- asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu wa nastagfiruh wa naudubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati Amalina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu W rasuluh Allahumma shalli wasallim wabarik ala Nabina Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi waman tabiahum bisanin yaumiddin Amma ba’du Alhamdulillah maasyiral ikhw Wal akhwat fiddin rahimakumullah Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa
- taala yang senantiasa Melah melimpahkan rahmat dan taufiknya kepada kita semua sehingga kita bisa senantiasa mengamalkan Islam berpegang teguh dengannya Insyaallah dan juga bisa terus menuntut ilmu agama yang merupakan Sebab utama yang menjadikan kita selalu istikamah di atas jalan Allah subhanahu wa taala sampai di akhir hayat kita Insyaallah Alhamdulillah di pagi hari ini kita dipertemukan kembali dengan Taufik dari Allah subhanahu wa taala dalam majelis ilmu yang mulia di tempat yang mulia ini di masjid al-ikhlas untuk melanjutkan kajian kitab
- kecil yang sangat bermanfaat atttaudihu Wal bayanuajaratil Iman penjelasan tentang pohon iman karya dari asyekh alallamah almufassir Abdurrahman Bin nashir ass’di rahimahullahu taala Alhamdulillah kita masih melanjutkan pembahasan tentang penjabaran iman yang diterangkan oleh penulis berdasarkan ayat-ayat al-qur’an dan hadis-hadis yang sahih dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana iman itu adalah sesuatu yang meliputi semua syariat Islam lahir dan batin di pertemuan terakhir kemarin kita membaca firman Allah subhanahu wa
- taala di surah an-nisa ayat 65 aubillahim minasyaitanirrajim Fala warabbika la yukminuna Hatta yuhakimuka Fima saajaro bainahumma la yajidu Fi anfusihim mimma qusallimu taslima maka tidaklah Demi rabmu demi allah tidaklah mereka beriman sehingga mereka selalu menjadikanmu wahai Rasulullah sebagai Hakim pemutus di antara perkara yang mereka persengketakan di antara mereka kemudian mereka tidak mendapati dalam diri mereka ada perasaan berat ada perasaan susah untuk menerima keputusanmu itu dan mereka selalu tunduk dengan petunjukmu dengan
- setunduk-tunduknya ini yang terakhir kita baca di pertemuan yang terakhir ayat yang menjelaskan tentang konsekuensi iman dalam hal ini selalu mengembalikan permasalahan agama kepada petunjuk yang dibawa oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bahkan bukan hanya itu saja tapi harus menerimanya dengan lapang dan tunduk kepada keputusan tersebut oleh Syekh Abdurrahman assa’adi rahimahullahu taala tentang makna ayat ini sehubungan dengan bagaimana ayat ini menjelaskan tentang keimanan ya Beliau berkata faaksama taala annahum la yukminuna Hatta
- yuhakimu rasulahu Sallallahu Alaihi Wasallam dalam ayat ini Allah bersumpah bahwa mereka tidak dikatakan beriman mereka Belumlah beriman sampai mereka selalu menjadikan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai Hakim pemutus yakni dalam semua permasalahan mereka selalu kembali kepada petunjuk atau sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wqibih harunun kemudian tidak tersisa tidak ada Tersisa sedikit pun di hati mereka perasaan berat perasaan sempit ketika menerima hukum yang ditetapkan di dalam sunah rasulullahahuaihi
- was dan mereka tunduk kepada hukum itu dengan ketundukan yang sebenarnyaaruukmi dan hati mereka lapang menerima hukum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tersebut ya kata Syekh di sini wamilun Fi tahkimi Fi usulidin Wi furui wail ahkamil kulliti Wal ahkamil juziah maka ini meliputi ya tahkim berhukum kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam prinsip-prinsip dasar agama atau di dalam cabang-cabang agama di dalam hukum-hukum yang bersifat keseluruhan atau yang bersifat parsial jadi ayat ini menggambarkan
- kepada kita tentang gambaran iman yang sempurna iman yang sempurna itu menjadikan seorang hamba selalu mengembalikan setiap permasalahan agamanya kepada petunjuk Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan itulah yang menjadikan hatinya legah lapang tidak ada keberatan tidak ada rasa susah ketika mengembalikan kepada petunjuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian dia tunduk men imnya dengan sepenuh hati ya tentu saja jemaah sekalian rahimakumullah Orang yang imannya benar mestinya dia mengenal Allah subhanahu wa taala yang
- Maha Tinggi dan maha sempurna sifat-sifatnya ketika dia telah meyakini ini maka dia yakin karena Allah subhanahu wa taala sifat-sifatnya Maha Tinggi dan Maha Sempurna pasti semua perbuatan Allah baik itu ketika menciptakan mengatur alam semesta menurunkan hukum-hukum dalam syariat termasuk menurunkan wahyu kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka itu semua berdasarkan sifat-sifat kesempurnaan Allah berarti dalam syariat Islam turun rahmat Allah Allah ketika Allah mensyariatkan mesti dengan sifat rahmatnya dengan ihsannya kebaikan
- kebaikannya dengan hikmah yang sempurna dengan ilmunya pengetahuannya yang maha sempurna yang maha mengetahui segala sesuatu yang dibutuhkan oleh hamb-anya Bayangkan saja orang yang seperti ini ketika menghadapi agama pasti dia yakin semua kebaikan adalah kembali kepada agama maka tidak mungkin ada keberatan untuk kembali kepada petunjuk allah subhanahu wa taala dan rasulnya ketika dia menghadapi permasalahan apapun mesti dia akan bersegera untuk kembali kepada petunjuk allah subhanahu wa taala dan rasulnya bersegera
- mengikuti dalil ketika sampai kepadanya karena dia mengetahui kebutuhan manusia dan gantungan hidupnya kepada petunjuk yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Alaihi Wasallam yakni kita sekarang dalam urusan-urusan dunia Kalau ada sesuatu yang diputuskan oleh orang yang dikatakan ahli apalagi orang yang dikenal dengan keahliannya atau pendapat-pendapatnya yang selalu benar maka sewaktu Kita disuruh melakukan apa yang dinasihatkan orang ini maka kita lakukan dengan dengan
- semangat dengan keyakinan bahwa itu akan mendatangkan kebaikan ya kalau kita ingin berobat ada nasihat dari dokter atau resep dari dokter kita segera mengikuti resep tersebut meskipun kita mengeluarkan uang meskipun bahkan kadang-kadang obat tersebut mungkin kita tidak ketahui sebelumnya kita lakukan karena kita pikir ini Orang yang ahli padahal manusia bisa salah ya apalagi Allah subhanahu wa taala yang tidak mungkin salah yang petunjuknya sempurna ketika dia mensyariatkan Islam mesti dengan rahmatnya dengan kebaikan-kebaikannya dengan hikmahnya
- dengan ilmunya semua sifat-sifat kesempurnaan Allah maka tidak mungkin orang yang beriman akan ragu ketika mengembalikan semua urusannya kepada petunjuk allah subhanahu wa taala dan petunjuk rasulnya Sallallahu Alaihi W alihi wasallam ya maka inilah sikap orang yang beriman seiring dengan semakin kuat imannya semakin sempurna imannya maka semangatnya untuk selalu kembali kepada petunjuk allah dan rasulnya kelapangan di hatinya untuk menerima keputusan Allah dan rasul-nya dalam semua permasalahan yang dihadapinya juga
- semakin besar ya makanya ini merupakan bukti atau konsekuensi iman yang benar tib Wafi shahihain aid an anasin marfuan kemudian juga di dalam hadis lain riwayat Imam albukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ahukumuh tidaklah beriman salah seorang di antara kamu sampai dia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri ketika ada dikatakan tidak beriman ini maksudnya yang dinafikan adalah kesempurnaan iman yang
- wajib berarti ini menunjukkan perkara ini merupakan bagian dari kewajiban iman tidak beriman salah seorang di antara kamu sampai dia mencintai kebaikan untuk saudaranya ya sebagaimana dia mencintai kebaikan untuk dirinya sendiri orang yang beriman itu ketika imannya benar maka segala sesuatu yang menggerakkan dirinya menggerakan apapun yang ada di hatinya adalah Iman sampai dalam mencintai pun bukan karena dorongan hawa nafsunya makanya orang yang seperti ini pasti selalu dekat dengan petunjuk allah dekat dengan
- penjagaan Allah ya ketika dia mencintai pun dia tidak mendahulukan hawa nafsunya ya sekarang manusia secara tabiat asalnya pasti dia akan mencintai dirinya sendiri keinginan nafsunya melebihi dari orang lain pasti dia akan mendahulukan dirinya pribadinya dibandingkan kepentingan orang lain ini tabiat tetapi Ketika seseorang telah membenarkan imannya maka perkara-perkara ini dikalahkan dengan tuntutan Iman ya makanya di dalam hadis sahih yang lainnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda Man ahabba lillahi wa abgh
- lillahi wa lillahi waana lillahiqakal Iman Barang siapa yang mencintai karena Allah membenci karena Allah memberi karena Allah tidak memberi juga Karena Allah maka sungguh orang ini telah menyempurnakan imannya karena yang menjadi penggerak dalam dirinya bukan lagi keinginan hawa nafsu bukan lagi kesukaan jiwanya semata-mata tapi dia telah berhasil menundukkan hawa nafsunya di jalan Allah subhanahu wa taala sehingga keinginan hawa nafsunya mengikuti petunjuk allah subhanahu wa taala mengikuti apa yang dicintai oleh Allah
- subhanahu wa taala dan rasulnya Sallallahu Alaihi wa ali wasallam maka wajar orang yang seperti ini akan selalu mendapatkan bimbingan petunjuk allah akan selalu mendapatkan Taufik darinya dalam menjalankan kebaikan dan meninggalkan meninggalkan keburukan Oleh karena itu jemah sekalian rahimakumullah yang seperti ini memang perlu dilatih setelah berdoa kepada Allah kita latih kita membiasakan Apa saja yang kita sukai untuk diri kita sendiri kita praktikkan untuk orang lain untuk saudara kita ya kita harus melatih hal-hal yang
- seperti ini karena ini merupakan bagian dari menundukkan hawa nafsu di jalan Allah subhanahu wa taala sebagaimana sudah sering kita Jelaskan bahwa para ulama Salaf bersepakat tentang keharusan menundukkan hawa nafsu di jalan Allah untuk meraih takwa saya sudah beberapa kali menukilkan ijmak kesepakatan yang disebutkan oleh Imam Ibnu qayyim waqod ajmaasiruna ilallahi ala annan nafsa hial qatiatu bainal Abdi waainal wusuliab semua orang-orang yang ingin berjalan ingin mendekatkan diri kepada Allah bersepakat mengatakan bahwa
- nafsu manusia adalah penghalang utama antara seorang hamba untuk bisa meraih keridaan Allah subhanahu wa taala jadi menundukkan hawa nafsu ini merupakan bagian dari kewajiban besar kalau kita ingin berjalan mencari keridaan Allah subhanahu wa taala ya makanya halhal yang seperti ini yang berhubungan dengan keinginan terhadap urusan dunia mendahulukan kepentingan pribadi itu dalam Islam harus ditundukkan kalau kita ingin memperbaiki diri kita ingin meningkatkan meningkatkan kualitas iman kita sampai-sampai salah seorang ulama Salaf
- berkatat akan berhenti sampai perjalanannya orang-orang yang mencari Rida Allah kalau mereka telah berhasil menundukkan nafsu mereka di jalan Allah subhanahu wa taala Oleh karena itu inilah pelajaran iman yang benar yang mengajarkan kepada kita untuk tidak memperturutkan keinginan hawa nafsu tapi selalu menjadikan keinginan hawa nafsu kita mengikuti kecintaan Allah subhahu wa taala dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam diterangkan di sini maka apa yang disebutkan di dalam hadis ini mengand kekui akan selalu menegakkan hak-hak saudaranya sesama
- muslim baik itu yang bersifat khusus maupun maupun umum karena ini termasuk Iman waman lam Yakun bidalika wuhibbu Lahu mauhibbufsihi faahu lamqu maka Barang siapa yang belum menegakkan hal ini dan mencintai kebaikan untuk saudaranya sesama muslim sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri berarti dia belum menunaikan keimanan yang wajib bahkan imannya berkurang sesuai dengan berkurangnya dia menunaikan hak hak yang wajib atas dirinya sehubungan dengan saudaranya sesama muslim ya makanya kita dapati misalnya
- contoh para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain mereka bukan hanya mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana mereka mencintai untuk dirinya sendiri Bahkan mereka punya Isar mendahulukan saudaranya wairunaa anusihim walauana bihim khah di surah alhasyr mereka mendahulukan saudaranya di atas kepentingan mereka sendiri meskipun itu dalam perkara yang mereka juga butuhkan yakni orang yang imannya benar urusan dunia itu menjadi rendah di hadapannya kepentingan pribadi itu menjadi sesuatu yang bukan didahulukan ya tidak tidak sebagaimana
- kebanyakan orang ya asalnya selalu mendahulukan kepentingan pribadinya dibandingkan Urusan Agama kita berkali-kali dengar hadis yang sahih riwayat Imam albukhari dan muslim dari Aisyah radhiallahu taala anha mantaq Rasulullah shallallallahu alaihi wasallam linafsihi Q wa inamaantqimu ikatumatullah fantqimu lillah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah marah atau dendam karena kepentingan pribadi masalah pribadi yang dilanggar masalah keinginan nafsu yang dilanggar tetapi Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Wasallam yang membuat beliau marah adalah ketika dilanggar batasan-batasan syariat Allah yang Kemudian beliau marah karena Allah subhanahu wa taala Coba kita dalam pergaulan ya yang selalu membikin kita marah adalah ketika pribadi kita yang Disinggung urusan dunia kita yang dilanggar kalau urusan agama ini tidak membuat kita marah ya ini jelas bukan marah karena Allah ada sebagian orang kadang-kadang ketika ada permasalahan yang berhubungan dengan dirinya dia menceritakan permasalahannya ya orang ini menzalimi saya dia
- mengambil hakku dan karena ini berdosa karena ini melanggar agama makanya saya marah ya harusnya kita katakan kalau kita ingin menguji marah kita karena Allah kita lihat jika ada perkara-perkara lain yang terjadi di dekat kita di sekitar kita melanggar Agama apakah kita akan marah dengan kemarahan yang sama ketika yang berhubungan dengan masalah pribadi kita dilanggar itu caranya ya yakni kalau kita melewati satu tempat di situ ada suara musik misalnya kita langsung marah Ini pelanggaran sehingga kita akan berusaha
- untuk menegur orang tersebut kita berusaha untuk cepat menghindari tempat tadi Ini bukti kita marah karena Allah ya bukti kita marah karena Allah ketika kita mendapati teman dekat kita malas mendatangi pengajian terlambat salat berjamaah tanpa ada uzur kita marah sebagaimana kalau itu kita lakukan sendiri juga kita marah karena Allah tapi ketika hal-hal yang seperti ini ternyata tidak membangkitkan kemarahan kita nanti kalau ada yang hubungannya sama masalah pribadi kita baru kita marah jelas ini bukan marah karena Allah ini masih Marna karena
- nafsu ya di sini kita harus bedakan makanya sekali lagi yang namanya menundukkan hawa nafsu di jalan Allah subhanahu wa taala benar-benar harus dilatih Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala memperumpamakan nafsu itu seperti bayi yang menyusui yang sudah waktunya untuk disapi ya kalau dibiarkan terus maka dia akan terus menyusui dan tidak akan meninggalkan susunya sementara dia sudah waktunya untuk dipisahkan dari susunya Oleh karena itu ini merupakan bagian yang sangat penting dalam Islam ya tentang kewajiban melatih nafsu kita
- untuk ditundukkan di jalan Allah subhanahu wa taala untuk selalu mendahulukan kecintaan Allah subhanahu wa taala dan rasulnya dibandingkan dengan kecintaan terhadap Apun Oleh karena itu ikhwan dan akhwat fidin rahimakumullah memang hal-hal yang seperti ini akan semakin kuat kita lakukan seiring dengan semakin tumbuhnya Iman karena iman itu itu kalau tumbuhkan akan membenarkan rasa cinta kita kepada Allah cinta kita kepada rasulnya cinta kita kepada agama semakin kuat kecintaan kita kepada agama kepada Allah Subhanahu Wa Taala
- kepada rasulnya berarti akan melemahkan kecintaan kita terhadap urusan-urusan dunia itu pasti sehingga nanti yang akan didahulukan oleh hati kita dalam melakukan sesuatu tentu yang paling Dom kecintaan tersebut dalam dirinya ya makanya Memang sesuatu itu tidak akan bisa dilakukan dengan baik Kalau sekedar terpaksa memang kita diperintahkan untuk memaksa diri kita menundukkan hawa nafsu kita di jalan Allah sebagai proses awal tapi lama-kelamaan setelah kita meningkatkan iman nafsu kita sudah semakin ditundukkan di jalan Allah k sudah
- pernah kita Jelaskan nafsu akan berubah menjadi ansul mmah jiwa yang tenang kepada zikrullah jiwa yang tenang kepada petunjuk allah setelah itu proses pemaksaan sudah semakin kecil makkan lama-lama tidak ada lagi pemaksaan sudah dengan sendirinya dia melakukannya makanya orang-orang yang beriman kan berlomba-lomba dalam kebaikan awalnya dipaksa dulu Melakukan kebaikan itu semua nanti akan semakin tumbuh dengan semakin kuatnya rasa cinta di hati kita semua pekerjaan dalam urusan dunia kita ketika awal-awal kita lakukan rasanya berat
- belum terbiasa tapi kalau sudah biasa sudah berubah menjadi ringan apalagi kalau pekerjaan ini sudah kita sukai kita sudah cintai ini padahal urusan dunia ya urusan dunia yang tidak diciptakan untuk menjadi perhiasan hati kita bagaimana tentang urusan Iman keindahan agama ini yang merupakan perhiasan hati kita yang paling indah sungguh demi Allah kalau kita mengenal agama dengan benar maka hati kita pasti akan mencintainya dan segala sesuatu yang dilakukan dengan cinta rasanya nikmat aladzatu tabiatun Lil mahabbah kelezatan
- itu mengikuti rasa cinta ini yang kaidah yang pernah kita sebutkan dari nukilan pernyataan Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala dalam kitab alfawaid jadi tumbuhkan rasa cinta dengan benar itu akan menjadikan kita nikmat melakukan sesuatu tidak ada lagi rasa berat tidak ada keragu-raguan bahkan berlomba-lomba dan bersegera selalu melakukan hal-hal yang di dicintai oleh Allah subhanahu wa taala dan rasulnya wa Abas bin ABD radallahua anu ya kemudian hadis yang berikutnya ini lebih menjelaskan lagi tentang masalah ini di dalam hadis sahih riwayat
- Imam muslim dari alabbas bin Abdul Muthalib Paman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam qa Beliau berkata qa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bers Sabda Iman Man billahibban W islamian wuhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam nabi akan merasakan kenikmatan Iman kelezatan Iman orang yang Rida Kepada Allah sebagai rabnya kepada Islam sebagai agama namanya dan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai nabinya ini orang yang merasakan
- lezatnya Iman berarti iman itu lezat dan kalau kita sudah bisa menempatkan iman yang benar apalagi kita rasakan kelezatannya di hati kita berarti urusan-urusan dunia akan menyingkir dengan sendirinya ya karena hati kita asalnya diciptakan oleh Allah untuk ditempati dengan kebaikan seperti ini bukan dengan kecintaan dunia yang palsu Cuman karena seperti itulah keadaan kebanyakan manusia ya tipu daya setan banyaknya syubhat yang masuk ke dalam hatinya kurang semangatnya kita dalam membersihkan penyakit hati kita dengan
- membaca al-quran dan merenungkan isinya sehingga kot ini sudah demikian menumpuk susah untuk disingkirkan ya kita kan semua sepakat kebaikan agama ini kecenderungan kepada kebenaran kecenderungan kepada tauhid selalu mengesakan Allah subhanahu wa taala dalam beribadah mengakui Allah subhanahu wa taala sebagai pencipta ini kan fitrah manusia artinya setiap Allah ciptakan manusia pasti di atas Fitrah ini fitratallahtias alaiha la tabdilqillah itu Firman Allah di dalam surat arrum ini adalah fitrah Allah yang Allah ciptakan manusia di atasnya tidak
- ada perubahan pada Fitrah ciptaan Allah ini Jadi maksudnya kebaikan agama ini asalnya mudah diterima oleh hati beda dengan urusan dunia asalnya susah mencintai dunia itu aslinya harusnya susah kenapa tidak sesuai dengan fitrah asal hati kita yakni hati kita bukan dijadikan untuk itu sehingga sudah pernah kita Jelaskan kan kenapa di dalam Islam kebaikan itu disebut dengan alma’ruf alma’ruf artinya sesuatu yang sudah dikenal berarti ini asal yang dikenal oleh hati kita sedangkan keburukan disebut dengan almunkar almunkar asal asal artinya
- adalah sesuatu yang diingkari tidak dikenal ya Sehingga kebaikan-kebaikan itu apalagi tauhid kebaikan yang paling besar mencintai Allah dan rasul-nya keindahan hati yang paling didambahkannya ini harusnya asalnya mudah diterima oleh hati kita perkara dunia ini harusnya susah diterima I tapi karena setan Terus memasukkan apalagi menunggangi hawa nafsu akhirnya yang terjadi kebanyakan manusia kecintaannya kepada dunia dominan makanya ini menjadi kabar gembira bagi orang yang beriman untuk membersihkan hal ini Insyaallah Allah
- mudahkan sudah Fitrah hati kita lebih cenderung kepada kebenaran Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala sampai mengatakan Innal Khair asilun wasuaakil kebaikan itu adalah Asal yang dikenal oleh hati kita sedangkan keburukan itu dahakil penyusup yang datangnya belakangan agama Islam diturunkan oleh Allah dengan petunjuk yang dimudahkannya sudah fitrahnya seperti itu cenderung kepada kebaikan cenderung kepada tauhid Allah mudahkan lagi agama ini untuk kita pelajari maka Subhanallah Tinggal kita yang sekarang mengambil kesempatan
- ini ya ditambah lagi Allah subhanahu wa taala ini Faktor yang paling utama Allah subhanahu wa taala mencintai hamba hamba yang beriman dan berarti dia akan memudahkan bagi mereka sebab-sebab untuk agar mereka bisa mencintai Allah itu di antara makna nama Allah subhanahu wa taala alwadud yang Dia Maha mencintai hamba-hamba yang beriman dan mereka pun mencintainya jadi kalau kita tinjau dari segi pemahaman agama yang benar kebaikan itu tidak ada yang dipersulit tapi kenapa kebanyakan manusia mayoritas susah mengamalkan
- kebaikan kebaikan dengan ikhlas kebaikan dengan sempurna dengan iman yang benar ya tidak lain jawabannya Setelah ya karena Taufik dari Allah subhanahu wa taala yang kurang kepada mereka sebab utamanya adalah karena nafsu karena nafsu karena kita cenderung santai ketika menghadapi hawa nafsu kita biarkan makanya agama ini mengajarkan kepada kita [Tepuk tangan] infsun nafsu itu selalu merintahkan kepada keburukanillah kita berlindung kepada Allah dari keburukan nafsunafsu kita wa mahisail hawaal jannal Mawa adapun orang-orang yang
- takut dengan Agungnya kebesaran Allah subhanahu wa taala dan selalu menahan nafsu dari memperturutkan keinginannya sesungguhnya surga yang akan Jadikan kami jadikan sebagai tempat tinggal mereka yakni yang seperti ini semua harus kita perhatikan kalau tidak iman kita hanya akan berhenti di tempat tidak akan ada peningkatan ya agama ini Demikian Indah demikian mudah kita pahami petunjuk allah merupakan petunjuk yang melapangkan hati kita menjadikan tenang hati kita tidak ada seorang pun yang tidak ingin tenang Ya tidak ada seorang pun yang
- tidak ingin damai hidupnya tetapi ya itu bisikan setan yang selalu menunggangi hawa nafsu ini yang lebih dominan maka selalu minta pertolongan kepada Allah dan mulai mempraktikkan agama dengan cara yang benar baca al-quran dan renungkan isinya tundukan hawa nafsu di jalan Allah subhanahu wa taala niscaya kita akan rasakan perubahan sebagaimana yang digambarkan di dalam ayat-ayat dan hadis-hadis ini tentang Indahnya agama Ini kata Syekh menjelaskan tentang makna hadis tadi War bidika faralik ahiu Rida dengan hal-hal
- ini mengandung konsekuensi gembira I dengannya yakni gembira Rida itu artinya Rida Kepada Allah sebagai RAB kita gembira Allah yang menciptakan kita memberikan rezeki kepada kita sehingga kita merasa gembira dan lapang ketika hanya beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya jadi tauhid ini bukan sesuatu yang terpaksa bahkan tauhid ini adalah Kegembiraan hati yang paling besar kelapangan jiwa yang paling utama orang yang mengenal Allah hatinya tidak akan pernah tenang kalau dia jauh dari Allah ketika dia berbuat maksiat
- gelisah makanya dia ingin segera bertobat ketika dia tidak beribadah kepada kepada Allah subhanahu wa taala hatinya terasa hampa makanya dia akan segera dan selalu berzikir selalu ingin melaksanakan salat selalu ingin menghadapkan dirinya kepada Allah karena ini kegembiraan hatinya ini konsekuensi iman yang benar wasurur merasa gembira dengan rububiyah Allah bagi dirinya W Husni tadbirihi dengan pengaturan Allah baiknya pengaturan Allah untuk dirinya dan segala ketentuan takdir yang Allah perlakukan untuknya Antum lihat orang yang beriman
- menghadapi takdir Apun dia tidak akan bersangka buruk dia tidak akan mengeluh dia akan selalu menerima dengan lapang dapatkan nikmat dia bersyukur dapat bencana dia bersabar karena dia yakin yang mengaturnya ini adalah sebaik-baik zat yang mengatur dengan segala kesempurnaan sifat-sifatnya lebih baik daripada dia sendiri yang mengatur jelas manusia akan mengatur sesuai dengan kekurangan yang ada pada dirinya sehingga orang yang beriman menjalankan hidupnya dengan nyaman selalu kalau seperti ini keadaannya makanya iman yang benar ini benar-benar
- menjadikan hidup kita Indah yaakar Wang Siapa yang mengamalkan amalan dari kalangan laki-aki maupun dalam keadaan dia beriman maka sungguh kami akan jadikan hidupnya di dunia ini indah hidup yang bahagia ya maka ketahuilah kalau masih ada perkara-perkara dunia yang membuat kita resah dan gelisah kepentingan pribadi yang menjadikan kita galau menjadikan pikiran kita kusut berarti iman kita bermasalah itu sudah pasti karena Allah menyebutkan di ayat tadi kehidupan yang indah itu ketika seseorang beramal amal saleh dan
- imannya benar sudah Hidupnya akan tenang dalam menghadapi urusan-urusan dunianya yang menjadikan dia gunda adalah ketika dia jauh dari agama itu saja ketika dia jauh dari kedekatan dengan Allah subhanahu wa taala isammah dan dia akan dengan Islam sebagai agamanya gembira dengan itu serta dia akan memuji Allah atas nikmat ini yang merupakan sebesar-besar karunia yang Allah turunkan kepada manusia jadi berpegang teguh dengan Islam bagi orang yang imannya benar itu bukan lagi sesuatu yang dipaksa dia Rida ya Rida kata beliau di
- sini bukan hanya menerima tapi menerima dengan gembira sehingga orang yang imannya sempurna ketika dia beragama memang dia merasa ini kebutuhannya ini adalah kebaikan hidupnya ini adalah ketenangan jiwanya Apakah orang ada yang mau meninggalkan sesuatu yang menjadikan dirinya tenang Ya karena kebanyakan manusia tertipu dengan tipu daya setan sekarang mereka berlomba-lomba mengejar dunia mengejar kedudukan Kenapa setan meyakinkan kepada mereka dengan tipu dayanya bahwa inilah ketenangan hatinya padahal ini palsu orang yang
- beriman harusnya tidak seperti itu masa mereka ikut tipu daya setan sebagaimana orang-orang awam yang tidak mengenal agama ya Oleh karena itu pasti orang yang mencintai dunia itu arah yang ditujunya berbeda dengan orang yang mengenal Iman kan sudah pernah kita nukilkan ya Imam ibnuqay membawakan ucapan salah seorang ulama dahulu Lau alimal muluku Wa abnaul muluki maahnu fihi lajaduna Alaihi bisuyufihim seandainya para raja dan para putra-putra raja para pangeran mengetahui kenikmatan yang kami rasakan dengan ilmu dengan mengamalkan
- agama pasti mereka akan menggunakan senjata mereka untuk merebut kenikmatan tersebut dari kami tapi para raja ini tidak tahu ahl dunia mereka para ulama mengetahui ini kenikmatan tertinggi makanya mereka tidak ingin kejar dunia karena mereka tahu dunia tidak ada nilainya nah ini yang berusaha kita harus yakinkan di hati kita supaya kita bisa bersemangat menjalankan agama ini Dan inilah tanda kebaikan kita tanda benarnya Iman di hati kita tiib haitu rad radhiallahu lahul Islam haallahu isuuuhammadbi
- dunia wal akhirah ini adalah termasuk dan ini adalah sebesar-besar karunia Allah di mana Allah subhanahu wa taala Rida kepada hambaNya ini untuk berislam Allah berikan Taufik kepadanya untuk mengikuti Islam memilikkan Islam ini untuknya dan dia meridai Nabi Muhammad S Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai nabinya karena beliau Sallallahu Alaihi Wasallam adalah makhluk Allah yang paling sempurna yang paling tinggi kedudukannya dalam semua sifat-sifat terpuji dan umat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang mengikuti petunjuk beliau adalah umat
- yang paling tinggi dan paling sempurna kedudukannya serta paling mulia derajat nya di dunia dan di akhirat Rida kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai nabi Allah Artinya kita Rida dengan beliau karena beliaulah yang paling dicintai oleh Allah yang paling sempurna dalam menunaikan perintah Allah meninggalkan larangannya makanya waktu kita mengikuti sunah kita Rida dan ini menunjukkan orang yang imannya benar pasti semangat mengikuti sunah dan menjauhi perbuatan bidah karena beliau mereka tahu perbuat bidah ini menyimpang
- dari petunjuk yang sempurna yang dicontohkan oleh sebaik-baik hamba Allah subhanahu wa taala yaitu nabi kita yang mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi W alihi wasallam ini semua merupakan konsekuensi Iman oleh karena itu ikhwan dan akhwat fiddin rahimakumullah belajar keimanan sekali lagi kita katakan harus kita usahakan dan Perhatikan dengan serius selalu berdoa kepada Allah dan praktikkan karena jalurnya sudah jelas apalagi nanti akan ada pembahasan sebab-sebab yang akan menambah dan menumbuhkan Iman di hati kita ini yang paling utama
- adalah belajar tauhid apalagi belajar tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah yang paling utama adalah membaca al-qur’an merenungkan isinya berzikir Dengan memahami maknanya supaya hati kita terlibat Karena hati kita ini yang ingin kita tumbuhkan Iman di dalamnya yakni selalu perhatikan hal-hal yang berhubungan dengan amalan hati jangan sekedar memperhatikan amalan hal-hal yang berhubungan dengan amalan anggota badan semata-mata ini yang dituntut di dalam upaya kita untuk ya menumbuhkan dan menguatkan keimanan keimanan di hati
- kita Barakallah fikum Insyaallah Cukup sampai di sini kajian kita mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi sebab untuk kebaikan dan akhirat kita ya Barakallah fikum Sebelum kita akhiri kalau ada pertanyaan Ya silakan Asalamualaikum Waalaikumsalam Ustaz Bagaimana caranya agar kita Rida dengan ketentuan takdir memiliki anak yang sulit diatur tidak mau mondok dan apakah ini bagian dari sebagian dosa saya
- Ustaz iya termasuk bagian dari keimanan adalah antuk bilqariri beriman kepada takdir Allah yang baik maupun yang buruk yang baik itu yang sesuai dengan keinginan kita yang buruk yang tidak sesuai dengan keinginan kita takdir yang baik dan yang buruk itu bukan kembali kepada perbuatan Allah karena perbuatan Allah menakdirkan semua baik artinya sifat-sifat Allah yang Maha Tinggi berarti menakdirkan apapun itu adalah kebaikan ya karena kebaikan keburukan tidak disebatkan kepada allahiru kebaikan itu semua ada di tanganmu Ya Allah dan keburukan tidak
- dinisbatkan kepadamu Adapun takdir yang buruk maknanya itu yang berhubungan dengan apa yang Allah takdirkan yakni kembali kepada makhluk ya sakit menurut orang buruk karena tidak sesuai dengan keinginannya kekurangan atau bencana orang mengatakan buruk ya karena ini menyakiti dirinya itu maknanya takdir yang buruk yakni kembali kepada makhlukNya Tapi semua itu Allah subhanahu wa taala jadikan dengan hikmah yang tinggi hikmah yang sempurna karena dengan adanya musibah kita hadapi dengan sabar menjadi penghapusan dosa-dosa menjadi teguran
- atas dosa dan kesalahan kita Jadi bagaimana caranya kita Rit dengan ketentuan Allah yakni karena kita ingat sempurnanya sifat-sifat Allah maka kita yakini apa yang Allah takdirkan itu adalah yang terbaik untuk kita contoh misalnya dengan kondisi seperti ini memiliki anak yang sulit diatur kita harus ingat orang yang lebih baik daripada kita bahkan Nabi Nuh alaihiatu wasalam anaknya durhaka tidak beriman istrinya orang yang paling dekat dengan mereka ya dengan alai wasalam dengan nabi yang mulia ini seperti itu keadaan orang yang
- paling dekat dengannya maka kita harus memikirkan tetap bersangka baik kepada Allah menghadapi kenyataan seperti ini dengan kita mengatakan kayak tadi Seperti yang Antum Sebutkan di sini teguran atas dosa-dosa kita kemudian Allah subhanahu wa taala menginginkan kita lebih banyak bersabar menghadapi anak yang seperti ini le banyak lagi kita berdoa lebih banyak lagi kita berusaha mendekatkan dia dengan lingkungan pergaulan yang baik dan semua ini tidak sia-sia semua ini tidak sia-sia ya akan bernilai pahala dan keutamaan di sisi allah subhanahu wa
- taala jadi kita selalu berdoa kepada Allah selalu kita pasrahkan kepadanya bahwa saya menerima segala ketentuan Takdirmu cuma tentu saja yang masalah yang berhubungan dengan anak yang sulit diatur atau yang nakal ini kan kita harus Ikuti apa yang Allah syariatkan setelah kita berdoa Kita ajak dia untuk bisa menasihati dengan cara yang baik kita ajak di tempat pergaulan yang baik lingkungan yang baik kita berusaha untuk mendekatkan dia dengan petunjuk allah subhanahu wa taala yni Kalaupun dia tidak mau mondok ya paling
- tidak kita dekatkan dia di lingkungan-lingkungan yang bisa mengajak dia kepada kebaikan mudah-mudahan dengan usaha kita dan dan yang paling penting tadi usaha yang berhubungan dengan hati kita kita dekatkan diri kita kepada Allah kita sampaikan kepadanya bahwa kita mengakui segala ketentuan takdirnya itu adalah sesuatu yang merupakan pilihan terbaik darinya mudah-mudahan dengan sebab ini Allah subhanahu wa taala memperlihatkan kepada kita hikmah yang sungguh indah di balik semua kenyataan yang terjadi ini nah di kalangan kita terjadi pro dan kontra
- terkait Hamas Bagaimana sikap kita yang awam ini Ustaz sekarang perkara yang tidak diperselisihkan oleh para ulama adalah keharusan untuk kita membantu dengan doa terhadap saudara-saudara kita di Palestina yang sedang tertindas terzalimi kita berdoa dengan sungguh-sungguh sebagai konsekuensi apa yang disebutkan di dalam hadis tadi tidak beriman salah seorang diantara kamu sampai dia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri ya berdoa membantu sesuai dengan kemampuan kita bahkan
- dengan semaksimal yang kitaiki ini yang bisa kita lakukan saat iniun yang lebih dari pada itu orang-orang yang kemudian mencela pemerintah kaum muslimin mencela pemerintah Arab Saudi atau negara-negara Arab mereka tidak peduli ini sesuatu yang di luar di luar pembahasan kita ini pembahasan para ulama ini pembahasan orang-orang yang memahami agama kita ketahui kondisi kaum muslimin dari segi kelemahan dari segi persenjataan dan juga apalagi dari segi Iman ini perkara yang kita ketahui bersama para ulama mempertimbangkan hal
- ini kemudian resiko dari terjadinya misalnya peperangan kalau mereka melakukan ini dengan cara membalas serangan bagaimana nanti negeri-negeri kaum muslimin yang akan diserang Bagaimana kalau dua tanah haram kemudian jatuh ke tangan musuh-musuh Islam ya Antum tahu orang-orang Syiah ini selalu mengintai kesempatan untuk bisa merebut dua tanah haram ya dengan berbagai tipu daya yang mereka lakukan dan kita tidak tahu kejadian yang terjadi saat ini apakah ada rekayasa Di balik semua ini atau bagaimana Allah subhanahu wa taala yang
- maha mengetahuinya maka kita biarkan pemerintah kita pemerintah kaum muslimin yang yang mengusahakan masalah ini dengan cara diplomasi yang tentu ini lebih besar kepada kemaslahatan ya dibandingkan dengan kejahilan kita yang tidak mengetahui apa-apa atau hanya sekedar mengikuti komentar orang-orang awam yang tentu mereka tidak mengenal ilmu agama yang benar di saat-saat seperti inilah kita mempraktikkan ilmu kita ya ini Sesuatu Yang kendala yang sering terjadi kita sudah belajar nanti muncul peristiwa kita lupakan lagi
- ilmu ya setiap tahun terjadi misalnya penentuan masalah Ramadan Idul Fitri Idul Adha setiap itu juga orang bertanya terus padahal sudah ditelangkkan ilmunya caranya seperti ini kewajiban taat kepada pemerintah kita harus kembalikan begini sudah berkali-kali tapi orang bertanya terus jadi selama ini belajar untuk Apa tujuannya nah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah meninggalkan Makkah berhijrah ke Madinah Apakah ada yang lebih mulia dibandingkan Makkah ketika kaum muslimin masih lemah ketika meninggalkan Makkah itu Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Wasallam bersabda berkata kepada Makkah sesguhnya engau wahai Makkah adalah negeri yang paling dicintai oleh Allah ya Bu karena aku diusir darimu maka aku tidak akan meninggalkan yni siapa yang mengatakan nabi wasam takut berperang Apakah nabiu kalau dia berperang diduk sahabat yang semulia abuakarid utman bin Affan yakniabi aalun Apakah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ragu dengan pertolongan Allah jawabannya tidak tapi karena ada pertimbangan Syariat Yang ini diketahui oleh orang-orang yang berilmu bukan orang-orang yang jahil seperti kita maka
- harusnya ini pembahasan yang kita serahkan kepada mereka di Arab Saudi banyak para ulama besar adalah Hai kibarul ulama ada Mufti Kerajaan Arab Saudi ada Syekh Saleh Fauzan alfauan ada ulama yang yang paling senior di di Madinah syek Apakah mereka mengatakan sebagaimana yang disebarkan oleh orang-orang awam yang tidak berilmu saat ini yakni masalah-masalah Iman masalah fikih kita tanakan sama mereka tapi begitu ada masalah-masalah kejadian yang besar di umat masing-masing kita ber sendiri-sendiri atau mengambil dari
- orang awam mengambil dari berita ini kan kebodohan namanya ya Jadi kita harus menempatkan diri kita dengan benar agar ilmu yang kita pelajari benar-benar memberikan keberkahan dalam hidup kita Nah mana yang paling utama kecintaan kita kepada muslim daripada cinta kepada diri sendiri kga Kita kerabatnya juga tentang haknya dulu tentang haknya kecintaan kepada diri sendiri kepada keluarga itu kan Fitrah Fitrah Fitrah yang Allah asalnya tidak menjadikan hal tersebut tercela ya mencintai hal-hal yang kita miliki harta kita itu fitrah rumah kita kita
- cintai Fitrah tidak tercela tapi setelah kita belajar Islam kita dituntut untuk Menjadikan kecintaan kepada Allah melebihi dari hal-hal yang bersifat Fitrah Bagaimana caranya kita harus Menjadikan kecintaan kepada hal-hal yang Fitrah ini mendukung kecintaan kepada Allah kalau karena kecintaan kepada diri kita sendiri ternyata menjadikan kita lalai menjadikan kita berlebihan dalam urusan dunia menjadikan kita selalu mengikuti keinginan hawa nafsu sampai pun melanggar syariat Allah ini jadinya tercela sama dengan cinta kepada anak
- dan istri ya asalnya boleh-boleh saja tapi kalau sampai melalaikan Allah berfirman dalam al-quran ya ayyuhalladzina amanu Inna Min azwajikum wa auladikum aduakum fahdaruhum Wahai orang-orang yang beriman sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang merupakan musuh bagimu maka hati-hati terhadap mereka jadi Fitrah kalau sampai melanggar ketentuan Allah jadinya tercela maka demikian pula dalam hal yang tadi tidak mengapa kita mendahulukan kecintaan kepada diri kita sendiri artinya dalam urusan-urusan yang
- berhubungan dengan kewajiban kita kita harus berikan nafkah kepada keluarga kita karena ini yang Allah perintahkan Ibda Bim taul utamakanlah dahulukanlah keluarga yang engkau tanggung nafkah mereka baru kalau ada kelebihan sedekahkan untuk saudara kita yang lainnya itu yang diperintahkan di dalam Islam Jadi kita wajib mengikuti perintah Allah dalam hal yang seperti ini kita dahulukan beri nafkah keluarga menashati keluarga kita mengajak mereka kepada kebaikan Setelah itu kita lakukan untuk memberikan kebaikan-kebaikan tersebut
- kepada saudara-saudara kita jadi ini semua ada aturannya di dalam Islam mana yang harus kita dahulukan dan mana yang kita usaha kan Setelah itu bagaimana mengobati sumber kesesatan sombong hasad dan lain-lain karena terkadang perbuatan yang kita lakukan suka menyakiti hati orang lain sehingga orang tersebut tidak pernah datang kajian lagi sombong hasad dan lain-lain penyakit hati kita obati dengan cara berdoa kepada Allah kemudian menguatkan iman merenungkan hakikat sombong ini bertentangan dengan sebab-sebab Taufik dari Allah orang yang
- hasad hakikatnya dia seperti memprotes ketentuan Allah memberikan kelebihan pada seorang hamba sehingga dia merasa tidak pantas hamba itu mendapatkannya Harusnya dia yang dapatkan ini jelas semua merupakan pelanggaran iman yang sangat berat menyakiti orang lain sehingga menjadi Sebab Dia tidak pernah datang pengajian lagi dua-duanya orang yang pertama salah karena dia kurang bersikap baik mungkin kepada orang yang baru ngaji ya salah harusnya dia segera bertobat minta maaf kepada orang tersebut kalau orang ini tidak mengikuti
- pengajian lagi Ini masalah Hidayah dari Allah Emangnya semua orang yang di tempat pengajian dia kan tidak ada satu orang yang kurang baik bersikap dengan dia Kenapa dia menuduh semua saudaranya tidak bersikap baik sama dia lagi pula yang dia dibutuhkan dalam pengajian tersebut adalah ilmu ya sampaiun Ustaz yang mungkin bertemu dengan dia kurang RAM menurut dia ya ini pun mungkin adalah sangka buruk ya bisa jadi seseorang datang di pengajian tidak ditegur sama yang lain karena orang mungkin masih asing belum kenal dia atau masing-masing
- juga kurang perhatian sibuk dengan urusan nya sendiri-sendiri alakul ini ser sering terjadi bukan karena kesengajaan kalau dengan sebabsikap seperti ini kemudian dia dia tidak datang pengajian ini adalah kesalahan dirinya sendiri kenapa dia tidak bisa menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya yakni dia butuh datang untuk pengajian untuk belajar tentang iman ini yang harusnya dia jadikan sebagai pertimbangan utama adapun masalah-masalah yang berhubungan dengan urusan pribadi seperti yang tadi kita k kita sudah Sebutkan kita dituntut untuk
- mudah memaafkan orang lain tidak sedikit-sedikit marah karena urusan pribadi kita yang dilanggar kalau dengan sebab ini tidak Ngaji malah tentu ini merupakan keburukan bagi orang tersebut naubillahik n paling susah menahan hawa nafsu marah Bagaimana caranya agar bisa menahan emosi mengingat keutamaannya setelah berdoa kepada Allah mengingat keutamaannya dan kita mengingat bahwasanya marah itu adalah bagian dari setan yang ingin merusak diri kita ingat nasihat Rasulullah Sallallahu wasam ya kan jangan marah jangan marah dalam
- riwayat lain ada tambahan wakal Jannah dan bagimu surga ingat keutamaannya Rasulullah sallui Wasallam bersabda itunyaang Siapa yang bisa menahan kemarahannya Padahal dia mampu meliaskannya maka keutamaannya dia akan dipanggil pada hari kiamat nanti di hadapan semua makhlukemud menuruh dia bidadari yang dis marah ketika mampu melampiaskannya maka mengingat keutamaan yang seperti ini apalagi ini hubungannya dengan perbaikan Iman menjadikan seorang yang beriman semangat untuk melatih dirinya menahan kemarahannya Ustaz Bagaimana jika kegalauan ketidak
- tenangan karena memikirkan tidak bisa membantu kebutuhan saudara yang memang wajib kita bantu dan menjadi kesedihan yang terusmenerus ini bisa berlebihan yang seperti ini kita tahu manusia itu pasti terbatas kemampuannya dan kita tahu ketika dia galau mikirkan hal ini galaunya tidak akan merubah keadaan lagiula yang Allah wajibkan bagi kita kalau tidak bisa kita bantu dengan harta atau tenaga kan dengan doa Allah perintahkan bantuan itu bukan Han bahkan bisa jadi doa yang terkabul menjadi sebab bantuan yang sangat
- besar bagi saudara kita ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahkan di dalam hadis yang sahih Innallaha yuayidu haddin birjulil fajir Allah subhanahu wa taala membantu atau menolong agama ini terkadang dengan orang yang fajir yakni orang yang banyak dosanya ya bisa jadi terkadang seperti itu kemudian orang miskin inum waahum sesungguhnya kalian hanyalah ditolong dengan orang-orang miskin di antara kamu orang-orang yang lemah dan orang-orang yang tidak punya harta dengan apanya mereka menolong kita
- dengan doa mereka dengan keikhlasan maka bagi orang yang terbatas maka dia berdoa berdoa dengan ikhlas ini akan sangat membantu dan tidak menjadi sebab kemudian harusnya dia harusnya tidak menjadi Sebab Dia galau karena galaunya pun tidak akan merubah keadaan yang bisa merubah dengan izin Allah adalah kalau dia berdoa melakukan hal-hal yang disyariatkan di dalam Islam sesuai dengan kemampuannya bila saya salat subuh di rumah Lalu Salat syuruk di masjid ini apakah boleh saya melakukan salat duha lagi di rumah yang disebutkan di dalam hadis
- yang riwayat at-tirmidzi yang dinyatakan Hasan oleh SY Albani rahimahullah taala salat isyrak itu syaratnya adalah salat berjamaah di masjid tersebut Ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Man shalata Fi jamaatin qkurullaha Hatta tatlu asyamsu an Barang siapa yang salat subuh berjamaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit ditambah 15 menit setelah matahari terbit karena ini syaratnya belum boleh salat langsung ketika matahari terbit kemudian salat du rakaat maka dia dapat pahala Haji dan
- umrah seperti pahala Haji dan umrah sempurna sempurna sempurna itu yang disebutkan di hadis tersebut jadi harus salat berjamaah di Masjid itu kemudian dia duduk pertama istilah dari salat ini sebagian orang mengartikannya mengatakannya salat salat syuruk syuruk artinya terbit matahari dan ketika matahari terbit dilarang salat jadi istilah yang tepat bukan salat syuruk yang disebutkan ada riwayat dari sebagian sahabat itu dinamakan salatul isyrq pakai Alif di awalnya isyrak artinya matahari sudah agak meninggi dan
- ini yang benar sekitar 15 menit setelah matahari terbit namanya salat isyrak ya salat isyrak ini ketika masuk waktunya dia sudah masuk waktu salat duha maka bagi yang ingin melaksanakannya dalam keadaan dia tidak memenuhi syarat tadi misalnya dia salat subuhnya di rumah ya maka dia niatkan salat duha saja nanti kalau ingin dia tambah di rumahnya maka boleh cuma kan sudah pernah kita Jelaskan salat duha itu yang paling utama Kalau agak diakhirkan ketika anak-anak unta mulai kepanasan ya ini sekejar jam 10 atau
- 10.30 itu sudah yang paling utama waktunya Ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda shatul awwabinaul F salatnya orang-orang Yang selalu kembali kepada Allah adalah ketika anak-anak unta mulai kepanasan ini salat duha yang paling utama Nah apa ini bermulai berdoa kepada Allah boleh membaca Quran surah alhasyr ayat karena isinya khusus ke Agan kekuasaan dan kemuliaan Allah ya memulai Maksudnya kita bertawasul dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah tidak mengapa kita mulai dengan menyebutkan ayat-ayat yang menjelaskan tentang
- nama-nama Allah seperti yang tadi di akhir-akhir surah Al hasasyr boleh-boleh saja ya Ada juga yang disebutkan di dalam hadis-hadis yang sahih tentang pembukaan doa yang di situ disebutkan ada nama Allah yang paling Agung dan dijamin pengabulan orang yang berdoa akan dikabulkan itu lebih utama kita baca Tapi ayat-ayat tadi diperbolehkan ya kalau kita minta kepada Allah dimulai dengan menyebut nama-nama Allah subhanahu wa taala yang maha Indah itu termasuk tawasul yang disyariatkan di dalam Islam apakah semakin beriman ujian
- semakin ditambah Iya ada hadisnya ya y seseorang akan diuji sesuai dengan kekuatan imannya tetapi Allah akan mudahkan hamba yang beriman ini untuk untuk menghadapinya dan ujian itu akan semakin menguatkan keimanannya nah bagaimana dengan tabiat manusia yang tidak suka diuji karena kalau bisa kita hidupnya lancar-lancar aja Iya kalau begitu Jangan hidup di dunia ini karena yang memiliki dunia ini tidak menghendaki seperti itu ya cari dunia yang lain yang tidak ada ujian maksudnya setelah kita beriman kan kita memahami Allah subhanahu wa taala
- memiliki sifat hikmah ilmu yang sempurna kebaikan yang sempurna ternyata ujian-ujian itu adalah untuk kematan manusia jangankan dalam urusan dunia dalam perkara-perkara kita saja ya orang sekolah saja ada ujiannya supaya menjadikan dia mengulangi pelajaran dia semangat untuk belajar kembali Tidak melupakan pelajarannya nya dalam urusan kita dalam pekerjaan kita ada ujian-ujian yang diberikan supaya menjadikan ilmu yang kita pelajari dalam hal-hal keduniaan ini semakin semakin kuat kita pahami nah Ti Barakallah fikum Cukup sampai di
- sini Insyaallah kajian kita mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi sebab kebaikan untuk dunia dan akhirat kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita cukupkan Shallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammad waa alihibihi a alamdulillahamhanakallah Wam asuaahaill anagfira wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh
Pokok Pohon Iman (Lanjutan) | USTADZ ABDULLAH TASLIM, M.A حفظه الله
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply