasti ada kejahilan padanya ada kelupaan padanya ada kekeliruan mesti dia akan keliru satu saat tapi Allah subhanahu wa taala maha suci dari segala sifat-sifat kekurangan ini karena Allah subhanahu wa taala ilmunya Maha Sempurna meliputi segala sesuatu dan tidak ada kejahilan tidak ada kelalaian dan tidak ada kelupaan padanya inilah makna dari nama Allah subhanahu wa taala alalim makanya dengan ini kita mengetahui Allah subhanahu wa taala ketika menurunkan syariat Islam maka ini dengan ilmunya yang sempurna Allah subhanahu wa
  • taala Maha Mengetahui kemaslahatan kita hal-hal yang berhubungan dengan kebaikan kita dunia dan akhirat maka Allah menurunkan syariat ini dengan ilmunya yang sempurna dengan rahmatnya yang sempurna dengan hikmahnya yang sempurna semakin kita mengenal Allah subhanahu wa taala pasti kita akan semakin semangat untuk memahami dan mengamalkan mengamalkan petunjuk di dalam syariatnya tib maka dari ayat ini kita mengambil lima nama Allah subhanahu wa taala yang termasuk alasmaul Husna tadi ya yang kita wajib menetapkan sifat-sifat yang
  • terkandung di dalamnya sesuai dengan Akidah ahlusunah Wal Jamaah sekarang kita Ingatkan Bagaimana kaidah para ulama Salaf dalam menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah yaitu kita wajib menetapkan sifat-sifat yang Allah tetapkan untuk dirinya di dalam ayat-ayat alqur Quran dan yang ditetapkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis-hadis yang sahih kemudian apa dengan menafikan atau meniadakan empat perkara masih ingat kan apa Ini empat perkara yang pertama apa tidak boleh apa apa yang pertama bila tamsil tidak boleh
  • menyerupakan sifat Allah dengan sifat makhluk apa dalilnya walam Yakun lahu kufuan Ahad tidak ada satuun makhluk yang serupa dengan Allah Subhanahu Wa taalaun wahuulir tidak ada satupun yang semisal makhluk yang semisal dengan Allah subhanahu wa taala tidak ada yang seperti Allah subhanahu wa taala dan dia maha mendengar lagi maha melihat kita harus ingat ini pertama apa tadi tidak boleh menyerupakan dengan makhluk bila tamsil yang kedua apa wala takyif tidak boleh membagaimanakan karena Allah tidak memberitakan tentang kaifiah yakni
  • hakikat bagaimana hakikat dari sifatnya Allah yang Maha Mengetahui ada hakikatnya cuma Allah yang tahu tidak boleh kita menebak-nebak mereka-reka karena ini nanti bisa mengantarkan pada sikap berlebih-lebihan cukup apa yang Allah beritakan itu yang kita imani Adapun hakikatnya kita serahkan cuma Allah subhanahu wa taala yang mengetahuinya jadi wala takyif tidak boleh kita membagaimanakan yang ketiga apa wala tatil tidak boleh kita menolak tidak boleh kita menolak Allah menetapkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menetapkan dengan hak apa kita
  • menolaknya ini kan namanya lancang ya ya Ini namanya menentang Allah subhanahu wa taala menetapkan sifat kesempurnaan ada orang yang kemudian mengatakan kita harus ingkari Masyaallah ini sikap kurang ajar yang paling besar naudubillah minzalik ya jadi wala tatil kemudian yang keempat wala tahrif tidak boleh kita merubah atau menyelewengkan maknanya Ada yang orang yang mengatakan Oh artinya ini kita harus paling kan seperti ini dari mana anda tahu Allah subhanahu wa taala menurunkan al-qur’an bilisanin arabiin mubin dengan
  • bahasa Arab yang jelas Kenapa Anda palingkan dari maknanya secara bahasa Arab aantum a’lamu amillah Apakah kamu lebih tahu dibandingkan Allah subhanahu wa taala kita sudah Sebutkan ya ancaman berbicara tentang masalah ini tanpa ilmu hanya dengan akal saja tidak masuk akal akalnya siapa Kalau Anda yang merasa susah memahami harusnya bertanya firman Allah ini jelas ayat-ayat yang berhubungan dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah ini berhubungan dengan masalah Iman pasti perkara-perkara ini dijelaskan dengan sangat terang oleh Allah subhanahu wa
  • taala tidak ada kesamaran padanya Rasulullah S wasam menyebutkan tentang Islam apa dalam hadis yang sahih riwayat Imam Ahmad kalian di atas petunjuk yang putih bersih terang benerang malamnya saja seperti siangnya ini hadis sahih tidak mungkin ada hal-hal yang kemudian dikatakan Oh ini tidak masuk akal kita harus nafikan dipalingkan maknanya tanpa tanpa dalil dari al-quran atau hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang sahihb kita Azan dulu ya Insyaallah nanti setelah selesai salat isya kita teruskan
  • barakallahikumahu was hamdulillahbilamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahi Hamdan ktiriban mubarakan F kuhibbubunaardaduahaillallah wahdahuarikahu Anna muhamm abu berikutnya kita ambil satu ayat lagi yang dibawakan oleh syekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah taala di pembahasan ini yaitu firman Allah subhanahu wa taala di surah al-furqan ayat 58ubillahasyairim watawakal alaladzi La yamut
  • bertawakallah kepada Allah yang Maha hidup dan tidak akan mati selamanya di sini menyebutkan tentang nama Allah alhyyu alhyu artinya Zul hayatil kamilah Allah memiliki sifat hidup yang maha sempurna ya yang hidupnya Allah subhanahu wa taala tidak dimulai dengan ketiadaan dan tidak akan berakhir selama-lamanya hidupnya Allah subhanahu wa taala Maha Sempurna makanya lauatun W naum Allah Tidak mengantuk dan tidak tidur karena hidupnya maha sempurna wanaug dan kami tidak ditimpa rasa capek kata Allah ya menciptakan langit-langit
  • dan bumi karena Allah sempurna hidupnya kemudian disebutkan wa yamut ini untuk menguatkan kesempurnaan sifat hidupnya Allah subhanahu wa taala makanya pantas zat yang maha sempurna hidupnya karena sifat hidup itu mengandung sifat-sifat kesempurnaan yang lainnya Allah Maha hidup berarti Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu berarti Allah Maha kuat dan maha perkasa berarti Allah subhanahu wa taala Maha kaya dan semua sifat-sifat kesempurnaan yang lainnya tib tawakal Kenapa kita bertawakal hanya kepada Allah subhanahu wa taala
  • semata-mata kalau kita ditanya seperti ini Apa jawabannya Kenapa kita hanya bertawakal hanya kepada Allah semata-mata kenapa bukan tawakal kepada makhluk kenapa karena Allah yang Maha Mengetahui segala urusan sehingga sewaktu kita Bersandar kepada Allah dia yang menjamin kebaikan bagi semua urusan kita Allah yang Maha kaya sedangkan makhluk apapun yang dimilikinya itu semua bisa habis dan semua berasal dari pemberian Allah subhanahu wa taala Maka langsung bertawakal kepada yang punya yang maha kaya yang semua perbendaraan
  • langit-langit di bumi dan di langit ada di tangannya Kenapa kita bertawakal kepada Allah Karena Dia Maha Kuat dan maha perkasa Karena Dia Maha Pemberi rezeki semua makna-makna rububiyah menjadikan kita bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala karena yang memiliki semua ini dengan sempurna hanya Allah subhanahu wa taala satu-satunya tidak ada sekutu baginya makanya di sinilah termasuk tawakal ya tawakal itu para ulama menyebutkan definisinya seperti keterangan Imam Ibnu Rajab di dalam Kitab jamiul Ulum Wal Hikam tawakal artinya
  • sadilbiahi Fi jalbil manafi Wil penyandaran hati yang benar kepada Allah penyandaran hati yang benar kepada Allah dalam upaya mengambil kebaikan-kebaikan dan menolak keburukan-keburukan ini tawakal yang diperintahkan banyak di banyak ayat Alqur’an dan dengan orang bertawakal kepada Allah akan membuahkan alistianah dia selalu minta pertolongan hanya kepada kepada Allah makanya semakin kita mengenal kesempurnaan sifat Allah pasti tawakal Kita semakin sempurna Antum ketahui ya ibadah itu ibadah kepada Allah subhanahu wa
  • taala di antara ibadah yang paling utama adalah tawakal makanya Kenapa di dalam surat al-fatihah yang disebut-sebut ayat ini sebagai inti dari semua kandungan al-fatihah yaitu Firman Allah subhanahu wa taala i naudu waaka n hanya kepadamu kami menyembah Ya Allah dan hanya kepadamu Kami memohon pertolongan Kenapa diulang lagi memohon pertolongan Padahal dia termasuk ibadah termasuk yang disebutkan sebelumnya ini menunjukkan apa bahwa memohon pertolongan kepada Allah yang merupakan buah dari tawakal ini adalah perkara yang harus selalu menyertai
  • manusia karena dia tidak akan bisa beribadah kepada Allah kalau bukan karena Pertolongan Allah subhanahu wa taala makanya tawakal ini benar-benar merupakan bagian dari inti utama tauhid Antum masih ingat pernyataan yang saya pernah nukilkan berapa kali dalam kajian tentang Inti kesyirikan atau landasan utama kesyirikan kata sikhul Islam ibnuimi rahimahullah taala Apa itu ya sesungguhnya dasar kesyirikan dan pondasinya yang semua bangunan Syirik dibangun di atasnya adalah ketergantungan atau Bersandar kepada selain Allah subhanahu wa taala
  • jadi tawakal ini benar-benar memperbaiki tauhid dari dasarnya dari dasarnya makanya Kenapa doa kedudukannya demikian yang tinggi di dalam Islam doa ini adalah sebaik-baik Sebab karena kita langsung minta kepada yang punya segala sesuatu oleh karena itulah tawakal Antum tahu ya yang namanya Bersandar kepada makhluk kalau sampai pada tingkatan tawakal bisa syirik syirik besar ada juga yang merupakan Syirik kecil ada yang diperbolehkan jadi di sini kembali kepada masalah sejauh mana hati kita Bersandar kepada makhluk tersebut ada yang sampai pada
  • tingkatan Syirik besar oleh Syekh Ibnu tsimin rahimahullah taala di dalam kitab syarah akidah wasitiah dibagi menjadi tiga ya Bersandar kepada selain Allah itu pertama yang merupakan Syirik besar yaitu penyandaran hati yang terkandung di dalamnya iktimad bergantung atau bersandar dan disertai dengan ibadah ketundukan misalnya kata beliau orang yang Bersandar kepada makhluk dengan meyakini bahwa makhluk inilah yang mendatangkan segala kebaikan bagi nya dan bisa menolak segala keburukan ini Baik makhluk tersebut masih hidup atau sudah mati sama
  • hukumnya ini tawakal yang Syirik kalau diserahkan kepada makhluk yang kedua yang merupakan Syirik kecilatawakala alak dia Bersandar kepada selain Allah dengan ada penyandaran hati tapi masih ada keimanan di hatinya bahwa ini hanya merupakan sebab ingat bedanya antara Syirik besar dengan Syirik kecil itu ya bahwa kalau Syirik kecil itu tidak sampai sebesar dan sesempurna yang yang ada pada Syirik besar ya dia merupakan perantara kepada Syirik besar para ulama menyebutkan Syirik
  • kecil itu An yakuna fihi tandir Kamil tidak sempurna dia menjadikan tandingan bagi selain Allah yakni ada kesyirikan ada penyandaran tapi tidak sesempurna yang tadi yang pertama tadi tidak sampai sebesar yang pertama tadi jadi dia Bersandar kepada selain Allah dia bertawakal kepada selain Allah dengan ada sedikit penyandaran hatinya tapi masih ada keimanan dia menganggap ini hanya sebagai sebab k sebagaimana misalnya sebagian orang saat ini dia sandar kepada raja atau pimpinannya dalam masalah yang berhubungan dengan
  • pendapatan atau penghasilan bagi dirinya kata Syekh ibnuimin rahimahullah taala ini adalah termasuk dari jenis Syirik kecil ingat terkandung apa tergantung dari besarnya penyandaran hati kepada makhluk tersebut ya kalau Syirik kecil ini masih dia ada keimanan ini hanya sebab tapi ingat sesuatu yang bukan dijadikan sebab tapi kita jadikan sebagai sebab ini bisa menjadi Syirik kecil Iya yang ketigaatawakalahu naibunu wa mutawakiluu ya orang yang Bersandar kepada makhluk kepada orang lain sebagai wakil dari dirinya dalam keadaan dia tetap di atas
  • dia memerintahkan orang ini untuk mengambil keperluannya mewakili dirinya melakukan urusan tersebut ini boleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam misalnya menyuruh sebagian dari sahabat untuk mewakili beliau mengambil harta-harta zakat sedekah dan yang lainnya ini diperbolehkan kita menyuruh orang lain ya untuk mewakili diri kita misalnya melakukan sesuatu ini tidak tidak merusak tauhid ini diperbolehkan di dalam Islam Oleh karena itu ini juga penting sekali waktu kita melakukan sebab ya tetap kita meyakini bahwasanya
  • ya yang menentukan hasil dari sebab tersebut bahkan yang menciptakan sebab itu sendiri adalah Allah subhanahu wa taala dan kita harus memastikan bahwa sebab itu memang diperbolehkan secara Syari atau terbukti merupakan sebab secara tajrubah Yakni dengan percobaan atau pengalaman makanya jika ada pengobatan yang misalnya tidak ada keterangan dari Dokter atau Orang yang ahli bahwa dia ini bisa menyembuhkan penyakit tersebut tapi sebagian orang menjadikannya sebagai sebab tanpa ada dalil ini bisa menjadikan perbuatan
  • tersebut termasuk Syirik kecil ya karena merupakan perantara kepada kepada Syirik besar yang jelas ayat ini menjelaskan tentang tawakal hanya kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata yang dikaitkan di sini Dengan nama Allah subhanahu wa taala alhyu la yamut Yang Maha hidup dan tidak akan tidak akan mati karena tadi kita sebutkan sifat Maha hidup ini yastalzim terkandung di dalamnya semua sifat-sifat kesempurnaan Allah subhanahu wa taala yang lainnya oleh karena itulah semakin kita mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah kita akan semakin
  • bersandar kepadanya berarti tawakal Kita akan semakin sempurna akan semakin sempurna kepada Allah subhanahu wa taala pernah kita sebutkan di dalam pembahasan surat al-ikhlas di antara nama Allah yang Maha indah dan termasuk Asmaul Husna adalah asamad asamad ini menunjukkan kesempurnaan tawakal asamad artinya tempat semua hati makhluk menghadapkan diri kepadanya dalam segala hajat dan kebutuhan mereka Coba ya bagaimana tidak kita menghadapkan diri kepada Allah kita butuh rezeki Allah adalah arrazq kita butuh Perlindungan Allah
  • subhanahu wa taala alazizu alqawiyu almatin maha perkasa Maha Kuat Maha kokoh alqadir Maha Kuasa atas segala sesuatu kita butuh apa saja Allah subhanahu wa taala ganiun Maha kaya di tangannyalah semua perbendaraan langit-lit dan bumi kita butuh kebaikankebaikan Allah subhanahu wa taala maha pengasih maha penyayang almuhsin maha berbuat baik Masyaallah semua yang kita butuhkan ada Oleh sebab itu orang yang mengenal Allah pasti hatinya akan selalu Bersandar kepada Allah dalam semua kebutuhannya dan dia pasti akan
  • berpaling dari makhluk karena dia mengetahui makhluk sama lemahnya seperti dirinya Kenapa dia meminta kepada yang lemah sementara ada yang Maha Kuat yang maha kuasa Yang Maha kaya makanya Allah subhanahu wa taala berfirman dalam Alquran ya A antum wahai sekalian manusia Kalian adalah makhluk-makhluk yang miskin penuh dengan kekurangan bergantung kepada Allah sedangkan Allah dialah yang Maha kaya lagi maha terpuji sifat asalnya makhluk adalah penuh dengan kekurangan sedangkan asal sifat Allah subhanahu wa taala Maha
  • Sempurna Maha kaya dan Maha Tinggi oleh karena itu ya dengan kita semakin mengenal Allah pasti kita akan semakin menyempurnakan tauhid kita karena penyandaran kepada makhluk akan kita tinggalkan dengan sendirinya kita akan semakin yakin Hanya selalu menghadapkan diri kepada Allah subhanahu wa taala dan dengan inilah berarti kita menyempurnakan tauhid kita menyempurnakan iman kita menyempurnakan penghambaan diri kita kepada Allah subhanahu wa taala baik Barakallah fikum Cukup sampai di sini Insyaallah kajian kita di malam hari ini semoga bermanfaat
  • dan menjadi sebab kebaikan untuk dunia dan akhirat kita kita isi dengan pertanyaan-pertanyaan yang sampai ada pertanyaan di sini Allah Maha awal dan maha akhir apakah nantinya Allah berakhir dengan sendirinya tanpa ada manusia dan makhluk hidup lainnya dari mana pengertian seperti ini sudah disebutkan tadi Maha akhir itu tidak ada sesuatu lagi setelah Allah y Karena Allah subahu taala kekal abadi selama-lamanya tidak ada akhirnya justru makna nama Allah alawal
  • dan akhir menunjukkan Allah tidak berpermulaan dan tidak berakhiran karena kekal abadi selama-lamanya kalau dalam bahasa Arab diartikan Azali wa Abadi ya kalau Abadi Mungkin kita bisa artikan kekal tapi kekal ke depan kan kalau kekal ke belakang apa yakni kekal ke belakang kekal ke depan begitu ya tidak berpermulaan dan tidak berakhiran ya Justru itu kandungan yang dimaksud dari nama Allah subhanahu wa taala alawal dan akhir yang tadi kita Jelaskan nah jika saya tahu Ustaz jika saya tahu dia tidak baik apakah masih pantas saya inginkan dia
  • menjadi apa jodoh saya dengan mendoakan nya Masyaallah dunia ini tidak sesempit itu Ya kita disyariatkan di dalam Islam kalau kita menilai seseorang kita tahu dia tidak baik Memang betul kita bisa mendoakan dia tapi apakah Antum yakin ketika Antum doakan dia bisa menjadi baik Siapa yang menjamin doa Antum terkabulkan Bagaimana kalau ternyata sebelum Antum mendoakan dia atau mendakwahi dia dia mempengaruhi Antum untuk menjadi buruk yakni kita diperintahkan tetap berusaha untuk mendakwahi orang menasihati orang tapi kalau yang berhubungan dengan
  • masalah jodoh kan ini kita ingin saling tolongmenolong dalam kebaikan yang disyariatkan dalam Islam adalah kitafar btidin kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pilih yang baik agamanya Maksudnya kita lihat kebaikan orang tersebut memang kita bisa dakwahi dia Tapi kan tidak ada yang bisa menjamin orang yang kita sudah tahu kita nilai baik saja belum belum tentu nanti baik seterusnya apalagi yang sudah bermasalah sejak awal yang jelas laksanakan yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala dan rasulnya ini
  • menjadi sebab kebaikan untuk ee nantinya rumah tangga itu Insyaallah Nah apakah termasuk Syirik ketika kita Bersandar kepada kemampuan diri sendiri sama bersandar sama orang lain sama kemampuan diri sendiri ya sama hukumnya ya Apa doa yang diajarkan oleh Rasulullah S wasam termasuk yang kita baca di waktu pagi dan petang Allah ya Ya Allah perbaikilah semua keadaanku dan janganlah engkau menjadikan aku Bersandar kepada diriku sendiri meskipun cuma sekejap mata bahkan Imam iah menyebkan arti Taufik ituru tidak Bersandar kepada send
  • dengan Allah tidak menjadikan kamu Bersandar kepada dirimu sendiri dalam melakukan kebaikan-kebaikan dan meninggalkan keburukan Maksudnya kamu tidak menganggap ketika berbuat baik Oh memang saya hebat memang saya orangnya semangat dalam kebaikan memang saya orangnya gampang dinashati ini tidak boleh justru Ini yang menjadi sebab tercabutnya Taufik harus selalu menyandarkannya kepada Allah setiap kita berbuat baik kita katakan Alhamdulillah Allah berikan Taufik kepada saya semoga Allah menjaga Taufik ini pada diriku makanya
  • orang-orang yang Saleh itu rajin beribadah rajin Berdoa apa yang mereka doakan berdoa meminta agar kebaikan-kebaikan dan Taufik sehingga mereka bisa beribadah selalu Allah curahkan kepada mereka ya semakin rajin beribadah Mereka semakin rajin berdoa sama ketika mereka melihat orang berbuat buruk bukannya lantas merasa ah Saya tidak mungkin melakukannya justru Mereka takut orang ini berbuat burk karena berbuat buruk karena Allah berpaling darinya Allah tidak berikan Taufik kepadanya maka dia berlindung kepada
  • Allah agar dijauhkan dari sebab-sebab yang menjadikan Allah berpaling darinya ini namanya orang yang selalu mengusahakan sebab-sebab Taufik Allah selalu ada pada dirinya dalam semua keadaan baik ketika dia berbuat baik melihat orang yang berbuat buruk tidak menjadikan dia lupa diri dan Bersandar kepada dirinya sendiri nah Bagaimana dengan istilah semesta mendukung atau alam pun bersedih atas meninggalnya Si Fulan apakah termasuk pernyataan kekufuran yakni ee tergantung dari niatnya kalau maksudnya alam alam kan
  • termasuk manusia juga alam ya yang itu alam nama namanya segala sesuatu selain Allah semua makhluk artinya yakni orang yang baik Misalnya orang yang Saleh ketika dia meninggal dunia ya semua makhluk bersedih Iya kan karena dia yang menjadi sebab misalnya dia berdakwah tersebar kebaikan-kebaikan maka semua bersedih orang-orang yang baik khususnya mereka akan bersedih cuma kalau tujuannya dari perkataan-perkataan seperti ini yakni menyandarkan sesuatu kepada alam ada kejadian-kejadian musibah ini adalah gejala alam seolah-olah alam ini yang
  • berbuat sendiri tanpa pencipta Ya jelas ini yang di Ee tidak dibenarkan di dalam Islam dan bisa membawa kepada kekufuran atau kesyirikan nauzubillahalik nah tiik Cukup sampai di sini Insyaallah kajian kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kata-kata yang kurang berkenan Semoga kita bisa lanjut kembali pengajian tentang kitab ini di kesempatan yang akan datang dan semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan apa yang kita pelajari sebagai ilmu yang bermanfaat yang mewariskan amalan Saleh yang menjadi sebab kita bertemu Allah
  • subhanahu wa taala pada hari kiamat nanti dalam keadaan diridainya baik Cukup sampai di sini Sallallahu wasallam muarak ala nabi Muhammad waa alihiohbihi Wan tabiahum ban yaumiddin walhamdulillahibil alamin subhanakallahum wabihamdika asadu alla ilaha illa Anta astagfiruka wubu ilai wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh than

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *